Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PSIKOEDUKASI TENTANG REGULASI DIRI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI DESA BANDING AGUNG Naura Alfidha; Sawi Sujarwo; Dwi Hurriyati
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Mei 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i2.1594

Abstract

Regulasi diri memiliki pengaruh besar pada perkembangan emosional dan sosial anak khususnya pada anak bekebutuhan khusus. Regulasi atau pengendalian diri merupakan kemampuan untuk mengendalikan emosi dan prilaku mereka, untuk membangun hubungan sosial yang positif dengan orang lain. Psikoedukasi adalah treatmen yang diberikan secara professional dimana mengintergrasikan intervensi psikoterapeutik dan edukasi. Pada anak berkebutuhan khusus di Desa Banding Agung terdapat anak berkebutuhan khusus yang belum dapat meregulasi dirinya dengan baik dikarenakan belum adanya sekolah khusus serta pendidik kompeten untuk menangani anak berkebutuhan khusus. Sehingga penulis tertarik untuk memberikan psikoedukasi berupa pelatihan sederhana dalam mengerjakan tugas dan pelatihan kedisipinan. Adapun tujuan kegiatan yang meningkatkan kemampuan regulasi diri pada anak berkebutuhan khusus yang nantinya akan lebih mudah bagi mereka untuk menciptakan dorongan untuk diri sendiri dan membuktikan kompetensi yang dimiliki serta merasa puas dengan diri sendiri sehingga dapat meningkatkan minat dalam mengerjakan sesuatu dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada
Penyuluhan Dampak Perundungan dan Upaya Pencegahan Perundungan kepada Guru dan Siswa SMA 6 Palembang Sawi Sujarwo; Intan Asharin Hidayati Intan
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): ABDIMAS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/abdimas.v5i1.3262

Abstract

Pemahaman kepada guru dan siswa SMA 6 Palembang tentang dampak perundungan serta upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah adalah salah satu hal yang terpenting dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini. Permasalahan dari Perundungan yang sangat berbahaya pada kesehatan mental seseorang. Tujuan terlaksanakannya Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan upaya untuk meminimalisir segala pemahaman yang negative terkait perundungan. PkM ini dilaksanakan dengan metode Action Reseach yang terdiri dari tahapan tahapan yaitu Rencana Kegiatan, Implementasi Kegiatan dan Evaluasi Kegiatan. Partisipan PkM ini melibatkan guru dan siswa SMA 6 Palembang sebagai informan utama. Hasil PkM menunjukkan bahwa terdapat hal yang sangat baik terhadap pengetahuan informasi terkait perundungan dan masyarakat khususnya guru dna siswa SMA 6 Palembang sudah mulai dapat mengimplementasikan untuk menjauhi terkait bahayanya perundungan bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan penyuluhan, guru dan siswa dapat lebih memahami konsep perundungan, meningkatkan kepekaan terhadap permasalahan ini, dan bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan positif bagi setiap individu. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di SMA 6 Palembang dan memberikan inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya untuk mengadopsi upaya pencegahan perundungan dalam konteks pendidikan.
The Relationship Between the Ability to Think Positively and Academic Stress in Students Who Are Working on Thesis at Bina Darma University Kartika Kartika; Sawi Sujarwo
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 7 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/elsjish.v7i3.36727

Abstract

Academic stress is a common problem that is usually experienced by students. The source of the problems experienced by students is academic problems. One way to reduce academic stress is by thinking positively. In this research, quantitative methods were used with simple regression analysis, the population in this research was 2828 with a sample of 280 students. Analysis of the data used in this research is by using validity and reliability tests, assumption tests, statistical tests. Based on the research results, it can be concluded that there is a significant influence between the ability to think positively on the academic stress of Bina Darma University students in Palembang who are working on their thesis. Regression analysis results Simple results show that every one unit increase in positive thinking ability will reduce the level of academic stress by 0.67 units. In addition, the R-squared value of 0.45 indicates that 45% of the variability in academic stress can be explained by positive thinking skills. Validity and reliability tests also show that the instruments used, both to measure academic stress and positive thinking ability, have high validity and reliability, with Cronbach's Alpha values of 0.89 for academic stress and 0.87 for positive thinking ability respectively.
Pengembangan Psikologi Positif dengan Metode PERMA pada Karyawan di Perumda Tirta Musi Palembang Khaidir Riansyah; Sawi Sujarwo
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1775

Abstract

This community service program aims to develop positive psychology among employees of Perumda Tirta Musi Palembang through the PERMA model approach. The method used in this community service program is descriptive quantitative to describe the positive psychology of employees based on the PERMA method among employees of Perumda Tirta Musi Palembang. The results of this community service show that all PERMA dimensions are in the good to high category. Employees are generally able to feel positive emotions, show high work engagement, establish harmonious interpersonal relationships, find meaning and purpose in their work, and achieve satisfying work accomplishments.
Strategi Peningkatan Regulasi Emosi Peserta Didik melalui Metode Experiential Learning di SD Negeri 20 Tanjung Lago Sawi Sujarwo; Rizka Yuniarsa
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1847

Abstract

Regulasi emosi adalah kemampuan individu untuk mengenali, memahami, dan mengelola perasaan agar tidak mengganggu aktivitas belajar maupun interaksi sosial. Pada siswa sekolah dasar, keterampilan ini sangat penting karena berpengaruh terhadap fokus, kesiapan belajar, serta hubungan dengan teman sebaya dan guru. Observasi awal di SD Negeri 20 Tanjung Lago menunjukkan bahwa sebagian siswa mudah tersulut emosi, sulit menenangkan diri, dan kurang mampu mengekspresikan perasaan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan regulasi emosi melalui metode experiential learning. Metode yang digunakan berupa edukasi berbasis pengalaman dengan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Aktivitas meliputi penyampaian materi emosi, penayangan video, kegiatan mewarnai, serta permainan bertema emosi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dan VI berusia 10–12 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali emosi, mengekspresikan perasaan secara tepat, serta menggunakan strategi sederhana untuk menenangkan diri. Kesimpulannya, experiential learning efektif mendukung regulasi emosi sekaligus memperkuat keterampilan sosial dan kesiapan belajar siswa.
A IMPROVING SKILLS THROUGH CRAFT OCCUPATIONAL THERAPY HANDICRAFT OCCUPATIONAL THERAPY FOR HOMELESS AND BEGGARS IN PRS - GPODGJ PALEMBANG Laura Indah Sri; Sawi Sujarwo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gepeng memiliki populasi terbesar kedua di antara jenis PMKS lainnya di uptd Prs- gpodgj Palembang. pmks pada dasarnya mendapatkan pelayanan tersebut di atas di uptd Prs- gpodgj Palembang, karena Wali Kota Palembang menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan sektor pemerintahan yang semula menghapus perpanjangan atau bahkan sengaja uptd Prs- gpodgj Palembang.  demi kemanusiaan. Adapun metode yang digunakan yaitu Salah satu cara dalam meningkatkan skill pada gelandangan dan pengemis dapat dilakukan dengan terapi okupasi intervensi yang digunakan adalah terapi okupasi terampil menggunakan tenaga kerja manual dengan tujuan meningkatkan self-spray seperti menjahit baju, presentasi diri, komunikasi yang lembut dengan lingkungan, menjaga diri, membersihkan lingkungan Hasil magang selama sepuluh minggu, gepeng binaan sering mengajak penulis bercerita tentang dirinya, mulai menceritakan apa yang dialaminya, dari mana asalnya, apa yang disukainya tentang pekerjaan itu, dan artikel favoritnya. lagu, film yang dia tonton. mata pelajaran yang dia sukai ketika saya masih sekolah. Juga minggu ini, mereka mulai menyadari bahwa ada kemajuan dari pengemis yang didukung. Kata Kunci : Terapi Okupasi, Gepeng, PRS- GPODGJ