Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Minda Baharu

PEMBUATAN MEDIA TANAM BERBAHAN KAIN BEKAS Shalehoddin, Shalehoddin; Ashari, Erwin
MINDA BAHARU Vol 1, No 1 (2017): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.418 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v1i1.1178

Abstract

Penanganan permasalahan sampah bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, tetapi merupakan tanggung jawab setip orang. Sampah rumah tangga bisa diminamilisir dengan menggunakan 3R (Reuse, Recyle, Reduce). Salah satu sampah rumah tanga adalah pakaian dan kain bekas yang tidak layak pakai. Dengan menggunakan metode recycle, kain bekas dan pakaian yang tidak layak pakai tersebut bisa dijadikan menjadi  barang yang bisa dimanfaatkan seperti media tanam. Hal tersebut telah dilakukan dilaksanakan Perumahan Sawang Permai RW XI, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. Melalui pelatihan yang dilaksanakan pada tangal 26 sampaidengan 27 agustus 2017, maka sampah masyrakat telah bisa didaur ulang menjadi barang yakni media tanam untuk tanaman hias maupun sayur mayur yang sangat cocok untuk daerah yang padat penduduk. Dari hasil pelatihan dapat terihat bahwa ada perubahan yang signifikan di lingkungan masyarakat tentang kesadaran dalam bercocok tanam dengan mengunakan media tanam pot, hal tersebut terlihat dari banyaknya jumlah media tanam berbahan kain bekas dan kain bekas yang tidak layak pakai baik dipekarangan rumah warga maupun di tempat yang strategis di dalam perumahan tersebut.
PENGENALAN MATERI DASAR BAHASA INGGRIS SPEAKING DI GRIYA BATU AJI ASRI TAHAP 5, RW17, SEI LANGKAI, SAGULUNG, BATAM Shalehoddin, Shalehoddin; Ashari, Erwin
MINDA BAHARU Vol 2, No 1 (2018): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.462 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v2i1.1486

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pembelajaran yang menarik dan memotivasi bagi peserta didik di kursus karang taruna Griya Batu Aji Asri, RW 17, Sungai langkai, Sagulung, Kota Batam. Materi dalam kegiatan ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengucapan dan  Speaking Bahasa Inggris peserta didik di kursus tersebut. Dalam pembelajaran tersebut, setiap peserta diminta untuk mengucapakan kembali apa yang diucapkan oleh tutor yang biasa disebut dengan Imitation Theory, dalam pengaplikasian teori imitasi ini, tim memilih metode bermain sambil belajar serta menyisipkan cerita lucu disetiap pembelajarannya. Adapun sasaran kegiatan ini adalah semua peserta didik kursus karang taruna Griya Batu Aji Asri pada tingkat Sekolah Dasar yang berjumlah 70 orang. Dari hasil pengamatan dan observasi yang dilakukan tim selama proses kegiatan berlangsung bahwa terlihat adanya peningkatan kepercayaan diri peserta serta keberanian dalam berbicara bahasa Inggris, hal ini terlihat pada saat proses belajar mengajar, para peserta didik sangat antusias dan bersemangat dalam mempraktekkan pengucapan bahasa Inggris, sehingga terlihat ada peningkatan kemampuan pengucapan para peserta didik. 
PENINGKATAN POTENSI SEKOLAH PENGGERAK MELALUI PEMBERDAYAAN KEMITRAAN MASYARAKAT BERBASIS WILAYAH KEPULAUAN DI SMAN 1 KEPULAUAN POSEK KABUPATEN LINGGA Hartanto, Suryo; Gunoto, Pamor; Agustina, Fenny; Shalehoddin, Shalehoddin; Qoriah, Fitri; Nursakira, Siti
MINDA BAHARU Vol 8, No 2 (2024): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v8i2.6855

Abstract

Potensi SMA Negeri 1 Kepulauan Posek sebagai sekolah penggerak belum dikembangkan secara maksimal. Tujuan kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat ini adalah 1). Peningkatan potensi sekolah pengerak pada intervensi digital melalui pemenuhan kebutuhan listrik dengan PLTS, 2). Penguatan implementasi P5 kepada guru merujuk pada potensi sekolah berbasis kepulauan, 3). Penguatan pemahaman siswa pada P5 dengan pemanfaatan potensi sekolah pada wilayah kepulauan. Kegiatan Pemberdayaan masyarakat pada SMA Negeri 1 Kepulauan Posek dilaksanakan dengan 1). Pemasangan dan perakitan PLTS untuk kebutuhan operasional sekolah, 2). In house training kepada guru dan tenaga kependidikan implementasi P5 dengan identifikasi wilayah kepulauan, 3). Work shop untuk siswa pengelolaan POC untuk mendukung kegiatan P5 berbasis wilayah kepulauan. Berdasarkan hasil kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat 1). SMA Negeri 1 Kepulauan Posek mendapat suplai listrik secara efektif dan efisien dari PLTS untuk menunjang proses belajar mengajar. 2) inhouse training P5 untuk guru dan work shop POC untuk mendukung kegiatan P5 disekolah dinyatakan efektif merujuk pada hasil pos tes. Berdasarkan hasil kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat untuk SMA Negeri 1 Kepulauan Posek, Potensi sekolah penggerak secara efektif meningkat
PENGELOLAAN REHABILITASI MAGROVE DAN PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK BERKELANJUTAN UNTUK KONSERVASI HUTAN MAGROVE PADA MASYARAKAT PESISIR PULAU BATAM Agustina, Fenny; Shalehoddin, Shalehoddin; Gusmania, Yessi; Hartanto, Suryo; Sartika, Amanda; Hani, Zikra; Cancerlia, Cindy; Irfandi, Dodi Irfandi
MINDA BAHARU Vol 9, No 2 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i2.8617

Abstract

Kerusakan ekosistem mangrove di pesisir Pulau Batam menjadi masalah krusial yang berdampak pada lingkungan dan ekonomi masyarakat. Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok masyarakat Akar Bhumi Indonesia dalam merehabilitasi mangrove dan pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tiga kegiatan utama: pelatihan penanaman dan perawatan mangrove, rehabilitasi mangrove dan workshop pembuatan paving block dari limbah plastik. Hasil kegiatan pemberdayaan kemitraan masyaraat menunjukkan 1).peningkatan signifikan pada pengetahuan mitra, dengan nilai rata-rata pre-test meningkat dari 47,25 menjadi 79,75 pada aspek pengelolaan mangrove dan pengolahan sampah plastik. Selain itu, kegiatan ini 2).berhasil mengurangi ±150 kg sampah plastik dan menghasilkan paving block yang dimanfaatkan untuk infrastruktur lokal dan 3).penanaman 750 pohon di area ±1.000 m², Program ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif mampu memperkuat konservasi lingkungan dan memberdayakan masyarakat pesisir secara simultan.