Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan mutu pelayanan terhadap minat kunjungan ulang pasien di klinik citra medika kota Semarang Ahmad Yassir; Purwadhi Purwadhi; Rian Andriani
Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jrpe.v8i1.8239

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between service quality and patient intention to revisit at the Citra Medika Clinic in Semarang City. This type of research is cross sectional quantitative research. The research population is the average number of patients per month from September 2021 – August 2022 of 1565 patients at the Citra Medika Clinic in Semarang City. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 50 people. The data analysis technique used was the research instrument test which consisted of validity and reliability tests, the data processing stage which consisted of editing, coding, entry, cleaning, tabulating, data analysis consisting of univariate analysis and bivariate analysis. The results of this study indicate that there is a relationship between reliability (reliability), assurance (guarantee), tangible (physical/direct evidence), empathy (empathy), and responsiveness (responsiveness) to the intention of repeat patient visits at the Citra Medika Clinic in Semarang City.
Pengaruh Kepatuhan Tenaga Kesehatan dalam Melakukan Standard Precautions dan Komunikasi Efektif SBAR Terhadap Budaya Keselamatan Pasien IGD RSUD Aek Kanopan Sumatera Utara Sofwatul Marfiyah; Purwadhi Purwadhi; Rizki Adriansyah Rubini
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6402

Abstract

Budaya keselamatan pasien merupakan prioritas utama yang harus dilakukan oleh dokter dalam upaya pencegahan kejadian tidak diinginkan (KTD). Manajemen keselematan pasien termasuk pada pencegahan infeksi terkait perawatan kesehatan. Pada budaya keselamatan pasien rumah sakit meliputi juga standard precautions yang merupakan kewaspadaan utama yang berperan untuk pencegahan infeksi terkait perawatan kesehatan. Untuk mencegah terjadinya KTD pada keselamatan pasien diperlukan komunikasi efektif. Salah satu komunikasi yang baik adalah dengan komunikasi efektif SBAR (situation, background, assesment, recommendation). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepatuhan tenaga kesehatan dalam melakukan standard precautions dan komunikasi efektif SBAR terhadap budaya keselamatan pasien IGD RSUD Aek Kanopan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 26 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 26 responden. Jenis pelenelitian ini adalah penelitian korelasi komparatif dengan metode kuantitatif yang menggunakan pendekatan cross sectional. Instrumen statistik yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menngunakan uji validitas, rabilitas, normalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan standard precaution dan komunikasi efektif SBAR secara simultan terhadap budaya keselamatan pasien sebesar 54,0%.
Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Obat Rawat Jalan Menggunakan Konsep Lean di RS TK III Wijayakusuma Vitara Daru Rahmi; Purwadhi Purwadhi; Mira Veranita
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6403

Abstract

Latar belakang Lamanya waktu tunggu pelayanan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS Tk. III Wijayakusuma masih belum sesuai target pada Standar Pelayanan Minimal yaitu £ 30 menit untuk obat non racikan dan £ 60 menit untuk obat racikan. Waktu tunggu pelayanan resep obat rawat jalan ini merupakan salah satu indikator mutu unit rumah sakit (IMP Unit) yang belum mencapai target di tahun 2023 dan menjadi prioritas perbaikan di tahun 2024. Tujuan penelitian Menganalisis waktu tunggu pelayanan obat rawat jalan dengan konsep lean di RS Tk. III Wijayakusuma. Desain penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan analisa data kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh resep pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan di RS Tk. III Wijayakusuma pada seluruh poli tahun 2024, dengan sampel penelitian sebanyak 98 resep obat. Pengamat menggunakan lembar observasi VSM dan lembar waste, wawancara mendalam dengan informan menggunakan lembar wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa total lead time waktu tunggu pelayanan obat pada kondisi current state adalah 111,6 menit untuk obat racikan, sedangkan pada obat non racikan adalah 71,74 menit. Setelah dilakukan pengkajian ditemukan 10 aktivitas waste yang terdiri dari 71,47 % waste waiting, 18,89 % waste motion dan 9,65% waste extraprocessing. Setelah dilakukan intervensi lean terjadi peningkatan pada indikator mutu waktu tunggu pelayanan obat dari bulan Agutus sebanyak 70% dan menjadi 76% pada bulan September 2024. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan metode Lean dapat mengetahui capaian waktu tunggu pelayanan obat rawat jalan, waste, penyebab masalah dan desain rancangan perubahan sebagai upaya perbaikan jangka pendek maupun jangka menengah sehingga kualitas pelayanan terkhusus bidang kefarmasian dapat meningkat.
Systematic Review : Kajian Literatur Sistematik Tentang Strategi Peningkatan Daya Saing Rumah Sakit di Era JKN Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja; Liya Suwarni; Made putri widyantini
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan (JUMBIKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v5i2.5753

Abstract

This study is a systematic review aimed at identifying and analyzing hospital management innovation in the context of the National Health Insurance (JKN) system. By examining 20 recent journals published between 2019 and 2025, this research provides an overview of the key strategies that hospitals employ to enhance their competitiveness and improve service delivery. The focus includes management strategies, marketing approaches, operational efficiency, and the role of information technology. The analysis reveals that effective hospital management in the JKN era requires a combination of long-term strategic planning and short-term tactical adjustments to adapt to regulatory changes. A key element of success is visionary leadership that fosters a culture of innovation and emphasizes data-driven decision-making. Marketing strategies, which traditionally relied on word-of-mouth and local advertising, have significantly shifted toward digital marketing using social media and online platforms. This transformation helps hospitals expand their reach, engage with a broader audience, and retain patients through targeted campaigns.Operational efficiency is another critical factor. The implementation of Lean Management principles, service process innovations, and optimization of Hospital Management Information Systems (SIMRS) have contributed to significant improvements in hospital performance. Additionally, human resource management practices have evolved to focus on skill development and creating a workforce that can navigate the challenges posed by JKN. Furthermore, digital technology has revolutionized patient data management and enables real-time performance monitoring, allowing hospitals to maintain high-quality service standards. The study recommends that hospitals integrate management, marketing, and operational efficiency strategies, all supported by technology and a well-trained workforce. By doing so, hospitals can optimize their capabilities and enhance their service quality, ensuring better outcomes for both patients and the healthcare sector as a whole.
Strategi Pelayanan Home care Klinik KMC Jakarta Timur dalam Menjangkau Pasien di Wilayah Padat Penduduk Meta Mukhsinina Purnama; Purwadhi Purwadhi; Kahar Mulyani
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2026): April: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan (JUMBIKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v6i1.6368

Abstract

The increasing prevalence of chronic diseases among the elderly population necessitates the availability of routine and long-term care, making home care a relevant alternative. Home care services play a crucial role in addressing limited access to conventional healthcare facilities, particularly in densely populated and hard-to-reach urban areas. This study aims to analyze the home care service strategies implemented by Kayu Manis Medical Center (KMC) Clinic in East Jakarta to reach patients in urban settings. A descriptive qualitative approach was employed, involving seven purposively selected informants, including clinic leaders, service managers, home care coordinators, healthcare providers, administrative staff, and patients or their family members. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document review. The analysis focused on identifying service strategies encompassing cross-sectoral collaboration, optimization of accessibility through GIS-based mapping and digital platforms, strengthening human resources through training and effective communication, utilization of information technology such as Electronic Medical Record (EMR) systems, and innovations in financing schemes to improve service affordability. The findings indicate that these strategies can be comprehensively examined using the 5A framework—availability, accessibility, accommodation, affordability, and acceptability—which proved effective in enhancing the reach, quality, and acceptance of home care services. These results provide important implications for the development of community health services in urban areas, particularly in planning adaptive strategies that consider the social and geographic conditions of the population.