The city of Balikpapan plays a strategic role in the economic and infrastructure development of East Kalimantan. Roads, as a means of transportation, play an important role in supporting the mobility and economic activities of the community. One of the thoroughfares that has been particularly hard-hit is Jalan Soekarno Hatta, which also has a high accident rate. This condition precipitates a precipitous decline in vehicle performance and disrupts connectivity to the development of the National Capital (IKN). The present study undertakes an analysis of the pavement condition and provides recommendations for repairs on the Soekarno Hatta Road section from Kilometer 0 to Kilometer 15. The condition analysis was conducted using the Pavement Condition Index (PCI) method, while the repair recommendations were based on the Bina Marga method. The analysis yielded an average PCI value of 76.7 and 76.6, respectively, which is categorized as satisfactory. In light of the findings, the following improvement recommendations are proposed: paving (P2), crack sealing and filling (P3, P4), pothole patching (P5), leveling (P6), joint filling and repair (K1, K3), PCC pavement overlay, replace patch, regrade and fill shoulder, and full-depth patching. Abstrak Kota Balikpapan memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi dan infrastruktur Kalimantan Timur, khususnya sebagai simpul distribusi dan mobilitas regional. Jalan sebagai prasarana transportasi berperan penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan pergerakan logistik. Salah satu ruas yang mengalami kerusakan signifikan adalah Jalan Soekarno Hatta, yang merupakan koridor utama dengan volume lalu lintas tinggi dan tercatat memiliki tingkat kecelakaan yang cukup tinggi. Kondisi ini menurunkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, mempercepat penurunan kinerja kendaraan, serta mengganggu konektivitas Balikpapan sebagai jalur strategis menuju pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Penelitian ini menganalisis kondisi perkerasan dan memberikan rekomendasi perbaikan pada ruas Jalan Soekarno Hatta KM 0–KM 15. Analisis kondisi dilakukan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), sedangkan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Bina Marga. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata PCI sebesar 76,7 dan 76,6 dengan kategori satisfactory. Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi perbaikan meliputi pengaspalan (P2), penutupan dan pengisian retak (P3, P4), penambalan lubang (P5), perataan (P6), pengisian dan perbaikan celah (K1, K3), PCC pavement overlay, replace patch, regrade and fill shoulder, serta full-depth patching.