Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

TEORI NEUROSCIENSE DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Damayanti, Wiwik; Sutarto, Sutarto; Suryana, Ermis
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i1.615

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tranformasi Metode pendidikan baru yang dikenal sebagai teori neurosains berfokus pada kinerja saraf otak siswa. Pendidik seringkali hanya mengikuti keinginan siswa dan tidak memperhatikan potensi otak siswa untuk membantu mereka belajar. Neurologi pertama adalah Cajal, seorang ilmuwan Spanyol yang dianugerahi Penghargaan Nobel 1906, yang menemukan empat doktrin neurosain. Salah satu dari doktrin ini adalah Teori Emosi, yang menyatakan bahwa korteks dan sistem saraf simpatik menyebabkan perasaan; Amigdala, yang berfungsi untuk ingatan emosional, terdiri dari nukleus atau kluster badan sel dan belahan otak kiri dan kanan. Kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana otak manusia belajar dan menanggapi ajaran agama dengan menggunakan teori neurosains dalam pendidikan agama Islam.
PEMIKIRAN MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS TENTANG PENDIDIKAN ISLAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI Sari, Novita Diana; Mustajadah, Nafaisul; Damayanti, Wiwik; Amrullah, Amrullah; Nelson, Nelson
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i1.631

Abstract

Globalisasi, yang merupakan konsekuensi dari munculnya teknologi, memungkinkan orang untuk mengakses berbagai jenis informasi dan menjadi alat yang dapat digunakan para ilmuwan. Akibatnya, peradaban Islam dapat runtuh dalam berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana konsep Pendidikan menurut Muhammad Naquib Al-A as. Studi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi Pustaka, hasil kajian menunjukkan bahwa menurut al- A as, setidaknya terdapat dua makna Islamisasi yaitu Islamisasi pikiran dari pengaruh ekternal dan kedua Islamisasi pikiran dari dorongan internal. Yang pertama adalah pembebasan pikiran dari pengaruh magis (magic), mitologis (mythology), animisme (animism), tradisi budaya nasional (national culture tradition), dan paham sekuler (sekularisme). Yang kedua adalah pembebasan jiwa manusia dari menjadi tunduk pada kebutuhan fisik yang cenderung menzalimi dirinya sendiri.
EKSISTENSI GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1966 SEBAGAI UPAYA TUMBANGKAN KEPEMIMPINAN SOEKARNO Damayanti, Wiwik
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 2 No. 2 (2022): Kajian Pendidikan Sejarah, Ilmu Sejarah, & Sosial
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v2i2.21063

Abstract

Ketidakstabilan politik pada tahun 1966 dilandasi dari kurang tegasnya Presiden Soekarno dalam mengambil keputusan terkait permasalahan negara yang sedang berlangsung merupakan “boomerang” bagi dirinya. Lahirnya Surat Perintah Sebelas Maret yang ditujukkan oleh Soekarno kepada Soeharto sering dianggap sebagai titik awal munculnya orde baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui studi pustaka. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini yakni gerakan mahasiswa yang bersatu dalam KAMI tahun 1966 pada mulanya bertujuan untuk membubarkan PKI, melakukan reshuffle Kabinet Dwikora, dan menurunkan harga-harga sebagaimana yang tergambar dalam Tritura (Tri Tuntutan Rakyat). Namun dalam perkembangannya karena ketidaktegasan Presiden Soekarno dalam menangani masalah yang berlangsung membuat mahasiswa kehilangan kepercayaan terhadap Soekarno. Atas dasar tersebut gerakan yang orientasi utamanya adalah membubarkan PKI menjadi menjatuhkan kepemimpinan Presiden Soekarno.
Pelatihan Vokasional (Packaging, Labeling Dan Marketing) Sebagai Upaya Peningkatan Produktifitas Bagi Pelaku UMKM Damayanti, Wiwik; Khotamin, Nur Alfi; Ajib, Ajib
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v5i2.p1-10

Abstract

Menurunnya produktifitas UMKM di Lampung  Timur pasca pandemi covid-19 mengakibatkan banyak UMKM yang menginginkan perubahan guna mengembalikan dan bahkan meningkatkan produktifitas pelaku UMKM, Tujuan dari pengabdian yang sedang dilakukan ini adalah memberikan dampingan  bagi pelaku UMKM agar dapat meningkatkan produktifitasnya melalui vokasi dalam hal Packaging, Labeling Dan Marketing. Pengabdi menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development), pengabdi menilai pelaku UMKM mempunyai potensi untuk dapat meningkatkan produktifitasnya melalui metode Packaging, Labeling Dan Marketing yang lebih baik. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM telah dapat memahami dan dapat mempraktikkan metode-metode Packaging, Labeling Dan Marketing. Komunitas UMKM ini masih perlu adanya monitor dari stakeholder agar peningkatan produktifitasnya terus naik. Sehingga pihak-pihak terkait seperti pemerintah daerah, lembaga keuanga, DPRD juga pihak-swasta yang konsen dalam pemberdayaan UMKM untuk terus menijau keberlangsungannya. Kata Kunci: Vokasional (Packaging, Labeling Dan Marketing), Produktifitas UMKM
The Development of Canva-Based Learning Media in Islamic Religious Education (PAI) for 7th Grade at MTs. Muhammadiyah Curup Rukmini, Reni Dianti; Damayanti, Wiwik; Nasution, Aida Rahmi; Kristanti, Epa
The Future of Education Journal Vol 3 No 5 (2024): December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v3i5.279

Abstract

Religious education plays an essential role in shaping students' personalities and their devotion to worship. Achievement in Islamic Religious Education is influenced by both internal and external factors. Internal factors can be enhanced through support from parents and teachers, while external factors depend on the student's social environment. With the advancement of information and communication technology, the teaching and learning process has undergone a significant transformation. Creative educators utilize learning media to make lessons more engaging and tailored to students' characteristics. The purpose of this study is to develop effective and practical learning media that can enhance student interest in learning, foster good character, and meet the interactive learning needs of the digital era. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. The findings suggest that Canva-based learning media, as a development product for Islamic Religious Education (PAI) lessons for 7th-grade students at MTs. Muhammadiyah Curup, can be used by adhering to the steps and guidelines of the development model and the available Canva application, enabling teachers to conduct lessons in an easy, quick, accurate, and effective manner.
OPTIMALISASI SUMBER AJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN EDUCATIONAL INEQUALITY Abdiantoro, Restu; Sukma Eka Wijaya; Damayanti, Wiwik; Selviani, Rani; Kurniawan; Indrawati, Karliana
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 12 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1113

Abstract

Ketidaksetaraan pendidikan masih menjadi tantangan besar dalam sistem pendidikan Indonesia, terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Artikel ini membahas bagaimana optimalisasi sumber ajar dapat menjadi solusi untuk menghadapi tantangan educational inequality.  Dengan pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini menganalisis faktor-faktor penyebab ketidaksetaraan, seperti keterbatasan anggaran pendidikan, distribusi sumber ajar yang tidak merata, dan kualitas guru yang belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, pelatihan guru, dan kolaborasi dengan lembaga keagamaan serta komunitas dapat memperbaiki akses dan kualitas sumber ajar dalam PAI. Dengan strategi ini diharapkan kesenjangan pendidikan dapat dikurangi dan kualitas pembelajaran PAI menjadi lebih merata di seluruh Indonesia.
DINAMIKA PSIKOLOGIS DAN UPAYA MEMBANGUN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA DALAM HUBUNGAN LONG DISTANCE RELATIONSIP (LDR) STUDI PADA TKI DI METRO SELATAN Damayanti, Wiwik; Khotamin, Nur Alfi; Mujtahid, Muhammad; Signori, Damar Hanif
Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 19 No 1 (2025): MARET
Publisher : Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/almabsut.v19i1.2089

Abstract

This study examines the psychological dynamics experienced by Indonesian Migrant Workers (TKI) who are in long-distance relationships (LDR) and their efforts to maintain marital harmony. The LDR phenomenon among TKI arises from overseas job placements, which separate couples for extended periods. The aim of this study is to understand the psychological challenges faced by TKI couples and the efforts they make to sustain a harmonious relationship despite the distance. This research uses a qualitative approach with a case study design, involving 6-8 TKI couples in Rejomulyo Village, South Metro, using purposive sampling. Data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and documentation, while data analysis was carried out thematically. The results indicate that the psychological dynamics faced by TKI couples include loneliness, anxiety, and emotional stress due to limited physical interaction. However, they strive to maintain marital harmony through effective communication, building trust, and emotional support from family and psychological counseling. Factors influencing marital harmony include regular communication, trust levels, emotional support, and financial planning. This study contributes to understanding the psychological challenges faced by TKI couples in LDR and their efforts to maintain marital harmony despite the distance.
Praktik Ijarah Jasa Pengairan Sawah dalam Pandangan Hukum Ekonomi Syariah (Studi di Kota Metro) Ambariyani, Ambariyani; Damayanti, Wiwik
Jurnal Mahkamah : Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam Vol. 2 No. 1 June (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jm.v2i1.125

Abstract

Undang-Undang Nomor 77 Tahun 2001 tentang irigasi, menyebutkan bahwa irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan ait untuk menunjang pertanian. Penyediaan irigasi di Kota Metro sangat di butuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat petani khususnya dalam bidang persawahan dengan cara kerjasama. Kerjasama dilakukan untuk memperoleh keuntungan. Pihak petani memperoleh keuntungan berupa kesediaan air dan pihak irigasi memperoleh upah dari hasil panen petani yaitu5 kg padi dan uang sebesar Rp.2500 dari ¼ bahu. Pelaksanaan akad jasa di Kota Metro terjadi secara lisan, tidak ada istilah surat perjanjian tertulis, akad jasa yang terjadi di Kota Metro hanya berdasarkan saling percaya antara kedua belah pihak. Oleh sebab itu banyak yang harus diteliti lebih lanjut mengenai akad jasa yang terjadi di Kota Metro tersebut, baik dari segi akad maupun dari segi teori hukum ekonomi syariah. Adapun yang menjadi permasalahannya adalah : bagaimana jika terjadi pelanggaran akad jasa yang dilakukan oleh salah satu pihak?. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses terjadinya upah jasa pengairan di Kota Metro dan apakah akad jasa yang diterapkan di Kota Metro tersebut sudah sesuai dengan nilai-nilai muamalah Islam?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis proses upah jasa pengairan sawah di Kota Metro dan untuk mengetahui pandangan Hukum Ekonomi Syari’ah tentang akad jasa di Kota Metro. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini termasuk kedalam jenis penelitian lapangan. Penelitian lapangan adalah penelitian yang langsung dilakukan di lapangan atau langsung pada responden. Penelitian ini menggambarkan dan mendeskripsikan keadaan suatu obyek kemudian menganalisisnya. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumberdata sekunder. Metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis kualitatif merupakan teknik analisis data yang menggunakan sumber informasi yang sesuai untuk membantu dalam proses penelitian. Dalam penelitian ini penulis mengambil kesimpulan bahwa pelaksanaan akad jasa di Kota Metro merupakan salah satu bentuk kerjasama yang boleh dilakukan. Tersedianya air pada masyarakat petani dalam bercocok tanam dapat berpengaruh pada kelangsungan hidup masyarakat yang mayoritas berpenghasilan dari pertanian. Dengan pola pembayaran 5kg padi dan uang sebesar Rp.2500 dari ¼ bahu dan diberikan setelah petani menjual hasil panen tersebut. Pelaksanaan akad jasa yang terjadi di Kota Metro bila ditinjau dengan teori ijarah yaitu dengan persewaan tenaga untuk mengairi selama masa tanam sampai masa panen, tetapi dengan adanya pelanggaran akad yang dilakukan oleh salah satu pihak yang berakad menyebabkan rukun ijarah menjadi tidak sempurna dan menjadi akad yang fasid.
Dimensi Zakat dalam Keadilan Sosial (Studi Komparasi Pemikiran Yusuf Al Qardhawi dan Masdar Farid Mas’udi) Damayanti, Wiwik; Dwilestari, Ita; Wahyono, Budi
Jurnal Mahkamah : Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam Vol. 3 No. 1 June (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jm.v3i1.251

Abstract

Masdar Farid Mas’udi berpendapat bahwa pemikiran dan praktik zakat di kalangan umat Islam berangsur-angsur ditandai oleh tiga kelemahan dasar dan sekaligus menjadi ciri pokok yang saling berkaitan, Di sisi lain, Yusuf Al Qordhowi berpendapat mengenai zakat perlu ada reskontruksi dan pemaknaan ulang tentang bahasan zakat, sebagaimana beliau mengupayakan konsepnya yang digagas sesuai dengan kondisi sosial atau perkembangan zaman. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendapatkan gambaran tentang konsep yang di kemukakan oleh Yusuf Al Qordhowi dan Masdar Farid Mas’udi tentang Zakat. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka, Analisis data menggunkan kontent. Zakat yang dikemukakan Yusuf Al Qordhawi dan Masdar Farid Mas’udi merupakan suatu bentuk rekonstruksi wacana agama yang berusaha untuk mengintegrasikan realitas sosial dalam agama Islam. Zakat merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar, atas orang yang telah memiliki kemampuan tertentu, menunaikan bukan atas dasar suka, kalau perlu bahkan bisa dengan paksa. Objek yang dikenakan zakat, Nabi menetapkan bahwa zakat dikenakan atas: jiwa (Zakat Fitrah) dan semua jenis harta kekayaan yang dimiliki masyarakat dimana zakat ditetapkan (Zakat Mal).
ANALISA STATUS KEPEMILIKAN BARANG PENINGGALAN SANTRI BOYONG PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARI’AH Yogi Saputra, Ferdi; Damayanti, Wiwik; Dwilestari, Ita
KASBANA Vol 5 No 2 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of unclear ownership status of inherited items from Islamic boarding schools (pesantren) often leads to ownership conflicts, especially when the items are reclaimed after a long time. This study aims to analyze the legal status of ownership of inherited items from Islamic boarding schools (pesantren) in Al-Qur'aniyy, Gajah City, Central Lampung, from the perspective of Islamic economic law. This study uses a qualitative method with a normative approach, through observation, interviews, and documentation techniques. The results show that items left by students remain private property until a valid contract is made in the form of a gift or wadi'ah. However, in practice, many students do not explicitly convey their intention to own, so that the pillars of the contract, such as ijab and qabul, are not fulfilled. The implication of this ambiguity is the potential for violations of ownership rights and misuse of assets. Therefore, written administrative policies and education related to Islamic contracts are needed to ensure the clarity of the status of items and realize the principle of Hifzh al-Mal in the maqashid sharia. Keywords: Grants, Sharia Economic Law, Ownership, Wadi'ah