Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

HUBUNGAN WAKTU PENGAMATAN DAN NILAI PDOP (positional dilution of precision) DENGAN MENGGUNAKAN GPS MEREK CMT MARCH-H-E EMY SADJATI; MARGI SANTOSO
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 3 No. 2 (2007): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v3i2.1302

Abstract

-
Ibm Manajemen Usaha, Keuangan Dan Pemasaran Kerajinan Tangan Dari Limbah Di Panti Asuhan Hikmah Pekanbaru Enny Insusanty; Emy Sadjati; Ambar Tri Ratnaningsih
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.657 KB) | DOI: 10.54951/comsep.v2i3.132

Abstract

Program ini dilaksanakan kepada anak panti asuhan Hikmah Pekabaru yang berada di Kecamatan Rumbai Pesisir. Kelompok ini telah mencoba untuk melakukan pemanfaatan limbah plastik untuk dijadikan bahan daur ulang limbah menjadi produk-produk kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis. Namun demikian pengetahuan yang dimiliki mengenai manajemen keuangan dan pemasaran masih belum optimal seperti terdapat kendala pada pemasaran, jenis dan desain produk belum bervariasi. Terkait permasalahan mitra dibutuhkan solusi adalah : (a) Peningkatan kemampuan manajemen dan pemasaran dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha dan keuangan (b) Peningkatan pengetahuan mengenai desain dan pemasaran serta peluang pasar produk kerajinan tangan. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini ditunjukkan telah meningkatnya pengetahuan mitra manajemen usaha keuangan dan pemasaran sebesar 20,5 %. Mitra telah lebih memahami manajemen usaha keuangan dan pemasaran produk dari limbah. Kendala dalam pemanfaatan limbah adalah sumber bahan baku yang terbatas dan pemasaran yang belum maksimal sehingga berpengaruh kepada kesinambungan usaha.
KONTRIBUSI AGROFORESTRI DALAM MITIGASI GAS RUMAH KACA MELALUI PENYERAPAN KARBON Contribution Of Agroforestry Mitigation Greenhouse Gases Through The Carbon Sequestration Enny Insusanty; M. Ikhwan; Emy Sadjati
Jurnal Hutan Tropis Vol 5, No 3 (2017): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 5 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.656 KB) | DOI: 10.20527/jht.v5i3.4784

Abstract

Agroforestri memiliki kemampuan dalam mitigasi iklim melalui dalam penyerapan karbon. Dengan kondisi  tegakan agroforestry  menyerupai hutan skunder sehingga memiliki kemampuan dalam menyerap karbon yang cukup besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karbon yang dapat diserap pada setiap model agroforestri yang ada di Kecamatan XIII Koto Kampar. Model agroforestri Karet-GaharuDurian memiliki biomassa adalah 135,35 ton/ha dan potensi karbon 62,26 C ton/ha sedangkan Model KaretDurian memiliki biomassa 82,14 ton/ha dan  karbon   37,78 ton/ha. Biomassa model Karet-Gaharu  adalah 93,70 ton/ha dengan potensi karbon 43,10 ton/haKata Kunci : model agroforestri; biomassa; karbon Agroforestry has the ability to mitigate climate through in carbon sequestration. With the condition of agroforestry stands resembling a secondary forest that has the ability to absorb considerable carbon. The purpose of this research is to know the carbon that can be absorbed in every model of agroforestry in District XIII Koto Kampar. The agroforestry model of Rubber-Gaharu-Durian has biomass is 135.35 ton / ha and carbon potential is 62.26 C t / ha while the Durian-Rubber Model has 82.14 ton / ha biomass and 37.78 ton / ha of carbon. Rubber-Gaharu model biomass is 93,70 ton / ha with carbon potential 43,10 ton / h
Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan di Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru Ervayenri; Emy Sadjati; Hanifah Ikhsani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 4 (2023): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i4.35

Abstract

Pengelolaan sampah yang dilakukan di Kecamatan Rumbai Barat saat ini sebagian besar masih menggunakan paradigma lama, yaitu kumpul-angkut dan buang. Kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang berguna melalui proses daur ulang sangat rendah. Persepsi masyarakat terkunci pada pemahaman bahwa sampah harus dijauhkan atau dibuang. Padahal perlu difikirkan bahwa  di tempat yang lain yaitu tempat pembuangan sampah tersebut pasti akan menimbulkan masalah lingkungan. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah berwawasan lingkungan, prinsip-prinsip pengelolaan sampah berwawasan lingkungan dan menambah keterampilan masyarakat Kecamatan Rumbai Barat dalam memilah sampah organik dan sampah non organik. Pengabdian dilakukan dengan penyuluhan tentang pengelolaan sampah berwawasan lingkungan di Kecamatan Rumbai Barat, pelatihan dan praktek pengolahan sampah. Selanjutnya evaluasi dengan kuesioner pretest sebelum penyuluhan dilakukan dan kuesioner postest setelah kegiatan berakhir. Adapun untuk evaluasi keterampilan diukur dari ketepatan pemilahan sampah organik dan non organik oleh warga saat praktek berlangsung. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan maka pelaksana pengabdi  menyimpulkan bahwa berdasarkan tanggapan dan jawaban dari peserta bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan  sampah berwawasan lingkungan di Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru. Peningkatan tersebut antara lain tentang pengertian sampah sebesar 10,7% dan jenis sampah sebesar 25%. Hasil evaluasi tentang mengurangi produksi sampah sebesar 8,6%, tentang penggunaan ulang sampah sebesar 17,9% dan tentang daur ulang sampah sebesar 21,5%.
Potensi Karbon Pada Tegakan Hutan Adat Imbo Putui Desa Petapahan Kabupaten Kampar Emy Sadjati; Joko Sulistyo; Azwin Azwin
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.778 KB) | DOI: 10.31849/jurkim.v3i1.12658

Abstract

Abstract Forests are one of the natural resources that can absorb carbon dioxide in the atmosphere in the process of photosynthesis, carbon dioxide (CO2) in the atmosphere is bound and converted into a form of energy (sugar clusters) that is beneficial for life. Forests are able to reduce carbon emissions and store them in various compartments such as plants, litter, and soil organic matter. Plants as carbon storage causes the concentration of carbon dioxide in the atmosphere to decrease. This study aims to calculate the potential for carbon stored and absorbed in the form of CO2 in the Imbo Putui customary forest, Petapahan Village, Kampar District. The study used a systematic sampling method with random start by making plots measuring 20 m x 20 m for poles and trees and 50 cm x 50 cm for litter sampling, the number of plots was 63 with a distance between plots of 100 meters. The research results show that the potential value of carbon stored in the 251 h-1 Imbo Putui customary forest reaches748,406.70tons of CO2 that consists of a tree level of 745,008.16 tons pole level of 3117.42 tons and litter of 281.12 tones
Penyuluhan Konservasi Mangrove dan Peningkatan Motivasi Bagi Pokdarwis di Kampung Rawa Mekar Jaya Enny Insusanty; Emy Sadjati; Ika Lestari
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v4i2.16259

Abstract

Di kawasan Kampung Rawa Mekar Jaya, selain tekanan terhadap kelestarian hutan, juga terdapat potensi ekowisata yang telah dikembangkan sejak tahun 2016 dan menjadi tujuan wisata yang populer. Namun, karena pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia, sektor wisata di kawasan tersebut terpaksa terbengkalai. Agar pengembangan ekowisata dapat dilanjutkan setelah pandemi berakhir, berbagai upaya perlu dilakukan, salah satunya adalah penguatan kelembagaan bagi pengelola wisata dan masyarakat sekitar. peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra dalam konservasi untuk menjaga kelestarian hutan mangrove melalui sebesar 9,3 %. peningkatan motivasi dari pengelola pokdarwis untuk ekowisata pada aspek perencaanan dan manajemen kegiatan ekowisata Kampung Rawa Mekar Jaya.
Spatial Analysis of the Existence and Distribution of Medicinal Plants in Ghimbo Pomuan Customary Forest, Kampar Regency, Riau Province Ikhsani, Hanifah; Sadjati, Emy; Azwin, Azwin
Journal of Global Sustainable Agriculture Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jgsa.v4i1.7335

Abstract

Medicinal plants are included in the Non-Timber Forest Products group, which has a variety of benefits, especially for human life and high economic value. Its existence is abundant in one of the customary forests in Riau Province, Ghimbo Pomuan Customary Forest. For the preservation and planning of medicinal plant management activities, it is necessary to analyze the spatial distribution of medicinal plants and determine the relationship between accessibility factors and the presence of medicinal plants. This research aims to analyzed the spatial distribution pattern of medicinal plants, map the distribution of medicinal plants, and determine the factors that affect spatial distribution based on accessibility factors. This research was conducted between March and November 2023. This study found that Ghimbo Pomuan customary forest has 24 species of plants with a total of 324 medicinal plants.The seven medicinal plants with the highest number are kacip fatimah (Labisia pothoina) 106 individuals, mempening (Lithocarpus spp) 50 individuals, matoa (Pometia pinnata) 34 individuals, pasak bumi (Eurycoma longifolia) 32 individuals, binahong (Andredera cordifolia) 30 individuals, keladi tikus (Typhonium flagelliforme) 19 individuals and bintangur (Clophyllum soulatri) 9 individuals. The spatial distribution pattern of medicinal plants is clustered with the nearest neighbor index NNI 0.58. The most influencing factor is the distance from the river, which is then followed by the distance from the road and the distance from the settlement. The farther from the river, the number of medicinal plants tends to increase, the closer the distance from roads and settlements, the number of medicinal plants increases.
Pembuatan Lubang Biopori sebagai Resapan Air untuk Mengatasi Genangan di SDN 92 Pekanbaru Insusanty, Enny; Tri Ratnaningsih, Ambar; Sadjati, Emy
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v5i1.17274

Abstract

Lingkungan sekolah merupakan areal yang berada di sekitar siswa dan memberikan pengaruh pada kenyaman dalam menerima ilmu pengetahuan. SDN 92 Pekanbaru merupakan lembaga pendidikan setingkat sekolah dasar. Pemilihan sekolah ini sebagai mitra karena letak sekolah yang strategis tidak jauh dari Universitas Lancang Kuning. Di samping itu, saat hujan deras melanda kawasan tersebut, limpasan air hujan masuk ke area sekolah akan terbuang melalui lubang dibelakang sekolah tanpa di aliran ke parit. Hal ini tidak hanya memberikan ketidak nyamanan pada internal sekolah namun juga kepada lingkungan sekitar sekolah. Kondisi ini maka dilakukan kegiatan pengabdian untuk membuat lubang biopori bagi kenyaman pendidikan dan juga memberikan penyuluhan sanitasi dan penting manfaat biopori bagi lingkungan sekolah.
Pemanfaatan Sampah Anorganik Untuk Kerajinan Tangan Bagi Nasabah Bank Sampah Lembah Sari, Rumbai Insusanty, Enny; Ratnaningsih, Ambar Tri; Sadjati, Emy
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v5i2.22760

Abstract

Bank sampah Lembah Sari Rumbai telah terbentuk dan melakukan berbagai kegiatan untuk mengumpulan dan memilah sampah dilingkungan sekitar yang terdiri dari bahan organik dan anorganik. Untuk sampah anorganik dapat ditingkatkan nilainya dengan mengolahnya menjadi kerajinan tangan sehingga menjadi barang yang bermanfaat. Solusi yang ditawarkan Peningkatan kemampuan/ketrampilan dalam mengolah sampah anorgnik menjadi kerajinan tangan melalui pelatihan yang diberikan dan Peningkatan kemampuan berkreasi dan membuat disain yang lebih kreatif perlu ditingkatkan. Kontribusi pada khalayak sasaran; merupakan kelompok bank sampah yang yang berpotensi di kembangkan, dengan adanya IbM ini dapat meningkatkan Bank sampah dalam inovasi produksi kerajinan tangan untuk mendaur ulang sampah sehingga lebih bermanfaat. Kegiatan pengabdian ini lakukan dengan pemberian motivasi dan pelatihan kepada mitra serta dilakukan pendampingan. Dari pengabdian yang dilakukan terdapat Peningkatan pemahaman pengolahan sampah organik menjadi kerajinan tangan sebesar 8% sampai 100%, dengan peningkatan rata-rata 98 %. Hasil pembuatan kerajinan tangan dari limbah plastik dapat dimanfaatkan untuk peralatan sehingga menguragi pengeluaran masyarakat untuk pembelian perlengkapan rumah tangga dan keperluan ibu rumah tangga sehari-hari.
Pelatihan Pengoperasian Drone sebagai Peningkatan Kompetensi Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Ikhsani, Hanifah; Ikhwan, Muhammad; Sadjati, Emy
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i2.2954

Abstract

The utilization of drones for mapping is an easy, cheap and fast way with better spatial resolution when compared to conventional mapping or satellite rides. For students of SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru, this ability is expected to improve their skills after graduating from forestry school. This service provides solutions including: 1) increase students' understanding of Drone Mapping, 2) increase the competence of SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru students in the field of forest and land cover mapping. The service was carried out at SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru. The service was conducted from December 2024 to May 2025. The activities carried out include socialization or delivery of material on various forms of drone utilization in the forestry sector, training in spatial data collection using drones, trials in processing spatial data from drone photos and map layout. After the service was carried out, there was an increase in the knowledge of partners who were students of SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru on drone operation training activities as an increase in competence, an increase of 66.48%. Partners already have skills in utilizing drones for mapping. Partners are able to create flight paths, fly drones, process and layout maps.