Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Studi Pengaruh Keluar Masuk Kendaraan Pada Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro Terhadap Kinerja Jalan Panglima Sudirman Bojonegoro Saputra, Ichwan Hadi; Marcella, Neiska Indria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11488

Abstract

AbstrakJalan merupakan sarana transportasi yang sangat penting karena menghubungkan daerah satu dengan daerah yang lainnya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis Studi Pengaruh Keluar Masuk Kendaraan Pada Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro Terhadap Kinerja Jalan Panglima Sudirman Bojonegoro. Penelitian ini dilaksanakan di Adapun lokasi yang dipilih sebagai tempat penelitian adalah Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Lokasi Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian sebagai pendekatan kualitatif adalah dengan melakukan observasi awal pada Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Hasil Penelitian bahwa dengan adanya keluar/masuk kendaraan di Rumah Sakit Aisyiyah, kinerja Jalan Panglima Sudirman depan Rumah Sakit (yang dianggap sebagai simpang tiga tak bersinyal) berada pada kategori pelayanan jalan C, yaitu dengan kondisi ‘Lalu lintas stabil, kecepatan dapat dikontrol oleh lalu lintas namun masih dapat diterima, hambatan dari kendaraan lain makin besar’.Kata Kunci: Ruas Jalan, Kendaraan Rumah Sakit Aisyiyah
Penerapan Earned Value Management (EVM) Sebagai Upaya Pengendalian Kinerja Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pada Pekerjaan Infrastruktur Jalan Sholahuddin, Moh.; Saputra, Ichwan Hadi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14896

Abstract

Pekerjaan konstruksi saat ini tumbuh pesat dengan banyaknya pembangunan infrastruktur yang dilakukaan oleh Pemeritntah Pusat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro dengan harapan atas pembangunan infrastruktur tersebut dan meningkatkan perekonomian yang ada. Hal ini tentunya membuat penyedia jasa terus melakukan peningkatan dalam memberikan layanan jasa konstruksi dengan mengedepankan mutu atau kualitas pekerjaan dan mengoptimasi biaya serta waktu pelaksanaan sesuai dengan dengan jadwal yang telah dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa besarnya biaya dan waktu yang ada pada salah satu pekerjaan infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Bojonegoro yaitu pada pekerjaan rekonstruksi Jalan Ngasem – Dukoh kidul sesuai dengan anggaran biaya dan waktu pekerjaan yang telah diselesaikan menggunakan Earned Value Management (EVM) sehingga dapat mengetahui berapa kinerja biaya dan waktu pada proyek infrastruktur jalan tersebut. Adapun kinerja biaya pada proyek rekonstruksi jalan ngasem – dukoh kidul menunjukkan nilai rata-rata CPI = 1,08 (CPI > 1) sehingga memperoleh kinerja yang baik dengan biaya yang dikeluarkan lebih kecil daripada biaya yang direncanakan. Sedangkan untuk kinerja waktu memperoleh nilai rata-rata SPI = 0,58 (SPI < 1) sehingga membuat kinerja waktu menunjukkan kinerja yang buruk atau lebih lambat dari jadwal rencana.
Analisis Pengendalian Waktu dan Biaya Proyek Konstruksi Dengan Metode CPM (Critical Path Method) Saputra, Ichwan Hadi; Erina, Yeni; Rodhi, Nova Nevila
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17179

Abstract

Proyek rehabilitasi jalan Senganten - Klino dipilih sebagai studi kasus karena mengalami keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksinya. Data studi ini menggunakan data sekunder pada proyek, yaitu penjadwalan proyek (time schedule) dan rencana anggaran biaya. Dari data tersebut, kemudian metode percepatan diterapkan agar dapat mereduksi waktu dan biaya pelaksanaan proyek sehingga dapat mempercepat pelaksanaan proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jalur lintasan kritis, untuk mengetahui durasi proyek setelah dilakukan percepatan dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan untuk mengetahui besarnya efisiensi biaya pada proyek rehabilitasi Jalan Senganten - Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Langkah-langkah yang dilakukan antara lain menyusun jaringan kerja dengan metode Critical Path Method (CPM), mengidentifikasi jalur kritis dan jalur non kritis dan melakukan analisa perhitungan percepatan waktu dan biaya proyek. Dari hasil perhitungan menggunakan program bantu Microsoft Office Project pada penjadwalan normal atau tanpa percepatan, waktu pelaksanaan proyek selama 105 hari. Setelah mengalami percepatan dengan tambahan 1 jam kerja proyek dapat selesai selama 72 hari sehingga jika menggunakan penjadwalan percepatan waktu yang di reduksi sebesar 33 hari waktu normal. Rincian biaya upah tenaga percepatan Rp. 5.776.793,28, selama waktu lembur dalam 33 hari. Dan besar biaya total seluruh pekerja selama pekerjaan berlangsung adalah Rp. 477.921.231,20.
Evaluasi Simpang Tiga Tak Bersinyal pada Simpang Tiga Ketapang Cepu Saputra, Ichwan Hadi; Sari , Indah Ratna
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 1 (2024): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i1.24139

Abstract

The objectives of this study are as follows: To determine the volume and capacity of the Ketapang Cepu three-stroke intersection. To find out the performance of the Ketapang Cepu intersection that has not been signaled. The researcher's research method is a method with a quantitative approach. The data is in the form of the type of vehicle volume crossing the intersection and traffic volume.  Data analysis techniques used to analyze the results of this study using the method of Indonesian Road Capacity Guidelines 2014. The method of analyzing this research data is as follows: Analyzing peak times, namely analyzing survey results. Peak time analysis per 1 hour was conducted, which was analyzed with the rules of the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI 2014). Conclusion From the results of the calculation above, the intersection capacity is 2950.7 skr / hour, the largest traffic volume is 2373.6 skr / hour, the chance of queuing that occurs 26% - 51%. In PKJI 2014, the delay of all intersections is included in the good category if it is in the range of 5-15 seconds. Based on the data above, the performance of Simpang Tiga Ketapang Cepu is still good (there is no congestion).
PENGUATAN SWASEMBADA PANGAN SANTRI MELALUI TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN DAN GREENHOUSE DI PONDOK PESANTREN SAYYID ABDULLAH SAJAD BANCAR Setyaningrum, Dyah; Mushthofa, Mushthofa; Saputra, Ichwan Hadi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3145

Abstract

Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan sasaran para santri dari ponpes Sayyid Abdullah Sajad Bancar. Pemberdayaan kepada para santri diperlukan untuk meningkatkan kapasitas diri masing-masing. Serta dapat menjadi bekal ketika mereka sudah lulus. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mewujudkan pesantren hijau dan memberi solusi atas tantangan perubahan iklim melalui pemanenan air hujan dan pertanian berkelanjutan dengan greenhouse. Adapun tahapan yang dilakukan adalah dengan survey awal untuk mengetahui masalah prioritas mitra, justifikasi solusi yang disepakati bersama mitra, pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, serta adanya monitoring dan evaluasi dari kegiatan ini. Kepemilikan aset untuk memenuhi kebutuhan swasembada pangan, dalam hal ini adalah IPAH dan greenhouse menjadi target akhir kegiatan. Luaran setelah adanya Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada pengurus dan santri terkait konservasi air dan swasembada pangan, sehingga dapat menjadi bekal para santri saat lulus. Selain itu, dampak lebih luasnya adalah dapat dijadikan percontohan dalam konservasi air kepada masyarakat/ ponpes lainnya. Secara kuantitasi, terlihat bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mitra, dimana sebelum adanya penyuluhan dan pelatihan, pemahaman peserta masih di bawah 20%. Namun, setelah diberikan sosialisasi dan pelatihan pemahaman peserta mengalami peningkatan hingga 80%.