Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Daring Menggunakan Media Kahoot di SMA Sungai Putih Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Silvia Permatasari; Tengku Hamid Darmawan; Rendy Rendy; Nabila Azzahra; Lola Zulaika; Ummi Asomah; Yunita Feronika Br. Silaban; M. Ashabil Yamin; Sinta Putri Widarti; Anisha Rahayu; Dela Puspita
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.189 KB) | DOI: 10.55606/lencana.v1i1.915

Abstract

The Industrial Revolution 4.0, which coincided with the presence of the Covid-19 pandemic, demanded that the world of education implement a different system. Classroom learning that involves students directly is now starting to switch to online learning. One of the learning media used is the Kahoot application. Interactive quizzes in this application can be implemented on an ongoing basis, including in face-to-face learning after the pandemic. Unfortunately, not all educational institutions know about the existence and benefits of this application. Sungai Putih High School, Kampar Regency, which is our service partner, is one of them. This dedication to introducing interactive learning through online media has had satisfactory results. From 38 respondents covering all classes and teachers at the high school, 100% of respondents felt interested in this learning and 96% of respondents agreed that learning evaluation using Kahoot was felt to be more effective than tests in general. For the continuity of implementation, the service team provided a Kahoot Usage Guide book which was designed directly by the service team.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN ALAT PERAGA UNTUK MEMAHAMI KONSEP SISTEM PERNAPASAN MANUSIA PADA SISWA SD KELAS V Dela Puspita; Haya Nisrina Afifah; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6379

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat sekolah dasar masih menghadapi tantangan, khususnya dalam membantu siswa memahami konsep abstrak seperti sistem pernapasan manusia. Pendekatan konvensional yang bersifat satu arah membuat siswa kurang aktif dan berdampak pada rendahnya pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan alat peraga sederhana dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan subjek siswa kelas V SDN 136 Pekanbaru sebanyak sembilan orang. Pembelajaran dilaksanakan dalam lima tahap PBL orientasi pada masalah, pengorganisasian siswa, penyelidikan, penyajian hasil, dan evaluasi. Alat peraga berupa model paru-paru dari balon dan botol bekas digunakan untuk membantu visualisasi proses pernapasan. Data kuantitatif diperoleh melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman secara signifikan, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Nilai rata-rata kognitif siswa mencapai kategori baik hingga sangat baik, dengan keterlibatan aktif dalam diskusi dan praktik langsung. Selain itu, penggunaan alat peraga meningkatkan minat belajar dan kemampuan bekerja sama siswa. Dengan demikian, model PBL berbantuan alat peraga sederhana terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, khususnya dalam memahami sistem pernapasan manusia secara lebih konkret dan menyenangkan.