Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Learning Mathematics For Kids: Pelatihan Pembelajaran Matematika Untuk Anak Usia Dini di Keluarga. Hafifah, Mutia; Athar, Gadis Arniyati
Abdi Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i1.4772

Abstract

Salah satu dampak andemi Covid 19 disektor pendidikan adalah pemindahan pembelajaran dari sekolah kerumah yang disebut Pembelajaran jarak jauh (PJJ). PJJ mengharuskan orangtua juga sebagai guru di rumah dan banyak terjadi ketidaksiapan orangtua. Hal ini membuktikan fitrah pendidikan Islam, yakni pendidikan haruslah dimulai dari keluarga. Orang tua harus siap tidak hanya sebagai pemberi nutrisi lahiriah, namun juga harus bisa menjadi pengasuh dan pendidik sebagai pemberi nutrisi ruhaniah anak. Matematika diajarkan pada tingkat anak usia dini sampai tingkat universitas, dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Walaupun demikian pembelajaran matematika selalu menjadi momok menakutkan. Pelatihan ini dilaksanakan untuk memberi pengetahuan bahwa matematika dapat diajarkan di rumah oleh orangtua dengan menggunakan bahan sederhana yang mudah didapat di sekitar rumah. Pelatihan ini dilaksanakan di Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat, dengan peserta 35 orang dimana 12 orangtua (10 perempuan dan 2 orang pria), 3 orang guru TK, 5 orang pemuda desa, 2 orang kepala dusun dan 15 orang mahasiswa KKN. Hasil dari kuesinor, peserta menyatakan 92,9 % ketertiban pelaksanaan akan acara, 96,4% menyatakan bahwa pelatihan sangat bermanfaat, 97, 9% sangat menarik, dan 96,4% sangat tertarik untuk menerapkan di rumah.
Hibah Harta Orang Sakit Perspektif Maqashid Syariah (Analisis Pendapat Wahbah Al-Zuhaili Dan KHES) Nugroho, Luthfiah Huzaimah; Nasution, Abdul Halim; Hafifah, Mutia
Jurnal Landraad Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jl.v3i1.513

Abstract

A gift is a voluntary gift agreement without compensation, either to heirs or other people. However, its implementation will have an impact on conflict when the grantor suffers from illness. Of course, this has different legal implications than for healthy people. This study focuses on the opinions of Wahbah Al-Zuhaili and KHES. This research method uses library research which is qualitative analytical in nature through a historical approach and a statute approach. By examining the history of KHES figures and texts. The data analysis method is using the fiqh muqaran approach. The results of the research show that first, the law of giving sick people with maqasid sharia values is found in the aspects: Protecting religion, protecting the soul, protecting the mind, protecting property, protecting offspring. Second, Wahbah al-Zuhaili classified illness conditions, namely: serious illness and non-severe illness. Conditions of serious illness that cause death before oneyearhas passed, the law applies to grant people who are seriously ill cause death. Meanwhile, for illnesses that are not serious or that do not cause death, the grantor may make a commitment with the recipient of the grant to pay for life until death, as stated in article 454 paragraph 2. Third, KHES specifically includes grants for seriously ill people in article 724 -727.
ANALYSIS OF THE LAVENDER MARRIAGE PHENOMENON AND ITS CHALLENGES TO FAMILY LAW IN INDONESIA Dewi, Tika; Hafifah, Mutia; Marpaung, Watni; Firnanda, Wahyuni; Anastasya, Windy
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 6 No. 1 (2025): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v6i1.1012

Abstract

The phenomenon of lavender marriage—a marriage between heterosexual and homosexual individuals based on social or cultural motives to maintain the image or fulfill family expectations—is a real challenge in family law practice in Indonesia. This study aims to analyze the forms, motivations, and legal, social, and psychological implications of this practice. Using a qualitative approach with normative-sociological methods, data were obtained through interviews and literature studies which were then analyzed thematically. The findings show that although lavender marriage is administratively valid, this practice is contrary to the maqashid of marriage according to Islamic law and Law Number 1 of 1974, because it ignores the principles of honesty, the goal of building a family, and protection of partners and children. This study emphasizes the importance of a more adaptive regulatory response and social education to prevent the misuse of the institution of marriage as a tool for identity camouflage. This research contributes to the development of family law policies that are more responsive to contemporary social dynamics.
Sosialisasi Nilai-nilai Ukhuwwah Dalam Tafsir Al-Ahkam Karya Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Di Desa Pekan Sawah Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat: Pengabdian Syahrul Holid; Tanjung, Alfian; Aseandi, Riski; Hafifah, Mutia; Fatmawati, Rizky; Nisa Farza, T. Citra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3036

Abstract

This community service project aims to disseminate the values ​​of ukhuwwah (brotherhood) contained in Sheikh Abdul Halim Hasan Binjai's Tafsir Al-Ahkam to the women's religious study community in Pekan Sawah Village, Sei Bingai District, Langkat Regency. These values ​​include ukhuwwah Islamiyah, ukhuwwah Wathaniyah, and ukhuwwah Basyariyah, which are substantially contained in Islamic teachings and are important pillars in building a harmonious, inclusive, and religious society. The activity method uses a Community-Based Research and Service Learning approach, with implementation in the form of interactive seminars and participatory discussion sessions. The results of this activity are an increased public understanding of the values ​​of brotherhood and the creation of a conducive social climate and mutual respect for differences within the Muslim community. This activity also supports efforts to ground local interpretations in the socio-religious dynamics of society.
Sosialisasi Kurikulum Berdampak di Lingkungan Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Amru Syahputra Lubis; Alfian Tanjung; Mutia Hafifah; Fenny Mustika Piliang; Nurul Hasanah Syah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.657

Abstract

Kurikulum berdampak adalah langkah pertama dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan kehidupan kerja. Tujuan pengabdian masyarakat terkait kurikulum berdampak adalah untuk mendorong mahasiswa memperoleh keahlian dalam berbagai materi ajar sesuai dengan keahliannya. Hal ini memungkinkan para mahasiswa untuk menjadi kompetitif secara global. Kurikulum berdampak merupakan kebijakan yang menawarkan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah sesuai dengan minat dan kemampuannya. Penerapan kurikulum berdampak dapat memicu proses perkuliahan yang lebih otonom dan fleksibel di perguruan tinggi. Penyelenggaraan kurikulum mandiri berbasis kurikulum sentralisasi dan desentralisasi bertujuan untuk dapat secara optimal mendorong kemajuan sistem pendidikan tinggi yang ditandai dengan terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas. Fokus pada Pengalaman adalah tujuan inti dari pengabdian ini dilakukan agar kurikulum yang dirancang dapat memiliki nilai kebermaknaan dan keterlibatan aktif mahasiswa. Dampak Positif yang terciptanya keleluasaan bagi dosen dalam menyusun materi sesuai konteks mahasiswa serta peningkatan pengetahuan dan karakter. Tantangan Perubahan yang terjadi pada kurikulum yang tidak terencana dengan baik berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kinerja dosen. Relevansi Zaman kurikulum yang berdampak positif memungkinkan mahasiswa belajar sesuai perkembangan zaman pada saat ini.
English Language Needs Analysis for Islamic Economic Law Students in Indonesian Higher Education: A Case Study at Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Mutia Hafifah; Asmayani Asmayani
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): Takuana (July-September)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i2.639

Abstract

English proficiency is increasingly important for students of Islamic Economic Law, yet English instruction in many Islamic higher education institutions remains oriented toward General English rather than English for Specific Purposes (ESP). This study aimed to identify the English language needs of Islamic Economic Law students at Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai. A mixed-methods case study was conducted involving 35 undergraduate students. Data were collected through questionnaires and semi-structured interviews and analyzed using descriptive statistics and thematic analysis. The findings indicate that legal English vocabulary was the highest learning priority (42.9%), followed by academic reading (25.7%), professional writing (14.3%), speaking (11.4%), and listening (5.7%). Students also preferred authentic learning materials related to Islamic banking, commercial law, contracts, and dispute resolution, as well as interactive learning activities such as case studies, role plays, group discussions, and problem-based learning. The study concludes that English instruction should be redesigned based on ESP principles by integrating discipline-specific vocabulary, authentic legal materials, and professional communication tasks to better support students’ academic achievement and career preparation.