Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Design UI/UX Aplikasi Tourify Berbasis Android Menggunakan Pendekatan Design Thinking Adittia Prasetia; Febriyansyah Ramadhan; Debi Irawan; Mohammad Rezza Pahlevi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8128

Abstract

Pesatnya perkembangan aplikasi pariwisata berbasis Android menuntut perancangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang optimal agar dapat memberikan pengalaman pengunaan yang mudah dan memuaskan. Namun demikian masih banyak aplikasi tour and travel yang menghadapi permasalahan, seperti navigasi yang kurang intuitif, ketidakjelasan penyajian informasi, serta alur transaksi yang kompleks dan memakan waktu. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan tingkat usability dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain UI/UX aplikasi Tourify berbasis Android dengan menerapkan pendekatan Design Thinking yang berorientasi pada kebutuhan pengguna. Metode penelitian dilakukan melalui lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data pada tahap empathize dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner Google Form terhadap 51 responden yang memiliki pengalaman menggunakan aplikasi tour and travel. Permasalahan utama pengguna dirumuskan menggunakan teknik How Might We (HMW), kemudian dikembangkan menjadi solusi desain melalui proses brainstorming. Hasil perancangan diwujudkan dalam bentuk prototype menggunakan perangkat lunak Figma dan selanjutnya diuji menggunakan metode Single Ease Question (SEQ) untuk mengukur tingkat kemudahan penggunaan. Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata SEQ sebesar 6,88 pada skala 1–7, yang mengindikasikan tingkat usability yang sangat baik. Dengan demikian, penerapan metode Design Thinking menunjukkan peningkatan usability dalam meningkatkan kualitas UI/UX aplikasi tour and travel berbasis Android (Tourify).
Prototipe Kendali Lampu dan Pintu Garasi Menggunakan NodeMCU ESP8266 dan Blynk Ita Rusmala Dewi; Febriyansyah Ramadhan; Naufal Febianto
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.2884

Abstract

Garage system automation has become essential to enhance security and energy efficiency. This study aims to design and implement a prototype of a lighting and garage door control system based on the NodeMCU ESP8266 integrated with the Blynk application. The research method includes hardware design using ultrasonic and PIR sensors, as well as software development based on the Internet of Things. System testing was conducted using black-box testing to verify system functionality and delay testing to measure response time. The results show that the ultrasonic sensor can detect objects up to 20 cm, while the PIR sensor detects motion up to 53 cm, with a relatively fast and stable system response, achieving an average error rate of 3.54% for the ultrasonic sensor. The system is capable of activating lights, opening the garage door using a servo motor, and sending real-time notifications. Therefore, the developed system is proven effective in improving security and energy efficiency, as well as enabling remote control.Keywords: Automatic control; Internet of Things; NodeMCU ESP8266; PIR sensor; Ultrasonic sensorAbstrakOtomatisasi sistem garasi menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan aspek keamanan dan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem kendali lampu dan pintu garasi berbasis NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan aplikasi Blynk. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras menggunakan sensor ultrasonik dan sensor PIR serta pengembangan perangkat lunak berbasis Internet of Things. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black-box testing untuk memverifikasi fungsi sistem serta uji delay untuk mengukur waktu respons. Hasil pengujian menunjukkan sensor ultrasonik mampu mendeteksi objek hingga jarak 20 cm dan sensor PIR hingga 53 cm, dengan waktu respons sistem yang relatif cepat dan stabil, serta rata-rata error sebesar 3,54% pada sensor ultrasonik. Sistem mampu mengaktifkan lampu, membuka pintu garasi melalui motor servo, serta mengirim notifikasi secara real-time. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi energi serta mendukung kendali jarak jauh. 
Penyuluhan Keamanan Siber untuk Siswa-Siswi Kursus dalam Menghadapi Ancaman Dunia Digital Maulidina Rahmawati Surya; Febriyansyah Ramadhan; Nia Novianti; Sahara Abdy; Munjiat Setiani Asih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v2i2.133

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat meningkatkan risiko ancaman keamanan siber, terutama pada kalangan siswa yang aktif menggunakan internet namun memiliki literasi keamanan yang masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap keamanan siber dalam menghadapi ancaman dunia digital. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi kasus, yang melibatkan 30 siswa kursus sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta secara kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 48,2% pada pre-test menjadi 83,6% pada post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 35,4%. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan efektif dalam meningkatkan literasi keamanan siber peserta. Selain itu, terjadi perubahan perilaku peserta dalam penggunaan teknologi yang lebih aman, seperti peningkatan kewaspadaan terhadap phishing dan penggunaan password yang lebih kuat. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif secara kognitif dan perilaku, serta berpotensi mengurangi risiko kerugian akibat kejahatan siber. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan digital.
Integrasi Digital Tools dalam Strategi Digipreneur: Peran Google Business Profile, TikTok, TikTok Ads, dan Landing Page dalam Customer Journey UMKM Yola Ervilia; Febriyansyah Ramadhan
Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Bisnis, Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jbme.v7i3.3641

Abstract

Changes in consumer behavior have encouraged micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to manage digital touchpoints in a more integrated manner. This study analyzes the functions, interrelationships, and contributions of Google Business Profile, TikTok, TikTok Ads, and Google Sites or landing pages in supporting digipreneur marketing communication strategies. The study employed an integrative literature review with a qualitative approach. Academic literature published between 2021 and 2026 was identified through Google Scholar, Garuda, the Directory of Open Access Journals, and Crossref, and was selected through identification, screening, eligibility assessment, and final inclusion. The selected literature was analyzed through coding and thematic synthesis. The findings show that the four digital tools perform distinct but complementary functions. Google Business Profile strengthens local visibility and trust through business information and customer reviews. TikTok facilitates brand discovery, audience engagement, and community formation, while TikTok Ads expands reach and improves promotional targeting. Google Sites or landing pages serve as information hubs and conversion points. Their integration across the customer journey connects discovery, search, consideration, action, and post-purchase stages. The effectiveness of a digital strategy therefore depends not on the number of platforms used, but on functional alignment, information consistency, content quality, responsible data management, and the MSMEs' ability to evaluate marketing outcomes.
Pelatihan Artificial Intelligence untuk Kesiapan Kerja Siswa SMK pada bidang Administrasi dan Akuntansi Febriyansyah Ramadhan; Rini Sulistiyowati; Dany Yudha Krisna; Asep Wasid; Hanif Jusuf
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19036

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan pada dunia kerja, khususnya dalam bidang administrasi dan akuntansi yang semakin menuntut efisiensi, ketelitian, serta penguasaan teknologi digital. Namun, masih banyak siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan memadai terkait pemanfaatan AI sebagai bekal memasuki dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK melalui pelatihan pemanfaatan AI pada bidang administrasi dan akuntansi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi penggunaan ChatGPT untuk pembuatan surat dan dokumen administrasi, pemanfaatan AI dalam penyusunan laporan keuangan sederhana, pengolahan data berbasis spreadsheet, serta pembuatan presentasi profesional menggunakan Canva AI. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 83,87 pada pre-test menjadi 88,46 pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta mampu mengaplikasikan teknologi AI dalam simulasi pekerjaan administrasi dan akuntansi. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital, kompetensi teknis, dan kesiapan kerja siswa SMK dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang semakin berbasis teknologi.