Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

POTENSI DAN RAGAM PEMANFAATAN MANGROVE UNTUK PENGELOLAANNYA DI SINJAI TIMUR, SULAWESI SELATAN Halidah, Halidah; Saprudin, Saprudin; Anwar, Chairil
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 5, No 1 (2008): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan memiliki mangrove seluas 960 ha yang 70% di antaranya tersebar di Kecamatan Sinjai  Timur.    Penelitian    bertujuan untuk  memperoleh informasi  tentang  potensi,  kondisi, tanggapan masyarakat, dan ragam pemanfaatan mangrove yang diperlukan bagi pengelolaan hutan mangrove. Melalui pengamatan mangrove berdasar kelas umur tegakan diperoleh potensi mangrove, sedangkan melalui metode  wawancara  secara  purposive  diperoleh  tanggapan  masyarakat  terhadap  ragam  pemanfaatan mangrove. Potensi tegakan mangrove di Sinjai Timur adalah 8.025 pohon/ha dengan volume diperkirakan sekitar 257,5 m3/ha. Delapan puluh persen responden mengharapkan agar tegakan dapat ditebang untuk kegiatan penjarangan, 20% menginginkan agar tegakan dibiarkan utuh, dan tidak ada satu responden pun yang menginginkan untuk ditebang habis.  Manfaat langsung dari mangrove dapat berupa kayu (67%), buah (20%), dan daun mangrove (13%). Manfaat tidak langsung dapat berupa hasil tangkapan ikan (30%), kepiting (27%), kerang (23%), benur (50%), nener (40%), kelelawar (7%), pencegah abrasi (100%), dan pencegah intrusi  (17%).  Pengelolaan  hutan  mangrove  selanjutnya  diharapkan  dapat  memberikan  kesempatan masyarakat untuk memanfaatkan kayunya melalui tindakan penjarangan.
POTENSI DAN NILAI MANFAAT JASA LINGKUNGAN HUTAN MANGROVE DI KABUPATEN SINJAI SULAWESI SELATAN Saprudin, Saprudin; Halidah, Halidah
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 9, No 3 (2012): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hutan mangrove merupakan ekosistem utama pendukung kehidupan yang penting di wilayah pesisir dan lautan. Mempunyai fungsi ekonomi yang  penting seperti, penyedia kayu, daun-daunan sebagai bahan baku obat-obatan dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan nilai  manfaat langsung dari hutan  tanaman  mangrove.  Pengamatan  terhadap  potensi  tegakan  dilakukan  dengan  metode  observasi lapangan melalui pembuatan petak ukur berukuran 10 m x 10 m untuk setiap tipe strata tegakan. Pengamatan pada masyarakat dilakukan melalui wawancara terhadap 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pesisir Sinjai Timur telah memanfaatkan hutan mangrove secara langsung berupa kayu, buah dan daun bakau masing-masing sebanyak 67%, 20% dan 13%. kuantifikasi dan penilaian ekonomi dari pemanfaatan fungsi sumberdayahutan mangrove berupa manfaat kayu senilai Rp 7,85 juta/ha/th, buah bakau senilai Rp 2,04 juta/ha/th dan daun bakau senilai Rp 1,72 juta/ha/th secara keseluruhan sejumlah Rp 11,61 juta/ha/th.   Perkiraan perolehan total nilai ekonomi manfaat langsung sumberdayahutan mangrove paling besar didapat dari produk kayu untuk bahan bangunan yaitu senilai Rp 847,27 juta/th, selanjutnya produk buah bakau sebagai sumber benih senilai Rp 779,28 juta/th, produk kayu bakar senilai Rp 584,80 juta/th dan paling kecil diperoleh dari daun bakau sebagai produk pakan ternak senilai Rp 292,40 juta/th.
Kesiapan Pemerintah Daerah dalam Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual (Studi Kasus Pada Badan Keuangan Provinsi Gorontalo) Saprudin, Saprudin
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.957 KB) | DOI: 10.23887/ekuitas.v5i2.12756

Abstract

Permasalahan Sumber Daya Manusia yang ada di Badan Keuangan Provinsi Gorontalo memiliki latar belakang pendidikan yang tidak sesuai dengan jabatan yang mereka pegang. Memiliki keterampilan yang kurang memadai. Teknologi informasi yang dimiliki Badan Keuangan Provinsi Gorontalo sudah memiliki perangkat Komputer yang lengkap, akan tetapi masih kurangnya pemeliharaan peralatan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Untuk mengetahui Sumber daya manusia dan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Pada Badan Keuangan Provinsi Gorontalo. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual, selain itu untuk teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual. Hasil uji koefisien determinasi menunjukan bahwa penerapan tandar akuntansi pemerintahan berbasis akrual pada Badan Keuangan Provinsi Gorontalo dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan teknologi informasi sebesar 28,9% dan sisanya 71,1% dipengaruhi variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini antara lain komitmen organisasi dan saranan prasarana Kata Kunci: Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual.
KEHIDUPAN SOSIAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL CARRIE KARYA STEPHEN KING Faujiah, Zia Ulfah; Sukmawati, Fenty; Saprudin, Saprudin
Apollo Project: Jurnal Ilmiah Program Studi Sastra Inggris Vol. 10 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/apollo.v10i2.5301

Abstract

Judul yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kehidupan Sosial Tokoh Utama dalam Novel Carrie karya stephen King. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehidupan sosial tokoh utama dan dampak kehidupan sosial terhadap tokoh utama yang digambarkan dalam novel tersebut. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologi karya sastra. Hasil data dalam novel menunjukkan bahwa kehidupan sosial tokoh utama di pengaruhi oleh lingkungan sosialnya yang berdampak buruk bagi tokoh utama yang menjadikan dirinya sebagai orang yang pendiam, penentang, pendendam, pemberontak dan pembunuh.
Distingsi Kaum Borjuis Dengan Kaum Proletar Dalam Novel “Wuthering Heights” Karya Emily Bronte Nuraeni, Paridah; Saprudin, Saprudin; Susilawati, Lusi
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 5 NO 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v5i1.6268

Abstract

This research aims to describe the distinction or difference between the bourgeoisie and the proletariat which is described in Emily Bronte's novel Wuthering Heights which has a connection with one's social class. This research used the descriptive qualitative method. The approach used in this research is the sociology of literature approach with a focus on the study of social backgrounds. The data sources come from the novel Wuthering Heights by Emily Bronte. The data results are the form of sentences and paragraphs related to social class and social status. The data collection technique was done by observing the novel itself. Data analysis was performed by conducting a taxonomic analysis. The result of the research shows that the distinction of the bourgeoisie and the proletariat in Emily Bronte's novel Wuthering Heights lies in the power and wealth possessed by the bourgeoisie. Besides that, the way they look, behave, and speak reflects their social class. The proletariat is known as the workers. Meanwhile, the bourgeoisie is the people in power. This social class split occurred during the industrial revolution of the 19th century in England. Where these events also influenced the creation of the novel Wuthering Heights.
Klasifikasi Citra Menggunakan Metode Random Forest dan Sequential Minimal Optimization (SMO) Rosyani, Perani; saprudin, saprudin; amalia, resti
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.722 KB) | DOI: 10.26418/justin.v9i2.44120

Abstract

 Klasifikasi bertujuan untuk memisahkan antara jenis-jenis kategori dan label yang telah dibuat. Didalam penelitian ini kami mecoba mengklasifiaksi citra bunga dengan menggunakan proses segmentasi. Segmentasi ini kami gunakan untuk menghilangkan noise yang ada didalam background. Selain itu untuk mendapatkan fitur dari gambar yang kami klasifikasi. Fitur yang kami gunakan adalah eccentricity, perimeter, metric dan area. Setal itu kami proses sehingga mendapatkan nilai. Kami menggunakan 120 gambar dari dataset 17flower dengan 2 jenis bunga berwarna putih dan kuning. Kemudian kami bagi menjadi data training dan data test dengan metode klasifikasi Random forest dan SMO yang diolah dengan skenario 10-fold cross-validation dan 66% split. Hasilnya adalah metode Random forest memiliki akurasi yang terbaik dengan 2 skenario yang berbeda dibandingkan dengan SMO.
Pengaruh Harga Diri dan Efikasi Diri Terhadap Kepuasan Kerja Serta Implikasinya Terhadap Kinerja Guru SMP Muhammadiyah Kota Bogor Saprudin Saprudin; Brilliantina Indrati; Siti Muladriyani; Asep Supriyatna; Wahyudi Wahyudi
JIMF (Jurnal Ilmiah Manajemen Forkamma) Vol 4, No 2 (2021): JIMF (JURNAL ILMIAH MANAJEMEN FORKAMMA)
Publisher : universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/frkm.v4i2.10035

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Harga diri dan Efikasi diri, terhadap Kepuasan Kerja Serta Implikasinya Terhadap Kinerja Guru SMP Muhammadiyah Kota Bogor, sampel dari SMP Muhammadiyah Kota Bogor yang berjumlah 39 orang. Analisis hasil penelitian ini menggunakan analisis jalur. Hasil penelitiannya meliputi Variabel Harga diri  secara langsung menentukan perubahan-perubahan variabel Kepuasan Kerja  adalah 31,5%. Jika melalui variabel Efikasi diri pengaruhnya terhadap variabel Kepuasan Kerja sebesar 13,5%. Jadi pengaruh total Harga diri terhadap Kepuasan Kerja adalah sebesar 45,1%. Variabel Efikasi diri  memiliki pengaruh secara langsung terhadap Kepuasan Kerja sebesar 16,9%. Untuk pengaruh tidak langsung, yakni yang melalui variabel Harga diri  pengaruhnya terhadap Kepuasan Kerja  adalah sebesar 13,6%. Jadi pengaruh total variabel Efikasi diri terhadap Kepuasan Kerja adalah sebesar 30,5%.
SOCIALISERING PROCESS HUKUM PERBURUHAN DALAM ASPEK KEBIJAKAN PENGUPAHAN Mr. Saprudin
Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Vol 24, No 3 (2012)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.674 KB) | DOI: 10.22146/jmh.16124

Abstract

The government’s intervention in wage policies started during the Old Order era with the enactment of Act Number 33 of 1947 on Accidents. During the New Order era the government expanded its intervention in wage policies by taking into effect Government Regulation Number 8 of 1981 on Wage Protection. Subsequently, during the Reformation era the government imposed further limitations to the administration of rules Private Law in matters of wage. As an impact of the socialisering process undertaken from period to period, the government has established various laws on wages intended to provide legal protection to workers. In other words, throughout those periods there has been a significant progress in terms of legal protection to workers in matters of wages. Campur tangan pemerintah di bidang pengupahan diawali pada era Orde Lama, yakni pada saat diundangkannya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1947 tentang Kecelakaan. Di era Orde Baru, peran pemerintah di bidang pengupahan semakin besar yaitu dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1981 tentang Perlindungan Upah. Selanjutnya, di era reformasi pemerintah semakin membatasi ketentuan-ketentuan yang bersifat Hukum Privat di bidang pengupahan. Akibat socialisering process ialah di setiap periodisasi pemerintah telah menetapkan berbagai peraturan perundang-undangan di bidang pengupahan yang bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum bagi pekerja/buruh. Dengan kata lain, di setiap periodisasi tersebut telah terjadi upaya peningkatan perlindungan hukum bagi pekerja/ buruh di bidang pengupahan.
HAPPINESS REPRESENTED IN THE POEM FORESIGHT BY WILLIAM WORDSWORTH Barda, Toha; Saprudin, Saprudin
Jurnal JOEPALLT (Journal of English Pedagogy, Linguistics, Literature, and Teaching) Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jj.v11i2.3230

Abstract

The research was aimed at describing happiness represented in the poem “Foresight” by William Wordsworth. The happiness on the poem was analysed through characters, figurative languages, and imageries that built the poem. The research was conducted by means of descriptive qualitative research method with objective approach. The data of the research were words and phrases obtained from lyrics on the poem. The data were then collected and analysed. The techniques of analysing data applied were reducing, presenting and drawing conclusion. The results of the research show that there are three figurative on the poem “Foresight” by William Wordsworth, such as metaphor, simile, and personification. Meanwhile, the imageries acquired from the poem “Foresight” by William Wordsworth are kinesthetic imagery, visual imagery, auditory imagery, and tacticle imagery. Furthermore, the poem “Foresight” by William Wordsworth represents happiness in the form of the beauty nature such as flowers and strawberry gardens.
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Perdagangan Elektronik Dengan Sistem Prapesan Mayrona*, Diana; Usman, Rachmadi; Saprudin, Saprudin
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25275

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah Untuk mengetahui penerapan asas keadilan didalam hubungan hukum para pihak dalam transaksi elektronik dengan sistem prapesan serta bagaimana menganlisis tentang sejauh mana perlindungan hukum terhadap konsumen perdagangan elektronik  dengan sistem prapesan Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Hukum Normatif dengan sifat Penelitian perspektif dan tipe penelitian yang digunakan adalah sistematik hukum tujuan dari penelitian ini adalah untuk identifikasi terhadap pengertian pengertian pokok/dasar dalam hukum masyarakat, subjek hukum dan kewajiban serta hubungan hukum hasil dari penelitian ini adalah  Perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi perdagangan elektronik dengan sistem prapesan sesuai Pasal 4 huruf h UUPK berhak mendapat kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang da/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya. Ketentuan-ketentuan dalam UU ITE maupun UU Perlindungan Konsumen masih sangat simplistis (sederhana) untuk mengatakan telah adanya jaminan keadilan dalam perdagangan secara elektronik khususnya bagi konsumen. Dengan ungkapan lain, standar perlindungan konsumen dalam praktik perdagangan secara elektronik masih rendah baik karena tidak ada persyaratan keadilan dalam syarat kontrak itu sendiri maupun kontrak yang akan disepakati bersifat standar atau baku. Bahkan UU ITE belum mengatur mengenai validitas kontrak sebagai bagian dari informasi syarat kontrak