Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Assessment for University Classroom Climate Improvement in Indonesia Hadiyanto Hadiyanto; Cepi Safrudin Abd Jabar; Sunu Trihantoyo; Zulaikha Zulaikha; Sari Febrianti
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 11, No 1 (2023): KOLOKIUM : Publisihing April 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kolokium.v11i1.586

Abstract

Improving classroom climate is an effort to enhance the quality of education on a micro scale that needs to be encouraged for lecturers in tertiary education. Several tertiary classroom climate instruments have been developed in English, for example the Colleges and Universities Classroom Environment Inventory (CUCEI), What is Happening in this Class (WIHIC), and have been translated into several languages. The University Classroom Climate Inventory (UCCI) is a classroom climate instrument which was developed and adapted in Bahasa Indonesia based on the English classroom climate instrument. To obtain information about a conducive classroom climate in Indonesia, it is necessary to assess the difference between actual and preferred classroom climate in some universities. The sample of the study was 400 students of Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Jakarta, Public Islamic University of Sutan Syarif Kasim Pekanbaru, and Public Islamic Institute of Kerinci, Indonesia.  The result of the study shows that there was a significant difference between the actual and the preferred climate, which mean that there is a need to make better classroom climate in for these universities.
Pengelolaan Kelas Guru Bahasa Inggris Bersertifikasi PPG di Perguruan Tinggi Negeri Luthfiani Luthfiani; Hendri Budi Utama; Sari Febrianti
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 4 No 1 (2023): Vol 4 Issue 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v4i1.424

Abstract

This study aimed to evaluate the effect of the teacher certification program policy (PPG) on English teachers toward their classroom management for English teachers in one public university in Palembang. Gender, age, teaching experience, and school level have been assumed to have a contribution to the participants in managing their classes. The study was designed as a quantitative method with a survey approach by distributing the questionnaire that consists of demographic background information and Attitudes and Beliefs in Classroom Control Inventory (ABCC) by Martin, Yin, and Baldwin (1998) as the data. Logistic regression and T-Test using SPSS 24 had done to analyze the data. The results showed that most participants chose instructional management as the best method in classroom management. Then teaching experience had considered having a high contribution to English certified teacher of PPG to manage the class as defined by Sokal, Smith, and Mowat (2003). This study discovered school level also contributed to participants in classroom management. Though the results showed that all the factors have contributed, the researcher did not find a significant difference between English teachers of PPG in classroom management classified by gender, age, teaching experience, and school level in the T-Test.
Peran Serta Komite Sekolah Terhadap Peningkatan Kualitas Fasilitas Pendidikan pada Era Merdeka Belajar Febrianti, Sari; Hayati, Nikmah; Wildanah, Fifin; Luthfiani, Luthfiani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5964

Abstract

Fasilitas pendidikan adalah salah satu aspek krusial yang perlu dikelola oleh sekolah untuk menunjang keberhasilan proses belajar mengajar secara optimal yang dilaksanakan oleh guru dan peserta didik. Pada era pendidikan yang modern selaras dengan implementasi kurikulum merdeka sekolah harus menyediakan fasilitas pendidikan yang maksimal demi lancarnya kegiatan pembelajaran di kelas. Hal tersebut dapat terwujud tidak terlepas dari kontribusi stakeholder sekolah. Pengadaan dan pemeliharaan dari fasilitas pendidikan di sekolah tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah saja namun seluruh stakeholder sekolah termasuk komite sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejauh mana peran serta komite sekolah terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di SMK Negeri 4 Tangerang Selatan di era merdeka belajar. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan penjaringan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses peningkatan kualitas fasilitas pendidikan melalui peran serta komite sekolah pada era merdeka belajar di SMK Negeri 4 Tangerang Selatan sudah cukup baik dilaksanakan namun masih ada beberapa peran serta komite sekolah yang belum dijalankan secara maksimal dan akan dilakukan evaluasi untuk perbaikan peningkatan fasilitas pendidikan guna meraih tujuan pendidikan SMK dan mencetak lulusan yang unggul, berkualitas dan berdaya saing
Analisis Pelaksanaan Manajemen Penerimaan Peserta Didik Baru Berbasis Online Febrianti, Sari; Hadiyanto, Hadiyanto; Syahril, Syahril; Sulastri, Sulastri
PEDAGOGIKA Vol 16 No 1 (2025): Vol 16 No 1 2025: April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i1.3506

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan Manajemen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis online di SMAN 95 Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan sebuah sistem PPDB Online untuk proses penerimaan peserta didik baru di sekolah tersebut. Penelitian kualitatif dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang jauh lebih komprehensif serta mendalam mengenai data-data yang telah dikumpulkan serta didapatkan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 95 Jakarta melibatkan beberapa faktor, termasuk ketersediaan ruang kelas dan rasio guru-siswa. Penetapan jumlah siswa yang diterima didasarkan pada kebijakan sekolah dan melibatkan analisis terhadap kondisi sekolah. Penerimaan siswa dilakukan secara daring melalui jalur prestasi akademik dan non-akademik, afirmasi, perpindahan tugas orang tua atau wali, serta zonasi. Proses ini dilakukan dengan objektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan asas PPDB. Pemilihan melalui sistem online terhubung ke database lembaga terkait untuk memastikan keabsahan dan akurasi data. Seleksi dan penerimaan dilakukan secara adil berdasarkan fakta, memberi kesempatan yang setara dan sama untuk setiap calon peserta didik. Informasi mengenai proses seleksi dan persyaratan pendaftaran tersedia bagi semua pihak yang berkepentingan, menjamin transparansi, menciptakan lingkungan pendidikan yang adil dan transparan, serta memberikan akses yang setara kepada pendidikan berkualitas bagi semua peserta didik.
Optimalisasi AI untuk Mendukung Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Mewujudkan Aktivitas Pembelajaran Abad 21 Wildanah, Fifin; Febrianti, Sari; Ginanjar, Singgih; Ningrum, Tia Ayu; Setiawati, Merika
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.402

Abstract

Dalam mewujudkan pembelajaran abad 21 salah satu kompetensi yang wajib dimiliki guru yaitu kompetensi pedagogik diantaranya mencakup penguasaan guru dalam menggunakan serta memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi pada bidang-bidang seperti penerapan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat mendorong inovasi bagi guru. AI dapat membantu guru merencanakan aktivitas pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan kolaboratif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik maupun guru itu sendiri. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu optimalisasi pengenalan dan pemanfaatan AI sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru untuk mewujudkan aktivitas pembelajaran dan pendidikan yang berkualitas di Abad 21. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu kegiatan PKM yang dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan dan workshop. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan materi terlebih dahulu kepada peserta kegiatan kemudian mempraktekkan pemanfaatan AI yang dapat digunakan untuk membantu dalam aktivitas dan proses pembelajaran. Selain itu dilaksanakan sesi diskusi dan tanya jawab untuk lebih memperdalam pemahaman dan kemampuan peserta mengenai pemanfaatan AI. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan menggunakan kuesioner atau angket menunjukkan hasil dari kegiatan pengabdian ini terjadinya peningkatan kompetensi dan kemampuan guru baik dari segi pemahaman maupun dalam memanfaatkan AI untuk konten pembelajaran.
INTEGRATING EDUCATIONAL VALUES OF THE MINANGKABAU MATRILINEAL SYSTEM INTO THE SOCIAL SCIENCE EDUCATION CURRICULUM Fajri, Suryadi; Asnimawati, Asnimawati; Febrianti, Sari Febrianti; Ulaini, Nisa; Putri, Aulia Rahmi
Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/jcims.v9i1.23743

Abstract

This study explores the educational values embedded in the Minangkabau matrilineal kinship system and evaluates their relevance to the development of the Social Science education curriculum in Indonesia. It advocates for the integration of local wisdom as a foundational source for contextualizing Social Science instruction. Employing a qualitative descriptive approach and thematic analysis, data were gathered through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis across various Minangkabau communities. The findings reveal key values inherent in the matrilineal tradition—such as justice, responsibility, collective deliberation, trust, mutual cooperation, and the pivotal role of women as primary educators within the family. These values offer rich pedagogical insights and cultural frameworks that support the design of culturally responsive and socially grounded learning experiences. The study argues that embedding these local values within the Social Science curriculum can foster a more inclusive, relevant, and character-oriented education aligned with the principles of national identity and local heritage.Keywords: Education, Matrilineal Kinship, Minangkabau, Social Science Curriculum, Local Wisdom Integration
Enhancing Critical Thinking Skills Through the TACK Model with Digital Flipbook Integration Ridha Husnul Hayati; Muhamad Fahrur Rozi; Sari Febrianti; Rila Rahma Mulyani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6191

Abstract

The rapid advancement of educational technology presents new opportunities to develop learning models that foster essential 21st-century skills, such as critical thinking. This study aims to develop a TACK (Technological, Andragogical, Content Knowledge) learning model utilizing a digital flipbook to enhance the critical thinking abilities of students in the Non-Formal Education (PNF) Department at Universitas Negeri Padang (UNP). This research follows a Research and Development (RD) design, encompassing five stages: needs analysis, model design, development, implementation, and evaluation. Data were gathered using pretest and posttest instruments to measure students’ critical thinking skills, alongside student satisfaction surveys to evaluate the model's reception. The findings indicate a significant improvement in students' critical thinking, with posttest scores (81.6) increasing by 25% from the pretest average (65.3). Additionally, the satisfaction survey revealed a 90% positive response rate, demonstrating strong student engagement and acceptance of the TACK model integrated with digital flipbook content. The TACK learning model, when supported by a digital flipbook, proves effective in enhancing students’ critical thinking skills within the context of non-formal education. Its adaptability suggests potential for broader application in both formal and informal educational settings. These results highlight the importance of integrating technological tools with pedagogical strategies to foster innovative and impactful learning experiences.
Pelatihan pengelolaan media digital website untuk membangun branding sekolah pada SMA Bukit Barisan Kota Padang Sari Febrianti; Hendri Budi Utama; Nikmah Hayati; Merika Setiawati; Nelfia Adi; Sulastri Sulastri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29179

Abstract

AbstrakSMA Bukit Barisan merupakan sekolah swasta di kota Padang yang masih kurang dalam pemanfaatan media digital website untuk mempromosikan citra positif kepada masyarakat luas. Pemanfaatan media digital website sebagai alat komunikasi dan informasi menjadi penting dalam konteks administrasi sekolah. Website bukanlah hanya sebagai alat administrasi tetapi juga sebagai platform komunikasi yang sangat efektif antara sekolah, orang tua, siswa dan masyarakat. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan 1) Memberikan pelatihan bagi Tenaga Administrasi Sekolah dan guru agar dapat meningkatkan softskill digitalisasi sehingga mampu mengelola website sekolah dengan menyediakan berbagai informasi terkini terkait keunggulan sekolah dan dikemas dengan tampilan yang menarik. 2) Meningkatkan kemampuan guru dalam menulis artikel berita yang akan di publikasikan pada website sekolah. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh guru dan staf yang berjumlah 20 orang. Pelatihan ini terdiri dari beberapa sesi yaitu, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pelatihan terdapat perubahan dalam peningkatan kemampuan guru dan staf dalam peningkatan skill mengelola website dan menulis artikel berita yang diperoleh dari hasil posttest dan kuesioner yang telah dikerjakan. Disimpulkan bahwa 70% guru dan staf sekolah telah meningkat kompetensinya dalam pengelolaan website yang diukur melalui post-test yang diberikan kepada mereka terkait penulisan artikel dan pengungagahan yang dilakukan masing-masing individu ke dalam website sekolah. Kata kunci: pengelolaan; media digital website; branding sekolah AbstractSMA Bukit Barisan is a private school in Padang that still lacks the utilization of digital media websites to promote a positive image to the wider community. The use of digital media websites as a tool for communication and information has become important in the context of school administration. The website is not just an administrative tool but also a highly effective communication platform between the school, parents, students, and the community. This Community Service Program aims to 1) Provide training for School Administration Staff and teachers to enhance their digitalization soft skills, enabling them to manage the school website by providing various up-to-date information related to the school's strengths, presented in an attractive format. 2) Improving teachers' ability to write news articles that will be published on the school website. This training was attended by all 20 teachers and staffs. The training consisted of several sessions, namely observation, materials, and evaluation. The training results show changes in the improvement of teachers' and staff's abilities in enhancing skills to manage websites and write news articles, as obtained from the posttest results and questionnaires that have been completed. It was concluded that 70% of teachers and school staff have improved their competence in website management as measured by the post-test given to them regarding article writing and uploading by each individual to the school website. Keywords: media digital; website; school branding
Peningkatan Keterampilan Digital Guru Melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Google Sites Dan AI Febrianti, Sari; Henanggil, Mita Domi Fella; Adlya, Soeci Izzati; Putera, Rafhi Febryan
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.692

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk memiliki keterampilan dalam merancang media pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Namun, hasil Rapor Pendidikan SMA Muhammadiyah 3 Padang menunjukkan adanya penurunan sebesar 6,78% pada aspek penilaian praktik pembelajaran inovatif, adapun penurunan tersebut disebabkan oleh rendahnya keterampilan digital para guru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital guru melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis Google Sites dan kecerdasan buatan (AI). Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan peserta, dengan 75% guru pada awalnya berada dalam kategori pemahaman rendah (skor <60%) dan berubah menjadi 90% peserta yang mencapai skor di atas 60% setelah pelatihan. Pelatihan ini dinilai sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan guru di era digital. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah Google Sites dan AI terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis, literasi digital dan perilaku adaptif guru dengan teknologi yang mana sebelumnya tidak terlihat sehingga berdampak pada penurunan praktik pembelajaran inovatif di sekolah.