Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL MAHKAMAH

Faktor dan Dampak Perkawinan Dalam Masa Iddah (Studi Kasus di Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah) Ismail, Habib; Khotamin, Nur Alfi
Jurnal Mahkamah : Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam Vol. 2 No. 1 June (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jm.v2i1.81

Abstract

Penelitian ini ditulis untuk menjelaskan mengenai pernikahan dalam masa iddah perspektif Hukum Islam dan Undang-undang perkawinan.kompleksitas permasalahan perkawinan ini ditunjukkan oleh berbagai macam problematika yang muncul dari zaman ke zaman dan jika dilihat dari sisi sosiologis dipengaruhi oleh perubahan sosial seiring perkembangan zaman yang menyebabkan perubahan way of thinking (cara berfikir) manusia kemudian mempengaruhi way of action (cara bertindak) yang mengubah way of life (cara hidup) manusia secara umum dan muslim secara khusus. Salah satu problematika yang muncul akibat perubahan sosial tersebut adalah perkawinan yang dilakukan dalam masa iddah. Yang berakibat dampak baik dari sisi indvidual maupun sosial masyarakat. Jenis penelitian ini adalah field research yang bersifat diskriptif kualitatif. Dengan menggunakan tehnik pengumpulan data secara analisis kualitatif. Dengan analisis ini diharapkan dapat menghasilkan deskripsi yang lebih objektif dan sistematis tentang faktor dan dampak perkawinan dalam masa iddah perspektif hukum Islam dan Undang-undang perkawinan (studi kasus di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah). Dari penelitian diatas peneliti mendapat kesimpulan bahwasanya faktor-faktor dan dampak dari perkawinan yang dilakukan dalam masa iddah adalah faktor internal (faktor pendidikan, ekonomi dan biologis) dan faktor eksternal (lemahnya tingakat kontrol tokoh Agama dan Publik. Sedangkan dampak dari pernikahan tersebut adalah dampak individual dan sosial.
A Legal Review of the Rights and Identity of Adopted Children (Case Study of an Adopt Father Who is Reluctant to Disclose Their Biological Father in Sumber Gede Village, East Lampung) Ariyanto, Ade Fajar; Khotamin, Nur Alfi
Jurnal Mahkamah : Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam Vol. 9 No. 2 December (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jm.v9i2.7549

Abstract

This study critically examines the practice of concealing the identity of adopted children in kinship-based adoption patterns in Sumber Gede Village, highlighting the implementation of adoption that takes place without formal legal procedures and its implications for the fulfillment of identity rights in the national legal system. This study aims to identify the configuration of these social practices and test their compliance with the provisions on child identity protection in Law Number 35 of 2014 and Government Regulation Number 54 of 2007. The approach used is qualitative through empirical juridical methods based on field studies, with primary data from interviews with various parties and secondary data from regulations and legal literature, which are analyzed qualitatively descriptively. The findings indicate two dominant patterns, namely foster care without document changes and administrative engineering without a court order, which have the potential to reduce children's identity rights. The novelty lies in the integration of normative and empirical-sociological analyses that highlight the psychological-cultural motives of adoptive parents and their legal vulnerabilities. The socio-legal approach reveals the gap between norms and practices, both from the perspective of national law and the principle of ḥifẓ al-nasl, with implications for the uncertainty of civil status and weak legal protection of children.