Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendampingan Pengelolaan Agrowisata Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Hadinoto Hadinoto; Eni Suhesti; Dodi Sukma
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1089.522 KB) | DOI: 10.54951/comsep.v3i1.218

Abstract

Unilak agro-tourism has the same potential as other agro-tourism, which consists of fruit plants such as; Durian, avocado, longan, honey pumpkin, peanut, long bean, cucumber, red ginger, cassava and livestock catfish and tilapia. Unilak Agrotourism has not been organized as well as Agrotourism in general, the cropping pattern is still not regular, so it is necessary to provide Unilak Agrotourism. Agro-tourism training aims to increase understanding in the context of fostering agro-tourism managers as an alternative tourist attraction. These efforts include community development in realizing synergy and agriculture that can produce social, economic growth and community organization. The method used is mentoring. Assisting the community to have knowledge of how to manage agro-tourism and cropping patterns that have a tourist attraction. The results obtained are community knowledge about agro-tourism management such as: a) the community knows the importance of the benefits of agro-tourism b) the community has understood how to identify potential attractions
Analisa Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Perkuliahan Daring Pada Era Pandemi COVID-19 Dodi Sukma R.A; Roki Hardianto; Heleni Filtri
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Vol. 3 No. 2 (2021): Publikasi Artikel ZONAsi : Jurnal Sistem Informasi, September 2021
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/zn.v3i2.8353

Abstract

Online learning is learning that uses the internet network with accessibility, connectivity, flexibility, and the ability to bring up various types of learning interactions. Satisfaction is a person's feelings of pleasure or disappointment that arise after comparing his perceptions/impressions of the performance or results of a product and his expectations. Research on student perceptions of online learning is limited to aspects of teaching and learning, the ability of lecturers, facilities and infrastructure. To get results from the perception or opinion of a student from the level of satisfaction of online lectures, it can be done using the Fuzzy logic mamdani method and for calculations using the Slovin formula.
a IbM Teknik Budidaya Anakan Tanaman Lokal Komersial Untuk Rehabilitasi Di Hutan Adat Ghimbo Pomuan, Kampar Riau Rina Novia Yanti; Anna Juliarti; Dodi Sukma RA
Journal of Social Work and Empowerment Vol 2 No 2 (2023): Journal of Social Work and Empowerment - Februari 2023
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Hutan Adat Ghimbo Pomuan, Kampar Riau sangat menjaga hutannya. Keaneragaman hayati di hutan adat ini cukup tinggi.  Masyarakat tidak diperbolehkan menebang pohon, tetapi diijinkan untuk mengambil hasil hutan bukan kayu (HHBK), berupa getah, kulit, tanaman obat, buah, rotan, dan sebagainya. Di beberapa lokasi terdapat rumpang akibat banyak pohon-pohon tumbang secara lamai.  Hasil perhitungan kuisioner menunjukkan bahwa sebelum dilakukan sosialisasi dan pelatihan teknik budidaya anakan lokal komersil 42% masyarakat adat belum mengetahui cara yang baik teknik mencabut anakan alam dan 58% yang sudah tahu.  Setelah dilakukan sosialisasi, pelatihan, dan praktek di lapangan, maka hasil penilaian kuisioner menunjukkan 91% sudah mengetahui  teknik mencabut anakan alam dengan baik dan benar, dan hanya 9% yang belum tahu. Hal ini menujukkan bahwa masyarakat adat mengikuti kegiatan sosialisasi, pelatihan dan praktek  teknik mencabut anakan alam secara baik dan benar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 10 bibit cabutan alami 100% hidup, artinya bahwa penanaman cabutan alami yang dilaksanakan berhasil dan 100% hidup tanpa ada yang mati. Harapannya ke depan bahwa bibit cabutan alam yang ditanam akan tumbuh subur dan mampu mengurangi rumpang dan erosi yang terjadi di Hutan Adat Ghimbo Pomuan.
Rancang Bangun Mesin Press Serbuk Kayu Pembuatan Papan Partikel Sebagai Sarana Penunjang Kegiatan Praktikum: Design and Construction of a Wood Powder Press Machine For Making Particle Board as a Supporting Means For Practical Activities SUKMA, DODI; Tahrir, Muhammad; Santosa; Kurniawan, Dedy; Suryadi; Astuti, Soleha; Famela, Vidya
PERENNIAL Vol 20 No 1 (2024): Vol. 20 No. 1, April 2024
Publisher : Forestry Faculty of Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/perennial.v20i1.30787

Abstract

This research activity studies the design of particle board press machines using iron plate materials and manual labor-based hydraulic presses. This research aims to produce a work tool that can facilitate the continuity of processing sawdust into particle boards so that practical activities can be carried out effectively and efficiently while still paying attention to the values determined in the practicum. The research method is carried out using the study of existing tools and will be made another tool with more straightforward work by analyzing the factors of weakness in existing tools. The working mechanism of the sawdust press machine to be made is manual, using human power, and the sawdust press machine is intended for practical student activities in the laboratory.
Zoning Potential Halal Tourism Evidence in Indonesia Pramana, Angga; Sukma R.Ab, Dodi; Zamaya, Yelly; Jayalaksamana, Maghfirah
Journal of Digital Marketing and Halal Industry Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jdmhi.2022.4.2.12591

Abstract

Halal tourism destinations have grown quite significantly, although there are still various weaknesses. This research aims to map the potential of halal tourist destinations in Pekanbaru. This mapping is expected to be a reference for Pekanbaru City to develop the concept of halal tourism in Pekanbaru. The method in this research is the study of documentation, observation, and interviews. This documentation study is also intended to obtain the concept of mapping halal tourism zoning in the city of Pekanbaru. The results show that tourist attractions in Pekanbaru have very good and friendly facilities for visitors to halal tourism which must be linked to mapping. The potential of halal tourist destinations in Pekanbaru can be grouped into historical destinations, nature, shopping centers, mosques, sports centers and restaurants. Several destinations still need to continue to develop supporting facilities to increase the comfort of visitors to halal destinations while in these destinations. The mapping that has been done has a role as a travel route recommendation that makes it easier to direct halal tourists from arrival to returning to their homes.
POTENSI WISATA TAMAN HUTAN RAYA SULTAN SYARIF KASIM SEBAGAI WISATA EDUKASI DI PROVINSI RIAU Sukma, Dodi
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v6i1.2689

Abstract

Taman Hutan Raya (TAHURA) Sultan Syarif Kasim yang terdapat di Provinsi Riau terletak di 3 Kabupaten/Kota yaitu di Kota Pekanbaru di Kecamatan Muara Fajar, Kabupaten Siak di Kecamatan Minas dan Kabupaten Kampar di Kecamatan Tapung Hilir. Taman Hutan Raya Sultan Syarif Kasim di Riau adalah Kawasan Hutan Konservasi dengan luas kawasan ± 6.172 Ha. Kini setengah di antaranya atau sekitar 3.000 hektar telah dirambah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab (Syahnan Rangkuti 2009). Pariwisata menjadi salah satu alternative untuk mencegah konflik dalam mengelola kawasan dan meningkatnya ekonomi di Provinsi Riau, karena dengan mengembangkan sektor ini diharapkan banyak wisatawan berkunjung ke Riau yang dengan sendirinya serta meningkatkan pendapatan asli daerah dengan mengupayakan pengembangan dan pemanfaatan potensi wisata yang memiliki daerah dalam mewujudkan kekayaan alam yang indah, keragaman flora dan faunaMetode yang digunakan adalah metode survei (survey methods) dengan teknik kuesioner yaitu pengukuran potensi dengan cara mengukur persepsi dengan menggunakan One Score-One Indicator System, yakni pemberian skor 1 (satu), untuk 1 (satu) indikator, dengan skala yang digunakan adalah 1-7 (merupakan pengembangan dari skala Likert 1-5). Penggunaan skala 1-7 diterapkan karena sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia yang mengartikulasikan suatu nilai dengan sangat detail (Avenzora 2008). Nilai skor 1-7 diberikan pernyataan sebagai berikut: (1) sangat tidak menarik (2) tidak menarik (3) agak tidak menarik (4) ragu-ragu (5) agak menarik (6) menarik, dan (7) sangat menarik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Persepsi responden yang terdiri dari Dosen, Mahasiswa dan Pelajar terhadap nilai fungsi sosial memiliki rentang persepsi yang beragam; (1)Keunikan 4.61 agak menarik (2)Keindahan 4.71 agak menarik (3)Kelangkaan 4.06 Sedang (4)Ketepatan Waktu 4.45 Sedang (5)Aksesibilitas 4.25 Sedang (6)Sensitifitas 4.83 agak menarik (7)Fungsi Sosial 4.08 Sedang serta Nilai Keseluruhan Potensi Wisata Taman Hutan Raya Sultan Syarif Kasim Sebagai Wisata Edukasi di Provinsi Riau 4.42 Sedang
Penyuluhan Pelestarian Hutan Mangrove dan Perbanyakannya Pada Siswa Siswi SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Azwin, Azwin; Ikhwan, M.; Sukma, Dodi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 9 (2023): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i9.419

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan Negeri Pekanbaru merupakan salah satu SMK yang ada diprovinsi Riau yang siswa siswinya mempelajari ilmu kehutanan perlu ditingkatkan pemahamannya tentang pentingnya menjaga dan melestarikan hutan mangrove. Salah satu upaya untuk menjaga kelestarian mangrove adalah melibatkan generasi muda khususnya siswa-siswi sejak dini melalui pendidikan di sekolah dengan penerapan di lingkungan tempat tinggal dan aktivitasnya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa-siswi SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru tentang fungsi dan manfaat ekosistem mangrove serta teknik budidaya tanaman mangrove secara generatif. Kegiatan PkM ini dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab serta praktek budidaya tanaman mangrove. Untuk mengatahui tingkat pemahaman siswa digunakan kuisiner pretest dan postest, dan untuk mengetahui keberhasilan perbanyakan tanaman mangrove dinilai dari keberhasilan hidup bibit mangrove. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan terjadi peningkatan pemahaman siswa siswi SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru dari kategori tahu rata-rata 29% meningkat menjadi 95,5%, kurang tahu rata dari 41,5% menurun menjadi 4,5%, dan kategori tidak tahu dari rata-rata 29,9% menurun menjadi 0%. Pada kategori tahu terjadi peningkatan 66,5% sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan. Praktek perbanyakan bibit mangrove yang dilakukan sebesar 90% berhasil hidup dan dapat digunakan untuk bahan pertanaman di Arboretum SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.
Pengusahaan Lebah Madu Kelulut bagi Pengurus Masjid Ash-Shiddiq Pekanbaru Hadinoto, Hadinoto; Suhesti, Eni; R.A, Dodi Sukma; Suwarno, Eno; Prasetyaningsih, Sri Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1156

Abstract

Beternak lebah madu jenis kelulut (Trigona sp) dapat dilakukan dengan relatif mudah oleh masyarakat. Lebah kelulut yang diternakkan dapat menghasilkan madu dengan harga cukup tinggi.  Beternak lebah madu kelulut membutuhkan pengetahuan dan keterampilan.  Pengetahuan yang perlu dimiliki adalah biologi lebah dan sumber pakannya.  Sedangkan keterampilan yang harus dimiliki adalah teknik pemeliharaan dan pemanenan.  Tim IbM Fakultas Kehutanan dan Sains  Universitas Lancang Kuning  memberikan kegiatan pelatihan dan pendampingan.  Kemitraan antara tim pengabdian dengan pengurus masjid diharapkan akan meningkatkan penghasilan pengurus masjid Ash-Shiddiq.  Permasalahan mitra: masih terbatas pengetahuannya tentang budidaya lebah madu Trigona sp.; masih terbatas pengetahuannya tentang jenis tanaman yang ditanam sebagai sumber pakan lebah; belum memiliki bibit tanaman sebagai sumber pakan lebah.  Terjadi peningkatan pengetahuan mitra tentang konsep budidaya lebah madu; mitra memiliki keterampilan dalam melakukan budidaya lebah madu; itra memiliki kemampuan untuk memanen lebah madu; mitra memiliki kemampuan memilih dan menanam jenis tanaman yang sesuai sebagai sumber pakan lebah madu.   Tahapan kegiatan IbM antara lain : sosialisasi, praktek, pendampingan dan evaluasi kegiatan.  Terjadi peningkatan pengetahuan mitra sebesar rata-rata 58%.  Nilai peningkatan pengetahuan mitra termasuk cukup baik. 
Edukasi Satwa Reptil Sebagai Bentuk Public Awareness Tentang Konservasi Satwa Liar Ke Siswa SMAN Olahraga Provinsi Riau R.A, Dodi Sukma; Hadinoto, Hadinoto; Akbar, Muhammad Azhari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1157

Abstract

Konservasi merupakan upaya untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup. Pelestarian satwa liar merupakan hal yang penting untuk dilakukan, mengingat banyak satwa liar yang terancam punah. Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi satwa liar adalah melalui edukasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya siswa SMAN Olahraga Provinsi Riau, tentang konservasi satwa liar melalui edukasi satwa reptil. Kegiatan ini akan dilaksanakan di SMAN Olahraga Provinsi Riau. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan. Penyuluhan membahas tentang pentingnya konservasi satwa liar dan memberikan keterampilan kepada siswa tentang cara merawat dan memelihara satwa reptil. Kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya siswa SMAN Olahraga Provinsi Riau tentang pentingnya konservasi satwa liar dan dapat mendorong siswa untuk terlibat dalam upaya konservasi satwa liar.
UNDERSTANDING OF ECOTOURISM IN KAMPUNG PATIN VILLAGE, KAMPAR REGENCY, AS A BIOLOGY LEARNING FOR STUDENTS OF SMA NEGERI 2 XIII KOTO KAMPAR Sukma RA, Dodi; Hadinoto, Hadinoto; Akbar, Muhammad Azhari
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v11i2.25631

Abstract

Learning about ecotourism is essential as it promotes environmental awareness, fosters sustainable practices, and empowers communities to protect natural and cultural resources for future generations. This study aims to explore the understanding of ecotourism in Kampung Patin Village, Kampar Regency, as a biology learning medium for students of SMA Negeri 2 XIII Koto Kampar. The study adopts a descriptive quantitative approach, using questionnaires, interviews, and observations to collect data from 30 students in grade XII who participated in a field trip to Kampung Patin. The findings indicate that the students have a good understanding of the ecotourism concepts observed in the village, with an average score of 80.5%. Students demonstrated strong comprehension of ecosystem concepts (85%), environmental awareness (78%), and the benefits of ecotourism-based learning (79%). The field trip activities, including ecosystem observation, identification of local biodiversity, and discussions about environmental impacts, were highly engaging and effective in enhancing students' learning experiences. The results suggest that Kampung Patin Village is a valuable resource for biology education, providing a contextual and interactive learning environment that promotes both cognitive and affective development. The study concludes that integrating ecotourism into biology education offers a promising approach to improve students' understanding of biological concepts and environmental conservation.