Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

APLIKASI DIGITAL MEDULA (MEDIKASI UNTUK LUKA) SEBAGAI PANDUAN PERAWATAN LUKA DI RUMAH Faradisi, Firman; Wirotomo, Tri Sakti; Fijianto, Dwi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v19i2.1179

Abstract

Setiap tahun angka pembedahan tinggi dan pembedahan  ini tentunya meninggalkan luka post operasi. Luka post operasi memerlukan perawatan yang maksimal dan terjaga sterilitasnya, dikarenakan akan mempengaruhi percepatan penyembuhan luka. Selain luka post bedah, pasien dengan ulkus diabetes juga banyak ditemukan dan memerlukan medikasi luka yang berkelanjutan. Permasalahan yang muncul adalah beberapa pasien memilih melakukan perawatan luka mandiri di rumah karena berbagai hal (biaya, waktu, dll), namun belum memahami perawatan luka yang benar, sehingga melakukan perawatan mandiri seadanya.Penelitian berfokus pada new mobile application berupa aplikasi digital MEDULA (Medikasi Untuk Luka) sebagai panduan keluarga dalam merawat luka post pembedahan dan luka ulkus diabetes di rumah. Hasil penelitian berupa media digital panduan perawatan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penggunaan aplikasi digital ini membantu dalam proses perawatan luka di rumah, penurunan luas luka pada ulkus dan munculnya tanda infeksi pada luka bedah. Metode: Quasi eksperimen, dengan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan didapatkan sejumlah 18 responden. Uji parametrik t-test digunakan untuk analisis data penelitian. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan dengan p value 0,000 terhadap nilai luas luka ulkus diabetikum sebelum dan sesudah perawatan luka mengikuti aplikasi MEDULA. pada luka post pembedahan juga tidak muncul adanya tanda-tanda infeksi dan total 18 responden menjawab aplikasi MEDULA bermanfaat dalam perawatan luka mandiri. Hasil penelitian ini ditemukan perbaikan luka ulkus diabetikum dan tidak muncul tanda infeksi pada luka post bedah setelah melakukan perawatan luka mandiri dengan mengikuti aplikasi MEDULA. Simpulan: aplikasi MEDULA ini bermanfaat untuk membantu perawatan luka mandiri dan terbukti terjadi penurunan luas luka ulkus dan tidak muncul tanda infeksi pada luka post bedah. Aplikasi MEDULA ini dapat direkomendasikan untuk pasien ulkus diabetikum dan post bedah yang ingin merawat luka mandiri di rumah.
Pemberdayaan Santriwati IMBS Miftahul Ulum Pekajangan dalam Mengolah Kunyit untuk Kesehatan Reproduksi dan Penguatan Karakter Mandiri Berbasis Nilai-Nilai Islam Fuad, Asfal; Widiastuti, Windha; Wirotomo, Tri Sakti; Setianto, Gigih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v5i3.4338

Abstract

Reproductive health is an essential aspect of maintaining the quality of life and well-being among young generations, particularly female students in Islamic boarding schools (santriwati). This Community Service Program (PKM) aims to enhance reproductive health literacy based on Islamic herbal knowledge, develop practical skills in processing turmeric (Curcuma longa L.) as a natural remedy for menstrual pain (dysmenorrhea), and foster independent and religious character formation rooted in Islamic values. This study employed a field research method with a participatory approach, involving 30 female students aged 15–20 years from IMBS Miftahul Ulum Islamic Boarding School, Pekajangan. Data were collected through observation, interviews, documentation, and pre-test–post-test assessments to evaluate changes in knowledge, skills, and attitudes. The results indicate a significant improvement in students’ literacy regarding turmeric’s bioactive compounds and their benefits for reproductive health (from 27% to 80%), skills in processing fresh turmeric slices into herbal beverages (from 23% to 83%), and integration of Islamic values in health awareness (from 30% to 87%). Furthermore, 90% of the participants reported that drinking turmeric infusion effectively helped reduce menstrual pain while strengthening their spiritual awareness that maintaining health is an act of worship and part of the maqashid al-syari‘ah principle of hifdz an-nafs (preserving life). This program demonstrates that the integration of modern health science, traditional herbal wisdom, and Islamic values is effective in strengthening students’ independence, self-awareness, and sustainable healthy behavior. The PKM model can be replicated in other Islamic boarding schools as a holistic health education strategy grounded in Islamic principles, harmoniously combining science, spirituality, and practical skills.