Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE TEATRIKAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JERMAN Aria Dananjaya, Rachman; Y.A, Lucky Herliawan; Khoerudin, Ending
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25112

Abstract

Bahasa Jerman merupakan salah satu bahasa yang banyak dipelajari di Sekolah Menegah Atas (SMA) di Indonesia. Dalam mempelajari bahasa Jerman tentunya ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan seperti keterampilan menyimak (Hören), keterampilan berbicara (Sprechen), keterampilan membaca (Lesen) dan keterampilan menulis (Schreiben). Karya ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan metode teatrikal sebagai salah satu media dalam mengasah keterampilan berbicara dalam bahasa Jerman. Banyak metode yang dapat digunakan dalam proses belajar bahasa asing salah satunya yaitu penggunaan metode teatrikal. Metode ini merupakan penggabungan antara seni dan metode pembelajaran. Kreativitas dan metode pembelajaran ini dapat membantu peserta didik untuk mencapai hasil pembelajaran yang maksimal
Foreign Language Learning Gamification Using Quizizz: A Systematic Review Based on Students’ Perception Permana, Pepen; Permatawati, Irma; Khoerudin, Ending
Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Vol 7, No 2 (2023): ERALINGUA
Publisher : Makassar State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/eralingua.v7i2.23969

Abstract

Abstract. Gamification, or the use of game attributes outside of a game context to affect learning-related behaviors or attitudes, is seen as an innovative way to support the diverse needs of students with learning or behavioral challenges. One digital educational game that is gaining popularity is Quizizz, a game-based online test that enables entertaining multiplayer teaching activities and allows learners to practice with their devices. This study aimed to examine students' perceptions of the use of Quizizz as a formative test tool in German classrooms at Universitas Pendidikan Indonesia. The participants of this study were first-year students studying German who were given a formative test using Quizizz for one semester. A descriptive qualitative research design was used in this study, in which data were collected from questionnaires to gain insight into how Quizizz affected the aspects of enjoyment, motivation, engagement, and satisfaction. The results showed that all aspects asked in the questionnaire received a strong positive response, indicating that students have a very good perception of Quizizz in the classroom. The positive response to the use of Quizizz in German language learning suggests that it could be used more widely as a formative assessment tool in language learning. The findings suggest that gamification can be an effective way to engage students and motivate them to learn. As a result, educators may want to consider using other gamified tools and techniques in the classroom to create a more enjoyable and engaging learning experience.Keywords: Gamification, German Classroom, Quizizz, Students' Perception
Training and simulation of the German A2-Level writing exam for SMA/SMK students Novia Anjani Dewi; Ending Khoerudin; Lucky Herliawan Y. A.; Tri Indri Hardini
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.85731

Abstract

This research is part of the Community Service Program (PkM) designed to help high school students in the Bogor area improve their skills in taking the A2 level German writing exam (Goethe-Zertifikat A2). This activity is also part of the preparation for the National German Language Olympics. The problem arises due to students' lack of understanding of the question and digital exam formats. Therefore, providing tools and training that can help overcome technical challenges and improve German writing skills is essential. This research aims to develop a training program and exam simulation based on the Moodle LMS (simujerman.com) specifically for writing skills. The method applied in this training program is a blended learning approach. The materials covered include an introduction, exam format, targeted practice questions, and simulations to improve students' readiness for the actual exam at the Olympiad. The evaluation results showed a significant improvement in students' writing skills. Thus, using the Moodle LMS has proven to facilitate self-directed learning while enhancing the effectiveness of preparation for the German language writing skills exam at the A2 level. The findings of this paper are expected to serve as a model for the development of technology-based learning, particularly in foreign language instruction.    Abstrak Penelitian ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dirancang untuk membantu siswa SMA/SMK di wilayah Bogor meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi ujian menulis bahasa Jerman tingkat A2 (Goethe-Zertifikat A2). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan untuk Olimpiade Bahasa Jerman tingkat Nasional. Permasalahan muncul karena kurangnya pemahaman siswa terhadap bentuk soal dan format ujian digital. Oleh karena itu, pentingnya untuk menyediakan alat dan pelatihan yang dapat membantu mengatasi kendala teknis serta meningkatkan kemampuan menulis bahasa Jerman. Tujuan penelitian ini berfokus dalam mengembangkan program pelatihan dan simulasi ujian berbasis LMS Moodle (simujerman.com) khusus untuk keterampilan menulis. Metode yang diterapkan dalam program pelatihan ini adalah dengan pendekatan blended learning. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan, format ujian, latihan soal terarah, serta simulasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian sesungguhnya di olimpiade. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa secara signifikan. Dengan demikian, pemanfaatan LMS Moodle ini terbukti memberikan kemudahan dalam pembelajaran mandiri sekaligus meningkatkan efektivitas dalam persiapan ujian keterampilan menulis bahasa jerman tingkat A2. Hasil dari penulisan karya ilmiah ini diharapkan dapat menjadi model untuk pengembangan pembelajaran berbasis teknologi, terutama dalam pengajaran bahasa asing. Kata Kunci: blended learning; LMS moodle; olimpiade bahasa Jerman; ujian menulis bahasa Jerman