Aprilina Sartika
Universitas Medika Suherman

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Efektivitas Senam Jantung Sehat Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi di Panti Sosial Karawang Beatrix Elizabeth; Aprilina Sartika; Previarsi Rahayu; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52654

Abstract

Peningkatan usia menyebabkan penurunan fungsi organ, termasuk sistem kardiovaskular, sehingga lansia lebih rentan mengalami hipertensi. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu upaya non farmakologis yang dapat diterapkan adalah senam jantung sehat, yang diketahui mampu meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, serta mencegah penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah, sehingga elastisitas pembuluh darah tetap terjaga terutama pada usia lanjut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam jantung sehat terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pendekatan Two Group Pre-Post, melibatkan 40 lansia hipertensi yang dipilih melalui random sampling. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi dan kontrol. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga analisis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada kelompok intervensi, dengan tekanan darah sistolik turun dari 165,20 mmHg menjadi 153,65 mmHg dan diastolik dari 100,85 mmHg menjadi 92,95 mmHg (p < 0,001). Sementara itu, kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa senam jantung sehat efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan hipertensi pada lansia.
Efektivitas Senam Kaki dan Akupresur Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Dengan Diabetes Mellitus Tipe 2: Studi Quasi-Eksperimen di PRSLU Karawang Aprilina Sartika; Yulidian Nurpratiwi; Lily Herlina; Nurhayati Nurhayati; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52655

Abstract

Lansia dengan Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 memiliki risiko tinggi mengalami ketidakstabilan kadar gula darah akibat penurunan fungsi fisiologis dan keterbatasan aktivitas fisik. Intervensi nonfarmakologis seperti senam kaki dan akupresur banyak digunakan, namun bukti komparatif mengenai efektivitas keduanya pada lansia institusional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas senam kaki dan akupresur terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia dengan DM tipe 2. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental two-group pre–post test dilakukan di PRSLU Karawang pada Mei–Juli 2025 dengan sampel 32 lansia DM tipe 2 yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi. Kadar gula darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi efektif menurunkan kadar gula darah, namun penurunan pada kelompok senam kaki lebih besar dibandingkan kelompok akupresur. Senam kaki menurunkan kadar gula darah rata-rata sebesar 42,31 mg/dL, sedangkan akupresur sebesar 3,87 mg/dL. Disimpulkan bahwa senam kaki dan akupresur efektif menurunkan kadar gula darah pada lansia dengan DM tipe 2, namun senam kaki memiliki efektivitas yang lebih besar dan lebih bermakna secara klinis. Senam kaki direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis utama dalam pengendalian glikemik pada lansia, khususnya di lingkungan institusional, sementara akupresur dapat digunakan sebagai terapi komplementer pendukung.
Pengaruh Media Lembar Balik dan Video Terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Stimulasi Produksi ASI Yulidian Nurpratiwi; Aprilina Sartika; Risti Tamara Tahanora; Beatrix Elizabeth; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52700

Abstract

Pemberian edukasi yang efektif pada ibu nifas sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan tentang stimulasi produksi ASI dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media lembar balik dan media video terhadap pengetahuan ibu nifas tentang stimulasi produksi ASI serta membandingkan efektivitas kedua media. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest dua kelompok. Populasi dari 50 ibu nifas dengan tehnik total sampling, terbagi rata ke dalam kelompok lembar balik (n=25) dan kelompok video (n=25). Instrumen berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitasnya melalui penilaian expert. Hasil analisis tidak berdistribusi normal sehingga dilakukan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan pada kedua kelompok setelah intervensi lembar balik (p = 0,001) dan video (p = 0,001). Perbandingan antar kelompok menggunakan uji Mann–Whitney menunjukkan peningkatan pengetahuan pada kelompok video lebih tinggi dibanding lembar balik (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kedua media efektif meningkatkan pengetahuan ibu nifas, namun media video lebih efektif dibanding lembar balik dalam meningkatkan pemahaman mengenai stimulasi produksi ASI.
Latihan Isometrik Handgrip Untuk Menurunkan Hipertensi Pada Lansia Oktavia Saffitri; Aprilina Sartika; Ananda Patuh Padaallah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55357

Abstract

Lanjut usia merupakan tahap akhir kehidupan yang ditandai dengan penurunan fungsi fisiologis tubuh sehingga meningkatkan risiko hipertensi akibat berkurangnya elastisitas pembuluh darah. Penyakit hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala (silent killer), namun berisiko menyebabkan komplikasi serius. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Namun, terapi farmakologis dalam jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif terapi nonfarmakologis. Isometrik Handgrip Exercise merupakan salah satu jenis terapi nonfarmakologis yang bekerja melalui kontraksi otot statis untuk meningkatkan shear stress dan merangsang pelepasan nitric oxide (NO), sehingga menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah dan penurunan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Isometrik Handgrip Exercise terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Kemuning Desa Sukahati. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan one group pre-post pada 20 lansia hipertensi berusia 60–74 tahun (lansia awal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan (p = 0,001 < 0,05), sehingga latihan ini efektif pada lansia dengan hipertensi.
Pengaruh Kombinasi Senam Otak dan Memori Games Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia di Satuan Pelayanan Griya Lansia (SPGL) Karawang Previarsi Rahayu; Aprilina Sartika; Beatrix Elizabeth; Ananda Patuh Padaallah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55732

Abstract

Latar Belakang: Penurunan fungsi kognitif merupakan masalah yang sering terjadi pada lansia akibat proses penuaan dan dapat berdampak pada kemandirian serta kualitas hidup. Upaya nonfarmakologis seperti senam otak dan memori games (terapi gambar) diperlukan untuk membantu mempertahankan dan meningkatkan fungsi kognitif lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam otak dan memori games (terapi gambar) terhadap peningkatan fungsi kognitif lansia di Satuan Pelayanan Griya Lansia (SPGL) Karawang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah lansia yang mengalami gangguan fungsi kognitif dan memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa senam otak yang dikombinasikan dengan memori games (terapi gambar buka-tutup). Pengukuran fungsi kognitif dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE). Data dianalisis menggunakan uji statistik paired t-test untuk mengetahui perbedaan skor kognitif sebelum dan sesudah intervensi. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor fungsi kognitif lansia setelah diberikan intervensi senam otak dan memori games dibandingkan sebelum intervensi. Secara statistik, kombinasi intervensi tersebut berpengaruh signifikan terhadap peningkatan fungsi kognitif lansia. Kesimpulan: kesimpulan penelitian ini adalah senam otak dan memori games (terapi gambar) efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan aplikatif di pelayanan lansia.. Kata Kunci: Lansia, senam otak, memori games, terapi gambar, fungsi kognitif, MMSE..
PENGARUH EDUKASI VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN MEROKOK REMAJA DI PONDOK PESANTREN RO’IYATUL MUJAHIDIN KABUPATEN BEKASI Miranda Miranda; Ananda Patuh Padaallah; Aprilina Sartika
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55978

Abstract

Merokok merupakan perilaku berisiko pada remaja yang berdampak serius bagi kesehatan, seperti risiko kanker paru-paru hingga kematian dini. Di Pondok Pesantren Roiyatul Mujahidin, ditemukan santri yang merokok akibat kurangnya pengetahuan, sehingga diperlukan media edukasi inovatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan melalui media video animasi terhadap tingkat pengetahuan pencegahan merokok pada remaja usia 15-17 tahun di Pondok Pesantren Roiyatul Mujahidin, Kabupaten Bekasi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 90 remaja laki-laki yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar soal pengetahuan yang dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan pemberian edukasi melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan responden, dibuktikan dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) serta kenaikan nilai rata-rata (mean) dari 12,87 menjadi 17,69. Simpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan dengan media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan merokok pada remaja di lingkungan pesantren. Kata Kunci: Video animasi, Edukasi kesehatan, Pengetahuan, Pencegahan merokok, Remaja.
Prokrastinasi Akademik, Kontrol Diri & Adiksi Gawai Pada Remaja SMP Sri Ajeng SintaDewi; Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya; Aprilina Sartika; Ananda Patuh Padaallah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.671

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda penyelesaian tugas akademik yang sering terjadi pada remaja dan dapat berdampak pada prestasi belajar. Perilaku ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis, salah satunya adalah kontrol diri. Remaja dengan kontrol diri rendah cenderung sulit mengendalikan perilaku dan lebih mudah terdistraksi oleh aktivitas yang menyenangkan seperti penggunaan gawai. Selain itu, karakteristik individu seperti usia juga dapat mempengaruhi pola penggunaan gawai pada remaja. Penggunaan gawai yang berlebihan dalam jangka panjang dapat menimbulkan adiksi gawai yang berdampak pada aspek akademik, sosial, dan kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prokrastinasi akademik dan kontrol diri dengan adiksi gawai pada remaja SMP di Cibitung. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional dan metode cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 92 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner prokrastinasi akademik, kuesioner kontrol diri, dan Smartphone Addiction Scale–Short Version (SAS-SV). Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia remaja awal. Selain itu terdapat hubungan antara prokrastinasi akademik dengan adiksi gawai (p-value = 0,002) serta terdapat hubungan antara kontrol diri dengan adiksi gawai (p-value = 0,024). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik dan kontrol diri merupakan faktor yang berhubungan dengan adiksi gawai pada remaja.