Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

DST (Digital Storytelling) To Familiarize ‘Stop Bullying’ Cases Among Elementary School Aged-Children Husna Maulida; Dewi Puspitasari; Norma Nofiyanto
Islamic Studies Journal for Social Transformation ISJOUST Vol 2, No 1, 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.884 KB) | DOI: 10.28918/isjoust.v2i1.1610

Abstract

This article discusses about the use of DST as a way to introduce them to the concept of bullying cases among students. As a participatory action research, this research aims to educate students as young learners to aspect of bullying. The term of DST has been increasingly used by scholars to illustrate various forms of support of learning to help young learners learn successfully.
Kajian Kitab Tafsir Mafatih Al-Ghaib Karya Fakhruddin Al-Razi Husna Maulida; Bashori
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Januari)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i1.48

Abstract

Kitab Mafātīḥ al-Ghaib atau yang dikenal sebagai Tafsir al-Kabir karya Fakhruddin al-Razi merupakan salah satu tafsir monumental dalam tradisi Islam. Karya ini menggunakan pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan aspek teologis, filosofis, logis, dan saintifik, menjadikannya unik dibandingkan dengan kitab tafsir lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur, sistematika, dan kontribusi kitab ini terhadap perkembangan tafsir rasional serta perdebatan teologis di dunia Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur yang berfokus pada analisis isi Mafātīḥ al-Ghaib dan tinjauan kritis terhadap berbagai pandangan ulama terkait kitab ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Razi mengedepankan metode argumentatif dan dialektis dalam penafsirannya, menggabungkan wahyu dengan rasionalitas untuk menjawab tantangan intelektual pada zamannya. Kitab ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu tafsir, terutama dalam menyelaraskan antara agama dan ilmu pengetahuan. Mafātīḥ al-Ghaib merupakan salah satu karya penting yang tidak hanya memengaruhi tradisi tafsir, tetapi juga menyajikan model integrasi antara wahyu dan akal yang tetap relevan hingga saat ini. Tafsir ini menjadi referensi utama dalam kajian Al-Qur'an kontemporer, menginspirasi pendekatan rasional dalam memahami teks-teks suci.
DST (Digital Storytelling) To Familiarize ‘Stop Bullying’ Cases Among Elementary School Aged-Children Dewi Puspitasari; Husna Maulida; Norma Nofiyanto
Islamic Studies Journal for Social Transformation Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/isjoust.v2i1.11946

Abstract

This article discusses about the use of DST as a way to introduce them to the concept of bullying cases among students. As a participatory action research, this research aims to educate students as young learners to aspect of bullying. The term of DST has been increasingly used by scholars to illustrate various forms of support of learning to help young learners learn successfully.
DEVELOPMENT OF THE PERMATA POMAA MODEL TO IMPROVE APPETITE AND REDUCE STUNTING IN TODDLERS TOWARDS A STUNTING-FREE ACEH Eka Sutrisna; Husna Maulida; Yunita Sari; Yusnidar
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 4 No. 3 (2024): November 2024 - February 2025
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/irpitage.v4i3.2085

Abstract

Stunting is a health problem that occurs due to chronic malnutrition in toddlers so that the child's weight and height do not match their age. Efforts to overcome stunting can be done by developing the "Permata Pomaa" stunting alleviation model. This community service aims to develop the "Permata Pomaa" stunting handling model to increase appetite and stunting alleviation in toddlers towards a Stunting-Free Aceh in Jambo Mesjid and Blang Teue Villages, Blang Mangat District, Lhokseumawe City. The activity method is carried out using counseling and training methods on introducing how to provide local-based additional food,child's diet management, toddler food menu and how to cook and serve it, Introduction to baby massage and Tuina massage for stunted toddlers' appetite, community assistance on baby massage and Tuina massage and UMKM assistance. The results of community service showthere is an increase in the average knowledge of participants before and after counseling, the average value of participant knowledge before counseling was 6.97, and after counseling the average knowledge became 11.77. In addition, there is an increase in the weight and height of toddlers, where the average value of toddler weight before the Permata Pomaa community service activity was 10.605 and after the Permata Pomaa community service activity was 10.807, while the average height of toddlers before the activity was 85.964 and after the Permata Pomaa model community service activity was 86.695. There is a difference in the average value between weight before and after the community service activity of 202 grams, while the height difference in mean value is 0.731 cm.
COMMUNITY EMPOWERMENT IN IMPLEMENTING THE PERMATA POMAA STUNTING HANDLING MODEL BASED ON DIGITAL EDUCATION AND GITOK Husna Maulida; Eka Utaminigsih; Ismuhadi; Eka Sutrisna; Fitri Hijri Khana; Muhammad Kahfi Aulia
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025 - February 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/irpitage.v5i3.4861

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Implementasi Model Penanganan Stunting Permata Pomaa berbasis Pendidikan Digital dan Pengembangan GITOK (Teknologi Hidroponik Gizi) dilaksanakan di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, dengan mitra sasaran yang terlibat dalam kegiatan ini adalah mitra sasaran kelompok masyarakat Non-Produktif, yaitu kader Posyandu dan mitra sasaran kelompok masyarakat Produktif, yaitu UMKM Awaina. Desa ini tercatat memiliki 341 keluarga berisiko stunting yang disebabkan oleh rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi, kebiasaan memberikan makanan rendah gizi seperti mi instan dan minyak goreng bekas, serta faktor ekonomi yang membatasi akses terhadap makanan sehat. Pola makan anak yang tidak teratur dan kebiasaan membiarkan anak kesulitan makan tanpa solusi telah memperburuk situasi ini, serta lemahnya perekonomian masyarakat di desa tersebut, sehingga Desa Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat juga termasuk dalam daerah dengan garis kemiskinan ekstrem. UMKM Awaina telah terlibat dalam produksi pasta udang dan ikan asin. Namun, sejauh ini produksi UMKM Awaina masih sangat terbatas dan pemasarannya hanya di wilayah lokal Kota Langsa. Sebagai solusinya, program ini menghadirkan pendekatan teknologi dan pemberdayaan untuk Manajemen Stunting PERMATA POMAA berbasis Pendidikan Digital melalui pengembangan aplikasi pendidikan digital PERMATA POMAA & GITOK. Aplikasi ini memberikan informasi mengenai Menu Makanan Pendamping untuk anak, cara mengatur pola makan, pijat bayi dan pijat Tuina untuk meningkatkan nafsu makan. Selain itu, program ini juga mendorong penggunaan kebun rumah sebagai kebun nutrisi berbasis hidroponik untuk menyediakan bahan makanan sehat yang terjangkau dan mandiri. Pelaksanaan program meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, aplikasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkala.
COMMUNITY EMPOWERMENT IN IMPLEMENTING THE PERMATA POMAA STUNTING HANDLING MODEL BASED ON DIGITAL EDUCATION AND GITOK Husna Maulida; Eka Utaminigsih; Ismuhadi; Eka Sutrisna; Fitri Hijri Khana; Rizky Mauliza; Muhammad Kahfi Aulia
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025 - February 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/irpitage.v5i3.5003

Abstract

The Community Empowerment Program in the Implementation of the Permata Pomaa Stunting Handling Model based on Digital Education and the Development of GITOK (Hydroponic Technology Nutrition) was carried out in Simpang Lhee Village, West Langsa District, where the target partners involved in this activity were the target partners of the Non-Productive community group, namely Posyandu cadres and the target partners of the Productive community group, namely the Awaina UMKM This village was recorded as having 341 families at risk of stunting caused by the community's low understanding of nutrition, the habit of giving low-nutrition foods such as instant noodles and used cooking oil, and economic factors that limit access to healthy food. Irregular children's eating patterns and the habit of letting children have difficulty eating without solutions have worsened this situation, as well as the weak economy of the community in the village, where Simpang Lhee Village, West Langsa District is also included in the area with the extreme poverty line. Awaina UMKM has been involved in the production of shrimp paste, salted fish. However, so far the production produced by Awaina UMKM is very limited and its marketing is only in the local area of Langsa City. As a solution, this program presents a technological and empowering approach to Stunting Management PERMATA POMAA based on Digital Education through the development of the PERMATA POMAA & GITOK digital education application. This application provides information regarding the Supplementary Food Menu for children, how to regulate diets, baby massage and Tuina massage to increase appetite. In addition, the program also encourages the use of home gardens as hydroponic-based nutritional gardens to provide affordable and independent healthy food ingredients. The program implementation includes stages of socialization, training, technology application, mentoring, and periodic evaluation.
Hubungan Peran Aplikasi Google Sheet Dengan Penguatan Layanan Posyandu Arista Ardilla; Zulkarnaini; Husna Maulida; Eka Sutrisna
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1414

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, sehingga diperlukan penguatan peran Posyandu sebagai pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan teknologi sederhana yang mudah diakses oleh kader, seperti aplikasi Google Sheet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran aplikasi Google Sheet dengan penguatan layanan Posyandu dalam mendukung pencegahan stunting di Desa Blang Teue. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 40 kader Posyandu yang seluruhnya dijadikan responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai peran aplikasi Google Sheet berada pada kategori kuat dan penguatan layanan Posyandu berada pada kategori tinggi. Analisis bivariat menunjukkan nilai p kurang dari 0,05 yang menandakan terdapat hubungan yang signifikan antara peran aplikasi Google Sheet dengan penguatan layanan Posyandu di Desa Blang Teue. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan Google Sheet mampu mendukung keteraturan, kemudahan, dan efektivitas dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu, terutama dalam pencatatan dan pemantauan data balita. Dengan demikian, pemanfaatan aplikasi Google Sheet dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif inovasi digital yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat.