Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KENDALA DAN STRATEGI PELAKU UMKM DALAM MENERAPKAN AKUNTANSI KEUANGAN DI KOTA GORONTALO Mangilo, Rasna; Casmi, Anggung; Polamolo, Nurfatri; Laboro, Marsyanda Delviani; Pautina, Margareta; Mohehu, Fazri; Koniyo, Rierind
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 3 (2026): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 3 JANUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i3.37134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi keuangan pada dua UMKM di Kota Gorontalo yaitu Sandi Gallery dan Lapak Suka-Suka, dengan fokus pada pola pencatatan, pemanfaatan informasi keuangan, serta kendala yang dihadapi dalam proses pengelolaan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua UMKM masih mengandalkan sistem pencatatan manual yang bersifat sederhana dan belum terstruktur secara optimal. Pada Sandi Gallery, pencatatan keuangan dilakukan melalui jurnal umum menggunakan buku tulis untuk mencatat pemasukan, pengeluaran, serta transaksi operasional lainnya. Meskipun metode ini membantu dalam memantau arus kas harian, kurangnya klasifikasi akun dan minimnya pemahaman akuntansi dasar menyebabkan informasi yang dihasilkan belum sepenuhnya dapat mendukung pengambilan keputusan keuangan secara komprehensif. Selain itu, beban operasional dan keterbatasan waktu membuat proses pencatatan tidak selalu konsisten. Pada Lapak Suka Suka, pencatatan keuangan juga masih bersifat manual dan terbatas pada pencatatan pengeluaran bahan baku serta pemasukan penjualan. Pemilik usaha menghadapi hambatan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, menyebabkan ketidaktepatan dalam perhitungan modal dan laba. Tantangan lainnya termasuk keterbatasan waktu akibat fokus pada produksi, pelayanan pelanggan, dan aktivitas operasional lain, sehingga pencatatan keuangan sering tertunda dan tidak lengkap. Kendala literasi akuntansi dan teknologi menjadi faktor penting yang memengaruhi keterbatasan kualitas informasi akuntansi di kedua UMKM tersebut. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa meskipun pencatatan manual masih membantu dalam menjalankan usaha, sistem ini menghasilkan data yang fragmentaris sehingga kurang mendukung proses analisis keuangan dan evaluasi usaha jangka panjang. Oleh karena itu, digitalisasi dasar seperti penggunaan spreadsheet (Excel atau Google Sheets) dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pencatatan. Penggunaan aplikasi sederhana memungkinkan klasifikasi akun lebih baik, penyusunan laporan keuangan dasar, serta monitoring arus kas yang lebih akurat tanpa memerlukan investasi besar. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi akuntansi melalui pelatihan dasar, pendampingan teknis, dan penyediaan template laporan keuangan yang mudah diterapkan oleh pelaku UMKM. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi agar pemerintah daerah dan lembaga pendidikan memperkuat program pemberdayaan UMKM berbasis digitalisasi pencatatan keuangan. Dengan peningkatan sistem pencatatan dan pemahaman akuntansi yang lebih kuat, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas keputusan finansial, memperkuat struktur usaha, dan beradaptasi lebih baik dalam persaingan bisnis yang semakin berkembang.
PENGARUH FASILITAS BELAJAR TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA IPS KELAS VII SMP Ahmad, Mutmaina; Panigoro, Meyko; Koniyo, Rierind; Mahmud, Melizubaida; Polamolo, Cristian
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i1.9132

Abstract

This study aims to investigate the influence of learning facilities on students' learning interest in Social Studies (IPS) for seventh-grade students at SMP Negeri 1 Tilongkabila, Bone Bolango Regency. It employs a quantitative approach with a sample of 32 students selected via simple random sampling from a total population of 112 students. The research instrument is a Likert-scale questionnaire validated for validity and reliability. Data analysis utilized simple linear regression with SPSS software support. The findings reveal a very strong relationship between learning facilities and students' learning interest, evidenced by a Pearson correlation coefficient of 0.928. Furthermore, the coefficient of determination (R 2 R 2) of 0.862 indicates that 86.2% of the variation in students' learning interest is influenced by learning facilities, while the remaining 13.8% is attributed to other factors beyond this study. Thus, it can be concluded that better learning facilities lead to higher learning interest among seventh-grade students in Social Studies at SMP Negeri 1 Tilongkabila. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas belajar terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 1 Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 32 siswa yang ditentukan melalui teknik simple random sampling dari total populasi 112 siswa. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas belajar memiliki hubungan yang sangat kuat dengan minat belajar siswa, yang dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (Pearson) sebesar 0,928. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,862 mengindikasikan bahwa 86,2% variasi minat belajar siswa dipengaruhi oleh fasilitas belajar, sedangkan 13,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik fasilitas belajar yang tersedia, semakin tinggi pula minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 1 Tilongkabila.  
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI MYOB TERHADAP KETERAMPILAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH KOMPUTER AKUNTANSI JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI KONSENTRASI AKUNTANSI ANGKATAN 2022 UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Kadir, Nurrahmaniya; Bahsoan, Agil; Koniyo, Rierind
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v15i1.3806

Abstract

Introduction: This study aims to analyse the influence of the use of the MYOB accounting application on students’ skills in the Accounting Computer course within the Accounting Concentration of the 2022 cohort at the Department of Economic Education, Universitas Negeri Gorontalo.Methods: This study employs a quantitative, survey-based approach. The data used are primary data collected through the distribution of questionnaires to students of the Economic Education Department, Accounting Concentration, Class of 2022 at Gorontalo State University. The total sample consists of 57 students. The data analysis technique used in this research is simple linear regression, with assistance from SPSS.Results: Based on the analysis, the use of the MYOB application has a significant effect on students’ skills in the Accounting Computer course within the Accounting Concentration of the 2022 cohort at the Department of Economic Education, Universitas Negeri Gorontalo. The analysis shows an R-Square value of 0.253, which indicates that 25.3% of the variability in students’ skills in the Accounting Computer course can be explained by the use of the MYOB application. Meanwhile, the remaining 74.7% is influenced by other variables not examined in this study.Conclusion and suggestion: These findings highlight the importance of integrating MYOB-based learning to enhance students’ technical and practical accounting competencies. Strengthening the implementation of computerized accounting practicum is recommended to optimize student proficiency and readiness for professional challenges. Keywords: Accounting Computer, MYOB, Student Skills, Technology-Based Learning
Diversifikasi Olahan Jagung Dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat di Desa Luwohu Kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango Panigoro, Meyko; Maruwae, Abdulrahim; Koniyo, Rierind
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8267

Abstract

Desa Luwohu Kecamatan Botupingge memiliki potensi besar sebagai sentra produksi jagung di Kabupaten Bone Bolango. Namun, hasil panen jagung selama ini umumnya hanya dijual dalam bentuk bahan mentah dengan harga rendah, sehingga belum memberikan nilai tambah signifikan bagi perekonomian masyarakat. Akibatnya, pendapatan petani masih tergolong rendah, dengan omzet rata-rata sekitar Rp 1,2–2 juta per bulan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui diversifikasi olahan jagung guna meningkatkan kemandirian ekonomi. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan produksi, pendampingan manajemen usaha, serta penerapan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu menghasilkan produk olahan bernilai jual tinggi seperti stik jagung, tepung jagung, dan keripik aneka rasa dengan kemasan menarik dan cita rasa khas lokal. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan motivasi berwirausaha masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru serta memperluas akses pasar melalui digitalisasi pemasaran. Dengan demikian, program ini berhasil membangun ekosistem wirausaha mandiri, inovatif, dan berkelanjutan sebagai langkah konkret peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Luwohu.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 DUMOGA KECAMATAN DUMOGA BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Maindoka, Shafira Azahra; Maruwae, Abdulrahim; Bahsoan, Agil; Hasiru, Roy; Koniyo, Rierind
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cvpw4s48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh lingkungan sekolah terhadap minat belajar siswa SMA Negeri 2 Dumoga. Penelitian ini termasuk kedalam kategori kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi target penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 242 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 49 siswa dengan menggunakan teknik sampling dengan teknik probability sampling dimana memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner/angket. Studi observasi dan dokumensi digunakan untuk mendapatkan data pelengkap. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh positif antara lingkungan Sekolah terhadap minat belajar. Analisis regresi menunjukkan koefisien determinasi sebesar 0,312 yang mengindikasikan bahwa 31,2% variasi minat belajar dijelaskan oleh lingkungan Sekolah. Dimana semakin bagus lingkungan Sekolah, semakin meningkat pula minat belajar, 68,8% sisanya, atau nilai residu, dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diinvestigasi dalam penelitian ini. Nilai t-tabel yang diperoleh adalah 1,678. Perbandingan menunjukkan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari pada nilai t-tabel. Hal ini mengantarkan pada penolakan Ho, yang menyiratkan adanya pengaruh yang signifikan antara lingkungan Sekolah terhadap minat belajar. Kesimpulan bahwa semakin baik nilai variabel lingkungan Sekolah, maka akan semakin meningkat pula minat belajar siswa.
PENGARUH FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 3 ANGGREK KABUPATEN GORONTALO UTARA Djambar, Nelviana; Panigoro, Meyko; Damiti, Fatmawaty; Hasiru, Roy; Koniyo, Rierind
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 11, No 1 (2026): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v11i1.5592

Abstract

This study aims to determine the effect of learning facilities on students’ learning motivation at SMP Negeri 3 Anggrek, North Gorontalo Regency. The study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population of this study consisted of all students of SMP Negeri 3 Anggrek, with a sample of 56 students selected using a specific sampling technique. Data were collected through the distribution of questionnaires that had been tested for validity and reliability to ensure the accuracy of the research instruments. The collected data were then analyzed using simple linear regression analysis to examine the magnitude of the influence of learning facilities on students’ learning motivation. The results of the data analysis indicate that learning facilities have a significant effect on students’ learning motivation, with a contribution value of 20.8%. This finding suggests that better learning facilities are associated with higher levels of students’ learning motivation. However, 79.2% of students’ learning motivation is influenced by other factors beyond the variables examined in this study, such as the family environment, teaching methods, the role of teachers, and students’ internal factors. Therefore, it can be concluded that learning facilities are an important factor in enhancing students’ learning motivation; however, they need to be supported by other contributing factors to optimize students’ overall learning motivation.
Analisis Penerapan Akuntansi Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kios Aisyah Mahmud, Mohamad Reza; Hasiru, Roy; Ardiansyah, Ardiansyah; Hafid, Radia; Koniyo, Rierind
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 1 (2026): Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/dialektika.v11i1.8925

Abstract

This study examines the implementation of accounting practices in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), focusing on Kios Aisyah, and identifies factors inhibiting their application. Employing a qualitative descriptive case study approach, data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that accounting practices at Kios Aisyah remain rudimentary, relying solely on purchase receipts and simple cash records without systematic journalizing or ledger preparation. Financial information is largely estimative and dependent on the owner’s memory, with revenue recognized on a cash basis and no formal financial statements prepared. Key barriers include limited accounting knowledge, lack of training and assistance, operational prioritization, and constraints in time and human resources. This study contributes by providing an in-depth analysis of the accounting cycle implementation in micro-scale kiosk businesses.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM Arifin, Rismawati; Hafid, Radia; Koniyo, Rierind; Hasiru, Roy; Polamolo, Cristian
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10738

Abstract

Learning activities are all forms of activities carried out by students during the teaching and learning process that lead to changes in knowledge, attitudes, and skills. Learning is not only a process of receiving information, but also involves students' activeness in thinking, asking questions, observing, discussing, and actively participating in learning activities. This study aims to improve student activity and learning outcomes in Social Sciences (IPS) subjects through the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model in class VIII of SMP Negeri 2 Suwawa. The low student activity and IPS learning outcomes that have not reached the Minimum Completion Criteria (KKM) are due to learning that is still teacher-centered and conventional. The method used in this study is Classroom Action Research (CAR) which is implemented in two cycles, with the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 24 students of class VIII. The results showed that the application of the Problem Based Learning (PBL) model can significantly improve student activity and learning outcomes. Student activity increased from the sufficient category in cycle I to good in cycle II. Student learning outcomes also improved, as indicated by the increase in the average class score and learning completion percentage from 41.67% in cycle I to 83.33% in cycle II. Thus, it can be concluded that the PBL model is effective in improving the quality of the process and learning outcomes of eighth-grade social studies students at SMP Negeri 2 Suwawa. ABSTRAK Aktivitas belajar adalah segala bentuk kegiatan yang dilakukan siswa selama proses belajar mengajar yang mengarah pada perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Belajar bukan hanya proses menerima informasi, tetapi juga melibatkan keaktifan siswa dalam berpikir, bertanya, mengamati, berdiskusi, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VIII SMP Negeri 2 Suwawa. Rendahnya keaktifan siswa serta hasil belajar IPS yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan bersifat konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VIII.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa secara signifikan. Aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup pada siklus I menjadi baik pada siklus II. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh meningkatnya nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar dari 41,67% pada siklus I menjadi 83,33% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Suwawa.    
PENGARUH KEGIATAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA Ibrahim, Juliyanti; Hafid, Radia; Toralawe, Yulianti; Mahmud, Melizubaida; Koniyo, Rierind
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10740

Abstract

This study aimed to determine the effect of Student Council (OSIS) activities on students’ learning activities at SMP Negeri 1 Kabila. The background of this study was based on the importance of learning activities in the learning process and the fact that students’ involvement in organizational activities can have both positive impacts and challenges on learning, such as increasing leadership experience, responsibility, and cooperation, while also potentially causing fatigue, reduced study time, and decreased concentration. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of all 35 members of the student council at SMP Negeri 1 Kabila, and the entire population was used as the sample. Data were collected through questionnaires, while the data analysis techniques included validity testing, reliability testing, normality testing, simple linear regression, t-test, Pearson correlation, and coefficient of determination. The results showed that student council activities had a positive and significant effect on students’ learning activities, with a t-value of 5.697 greater than the t-table value of 2.030 and a significance value of 0.000. The correlation coefficient of 0.704 indicated a strong relationship, while the coefficient of determination of 0.496 showed that 49.6% of the variation in students’ learning activities was explained by student council activities. Thus, the better the students’ involvement in student council activities, the better their learning activities. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap aktivitas belajar siswa di SMP Negeri 1 Kabila. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya aktivitas belajar dalam proses pembelajaran serta adanya kenyataan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan organisasi dapat memberikan dampak positif maupun kendala terhadap belajar, seperti meningkatnya pengalaman kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama, tetapi juga berpotensi menimbulkan kelelahan, berkurangnya waktu belajar, dan menurunnya konsentrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh anggota OSIS SMP Negeri 1 Kabila yang berjumlah 35 siswa, dan seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, sedangkan analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, regresi linear sederhana, uji t, korelasi Pearson, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan OSIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap aktivitas belajar siswa, dengan nilai thitung 5,697 lebih besar dari ttabel 2,030 dan nilai signifikansi 0,000. Koefisien korelasi sebesar 0,704 menunjukkan hubungan yang kuat, sedangkan koefisien determinasi sebesar 0,496 menunjukkan bahwa 49,6% variasi aktivitas belajar siswa dijelaskan oleh kegiatan OSIS. Dengan demikian, semakin baik keterlibatan siswa dalam kegiatan OSIS, semakin baik pula aktivitas belajar siswa.