Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA NASKAH DRAMA THE KING AND ME KARYA HANIF KUREISHI Tegar Pratama; Lusi Susilawati
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 9 (2024): Nusantara Hasana Journal, February 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i9.1098

Abstract

This research aims to provide information on the types of illocutionary speech acts in the drama script The King and Me by Hanif Kueishi. The information which is obtained from the results of this research can be used as material to understand individual characteristics, such as social background, culture, or personality, which affects the use of illocutionary speech acts in other literary studies to understand how their application can be different depending on the context of the literary work itself. The data used in this research are the contents of the book in the form of the dialogue The King and Me, technique of collecting data is by taking data through simak and catat or “taking notes” method. The type of data which is used is objective data in the form of dialogue content in books in the form of dialogue data containing illocutionary utterances presented in the form of clear understanding and narrative. The analysis technique used in this research is the condensation, presentation and note-taking model. To find out data containing illocutionary utterances through analysis then presentation and note-taking into data which is divided into 5 big points. The results show that in the drama script The King and Me, the characters in the dialogue use various types of illocutionary speech acts, which depend on factors such as the context, purpose, and content of the speech. The suggestions in this research are that future research can examine the influence of the media on the use of illocutionary speech acts
Peningkatan Kompetensi Dalam Menulis Artikel Jurnal Internasional Sukmawan, Ramdan; Susilawati, Lusi
Jurnal Surya Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Surya Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jsu.v5i1.1815

Abstract

Pelatihan penulisan artikel jurnal internasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas kemampuan dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sukabumi dalam menulis artikel di Jurnal Internasional. Pelatihan penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh minimnya publikasi karya ilmiah dosen. Untuk itu dibutuhkan suatu metode yang tepat. Cara yang dilakukan adalah dengan mengadakan pelatihan penulisan artikel jurnal internasional dengan langkah-langkah penulisan draf awal, pengkoreksian, draf berikutnya yang sudah perbaikan dan dielaborasi, dan diakhiri dengan penyempurnaan draf. Hasil dari pelatihan ini meningkatnya kemampuan dosen dalam menulis artikel pada aspek leksikogramatika dan makna kata pada artikel sudah bervariasi, jelas, meskipun belum terlalu efektif dalam penggunaannya. Dalam sistematika tulisan terlihat dapat menuliskan ragam bahasa tulis yang lebih baik sehingga tujuan komunikasi teks terlihat jelas arahnya. Begitu pun, dalam hubungan antar gagasan pada tulisan, dosen dapat mengembangkan paragraf yang memiliki hubungan antar gagasan.
INVESTIGATING THE SUNDANESE TRADITIONAL CUISINE PROPER NAMES THROUGH COGNITIVE LINGUISTIC STUDY FOR SUNDANESE LANGUAGE LEARNING Citraresmana, Elvi; Susilawati, Lusi; Hermandra, Hermandra
English Review: Journal of English Education Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v10i3.6725

Abstract

This research investigated the Sundanese traditional cuisine proper names. The purpose of this research is to find out how Sundanese people name their food through the mental lexicon that appeared in the Sundanese traditional cuisine proper name. The proper cuisine names are collected from Sukabumi, Garut, and Bandung restaurants. The research method applied is a qualitative one. Through a Cognitive Linguistic study, the researchers investigated the phonological sounds and morphological processes that appeared in the Sundanese cuisine proper names. The research revealed that the two and three-vowel sound combinations appear in the proper Sundanese food names through conceptualization in cognitive linguistics. Furthermore, the acronym also happens in this food’s proper names, considering the sound that could produce the exciting names. The research results show that names from the Javanese region experience changes. Sundanese people add the morpheme into the first syllables since Sundanese people are not familiar with two syllables. To conclude, Sundanese people name their food based on how the body reacts to a specification. The form of Sundanese food’s proper name comes from the vowel sounds, which experience a morphemic process—the vocal sounds result in the rhyme. The consonant also tends to form a conceptual meaning that needs further discussion. The resulting research is also beneficial for learning the Sundanese language.
Desain Branding Kemasan Produk Makanan Jadul sebagai Kearifan Lokal pada UMKM di Ranting Cikole Kota Sukabumi Susilawati, Lusi; Hestiana, Sisika; Komariah, Kokom
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1796

Abstract

Program Desain Branding ini dilakukan di wilayah di ranting Selabatu Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kemasan produk makanan menjadi lebih baik dan informatif, sehingga dapat menunjang peningkatan penjualan produk UMKM, dan pada akhirnya dapat menunjang pengembangan pariwisata di wilayah Kota Sukabumi. Pada pelaksanaan program pengabdian ini terdapat tiga tahapan pelaksanaan, tahapan tersebut mencakup tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Pada tahap persiapan, dilakukan beberapa kegiatan yaitu rapat persiapan semua anggota program pengabdian berupa rapat, survey ke lokasi pengabdian dan melakukan FGD (Focus Group Discussion) dengan mitra, sedangkan pada tahap pelaksanaan dilakukan pendampingan dan pencetakan kemasan. Sementara itu tahap akhir digunakan untuk penyusunan laporan akhir, menyusun luaran serta evaluasi program. Hasil pendampingan tersebut menghasilkan kemasan produk yang baru dengan desain yang lebih menarik dan tidak megurangi Kesan jadulnya hal ini di ungkapkan oleh owner UMKM bahwa Desain yang di hasilkan tidak mengalami perubahan yang signifikan karena tidak menutupi produk didalamnya karena kemasan dibuat transparan. Temuan dari kegiatan ini adalah tercipta nya desain branding tetapi tidak meninggalkan Kesan produk makanan jadul.
PELATIHAN COPYWRITING BAGI GENERASI MILENIAL DI KECAMATAN CIKOLE KOTA SUKABUMI Susilawati, Lusi; Hestiana, Siska; Komariah, Kokom; Juliansyah, Aris
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3212-3217

Abstract

Kegiatan  pelatihan copywriting ini bertujuan untuk memberdayakan generasi milenial di wilayah Kecamatan Cikole Kota Sukabumi yang tidak memiliki pekerjaan namun memiliki keahlian dalam mengoperasikan beberapa aplikasi baik dalam internet maupun telepon seluler. Adapun metode yang berupa Forum Group Discussion dengan mitra yang merupakan pengurus Ranting Selabatu Cabang Cikole yang merupakan penggerak para generasi milenial di wilayah Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, lokakarya awal yang dihadiri oleh generasi milenial dan aparat setempat, penyuluhan kemasyarakatan, dan lokakarya akhir. Sementara itu dalam pemberian materi pelatihan, digunaka 3 jenis metode pengajaran berupa ceramah, diskusi serta demo program.  Hasil dari pelatihan ini adalah pemahaman dan keterampilan para peserta terhadap materi copywriting yang dapat dibuktikan dengan digunakannnya teknik copywriting terhadap produk UMKM. Sehingga kegiatan ini sangat memberikan kontribusi terhadap beberapa produk UMKM yang tersebar di Wilayah tersebut, khususnya produk-produk makanan tradisional. Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan dengan diberikannya teknik pemasaran secara digital yang melibatkan market place yang terkemuka. 
Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Kelompok Wanita Tani (KWT) di Sukaraja Sukabumi Susilawati, Lusi; Hestiana, Siska
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.86

Abstract

Di Sukabumi terdapat beberapa kelompok wanita tani (KWT) yang memiliki potensi untuk meningkatkan hasil produksinya. Salah satu KWT tersebut adalah KWT yang terdapat di wilayah Desa Sukaraja, yaitu kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR) Saluyu. Kelompok ini mempunyai keinginan untuk selalu berkembang, oleh karenanya pembinaan perlu dilakukan terhadap KWT tersebut. Hal ini dilakukan karena diharapkan hasil produksinya dapat dipasarkan tidak hanya untuk konsumen lokal namun juga dapat dipasarkan kepada konsumen asing. Tujuan dan target tersebut tentu saja dapat dicapai dengan sebuah metode. Metode yang dimaksud berupa pelatihan bahasa Inggris. Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahap yang diawali dengan sosialisasi, pemilihan peserta, pembuatan modul, pelatihan, monitoring dan evaluasi, dan penyusunan laporan. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan anggota KWT Poklahsar Saluyu terutama pengetahuan mengenai istilah-istilah yang berhubungan dengan pengolahan ikan dalam bahasa Inggris dan dapat melakukan percakapan sederhana dengan menggunakan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS BAGI DOSEN MELALUI METODE PEMBELAJARAN INTEGRASI Sukmawan, Ramdan; Susilawati, Lusi; Hestiana, Siska
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27612

Abstract

Abstrak: Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Muhammadiyah Sukabumi berencana untuk membuka kelas Internasional. Berbagai upaya dilakukan oleh dosen-dosen yang salah satunya adalah peningkatan kemampuan bahasa Inggris khususnya dalam hal berbicara. Upaya tersebut berupa pelatihan bahasa Inggris yang dilaksanakan selama satu semester terhadap 7 orang dosen Program Studi Administrasi Bisnis. Adapun metode yang dilakukan berupa metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan latihan atau praktik. Penilaian dilakukan dengan menggunakan rublik penilaian bicara pada aspek kelancaran, pengucapan, ketepatan berbahasa, dan keakuratan berbahasa. Hasil pelatihan menunjukkan kemampuan bahasa Inggris para peserta yang sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari skor hasil tes bahasa Inggris para peserta, yakni sebanyak 70% memperoleh skor yang tinggi yaitu B. Hal ini menunjukkan bahwa para peserta telah mencapai kriteria kecakapan berbahasa. Dengan skor yang diperoleh tersebut diharapkan para peserta dapat mewujudkan rencananya untuk membuka kelas internasional.Abstract: The Academic program of Business Administration, Muhammadiyah University of Sukabumi plans to open an international class. Several efforts are made by the lecturers, one of which is improving English skills, particularly in speaking. The effort is in the form of English-speaking training which was carried out in one semester to 7 lecturers of The Academic program of Business Administration. The methods applied were in the form of lectures, question and answer, discussion, and practice. Evaluation applied assessment rubric of fluency, pronunciation, language appropriacy, and language accuracy. The results of the training showed that the English-speaking skills of the participants were excellent, about 70% of the participants obtained high scores (B). It showed that participants had achieved language skill criterion. The obtained score is expected that the participants could realize their plan to open an international class.