Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementation of Humanistic Learning Theory in Islamic Religious Education Learning Suroso PR; Ani Aryati; Titin Yenni; Septiana Putri; Eka Yanuarti; Ahmal Ahmal
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i2.2211

Abstract

This study aims to find out how the application of humanistic learning theory in learning Islamic religious education in one of the State Middle Schools in Ogan Ilir Regency. The method used in this research is descriptive qualitative. The research instruments used were observation, interviews and documentation. Researchers used the snowball sampling technique or snowballs. To increase the validity of qualitative research data, a process of credibility, transferability, dependability, and confirmability is carried out. The results of this study indicate that students can maximise their potential or abilities by applying humanistic learning theory in Islamic religious education. For this reason, humanistic education is essential: each student has their own unique personality and skill set, and it would be unfair to expect each student to learn in the same way. The implementation of this humanistic theory has been successful. This is evident in the kids' daily life, as they worship in congregations with order, respect their elders, memorise large portions of the Al-Qur'an, and have warm, friendly relationships with their teachers. Teachers help pupils learn and develop strategies for overcoming challenges.
Sosialisasi Badan Usaha Milik Desa dan Etika Bermasyarakat Alam, Hendri Nur; Yenni, Titin; Yuslaini, Yuslaini; munawaroh, ayu; Fitria, Primasari Nur
Suluh Abdi Vol 6, No 1 (2024): SULUH ABDI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v6i1.7900

Abstract

Sosialisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan etika bermasyarakat. BUMDES merupakan badan usaha milik masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pembangunan perekonomian desa. Konsep BUMDES dan proses pendiriannya. Kemudian dibahas mengenai pengelolaan dan klasifikasi usaha BUMDES serta menyoroti prinsip dan strategi untuk meningkatkan status ekonomi masyarakat.Hal ini juga membahas perlunya pemahaman yang jelas tentang peran dan tanggung jawab masing-masing anggota. Mengeksplorasi lebih jauh peran BUMDES dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan koperasi dan usaha berbasis masyarakat.Perlunya menekankan perilaku etis dalam bisnis berbasis komunitas. Hal ini menyarankan agar BUMDES harus mematuhi prinsip-prinsip seperti keadilan, transparansi, dan akuntabilitas untuk memastikan pertumbuhan masyarakat yang berkelanjutan. Pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan untuk memastikan bahwa bisnis sejalan dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
INTERNET CULTURE AND E-LIFESTYLE: PENERAPAN KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI DI MEDIA BARU DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL Afdoli Ramadoni, Muhamad; Nuha Nabila Aswari; Abu Hanifah; Muhammad Zainuddin Nawi; Titin Yenni; Kurniati Rezki Fitra
AT-TANZIR: JURNAL ILMIAH PRODI KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM Vol. 15, No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tanzir.v15i1.2238

Abstract

In the era of globalization, communication technology is developing rapidly. This started with the discovery of the first technology that had an influence on human life. These technological advances have changed little by little the lifestyle and behavior of our society. The internet continues to develop until finally it gives birth to new media which refers to emphasizing cultural forms and contexts in computers. In Indonesia, the development of information and communication technology is growing rapidly. The role of society is very large in technological development. Technology shapes individuals in various ways of thinking, behaving in society and ultimately technology directs humans to move from one century to another. Technological developments have brought major changes to human behavior, both in the political, social, economic and even cultural fields. In this case, researchers try to determine the formation of public information and the massification of information as a result of technological developments which ultimately give rise to new media. This research analyzes using the theory of Socio-Cultural Change. Communication and technology are one of the factors that influence socio-cultural change. Social change has three dimensions, namely: structural, cultural and interactional. First, the structural dimension refers to changes in the structure of society. Second, the cultural dimension refers to cultural changes in society. Third, the interactional dimension refers to changes in social relations in society. The research results show that humans use the concept of new technology to refer to the emergence of a technology that has an important impact on social life. Technology becomes an instrument to achieve goals. In the end, the existence of technology is used as a tool to achieve the goals of human life.
Strategi Komunikasi Kepala Desa Dalam Meningkatkan Gotong Royong Pada Masyarakat (Studi Kasus, Desa Pedamaran I, Kec, Pedamaran,Kab. Ogan Komering Ilir) Valsha Dinda Dwi Fortuna; Muhammad Zinudin Naawi; Titin Yenni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia terus berkomunikasi dan tidak bisa menghidari komunikasi. Manusia adalah makhluk sosial dan tidak bisa tidak berkomunikasi dengan orang lain. Jika Anda tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain, kehidupan sosial Anda pasti akan terpengaruh. Pelitian ini di buat untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang di pergunakan kepala desa dalam meningkatkan kesadaran bergotong pada masyarakat( Studi Kasus. Desa Pedamaran I, Kec. Pedamaran,Kab Oki). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Tingkat kesadaran gotong royong di Desa Pedamaran I masih kurang, dengan 70% partisipasi. Kurangnya kepedulian dan kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi tantangan, meskipun telah ada program kotak sampah. Kepala desa terus mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran.
Strategi Komunikasi Pengurus dalam Meningkatkan Partisipasi Anggota Pada Remaja Masjid Al-Falah  di Kabupaten Oku Selatan Roby Yani; Purmansyah Ariyadi; Titin Yenni
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2025): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2025.18

Abstract

Remaja masjid merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Keberadaan remaja masjid tidak hanya sebagai pelaksana kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial di lingkungan sekitarnya. Namun, dalam praktiknya, partisipasi aktif anggota remaja masjid sering kali mengalami kendala, baik dari segi motivasi, komunikasi internal, maupun dukungan organisasi. Masjid Al-Falah di Kabupaten OKU Selatan memiliki kelompok remaja masjid yang aktif, namun tantangan dalam meningkatkan partisipasi anggota masih menjadi perhatian utama pengurus. Strategi komunikasi menjadi salah satu faktor kunci dalam membangun hubungan yang harmonis antara pengurus dan anggota, serta dalam menyampaikan visi, misi, dan program kerja organisasi secara efektif. Penelitian ini merumusakan untuk menjawab mengenai bagaimana strategi komunikasi pengurus dalam meningkatkan partisipasi anggota remaja Masjid Al-Falah di Kabupaten Oku Selatan. Selain itu juga  Apa saja tantangan yang di hadapi oleh pengurus dalam meningkatkan partisipasi anggota.  Selanjutnya, faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan strategi komunikasi pengurus dalam meningkatkan partisipasi anggota.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi Ikatan Remaja Masjid Al-Falah dalam menyampaikan pesan kepada anggotanya adalah fondasi penting untuk memimpin organisasi dan mencapai tujuan bersama. Komunikasi yang baik memperkuat cinta persaudaraan, memperdalam pemahaman dan menghindari kesalahpahaman antar sesama. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip komunikasi formal, terarah,internal dan eksternal Ikatan Remaja Masjid Al-Falah akan mencapai tujuan mereka secara lebih efektif dan membangun hubungan yang harmonis dengan semua pihak. 
The Digital Era and Muhammadiyah Education: Da'wah Communication as an Innovative Strategy in Islamic Learning Abu Hanifah; Yaser Arafat; Titin Yenni; Ayu Munawaroh; Ramadoni, Muhamad Afdoli; Ahmad Jumhan
Wardah Vol 26 No 2 (2025): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/xvpqvd49

Abstract

This study examines Muhammadiyah's educational reform in facing the challenges of the digital era. Digital transformation has fundamentally changed the educational paradigm, requiring Islamic educational institutions to adapt without losing their religious identity. This research used a qualitative approach with a case study method in several Muhammadiyah educational institutions. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies. The results indicate that Muhammadiyah's educational reform in the digital era includes: (1) integrating digital technology into learning while maintaining progressive Islamic values, (2) developing the competencies of digital teachers and education personnel, (3) transforming the curriculum to meet the needs of the times, and (4) strengthening digital literacy based on Islamic and Muhammadiyah values. This study recommends the need for synergy between technological innovation and strengthening Islamic character in the implementation of Muhammadiyah's educational reform.
Strategi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Toko Hellen Dalam Meningkatkan Daya Saing Berdasarkan Perspektif Ekonomi Islam Dinda Wulandari; Rijalush Salihin; Titin Yenni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7308

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional serta adanya kesenjangan antara praktik strategi usaha dengan penerapan nilai-nilai ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi usaha yang diterapkan oleh UMKM Toko Hellen dalam meningkatkan daya saing, mengidentifikasi kondisi dan tantangan yang dihadapi dalam persaingan usaha, serta mengkaji kesesuaian strategi tersebut berdasarkan perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, karyawan, serta pelanggan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi usaha yang diterapkan meliputi penetapan harga yang terjangkau, penyediaan produk sesuai kebutuhan masyarakat, serta pelayanan yang ramah dan responsif. Namun demikian, UMKM Toko Hellen masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain persaingan dengan ritel modern, keterbatasan modal, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam operasional usaha. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, strategi usaha yang diterapkan telah mencerminkan nilai-nilai kejujuran, amanah, dan keadilan, meskipun masih memerlukan penguatan dalam aspek inovasi dan digitalisasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian ekonomi Islam serta menjadi referensi praktis bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan daya saing usaha secara berkelanjutan dan berbasis prinsip syariah.
Integrating FIRO and AIDDA in Volunteer-Based Interpersonal Communication: A Socio-Spiritual Empowerment Model for Street Children Ramadoni, Muhamad Afdoli; Ahmad Jumhan; Muhammad Zainuddin Nawi; Abu Hanifah; Titin Yenni; Ayu Munawwaroh
Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 19 No. 1 (2026): Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijpmi.v19i1.29616

Abstract

Street children remain one of the major social problems in urban areas, particularly due to their limited access to education, social support, and psychological empowerment. Previous studies on street children have predominantly focused on social welfare, education, and government intervention, while paying limited attention to the role of interpersonal communication in volunteer-based community empowerment. This study aims to analyze how the South Sumatra Children's Volunteer Community (Relawan Anak Sumatera Selatan/RASS) practices interpersonal communication to empower street children in Palembang City. The novelty of this research lies in its application of the Fundamental Interpersonal Relationship Orientation (FIRO) theory to volunteer communication practices with marginalized children. This study employed a qualitative case study approach. Research was conducted at three locations: Baiturrahman Mosque, Jalan Kanan RT/RW 007/0014-5 Ulu Kertapati, Palembang; and the RASS Secretariat, located on Jalan Demang Lebar Daun, Ilir Barat I District, Palembang City. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that interpersonal communication established by RASS volunteers plays a significant role in fostering self-confidence, social belonging, and emotional attachment among street children. The communication process reflects the three dimensions of FIRO theory: inclusion, control, and affection. Volunteers encourage children to feel accepted within a supportive community, develop positive social interactions, and build emotional connectedness that strengthens their motivation and self-empowerment. This study contributes to the development of community communication studies by demonstrating that interpersonal communication can function not only as a medium of interaction but also as a transformative strategy for social empowerment among marginalized groups.