Aisyah Nur Sayidatun Nisa, Aisyah Nur Sayidatun
Unknown Affiliation

Published : 42 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN SOCIAL AWARENESS DAN OPTIMALISASI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA ERA NEW NORMAL MELALUI “PROGRAM PELITA” Putri, Noviani Achmad; Hermanto, Fredy; Ginanjar, Asep; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun; Syakuro, Afif Abdan; Listiyo, Deny; Fandilah, Alifia Putri Tisa
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 6 No 2 (2021): Volume 6 Nomor 2 November 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v6i2.50583

Abstract

The Covid-19 pandemic is still around us. The number of positive cases of Covid-19 in Indonesia has not been fully completed. In an effort to prevent the impact of Covid-19 from getting worse, each country has issued various policies in an effort to suppress the spread of the virus. These various policies are preventive measures so that everyone can avoid transmission. Some of these policies include implementing online learning, reducing activities outside the home, limiting the occurrence of crowds, limiting opening hours or closing some crowded places, using masks, and various other rules. But unfortunately so far there are still many people who do not comply with the Health Protocol. One of them is often found in residents of Tambakrejo, Semarang. Many children, adults, the elderly and even the elderly who do not wear masks, crowd and there are no hand washing facilities. In addition, the lack of literacy on Health Protocol education and low Social Awareness can cause the spread of the Corona Virus to spread. Therefore, preventive measures are needed for residents so that the chain of the spread of Covid-19 can be broken. This condition has moved us as a service team to be able to help and lighten their burden. Through this PPM activity, we try to provide several activities that we put into one program, which we call the “PELITA” (Our Environmental Approach) program. This program aims not only to provide knowledge about new adaptation habit policies, not only to provide education related to Health Protocols but further than that, this service activity seeks to strengthen Social Awareness for residents. So, through this service, Social Awareness has become one of our important focuses in order to lead the community, especially the residents of Tambakrejo, to be able to strengthen the social competence of the Tambakrejo residents so that they can work together in dealing with various Threats, Challenges, Obstacles and Disturbances during this pandemic. The results of this activity are Strengthening Social Awareness and Optimizing the Implementation of Health Protocols in the New Normal Era through the "Pelita Program" at TPQ Al-Firdaus Tambakrejo Semarang. This PELITA program is to get closer to our brothers and sisters who are experiencing difficulties or lacks both in terms of education, motivation, and economy. In more detail, these activities include Policy Socialization, 5 M Education, Health Protocol Video Turorials, Optimization of Social Media, Active Campaigns, Partnerships and Strengthening Social Awareness. Pandemi Covid-19 sampai detik ini masih terus ada disekitar kita. Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia belum sepenuhnya tuntas. Upaya agar dampak Covid-19 tidak semakin parah, maka setiap negara mengeluarkan berbagai kebijakan sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus. Berbagai kebijakan tersebut merupakan upaya preventif agar setiap orang dapat terhindar dari penularan. Beberapa kebijakan tersebut seperti melaksanakan pembelajaran secara daring (online), mengurangi aktivitas di luar rumah, membatasi terjadinya kerumunan, membatasi jam buka atau menutup beberapa tempat keramaian, menggunakan masker, serta berbagai aturan lainnya. Namun sayangnya sampai sejauh ini masih banyak dijumpai masyarakat yang tidak menaati adanya Protokol Kesehatan. Salah satunya banyak dijumpai pada warga Tambakrejo, Semarang. Banyak anak-anak, orang dewasa, orang tua bahkan lansia yang tidak memakai masker, berkerumun serta fasilitas cuci tanganpun tidak ada. Selain itu kurangnya literasi tentang edukasi Protokol Kesehatan dan rendahnya Social Awareness dapat menyebabkan penyebaran Virus Corona semakin merebak. Oleh karena itu dibutuhkan upaya preventif bagi warga agar rantai penyebaran Covid-19 ini dapat terputus. Kondisi inilah yang menggerakkan kami sebagai tim pengabdi tergugah hati untuk dapat membatu dan meringankan beban mereka. Melalui kegiatan PPM ini kami mencoba memberikan beberapa kegiatan yang kami tuangkan dalam satu program, dimana kami menyebutnya dengan program “PELITA” (Pendekatan Lingkungan Kita). Program ini bertujuan tidak hanya memberikan pengetahuan tentang kebijakan kebiasaan adaptasi baru, tidak hanya memberikan edukasi terkait dengan Protokol Kesehatan namun lebih jauh dari itu yakni kegiatan pengabdian ini berupaya memberikan penguatan Social Awareness bagi warga. Maka melalui pengabdian inilah Social Awareeness menjadi salah satu fokus penting kami guna mengantar masyarakat khususnya warga Tambakrejo untuk dapat menguatkan kembali kompetensi sosial warga Tambakrejo agar dapat bergotong royong bersama dalam menghadapi berbagai Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan di masa pandemi ini. Hasil dari kegiatan ini yakni Penguatan Social Awareness dan Optimalisasi Penerapan Protokol Kesehatan pada Era New Normal melalui “Program Pelita” di TPQ Al-Firdaus Tambakrejo Semarang. Program PELITA ini, untuk mendekatkan diri terhadap saudara-saudara kita yang mengalami kesusahan atau kekurangan baik secara pendidikan, motivasi, hingga ekonomi. Secara lebih rinci kegiatan tersebut meliputi Sosialisasi Kebijakan, Edukasi 5 M, Video Turorial Protokol Kesehatan, Optimalisas Media Sosial, Giat Kampanye, Kemitraan dan Penguatan Social Awareness.
PENDAMPINGAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI MASA PANDEMI COVID-19 (DESA AYAMPUTIH KEC. BULUSPESANTREN KAB. KEBUMEN) Ngaeni, Tri Nur; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 November 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v5i2.41762

Abstract

Distance learning (PJJ) is one of the policies set by the government during the Covid-19 pandemic. This PJJ requires students to carry out learning at home through an online system. In PJJ activities, parents now have the role of being a teacher for their children. This role is obtained because parents in the family have the function of providing education for family members. This study aims to find out how parental assistance is in IPS learning during the Covid-19 pandemic in Ayamputih village, Buluspesantren sub-district, Kebumen district. The research method used is a qualitative method. Qualitative method is a method that emphasizes in-depth understanding aspects of a problem data collection technique used by researchers is by conducting interviews with informants. The results showed that: (1) the implementation of learning carried out by students was carried out entirely online. (2) parental assistance in IPS learning is only done when the child finds it difficult to do the assignments given by the teacher. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) merupakan salah satu kebijakan yang ditetapkan pemerintah di masa pandemi covid-19 ini. PJJ ini mengharuskan peserta didik untuk melakukan pembelajaran di rumah masing-masing melalui system daring. Dalam kegiatan PJJ orang tua kini memiliki peran menjadi guru bagi anak-anakanya. Peran ini di peroleh sebab orang tua dalam keluarga memiliki fungsi memberikan edukasi bagi anggota keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendampingan orang tua dalam pembelajaran IPS di masa pandemi covid-19 di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode kualitatif adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah teknik pengembilan data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan melakukan wawancara kepada informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan peserta didik dilakukan sepenuhnya secara daring. (2) pendampingan orang tua dalam pembelajaran IPS hanya dilakukan ketika anak merasa kesulitan dalam pengerjaan tugas yang diberikan oleh guru.
ANALISIS AKTIVITAS PEMBELAJARAN IPS BERBASIS DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 BAGI PESERTA DIDIK SMP DI KECAMATAN TAHUNAN KABUPATEN JEPARA Febiani, Meta; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 6 No 1 (2021): Volume 6 Nomor 1 Mei 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v6i1.41826

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a massive impact and transformation on people's lives and has affected various fields, one of which is education. all levels of education in Indonesia must provide learning from home, one of them is in social studies learning in junior high school. This article aims to discuss and provide an overview of online-based social studies learning activities for junior high school students in the Tahunan District, Jepara Regency. The research method used is qualitative methods. The results showed that (1) Online-based social studies learning activities by junior high school level students in the Annual District of Jepara Regency were carried out by utilizing digital technology through online learning applications (2) There were many obstacles experienced by junior high school level students in the Annual District of Jepara Regency. One of the online-based social studies learning processes is about the difficulty of understanding social studies material. Pandemi COVID-19 membawa dampak dan transformasi secara masif terhadap tatanan kehidupan masyarakat serta mempengaruhi berbagai bidang salah satunya bidang pendidikan. Seluruh jenjang pendidikan di Indonesia harus menyelenggarakan pembelajaran dari rumah, salah satunya dalam proses pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Artikel ini bertujuan untuk membahas dan memberikan gambaran mengenai aktivitas pembelajaran IPS berbasis daring bagi peserta didik SMP di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas pembelajaran IPS berbasis daring oleh peserta didik jenjang SMP di Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi pembelajaran online (2) Terdapat banyak kendala yang dialami oleh peserta didik jenjang SMP di Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara dalam proses pembelajaran IPS berbasis daring salah satunya mengenai sulitnya memahami materi IPS
MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI SOSIAL PADA LINGKUNGAN SEKOLAH Nisa, Aisyah Nur Sayidatun; Putri, Noviani Achmad; Hermanto, Fredy; Ginanjar, Asep
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 November 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v5i2.42316

Abstract

This service is expected to help contribute to the benefit of the school environment and the character development of environmental care conservation. So that by taking advantage of the environment that is still not empowered at SDN Patemon 2, it is able to support learning later. This service is carried out in the planning, implementation and evaluation stages of activities that emphasize activities using the demonstration method. The service went smoothly and received a good and extraordinary response from partners, both from the school and the parent group for grade 2 students related to the environmental arrangement of SDN Patemon 2 by making a child-friendly park. This service also has a target of achievement, namely in the form of accepted articles. In addition, an additional output in this service is a draft book chapter. Pengabdian ini diharapkan dapat membantu memberikan kontribusi terhadap kebermanfaatan lingkungan sekolah dan penumbuhan karakter konservasi peduli lingkungan. Sehingga dengan memanfaatkan lingkungan yang masih belum diberdayakan di SDN Patemon 2, mampu untuk mendukung pembelajaran nantinya. Pengabdian ini dilakukan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan yang menitikberatkan kegiatan menggunakan metode demonstrasi. Pengabdian berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon yang baik dan luar biasa dari mitra, baik dari pihak sekolah maupun paguyuban wali murid kelas 2 terkait dengan penataan lingkungan SDN Patemon 2 dengan membuat taman ramah anak. Pengabdian ini juga memiliki target capaian yaitu berupa artikel capaian accepted. Selain itu, luaran tambahan dalam pengabdian ini adalah draft book chapter.
PENGARUH PEMANFAATAN SMARTPHONE DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS ., Meigawati; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 November 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v5i2.43812

Abstract

This research aims to determine the effect of smartphone usage and discipline of learning on social studies learning outcomes of class VIII students at SMP Negeri 1 Kalibagor, Banyumas Regency. This research is a research with a quantitative approach and is a type of correlational research. The population in this study were 224 students of class VIII SMP Negeri 1 Kalibagor and took a sample of 70 students from the total population through simple random sampling technique. The data collection technique was done using a questionnaire and documentation. The results of this research was a positive and significant influence simultaneously between the smartphones usage and discipline of learning on the social studies learning outcomes of class VIII students of SMP Negeri 1 Kalibagor based on the results of the F test with a value > (37.414> 3.13). The smartphones usage and discipline of learning simultaneously has an effect on social studies learning outcomes by 52.8% and the remaining 47.2% is influenced by other variables or factors. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan smartphone dan disiplin belajar terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Kalibagor Kabupaten Banyumas. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan merupakan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kalibagor yang berjumlah 224 dan mengambil sampel sebanyak 70 peserta didik dari total populasi melalui teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pemanfaatan smartphone dan disiplin belajar terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kalibagor berdasarkan hasil uji F dengan nilai > (37,414 > 3,13). Pemanfaatan smartphone dan disiplin belajar secara simultan atau bersama-sama memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPS sebesar 52,8% dan sisanya 47,2% dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain.
DAYA DUKUNG MAHASISWA FIS UNNES DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA ERA PANDEMI COVID Nisa, Aisyah Nur Sayidatun; Hermanto, Fredy; Nurhayati, Septya
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 7 No 1 (2022): Volume 7 Nomor 1 Mei 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v7i1.56581

Abstract

Kebijakan pendidikan pada masa pandemi Covid-19 membuat proses pembelajaran tatap muka bertransformasi menjadi pembelajaran jarak jauh dengan metode daring. Pemenuhan hak belajar mahasiswa untuk mendapatkan hasil yang optimal tidak hanya menjadi tanggung jawab dosen dan mahasiswa saja, tetapi juga orang tua dan lingkungan. Keberhasilan pembelajaran daring tidak terlepas dari berbagai faktor seperti daya dukung terhadap mahasiswa dalam melaksanakan pembelajaran daring, oleh sebab itu peneliti tertarik mengkaji mengenai daya dukung pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan responden adalah mahasiswa FIS UNNES. Teknik pengumpulan data disebarkan melalui angket. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan rumus statistik dengan persentase. Kegiatan yang telah dilakukan hingga bulan agustus telah melakukan penyebaran kuesioner kepada responden yakni mahasiswa FIS UNNES. Data yang didapatkan kemudian akan dilakukan analisis sesuai dengan metode penelitian yang digunakan.
MENJADI JURNALIS MILENIAL DI ERA DIGITAL Arumsari, Nugraheni; ., Sunarto; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun; Lestari, Sawitri Indah; Fatimah, Siti; Wahyudianto, Arief
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 7 No 2 (2022): Volume 7 Nomor 2 November 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v7i2.60100

Abstract

Pelatihan dasar jurnalistik dan pelatihan menulis berita di era digital, dengan tujuan mahasiswa dapat menjadi generasi yang unggul dan memiliki kecerdasan dan kreatifitas dalam dunia tulis menulis guna mencapai peradaban yang santun dan unggul. Pelatihan ini melibatkan akademisi dan praktisi jurnalis profesional dari IDN Times yang menyampaikan materi dan pelatihan dengan tema Menjadi Jurnalis Millenial di Era Digital. Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa di lingkungan Universitas Negeri Semarang dengan jumlah 145 peserta. Pelatihan Jurnalistik ini didukung oleh mitra yakni dari IDN Times, hal ini dilakukan untuk memperdalam pengetahuan dan praktek mengenai kegiatan jurnalistik. Peran jurnalistik yang paling utama yaitu sebagai pemberi dan penyebar informasi. Melalui kegiatan jurnalistik tersebut masyarakat dapat memperoleh informasi penting, terbaru, dan faktual mengenai suatu peristiwa yang sedang terjadi. Jurnalistik disebut sebagai kegiatan pencarian, pengolahan, penulisan, serta penyebarluasan informasi kepada publik lewat media massa.
OPTIMALISASI GERAKAN KONSERVASI HUTAN MANGROVE MELALUI PROGRAM PELITA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN SOCIAL AWARENESS PADA MASYARAKAT TUGU KOTA SEMARANG Putri, Noviani Achmad; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun; Ginanjar, Asep; Hermanto, Fredy
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol 7 No 2 (2022): Volume 7 Nomor 2 November 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v7i2.61872

Abstract

Kondisi kawasan hutan mangrove Tapak di Kecamatan Tugu Kota Semarang kini mulai terncam dikarenakan rendahnya kesadaran warga terhadap lingkungan, kurangnya literasi tentang menjaga kelestarian hutan mangrove, kurangnya optimalisasi media sosial untuk pelestarian hutan mangrove, belum adanya gerakan sosial dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan, belum terjalinnya kerjasama dengan beberapa stakeholder kawasan hutan mangrove. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melaksanakan program “PELITA” (Pelestarian Lingkungan Kita). Program ini terdiri dari Sosialisasi Gerakan Konservasi Hutan Mangrove, Edukasi Pelestarian Lingkungan, Video Turorial Peduli Lingkungan, Optimalisas Media Sosial, Giat Kampanye, Penguatan Social Awareness, dan Kemitraan. Program PELITA akn lebih optimal jika ada kerjasama dari berbagai pihak untuk saling membantu dan bergotong royong dalam melestarikan kegiatan penanaman konservasi hutan mangrove.
PEMANFAATAN SITUS PETUNGKRIYONO PADA PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENAMBAH LITERASI SEJARAH LOKAL DI SMP NEGERI 1 PETUNGKRIYONO KABUPATEN PEKALONGAN Wijayanti, Lia; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 5 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v5i2.69166

Abstract

The results of the PISA study in 2018 showed that the reading ability of the Indonesian people ranks 74th out of 70 countries in the world, the government launched the National Literacy Movement program as an effort to foster a reading culture in the education sector, the existence of the gedong site and the nagapertala site in Petungkriyono, Pekalongan Regency are used as IPS learning resources. This research aims to 1). Knowing how to use the Petungkriyono historical site strategy in social studies learning to increase local history literacy, 2). Obstacles encountered in utilizing the Petungkriyono historical heritage site in social studies learning to increase local history literacy at SMP Negeri 1 Petungkriyono. Hasil studi PISA pada tahun 2018 menunjukkan bahwa kemampuan membaca masyarakat Indonesia menempati urutan 74 dari 70 negara di dunia, pemerintah mencanangkan program Gerakan Literasi Nasional sebagai. Upaya menumbuhkan budaya membaca pada bidang pendidikan, keberadaan situs gedong dan situs nagapertala yang ada di Petungkriyono Kabupaten Pekalongan dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS. Penelitian ini bertujuan untuk1). Mengetahui bagaimana strategi pemanfaatan situs Sejarah Petungkriyono pada pembelajaran IPS untuk menambah literasi Sejarah lokal, 2). Kendala-kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan situs peninggalan sejarah Petungkriyono pada pembelajaran IPS untuk menambah literasi Sejarah lokal di SMP Negeri 1 Petungkriyono.
Strengthening Digital Literacy Education Based on Virtual Reality Ginanjar, Asep; Zulfikasari, Sony; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun; Hermanto, Fredy; Putri, Noviani Achmad; Wiranto, Aan Probo; Lestari, Diah Ayu Puji; Almanda, Rafi Larepa; Refiyan, Tio Putra
Jurnal Puruhita Vol 6 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v6i1.76738

Abstract

In this increasingly advanced era of technology and information, culture with local wisdom should not be forgotten. The role of local wisdom critically changes and shapes global culture to be meaningful and in accordance with the social and cultural life of society, including in the world of education. Therefore, teachers are currently required to be able to preserve local values amidst the rapid flow of technological progress. One effort that can be made through learning activities using Virtual Reality by social studies teachers in Kudus Regency. Kudus Regency is rich in local wisdom that can be used as a source of social studies learning such as the Menara Kudus Mosque, Kretek Museum, Pati Ayam Site, Kudus Traditional House, etc. Through this local wisdom-based virtual reality , it is hoped that it can train students to preserve socio-cultural conservation values through local wisdom in Kudus Regency. Therefore, to achieve this goal, special skills are needed for teachers to package local wisdom in society into digital form. These skills must be possessed by teachers as educators so that social studies learning can run more meaningfully. The training method in this activity is Community Development Practice which includes team formation, goal formulation, target community identification, needs collection and analysis, problem solution priority determination, preparation, implementation, mentoring, review and evaluation, and ending with determining new needs and targets. The ability to develop digital learning media that is relevant to the times is certainly a skill that is very much needed by teachers in this digital era. Through this community service activity, teachers can improve their skills in developing virtual reality- based learning media . Teachers can package local wisdom materials in digital form which of course will be more appropriate for the native digital generation that currently dominates school benches.