Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PSIKOEDUKASI METODE DETEKSI DINI PERKEMBANGAN MOTORIK PADA BALITA DI DESA TANGSI AGUNG Bella Futri Anggraini; Mulia Marita Lasutri Tama; Sawi Sujarwo
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Mei 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i2.1448

Abstract

Usia Balita dari umur 0-5 Tahun merupakan usia yang sangat penting bagi masa perkembangan dan pertumbuhan, dan penting bagi kedua orang tua untuk memperhatikan masa kembang dan tumbuh yang terjadi pada anaknya seperti perkembangan fisik, motorik, dll. Pemantauan perkembangan anak tersebut menggunakan metode pembagian kuesioner Development Checklist yang dikembangkan oleh Sattler, Marotz & Allen. Sasaran kegiatan ini ialah ibu yang memiliki balita umur 0-5 tahun. Tujuan kegiatan keilmuan ini penulis ingin mengetahui pertumbuhan dan perkembangan motorik balita di Desa Tangsi Agung. Adapun manfaat mendapatkan pengetahuan dan wawasan untuk ibu di Desa Tangsi Agung, dan sebagai bahan masukan dalam kegiatan proses penyuluhan terhadap ajaran yang berhubungan dengan pengetahuan tentang kesehatan deteksi dini perkembangan balita. Hasil dari kegiatan ini yang telah diberikan kuesioner perkembangan motorik anak sudah cukup lumayan baik dan sesuai dengan usia masa kembangnya walaupun ada beberapa kecenderungan yang melambat pada anak dikarenakan masih kurangnya pengetahuan stimulasi orang tua.
PSIKOEDUKASI TENTANG REGULASI DIRI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI DESA BANDING AGUNG Naura Alfidha; Sawi Sujarwo; Dwi Hurriyati
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Mei 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i2.1594

Abstract

Regulasi diri memiliki pengaruh besar pada perkembangan emosional dan sosial anak khususnya pada anak bekebutuhan khusus. Regulasi atau pengendalian diri merupakan kemampuan untuk mengendalikan emosi dan prilaku mereka, untuk membangun hubungan sosial yang positif dengan orang lain. Psikoedukasi adalah treatmen yang diberikan secara professional dimana mengintergrasikan intervensi psikoterapeutik dan edukasi. Pada anak berkebutuhan khusus di Desa Banding Agung terdapat anak berkebutuhan khusus yang belum dapat meregulasi dirinya dengan baik dikarenakan belum adanya sekolah khusus serta pendidik kompeten untuk menangani anak berkebutuhan khusus. Sehingga penulis tertarik untuk memberikan psikoedukasi berupa pelatihan sederhana dalam mengerjakan tugas dan pelatihan kedisipinan. Adapun tujuan kegiatan yang meningkatkan kemampuan regulasi diri pada anak berkebutuhan khusus yang nantinya akan lebih mudah bagi mereka untuk menciptakan dorongan untuk diri sendiri dan membuktikan kompetensi yang dimiliki serta merasa puas dengan diri sendiri sehingga dapat meningkatkan minat dalam mengerjakan sesuatu dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada
Penyuluhan Dampak Perundungan dan Upaya Pencegahan Perundungan kepada Guru dan Siswa SMA 6 Palembang Sawi Sujarwo; Intan Asharin Hidayati Intan
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): ABDIMAS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/abdimas.v5i1.3262

Abstract

Pemahaman kepada guru dan siswa SMA 6 Palembang tentang dampak perundungan serta upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah adalah salah satu hal yang terpenting dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini. Permasalahan dari Perundungan yang sangat berbahaya pada kesehatan mental seseorang. Tujuan terlaksanakannya Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan upaya untuk meminimalisir segala pemahaman yang negative terkait perundungan. PkM ini dilaksanakan dengan metode Action Reseach yang terdiri dari tahapan tahapan yaitu Rencana Kegiatan, Implementasi Kegiatan dan Evaluasi Kegiatan. Partisipan PkM ini melibatkan guru dan siswa SMA 6 Palembang sebagai informan utama. Hasil PkM menunjukkan bahwa terdapat hal yang sangat baik terhadap pengetahuan informasi terkait perundungan dan masyarakat khususnya guru dna siswa SMA 6 Palembang sudah mulai dapat mengimplementasikan untuk menjauhi terkait bahayanya perundungan bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan penyuluhan, guru dan siswa dapat lebih memahami konsep perundungan, meningkatkan kepekaan terhadap permasalahan ini, dan bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan positif bagi setiap individu. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di SMA 6 Palembang dan memberikan inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya untuk mengadopsi upaya pencegahan perundungan dalam konteks pendidikan.