Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS EFESIENSI PEMASARAN ASPARAGUS (Asparagus Officinalis) DI DESA SUKA SIPILIHEN KECAMATAN TIGA PANAH Dewantara, Raka Pandu; Rangkuti, Khairunnisa; Apriyanti, Ira; Sinaga, Hardiansyah
Jurnal Agri Smart Deli Sumatera Vol. 1 No. 1 (2023): Artikel Riset Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran Asparagus, mengetahui share margin Asparagus dan menganalisis efisiensi pemasaran Asparagus. Penelitian ini berlokasi di Desa Suka Sipilihen, Kecamatan Tiga Panah. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengadakan wawancara, memberikan daftar kusioner dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tipe saluran pemasaran terdiri dari satu saluran pemasaran yaitu saluran distribusi dua tingkat (two stage channel), dari petani kepada pedagang pengumpul lalu kemudian dari pedagang pengumpul ke pedagang pengecer dan berakhir pada pedagang pengecer ke konsumen akhir. Efisiensi pemasaran pada saluran distribusi dua tingkat sebesar 18% < 33%, menunjukan bahwa pemasaran asparagus efisien. Kata Kunci: Efisiensi, Saluran Pemasaran, Pemasaran Asparagus
Analisis Strategi Pemasaran Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) Studi Kasus: Pt. Mushiro Jaya Group Medan Fauzan, Muhammad Muklis; Rangkuti, Khairunnisa; Sinaga, Hardiansyah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 3 No. 2 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jepag.v3i2.4279

Abstract

The agricultural sector, especially horticulture, is crucial for Indonesia's economy. PT. Mushiro Jaya Group, an oyster mushroom farm, saw rising sales but faced marketing and competition challenges. This study aimed to analyze its internal and external factors and formulate priority marketing strategies. Using a descriptive qualitative method and purposive sampling, data were analyzed with IFE, EFE, SWOT, and QSPM matrices. Results showed a strong internal position (IFE: 3.10) and a responsive external position (EFE: 2.89), placing the company in a growth quadrant. QSPM analysis selected three top-priority strategies: (1) building partnerships with traders and culinary businesses (TAS 6.010), (2) diversifying products and packaging sizes (TAS 5.253), and (3) improving production efficiency via staff training and facility upgrades (TAS 5.242). These strategies are designed to optimize strengths and opportunities to enhance competitiveness and ensure sustainable growth.
Pelatihan dan Pendampingan Santri Menanam Aneka Sayuran Secara Vertikultur Sebagai Upaya Peningkatan Gizi Santri Di Pesantren Madinatuddiniyah Nurul Musthofa Hardiansyah Sinaga; Dafni Mawar Tarigan; Wan Arfiani Barus
Pengabdian Deli Sumatera Vol 2 No 1 (2023): Artikel Pengabdian Volume 2 Nomor 1, Januari 2023
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan pondok pesantren Madinatuddiniyah Nurul Musthofa (Manufa), Desa Baharu Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Peserta kegiatan ini adalah pengelola dan peserta didik (santri) pondok pesantren serta masyarakat sekitar pondok yang di identifikasi sebagai kelompok produktif yang memiliki peluang dan berpotensi untuk menjalankan usaha budidaya tanaman sayuran dengan memanfaatkan ketersediaan bahan organik yang tersedia berlimpah di sekitar lokasi pondok. Kegiatan ini bertujuan adalah 1). Mentransfer ilmu pengetahuan melalui pelatihan dan penyuluhan yang diberikan berkaitan dengan teknis budidaya tanaman, pembuatan media tanam kompos sebagai pupuk organik 2) Mendampingi mitra melakukan kegiatan budidaya sampai dengan produksi (panen), 3) Melatih mitra dalam pengelolaan hasil produksi dan pemasaran hasil produksi, 4) Memberikan pelatihan manajemen organisasi dan manajemen keuangan usaha secara sederhana. Pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dalam 4 (empat) tahapan sebagai alur pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini dimulai dari, 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap pendampingan dan 4) tahap evaluasi.
Stabilitas Harga Beras Terhadap Produksi Padi Sawah Dalam Konteks Inflasi Tahunan Di Sumatera Utara Yanti, Mariana Eva; Sinaga, Hardiansyah; Sipayung, Mei Linda
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 10, No 1 (2026): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v10i1.30053

Abstract

Potensi lahan sebagai sumberdaya alam untuk menghasilkan produksi padi menjadi bagian penting dalam mendukung swasembada pangan yang juga didukung oleh sikap dan persepsi petani terhadap program. Kabupaten Langkat menjadi salah satu daerah sentra produksi padi di Sumatea Utara dalam pelaksanaan program Brigade pangan. Persepsi petani diukur melalui indikator manfaat program, pemahaman, dukungan pendampingan, dan kesesuaian program, sedangkan sikap petani diukur melalui penerimaan, partisipasi, dan keberlanjutan program. Keberhasilan program dinilai berdasarkan peningkatan kuantitas produksi, kualitas produksi, efisiensi, dan keberlanjutan produksi. Tujuan penelitian adalah untuk mengathui bagaimana pengaruh sikap dan persepsi petani terhadap keberhasilan program brigade pangan. Penelitian di lakukan di Desa Paya Rengas dan Desa Suka Damai Timur dengan jumlah populasi 30 petani sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan nilai R-Square variabel keberhasilan program brigade pangan sebesar 0,547, artinya variabel Persepsi Petani dan Variabel Sikap Petani berpengaruh terhadap Variabel keberhasilan program sebesar 54,7% dan sisanya sebesar 45,3% dipengaruhi oleh variabel lain. Variabel persepsi petani memberikan pengaruh terhadap Variabel keberhasilan program 0,423 atau 42,3% dan variabel sikap Petani memberikan pengaruh terhadap variabel keberhasilan program sebesar 0,441 atau 44,1%.
Optimalisasi Lahan Sawit Tidak Produktif Untuk Budidaya Jamur Merang Di Dusun V Merbo Kanan Kabupaten Batubara Yudha Andriansyah Putra; Hardiansyah Sinaga; Rini Susanti; Gustina Siregar; Ahmad Syafii; Lena Afrilia
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26974

Abstract

Banyaknya lahan sawit yang mengalami penurunan produktivitas akibat usia tanaman yang sudah tua atau pengelolaan yang kurang optimal. Lahan sawit tidak produktif ini menjadi tantangan tersendiri bagi petani karena berdampak pada menurunnya pendapatan mereka. Oleh karena itu, diperlukan strategi inovatif untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tersebut agar tetap memberikan manfaat ekonomi. Permasalahan mitra adalah kondisi atau situasi yang dihadapi oleh mitra kerja yang menghambat kemampuan mereka untuk mencapai tujuan usaha atau operasional secara efektif. Melalui program kemitraan, pengembangan Budidaya jamur  merang di Jamur merang Alesha maka dapat dilihat bahwa  ruang lingkup permasalahan yaitu peningkatan produksi berbasis standarisasi kumbung, budidaya yang lebih baik, packaging yang menjaga daya tahan produk dan jangkauan pasar melalui pemasaran secara digital.  Adapun metode dan tahapan dalam penerapan teknologi kepada petani budidaya jamur merang mulai dari, Sosialisasi ke mitra, Pelatihan kepada mitra berkaitan dengan pembuatan kumbung dan teknik budidaya dan pembuatan digital marketing dalam meningkatkan jangkauan pasar dan eplatihan packaging. Keberlanjutan kegiatan pengabdian berupa monitoring secara berkala ke lokasi mitra dan meninjau progres mitra dalam melajutkan program. Hasil pelatihan ini, mitra mampu menerapkan Teknik budidaya secara lebih baik dengan materi yang disampaikan ditandai dengan meningkat produksi dari 380 kg menjadi 600 Kg meningkat sebanyak 63% . Hal ini terlihat pada proses pemilihan media tanam, bibit dan proses fermentasi sudah sangat baik dan sesuai dengan standart yang diberikan. Pada kegiatan packing produk, tim memberikan contoh praktik proses pengemasan dengan menggunakan vacuum sealer dan mengukur daya simpan, hasil yang dicapai produk bertahaan dari sebelumnya 2 hari menjadi 4 hari. Proses digital marketing, tim melakukan edukasi betapa penting memperluan jangkauan pasar melalui digital marketing, maka dari itu tim telah mempersiapkan contoh website yang siap dipakai oleh mitra. Indikatornya, tercapai nya website yang bisa dipakai langsung oleh mitra sebagai wadah memperluas jangakauan pasar dengan nama https://merangalesha.com/dan Facebook https://www.facebook.com/jamur.merang.alesha.