Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Permasalahan Sosial dalam Cerpen “Yang Bertahan dan Binasa Perlahan” Karya Okky Madasari Arumtyas Puspitaning Padmasari; Devito Andharu; Nensy Megawati Simanjuntak; Wahyu Widayati
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 8, No 1 (2023): Metalingua, Edisi April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v8i1.19339

Abstract

Penelitian ini mendiskripsikan: 1) persoalan sosial dari faktor ekonomis, 2) persoalan sosial dari faktor psikologis, 3) persoalan sosial dari faktor kebudayaan, dan 4) bentuk wacana kritis yang terkandung dalam cerpen “Yang Bertahan Dan Binasa Perlahan” karya Okky Madasari.Deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini sebagai metode analisis. Objek penelitian merujuk pada cerpen “Yang Bertahan Dan Binasa Perlahan” karya Okky Madasari. Data dalam penelitian disajikan melalui paragraf, kalimat, frase, hingga kata berkaitan dengan interaksi tokoh utama, Bandiman. Analisis isi dan pencatatan digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Pencatatan disajikan dalam mendokumentasikan paragraf, kalimat, frase, dan kata yang ada di dalam cerpen. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi, terbagi dalam data, teori, dan sumber.Hasil penelitian ini mencangkup 1) persoalan sosial dari faktor ekonomis dengan adanya kemiskinan yang dialami Bandiman terkait dengan konteks situasi tempat tinggalnya di kampung Ngrambe yang serba kekurangan dan dibawah garis kemiskinan, 2) persoalan sosial dari faktor kebudayaan dengan adanya campur tangan mertua dan keluarga kandung yang membuang Bandiman sebab akibat dari perbuatannya, dan 3) persoalan sosial dari faktor psikologis dengan timbulnya rasa khawatir, cemas, sedih, takut, dan penasaran yang dirasakan Bandiman atas segala keputusannya untuk mencari kehidupan baru demi keluarga kecilnya.
Implementation of Directive Functions in Children's Literature Written by Authors of Children Aged 7-12 Years Cholis Mawanti; Nensy Megawati Simanjuntak; Suyatno; Darni
Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 3 (2023): May, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/modern.v2i3.3860

Abstract

A work of fiction made by a child is an extraordinary gift. The child's ability to imagine and put that imagination into a series of stories is an invaluable value of the archipelago's wealth. A work made by children aged 6-12 years became one of the riches of Indonesian literature which eventually developed and was called children's literature. Children's literature is rich in values and messages. Children's literature is also rich in directive functions. This study found that in children's literature there are many directive functions conveyed by the author through his work. The various directive functions contained in children's fiction are representations of real life experienced by characters or writers in their daily routines. The richer the directive function in children's fiction, the richer the message conveyed by the author, implicitly or explicitly
Kecemasan Dalam Novel Dangdut Karya Putu Wijaya (Kajian Psikopragmatik) Devito Andharu; Nensy Megawati Simanjuntak; Arumtyas Puspitaning Padmasari; Listyaningsih
Wahana Vol 75 No 1 (2023): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v75i1.7238

Abstract

This study aims to find out anxiety in the Dangdut novel. This study uses physcopragmatic studies to reveal anxiety in the novel. The research approach used is qualitative. The data analysis technique used hermeneutic and heuristic methods. The results show that there are anxiety such as: Assertive Realistics Anxiety and Assertive Neurotics Anxiety. Assertive Realistics Anxiety is an anxiety represents the speechform that occurs in realistics anxiety symptoms. It is reflects characters experienced anxiety based on struggle for something. Something that is meant can be a a realistics problem. Assertive Neurotic Anxiety refers to conflicted and emotional characters that lead to an inability to control themselves. Characters who experience these symptoms will appear frustrated, nervous, and unable to control their behavior.
Peranan Fungsi Direktif dalam Sastra Anak Digital Ditinjau Melalui Lomba Cipta Karya Anak LMCA Tahun 2015 Nensy Megawati Simanjuntak; Imayah Imayah
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47297

Abstract

astra merupakan salah satu kekayaan yang memiliki nilai yang tidak terhingga. Salah satu dari genre sastra yang menarik perhatian ilmuwan adalah sastra anak. Genre sastra anak berkembang dengan pesat dan memiliki beragam konsep dan konteks di dalamnya. Penelitian ini berfokus pada sastra anak yang karyanya ditulis atau diciptakan oleh sang anak. Sebuah sastra anak yang pengarangnya anak memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri di dalam mengemas ceritanya. Anak-anak yang memiliki ragam imajinasi menuangkan ide, gagasan, dan pemikiran ke dalam sebuah tulisan literasi yang bergenre sastra yang pada akhirnya disebut dengan sebutan sastra anak. Peneltiian ini bertujuan untuk memaparkan fungsi direktif yang dituangkan oleh penulis cilik ke dalam karyanya yang memiliki beragam konteks dan setiap konteks memiliki kegunaan dan tujuannya masing-masing. Penelitian ini menemukan bahwa fungsi direktif yang dituangkan oleh penulis cilik adalah fungsi yang ingin mengubah suasana cerita ke dalam suasana lain yang meminta lawan bicara untuk memberikan respon dan tanggapan atas fungsi direktif yang dibuatnya.
PELATIHAN PEMBUATAN KAMUS BAHASA INDONESIA DI SDN VI SIMOKERTO SURABAYA Nensy Megawati Simanjuntak; Wahyu Widayati; Arusmtyas Puspitaning P
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 3 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 3 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i3.7414

Abstract

The partner of this community service activity is SDN Simokerto VI/139 which is located at Jalan Sidotopo Wetan No. 112 Surabaya Based on the teacher's observations and interviews with school principals, one way to develop the teaching profession by writing scientific papers is to make a dictionary. The dictionary is a collection of meaningful words, very important for teachers as a means of writing and as a medium of learning while students can find out the meaning of various vocabulary words. . The partner's problem is that in the Library of SDN Simokerto VI, there are no general dictionaries or dictionaries for elementary schools that students can use to develop vocabulary or look for meaning in learning. This PPM activity aims to equip SDN Simokerto VI teachers to be able to compile and utilize dictionaries. for elementary schools. The training participants were teachers at SDN Simokerto VI and librarians, as well as school principals. The results of PPM activities were that all participants understood dictionaries, could compile dictionaries, and could use dictionaries for elementary schools.