Hasmiati Hasmiati
Universitas Islam Ahmad Dahlan

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Dampak Perilaku Bullying terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik pada Tingkat Madrasah Ibitidaiyah dan Sekolah Dasar Hardianto Rahman; Muhammad Irfan; Diarti Andra Ningsih; Hasmiati Hasmiati; Saydiman Saydiman; Hasfira Asri
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3259

Abstract

This study aims to: 1) determine the effect of bullying behaviour on student achievement; 2) Analyze the impact of bullying behaviour and its impact on learning achievement. This research includes ex post facto research conducted based on events or phenomena to find bullying behaviour on learning achievement and other impacts on students. The approach taken is a descriptive quantitative approach and a literature review method. This method is used to collect, identify, evaluate and interpret articles describing the impact of bullying behaviour in madrasah and elementary schools. The results showed that bullying behaviour impacted students' learning achievement. Shows that 15.4% of student achievement at MIN 2 Sinjai is influenced by bullying behaviour, and other causes affect the remaining 84.6%. Through the literature review method, it was found that bullying behaviour can impact poor socialization, low self-confidence, decreased self-esteem in the future, low social skills of students, inability to communicate with others, experience depression, anxiety, and the possibility of self-harm.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Oleh Guru Honorer Di MI Darul Abrar Balle Uswatul Hasanah; Nurhasanah; Hasmiati Hasmiati; Diarti Andra Ningsih
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v2i2.204

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan metode pengajaran yang dirancang untuk menyesuaikan dengan keragaman kebutuhan, kebutuhan minat, tingkat kesiapan, serta gaya belajar siswa dalam suatu kelas.Pendekatan ini menjadi elemen kunci dalam penerapan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, keberhasilan strategi ini sangat ditentukan oleh kesiapan dan kompetensi guru, termasuk guru honorer yang kerap kali menjadi tenaga pendidik utama di sekolah dasar. Meskipun memiliki peran yang signifikan, guru honorer sering kali menghadapi berbagai kendala dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi, misalnya kurangnya pelatihan, keterbatasan sarana, serta minimnya pengawasan dan pengakuan profesional menjadi beberapa kendala yang dihadap. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitan kualitatif yang bertujuan untuk mengkaji sejauh mana guru honorer di Madrasah Ibtidaiyah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi terkhusus di Madrasah Ibtidaiyah, mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi penghambat maupun pendukung, serta memberikan rekomendasi berdasarkan temuan lapangan dan literatur terkini
Pelatihan Karya Tulis Ilmiah untuk Meningkatkan Profesionalitas Akademik Guru di UPT SDN 284 Labuaja A. Muh Nur Haqiqih; Nur Hasanah; Diarti Andra Ningsih; Hasmiati Hasmiati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.453

Abstract

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. diperlukan adanya sebuah pembinaan dan pengembangan pada profesi guru yang meliputi pembinaan kompetensi-kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Untuk menjadi guru yang profesional maka seorang guru harus membuat suatu karya tulis ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam membuat karya tulis ilmiah (Penelitian Tindakan Kelas) dengan melaksanakan kegiatan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah bagi guru Sekolah Dasar di Desa Labuaja. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Service Learning. Service Learning merupakan metode pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan antara kegiatan akademis di kampus yang diimplementasikan ke komunitas masyarakat, sehingga mahasiswa dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperolehnya dari mata kuliah yang sudah dipelajarinya kepada masyarakat. Adapun hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta pelatihan mendapatkan benefit dan ilmu tentang Penelitian Tindakan Kelas sehingga membuat mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan, pelaksanaan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah dapat menambah pengetahuan dan pemahaman kepada guru Sekolah Dasar dalam membuat karya tulis ilmiah (Penelitian Tindakan Kelas) di UPT SDN 284 Labuaja. Pelatihan karya tulis ilmiah bagi guru yang telah dilaksanakan sangat penting untuk guru kedepannya agar dapat menjadi guru yang profesional serta meningkatkan hasil tulisan guru-guru dan meningkatkan profesionalitas akademik guru.
Implementation of the Sociodrama Model in Developing Social Competence and Empathy of PGMI Students in the Sociology and Anthropology of Education Course Hasmiati Hasmiati; Laeli Qadrianti; Diarti Andra Ningsih; R. Nurhayati; Nurhasanah; Wahyuningsih Wahyuningsih
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 11 No 01 (2026): Volume 11 Nomor 1 2026
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v11i01.4152

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model sosiodrama dalam mata kuliah Sosiologi Antropologi Pendidikan serta dampaknya terhadap pengembangan kompetensi sosial dan empati mahasiswa Program Studi PGMI. Subjek penelitian terdiri dari 27 mahasiswa semester II yang terlibat aktif dalam 16 kali pertemuan. Tujuh pertemuan awal difokuskan pada pembekalan teori sosiologi dan antropologi pendidikan, sementara sesi setelah UTS diarahkan pada penyusunan skenario dan pementasan sosiodrama berdasarkan isu sosial yang ditemukan di lingkungan nyata. Tema yang diangkat meliputi diskriminasi budaya di sekolah, relasi kuasa dalam kelas, dan marginalisasi terhadap siswa dari keluarga tidak mampu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model sosiodrama mendorong perubahan signifikan dalam dinamika pembelajaran. Mahasiswa yang semula pasif mulai menunjukkan partisipasi aktif, sementara yang dominan belajar memberi ruang bagi keterlibatan kolektif. Proses penghayatan peran sosial membangun empati dan kesadaran sosial secara mendalam. Diskusi reflektif pasca pementasan menjadi wadah pembelajaran kritis yang membongkar prasangka dan memperkuat kesadaran etis. Temuan ini selaras dengan teori role-taking (Mead), experiential learning (Kolb, Rogers), dan empathic arousal (Hoffman).Sosiodrama efektif sebagai strategi pedagogis untuk membentuk karakter sosial mahasiswa, menjembatani teori akademik dengan realitas sosial, serta mendukung pendidikan Islam yang transformatif dan humanis. Kata kunci: sosiodrama, empati, kompetensi sosial, pembelajaran sosiologi antropologi, pendidikan.
Penyuluhan Hukum Restorative Justice sebagai Alternatif Penyelesaian Konflik Sosial Masyarakat Firdayanti Firdayanti; Nabila Nurul Istiqamah; Qurrata Ayyun; Hardianto Hardianto; Hasmiati Hasmiati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.532

Abstract

Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Samaturue sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai pentingnya penyelesaian masalah hukum secara tepat dan bijaksana dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkenalkan alternatif penyelesaian konflik yang mengedepankan musyawarah dan keharmonisan sosial. Kegiatan penyuluhan diikuti oleh 60 orang yang terdiri atas unsur Pemerintah Desa Samaturue, Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat. Penyuluhan ini berfokus pada pemahaman konsep restorative justice sebagai salah satu pendekatan dalam menyelesaikan konflik di luar jalur pengadilan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait penyelesaian konflik secara musyawarah yang menekankan keadilan serta pemulihan hubungan sosial. Masyarakat juga mulai memahami bahwa tidak semua permasalahan harus diselesaikan melalui jalur hukum formal. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta mendorong terciptanya kehidupan sosial yang lebih harmonis melalui penerapan prinsip-prinsip restorative justice dalam penyelesaian permasalahan di lingkungan desa.
Sosialisasi Edukasi Interaktif Stop Bullying Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Perundungan di SMPN 23 Sinjai Selatan Mutmainnah Mutmainnah; Mardinar Santi; Nuhaeni Nuhaeni; Darmansya Darmansya; Hasmiati Hasmiati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.555

Abstract

Fenomena bullying di sekolah menjadi permasalahan serius yang berdampak terhadap kondisi psikologis, sosial, dan akademik murid. Meningkatnya perundungan, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun cyberbullying, menunjukkan perlunya strategi preventif yang sistematis dalam dunia pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran murid dalam mencegah perilaku bullying serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi interaktif yang melibatkan 30 murid kelas VIII SMPN 23 Sinjai Selatan secara aktif dalam diskusi, tanya jawab, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman murid mengenai jenis, dampak, dan strategi pencegahan bullying, di mana sebelum kegiatan sebagian besar murid menganggap ejekan dan pengucilan sebagai hal yang wajar, namun setelah kegiatan seluruh peserta mampu mengidentifikasi minimal tiga jenis bullying beserta dampaknya. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang ditunjukkan dengan meningkatnya empati terhadap korban serta komitmen murid untuk tidak melakukan tindakan perundungan, sebagaimana terungkap dalam sesi refleksi dan wawancara. Dengan demikian, edukasi anti-bullying melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, harmonis, dan bebas dari perilaku perundungan apabila diterapkan secara sistematis, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan murid.