Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERNYANYI KELOMPOK PADUAN SUARA DHARMA WANITA UNIVERSITAS LAMPUNG Prisma Terjapermana; Bian Pamungkas; Amelia Hani Saputri
Education Language and Arts (ELA) Vol. 2 No. 1 April (2023): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan bernyanyi dalam kelompok paduan suara bagi ibu-ibu dharma wanita persatuan Universitas Lampung, sehingga peserta paduan suara mempunyai kemampuan mengimplementasikan teknik dasar bernyanyi yang meliputi produksi suara, teknik pernafasan, phrasering, artikulasi dan konsep ballancing atau homogenitas dalam paduan suara. Selanjutnya, pelatihan bernyanyi dalam kelompok paduan suara ini bertujuan juga agar tim paduan suara Dharma wanita Unila memiliki kesiapan untuk perform di acara-acara seremonial universitas. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah vocalizing, tanya jawab, diskusi, dan demonstrasi. Tempat pelatihan ini dilaksanakan di Ruang kesekertariatan Dharma Wanita Persatuan Universitas Lampung. Evaluasi dalam pelatihan ini dilakukan pada tahap awal pelatihan, pada saat proses pelatihan berlangsung, dan ketika pelatihan berakhir.
Pelatihan Pembuatan Video Tutorial Gerak Tari Tradisi Lampung Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Seni Budaya SMP di Kabupaten Lampung Timur Amelia Hani Saputri
Jurnal Sumbangsih Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Sumbangsih
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsh.v2i1.44

Abstract

Pembelajaran seni tari dimasa pandemi dilaksanakan secara daring. Guru dituntut mampu mengembangkan media pembelajaran dan berkreasi menggunakan tekhnologi dengan membuat video tutorial gerak, yang diyakini efektif dan efisien dibandingkan dengan penjelasan secara lisan dan tulisan. Dalam implementasinya, hal tersebut belum bisa terlaksana. Faktor penyebabnya adalah minimnya referensi serta keterbatasan sarana yang dimiliki guru seni budaya, sehingga berdampak pada minimnya kreativitas guru untuk mewujudkan media pembelajaran. Pelatihan pembuatan video tutorial gerak tari tradisi Lampung sebagai media pembelajaran bagi guru seni budaya SMP di Kabupaten Lampung Timur menjadi penting dilakukan untuk dapat memberikan pengetahuan kepada Guru Seni Budaya dalam merancang konsep dan konten video tutorial gerak tari, teknik pengambilan video pada detail ragam gerak, serta tahapan proses editing. Mitra dalam kegiatan ini melibatkan guru Seni Budaya SMP yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan pengabdian berjalan lancar sesuai dengan rencana.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat video tutorial gerak tari tradisi Lampung yaitu tari Bedayo Tulang Bawang. Output dari kegiatan ini adalah video tutorial gerak tari yang dibuat dan dikembangkan oleh guru seni budaya secara individu.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TARI UNIVERSITAS LAMPUNG Fitri Daryanti, M.Sn.; Dwi Tiya Juwita; Indra Bulan; Amelia Hani Saputri; Ricky Warman Putra
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menulis karya tulis ilmiah merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa sebagai bagian dari tuntutan akademik dan persiapan tugas akhir. Namun, mahasiswa Program Studi Pendidikan Tari Universitas Lampung masih menghadapi berbagai kendala dalam penyusunan karya ilmiah, seperti kesulitan menentukan topik, memahami sistematika penulisan, serta menerapkan kaidah dan etika ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun karya tulis ilmiah melalui kegiatan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, bimbingan teknis, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan secara luring selama dua hari dengan melibatkan mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Tari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar karya tulis ilmiah, sistematika penulisan, serta teknik analisis data. Pendampingan ini memberikan kontribusi positif dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi penyusunan skripsi dan mendukung program Kelulusan Tepat Waktu.Kata Kunci: pendampingan, karya tulis ilmiah, mahasiswa pendidikan tari
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SD NEGERI 2 SEGALAMIDER BANDAR LAMPUNG Yohana Ria Ismono; Susi Wedhaningsih; Amelia Hani Saputri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12726

Abstract

The purpose of this study was to describe the steps of implementing the scientific approach in Arts and Culture learning at SD Negeri 2 Segalamider Bandar Lampung based. This research employed a descriptive qualitative method. Data were collected through observation, with data presented through interviews, and documentation. The data obtained from of the teacher and 21 fourth-grade students at SD Negeri 2 Segalamider Bandar Lampung. Data analysis techniques included data collection, data reduction, conclusion drawing, and verification. The results indicated that the teacher had implemented the five steps of the scientific approach (5M) in the maximum category. These steps included: the observing stage through video screenings and material presentations; the questioning stage by providing stimulus questions based on the surrounding environment; the experimenting stage through student worksheets (LKPD) on classifying two-dimensional art principles; the associating stage through advanced assignments for deeper understanding; and the communicating stage through presentations of batik mask creations documented in video format. Overall, the implementation of the scientific approach at SD Negeri 2 Segalamider has proceeded systematically in accordance with lesson planning, despite the school being in a curriculum transition period.
Application of Cinematography in the Development of Educational Choreography Creativity in Elementary Schools Lora Gustia Ningsih; Amelia Hani Saputri; Agung Hero Hernanda
Jurnal Seni Tari Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/8wm1qa68

Abstract

This study focuses on the application of cinematography in developing creativity in educational choreography at the elementary school level. The object of the research is the dance work Trash Craft, carried out at SDN 1 Segala Mider, Bandar Lampung, involving five female students from grades V and VI. The work raises the theme Zero Waste School as a form of children’s concern for the environment, particularly the issue of plastic waste. The research process went through several stages: movement exploration, improvisation, dancer selection, dance composition, filming, editing, and evaluation. Cinematography was employed not merely as a documentation tool, but also as a creative medium to strengthen the dance’s message through camera techniques, natural lighting, and audio-visual editing. The findings show that students were able to develop creativity in movement and expression, the Trash Craft dance successfully conveyed the message of environmental awareness, and cinematography proved effective in enhancing the aesthetics of the work as well as expanding the space for dance appreciation. Technical challenges such as differences in student ability and limited sound quality were resolved through creative solutions during practice and editing. This research emphasizes the relevance of integrating cinematography into dance learning as an innovative approach that is enjoyable, contextual, and aligned with the learning style of the digital generation.
Inovasi Pembelajaran Tari: Pemanfaatan Aplikasi Canva untuk Pengembangan Media “Kartrasi” dalam Mengatasi Rendahnya Motivasi Siswa Kelas XI Amelia Hani Saputri; Fitri Daryanti; Afrizal Yudha Setiawan; Goesthy Ayu Mariana Devi Lestari; Rindang Pranawi; Saputri Nenti Rahayu; Mei Selly
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif “Kartrasi” (Karakteristik Tari Tradisi dan Kreasi Baru) sebagai solusi mengatasi rendahnya motivasi dan tingginya distraksi gawai siswa pada mata pelajaran Seni Budaya di SMA Perintis Bandar Lampung. Seni tari merupakan pilar utama kebudayaan, namun penyampaian materi karakteristiknya seringkali terhambat oleh metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan mengadopsi Model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) oleh Thiagarajan. Produk Kartrasi dirancang berbasis multimedia hyperlink menggunakan aplikasi Canva dan dikonversi untuk diakses melalui perangkat Android. Subjek penelitian terdiri dari dua validator ahli (materi dan media) dan 26 responden pengguna (25 siswa kelas XI dan 1 guru seni budaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kartrasi mencapai tingkat kelayakan yang sangat tinggi. Tahap Develop menghasilkan skor validasi ahli rata-rata 4,36 (87,20%) dengan kategori Sangat Baik, yang menegaskan akurasi konten dan kualitas teknis media sesuai standar instruksional. Selanjutnya, hasil uji coba pengguna pada tahap Disseminate memperoleh skor rata-rata 4,26 (85,20%), juga dalam kategori Sangat Baik. Temuan ini secara empiris membuktikan bahwa Kartrasi berhasil berfungsi sebagai intervensi instruksional yang efektif. Pembahasan menyimpulkan bahwa media ini sukses memanfaatkan gawai sebagai alat belajar, memicu Motivasi Ekstrinsik, dan menciptakan kondisi flow, sehingga meningkatkan engagement siswa. Media Kartrasi terbukti layak, praktis, dan efektif untuk menunjang pembelajaran Karakteristik Tari Tradisi dan Kreasi Baru.