Hetty Krisnani, Hetty
Unknown Affiliation

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

FENOMENA WARIA DAN DAMPAK JANGKA PANJANG GANGGUAN PSIKIS KORBAN KEKERASAN SEKSUAL ANAK AR-RIDHO, ALI; SANTOSO, MEILANNY BUDIARTI; HUMAEDI, SAHADI; KRISNANI, HETTY
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.593 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.14226

Abstract

Fenomena waria masih merupakan masalah yang belum mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat. Permasalahan mereka belum mendapatkan urgensi intervensi baik dari kalangan akademisi maupun profesional. Fenomena ini juga masih banyak meninggalkan tanya Tanya besar di dalam masyarakat, yaitu terkait sebab dari permasalahan yang mereka hadapi. Terdapat banyak dimensi yang dapat dikaji untuk menjelaskan fenomena ini salah satunya dengan menggunakan kajian konstruksi emosional dalam ilmu psikologi yang menjelaskan tentang terbentuknya proses mental seseorang berdasarkan memori masa lalu. Dalam tulisan ini penulis menggunakan pendekatan kajian konstruksi emosional tersebut untuk mengurai sebab dan akar permasalaha waria yang kemudian dari kajian tersebut dapat ditentukan metode untuk mencegah dan mengintervensi permasalahan waria.
PERUBAHAN POLA PIKIR MASYARAKAT MENGENAI SAMPAH MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DAN NON ORGANIK DI DESA GENTENG, KECAMATAN SUKASARI, KAB. SUMEDANG KRISNANI, HETTY; HUMAEDI, SAHADI; Ferdryansyah, Muhammad; ASIAH, DESSY HASANAH SITI; BASAR, GIGIN G. KAMIL; SULASTRI, SRI; MULYANA, NANDANG
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.672 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.14345

Abstract

Program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini dilatarbelakangi oleh pola pikir masyarakat yang masih menganggap bahwa sampah adalah sumber masalah, sehingga masyarakat umumnya menilai bahwa sampah adalah benda yang sudah tidak ada manfaatnya. Masyarakat belum terarah pada pemikiran bahwa sampah bila dikelola dan diolah dapat menjadi potensi yang menguntungkan bagi masyarakat itu sendiri. Kegiatan PPM di adakan di Desa Genteng, Kec. Sukasari, Kab. Sumedang yang memang masih memiliki masalah yang terkait dengan sampah tersebut. Desa Genteng merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, namun pengelolaan sumber daya alam tersebut seringkali menimbulkan dampak terhadap peningkatan jumlah sampah organic dan non-organik yang belum ditangani dengan tepat.Dalam mengatasi masalah tersebut, tim bermaksud mengadakan kegiatan berupa pelatihan mengenai pengolahan sampah organik dan non organik yang dihasilkan dari pengelolaan sumber daya alam maupun sampah rumah tangga. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat sadar bahwa sampah bukan lagi sebuah masalah, namun justru sampah adalah potensi yang menguntungkan bilamana masyarakat memahami dan memiliki keterampilan dalam mengolah sampah tersebut. Kegiatan PPM ini akan berlangsung selama 7 bulan, dan dapat ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan yang mendukung hasil pelatihan pengolahan sampah tersebut.Hasil dari kegiatan pelatihan tersebut, nampak bahwa warga lebih termotivasi untuk mulai memilah sampah organik dan non-organik dengan metode pengolahan dan pengelolaan yang bernilai ekonomis sebagai potensi usaha yang ramah lingkungan. 
DAMPAK PEMBANGUNAN RUAS TOL CIPULARANG “PENDEKATAN SISTEM SEBAGAI SEBUAH TAWARAN SOLUSI” RADIANSYAH1, SYURDIANA; MULYANA, NANDANG; KRISNANI, HETTY
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.468 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.14394

Abstract

Pemerintahan tanah air kita Indonesia, dimulai dari Era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono Hingga pemerintahan yang sekarang Joko Widodo sedang berfokus mengejar ketertinggalan pembangunan terutama pembangunan di bidang infrastruktur. Salah satu pembangunan yang bisa dianggap berhasil yaitu pembangunan Jalan bebas Hambatan ( TOL ) Cipularang yang menghubungkan dua ibukota provinsi yaitu Jakarta & Bandung. Pembangunan ruas TOL tesebut telah berdampak positif baik pada singkatnya waktu tempuh dan geliat ekonomi dikedua tempat. Tetapi ada yang tertinggal, dimana daerah yang dilewati oleh pembangunan jalan TOL sekarang seolah menjadi “ kota mati “ baik secara ekonomi maupun sosial ini adalah dampak pembangunan yang terdistorsi. Model pendekatan sistem yang dicetuskan oleh Pincus &Minahan bisa menjadi tawaran solusi guna mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi.
PEMANFAATAN LEMBAGA LOKAL UNTUK PELAKSANAAN TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DESA GENTENG Nurwati, Nunung; Krisnani, Hetty; Riana, Agus Wahyudi; Hidayat, Eva Nuriyah; Humaedi, Sahadi
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2018): Vol 5, No. 1 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.185 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v5i1.16038

Abstract

Kegiatan PKM  dengan judul ”Pemanfaatan Lembaga Lokal Untuk Pelaksanaan Tertib Administrasi Kependudukan Di Desa Genteng“, bertujuan untuk memanfaatkan keberadaan lembaga lokal yang ada untuk pelaksanaan pelaksanaan pendataan kependudukan sehingga dapat menciptakan tertib administrasi kependudukan. Untuk mencapai maksud tersebut, Tim PKM telah melaksanakan kegiatan berupa pelatihan dengan materi-materi mencakup peraturan dan teknis registrasi penduduk. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Genteng, dihadiri oleh 45 peserta, terdiri dari ketua RW, Ketua RT, kader posyandu, dan PKK. Pelatihan difokuskan pada materi Registrasi penduduk sebagai berikut: 1) Undang-undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan; dan 2) Teknis Pengisian Data Kependudukan. Untuk menilai tingkat keberhasilan kegiatan pelatihan digunakan alat bantu berupa Pre-Test dan Post-Test. Hasil dari kegiatan pelatihan pemanfaatan lembaga lokal dalam pelaksanaan registrasi penduduk ini baru mencapai pada aspek kognitif dan afeksi, hal ini dapat terlihat dari kemampuan peserta dalam memahami materi yang disampaikan oleh pemateri. Selain itu, tingkat partisipasi peserta dalam kegiatan diskusi pemecahan masalah cukup baik, hal ini dapat terlihat saat kegiatan tersebut dilaksanakan.Kata kunci: Lembaga lokal, Pelatihan administrasi kependudukan 
GANGGUAN MAKAN ANOREXIA NERVOSA DAN BULIMIA NERVOSA PADA REMA krisnani, Hetty; Santoso, Meilanny Budiarti; Putri, Destin
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): PROSIDING PENELITIAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.153 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.15714

Abstract

ABSTRAKMasa remaja merupakan masa perubahan dramatis dalam diri seseorang. Salah satu perubahan yang terjadi adalah perubahan komposisi tubuh, terutama akumulasi lemak tubuh pada remaja puteri. Dengan adanya akumulasi lemak tubuh tersebut, ada anggapan bahwa mereka tidak memiliki tubuh semenarik yang diinginkan. Hal ini akan mendorong remaja puteri mencari jalan keluar agar memiliki tampilan fisik yang ideal, salah satunya adalah dengan melakukan perubahan kebiasaan makan yang umumnya menyimpang. Kebiasaan makan yang tidak benar itu dapat mengakibatkan terjadinya gangguan makan atau eating disorder yang dapat berdampak buruk bagi remaja. Eating disorders (ED) merupakan gangguan mental yang meskipun berhubungan dengan pola makan dan berat badan, gangguan tersebut bukanlah mengenai makanan, tetapi mengenai perasaan dan ekspresi diri. Pada umumnya, penderita ED adalah mereka yang memiliki kepercayaan diri rendah. Terdapat dua macam ED, yaitu anorexia nervosa dan bulimia nervosa. Kedua gangguan tersebut mempunyai tujuan yang sama, yaitu menguruskan badan. ABSTRACTAdolescence is a time of dramatic change in a person. One of the changes that occur are changes in body composition, especially the accumulation of body fat in girls. Given the accumulation of body fat, there is the assumption that they do not have a body as attractive as desired. This will encourage the girls find a way out in order to have the ideal physical appearance, one is to change eating habits are generally distorted. Improper eating habits can result in eating disorders or disordered eating can be bad for teens. Eating disorders (ED) is a mental disorder even though associated with diet and weight, the disorder is not about food, but about feelings and self-expression. In general, patients with ED are those who have low confidence. There are two kinds of ED, namely anorexia nervosa and bulimia nervosa. Both of these disorders have the same goal, which is to lose weight.
PERAN GANDA IBU RUMAH TANGGA PEKERJA K3L UNPAD DALAM RANGKA MENUNJANG PEREKONOMIAN KELUARGA Triana, Annisya; Krisnani, Hetty
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.001 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v5i2.18370

Abstract

ABSTRAKSebagai seorang wanita yang telah menikah, wanita mempunyai peran dalam keluarga inti sebagai isteri, sebagai ibu, dan sebagai pengurus rumah tangga. Namun saat ini, tidak terbatas pada melayani suami, merawat anak, dan mengurusi rumah tangga seringkali keadaan ekonomi keluarga menuntut ia untuk bekerja dan ikut terjun ke sektor publik untuk mencari suatu kegiatan yang dapat menambah penghasilan keluarganya. Terbatasnya lapangan kerja, minimnya ketrampilan, serta pendidikan yang rendah menjadikan K3L Unpad sebagai pilihan pekerjaan bagi para ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di kawasan Jatinangor. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian deskriptif ini menggunakan teknik survai. Populasinya adalah Petugas K3L Unpad sebanyak 347 orang (di Zona 1 sebanyak 26 orang) dengan sampel sebesar 12 orang yang dipilih secara accidental. Teknik pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara terstruktur, serta indeep interview terhadap 2 informan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui mengenai bagaimana para ibu rumah tangga pekerja K3L dalam menjalani peran ganda yang mempengaruhi kondisi ekonomi dalam keluarganya serta bagaimana kontribusi mereka dalam rangka membantu menunjang perekonomian keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ibu rumah tangga pekerja K3L ini dapat menjalankan kedua peran tersebut dengan baik. Walaupun bekerja, mereka tidak lupa dan tetap bertanggung jawab akan peran dan tugasnya sebagai ibu rumah tangga. ABSTRACKAs a married woman, women have a role in the nuclear family as wives, as mothers, and as housekeepers. But today, not limited to serving a husband, caring for children, and taking care of households, often the familys economic situation requires him to work and join the public sector in search of an activity that can supplement his familys income. Limited employment, lack of skills, and low education make K3L Unpad a job choice for housewives who live in Jatinangor area. Using a quantitative approach, this descriptive research type uses survey techniques. The population is 343 officers of K3L Unpad (in Zone 1 as many as 26 people) with a sample of 12 persons chosen accidentally. Data collection techniques using structured interview methods, and indeep interviews against 2 informants. This research is aimed to find out how housewife of HOs worker in undergoing double roles affecting economic condition in her family and how their contribution in order to help support family economy. The research has shown that these housewife workers can perform both roles well. Although working outside the home, they remain responsible for the role and duties as a housewife.
GANGGUAN MAKAN ANOREXIA NERVOSA DAN BULIMIA NERVOSA PADA REMAJA krisnani, Hetty; Santoso, Meilanny Budiarti; Putri, Destin
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.708 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.18618

Abstract

ABSTRAKMasa remaja merupakan masa perubahan dramatis dalam diri seseorang. Salah satu perubahan yang terjadi adalahperubahan komposisi tubuh, terutama akumulasi lemak tubuh pada remaja puteri. Dengan adanya akumulasi lemak tubuh tersebut, ada anggapan bahwa mereka tidak memiliki tubuh semenarik yang diinginkan. Hal ini akan mendorong remaja puteri mencari jalan keluar agar memiliki tampilan fisik yang ideal, salah satunya adalah dengan melakukan perubahan kebiasaan makan yang umumnya menyimpang. Kebiasaan makan yang tidak benar itu dapat mengakibatkan terjadinya  gangguan makan atau eating disorder yang dapat berdampak buruk bagi remaja.  Eating disorders (ED) merupakan gangguan mental yang meskipun berhubungan dengan pola makan dan berat badan, gangguan tersebut bukanlah mengenai makanan, tetapi mengenai perasaan dan ekspresi diri. Pada umumnya, penderita ED adalah mereka yang memiliki kepercayaan diri rendah. Terdapat dua macam ED, yaitu anorexia nervosa dan bulimia nervosa. Kedua gangguan tersebut mempunyai tujuan yang sama, yaitu menguruskan badan. ABSTRACTAdolescence is a time of dramatic change in a person. One of the changes that occur are changes in body composition, especially the accumulation of body fat in girls. Given the accumulation of body fat, there is the assumption that they do not have a body as attractive as desired. This will encourage the girls find a way out in order to have the ideal physical appearance, one is to change eating habits are generally distorted.  Improper eating habits can result in eating disorders or disordered eating can be bad for teens. Eating disorders (ED) is a mental disorder even though associated with diet and weight, the disorder is not about food, but about feelings and self-expression. In general, patients with ED are those who have low confidence. There are two kinds of ED, namely anorexia nervosa and bulimia nervosa. Both of these disorders have the same goal, which is to lose weight.
PENGENDALIAN SOSIAL MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA AKHIR DI DESA CIKERUH KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG krisnani, hetty; Ichsan, Aneke Putri
Share : Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.524 KB) | DOI: 10.24198/share.v8i1.16144

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengendalian Sosial Masyarakat Dalam Pencegahan dan Penanganan Perilaku Seks Bebas pada Remaja Akhir Di Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh munculnya fenomena perilaku seks bebas dikalangan remaja akhir yaitu mahasiswa khususnya yang terjadi di perumahan Puri Indah sehingga membutuhkan pengendalian sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana pengendalian sosial masyarakat dalam pencegahan dan penanganan perilaku seks bebas.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang terdiri dari ketua RW 07, ketua RT 05, penjaga kosan, dan 3 masyarakat pendatang berstatus mahasiswa di Puri Indah Jatinangor Desa Cikeruh.Berdasarkan hasil penelitian, upaya pengendalian sosial yang dilakukan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan perilaku seks bebas bersifat preventif dan represif. Baik pencegahan maupun penanganan dilakukan dengan cara persuasif dan koersif. Cara persuasif yang dilakukan adalah peraturan tata tertib, pengisian form dan menyertakan fotokopi KTP serta KTM, pendataan ulang penduduk, musyarawah, penjagaan satpam, menghubungi orang tua mahasiswa, dan membuat surat pernyataan. Sedangkan cara koersif yang dilakukan adalah penggerebekan, pengusiran, dan di arak. Dimana hal ini sesuai berdasarkan teori upaya pengendalian sosial menurut Koentjaraningrat. Meskipun pengendalian sosial masyarakat dilakukan, namun masih belum optimal karena kurangnya partisipasi masyarakat. Maka berdasarkan pada hal tersebut dibutuhkan kegiatan penyuluhan sosial mengenai dampak perilaku seks bebas guna optimalisasi peran tokoh masyarakat dalam menggerakan partisipasi masyarakat untuk pencegahan dan penanganan perilaku seks bebas.
OPTIMALISASI PERAN PENGAWASAN ORANG TUA DALAM PELAKSANAAN SEKOLAH ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 Wardhani, Tsaniya Zahra Yuthika; Krisnani, Hetty
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28256

Abstract

Pasca mewabahnya Pandemi Covid-19 di Indonesia pada pertengahan maret 2020 lalu, pemerintah pusat maupun daerah dengan sigap mengeluarkan kebijakan dalam dunia pendidikan yaitu meniadakan sementara pembelajaran tatap muka secara langsung dan diganti dengan pembelajaran secara online, baik pada tingkat sekolah dasar dan menengah, maupun tingkat perguruan tinggi. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah ini. Ketentuan pembelajaran jarak jauh melalui metode sekolah online yang secara tiba-tiba diterapkan tentu membawa berbagai kendala. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasikan pelaksanaan proses pembelajaran jarak jauh melalui metode sekolah online. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggambarkan dan menjelaskan secara komprehensif dan spesifik berkaitan dengan kejadian atau fenomena yang terjadi saat ini, sehingga tujuan sekolah onlinedapat tercapai dengan optimal. Hasil dari pembahasan ditemukan bahwa dalam pelaksanaannya, konsep sekolahonlinemembawa kendala dan dampak yang begitu signifikan baik bagi anak sebagai peserta didik maupun guru sebagai tenaga pengajar. Kurangnya fasilitas penunjang yang memadai dan keterbatasan pemahaman mengenai akses teknologi dan jaringan internet menjadi kendala utama yang dirasakan oleh kedua belah pihak. Selain itu, ditemukan juga bahwa peran pengawasan dan perhatian orangtua kepada anak dalam proses pembelajaran onlineini sangat penting bagi terwujudnya hasil belajar yang optimal. Orangtua harus hadir dalam mengawasi dan memberi perhatian kepada anak baik pada saat sebelum pembelajaran dimulai, saat pembelajaran berlangsung, sampai dengan setelah pembelajaran selesai.
PENGEMBANGAN KAPASITAS KELOMPOK KOPERASI CIPACING MANDIRI MELALUI PEMASARAN ONLINE DALAM MENGHADAPI PERDAGANGAN GLOBAL Resnawaty, Risna; Krisnani, Hetty; Mulyana, Nandang
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.25338

Abstract

Desa Cipacing merupakan salah satu desa di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Desa ini dikenal sebagai desa para pengrajin yang memiliki keterampilan dalam mengolah bahan baku kayu menjadi kerajinan yang telah dipasarkan di tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Dengan berlangsungnya Asean-China Free Trade Area, beberapa pengrajin desa Cipacing mengalami kesulitan untuk terus bertahan sebagai pengrajin sebab daya saing yang cukup kuat datang dari kerajinan yang membanjiri pasar lokal yang berasal dari negeri Cina. Dalam konteks pengembangan masyarakat, terdapat salah satu pendekatan yang menekankan pada kekuatan yang dimiliki oleh sebuah komunitas. Komunitas pengrajin Desa Cipacing memiliki karakteristik yang unik, yaitu adanya kemitraan local antara Bandar pengrajin. Penguatan dan pengembangan institusi lokal yang ada di Desa Cipacing dapat diarahkan untuk didirikannya social enterprise berbasis komunitas yang akan memberikan dukungan pada aktifitas ekonomi maupun penyelesaian masalah social yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, langkah yang dapat ditempuh adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pada lembaga local di masyarakat agar kapasitas pengrajin Desa Cipacing mampu bersaing dalam pasar global.Â