Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penggunaan Media Permainan Teka-Teki Silang dalam Meningkatkan Hafalan Mufradat Bahasa Arab di SMP Islam Al-Falah Kota Jambi Mayya Indah Sari Levita; Helty Asafri; Warissuddin Soleh
Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 5 No. 1 (2023): Muhadasah : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/muhad.v5i1.933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media permainan teka-teki silang dalam meningkatkan hafalan mufradat bahasa Arab di SMP Islam Al-Falah Kota Jambi. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Al-falah Kota Jambi pada bulan Februari 2023. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, tes, dan dokumentasi, Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yaitu pra eksperimen one group prestest dan postest design. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai signifikansi pada kelas VIII.1 memperoleh nilai 0,000 ˂ 0,05 dan nilai signifikansi pada kelas VIII.5 memperoleh nilai 0,000 ˂ 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya  penggunaan media permainan teka-teki silang dapat meningkatkan hafalan mufradat. Dari hasil penelitian ini disarankan agar guru dapat menggunakan media permaianan dalam pembelajaran bahasa Arab terutama dalam menghafal mufradat  yang mana nantinya proses belajar membuat siswa lebih aktif dan bersemangat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT RELIGIUS BERBASIS MANAJEMEN PEMBINAAN DAN TRAINING CENTER BAKAT SENI KEAGAMAAN PADA LEMBAGA PENGEMBANGAN TILAWATIL QURAN (LPTQ) DESA LADANG PERIS Salman Hasani; Rofiazka Fahmi Huda; Muhammad Sobri; Helmun Jamil; Sahrizal Vahlepi; Warissuddin Soleh
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v5i3.614

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat religius melalui penguatan manajemen pembinaan bakat seni keagamaan pada Lembaga Tilawatil Qur’an (LPTQ) Desa Ladang Peris, Kabupaten Batanghari, Jambi. LPTQ sebagai lembaga pembinaan seni keislaman masih menghadapi tantangan berupa lemahnya manajemen kelembagaan, keterbatasan sarana, minimnya kompetensi pelatih, serta rendahnya keterlibatan generasi muda. Untuk menjawab persoalan tersebut, metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan mencakup pelatihan manajemen organisasi keagamaan, penyusunan panduan operasional standar, peningkatan kapasitas pelatih melalui workshop metodologi dan media kreatif, fasilitasi sarana pelatihan, pengembangan sistem dokumentasi digital, serta promosi melalui media sosial dan website resmi LPTQ. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada sistem kelembagaan LPTQ yang lebih terstruktur, tersedianya sarana pelatihan sederhana, peningkatan kompetensi pelatih lokal, serta keterlibatan generasi muda melalui program berbasis minat dan bakat seperti tilawah, nasyid, dan kaligrafi digital. Selain itu, sistem dokumentasi digital dan media promosi online memperkuat transparansi, jejaring, dan citra kelembagaan. Program ini berkontribusi pada terbentuknya Training Center seni keagamaan sebagai pusat kaderisasi dan pembinaan berkelanjutan, serta mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam bidang pendidikan, budaya religius, dan kemitraan.
Neuroeducational Model in Learning Tahfizh Al-Qur'an: Strengthening Spiritual Literacy in the Era of Digital Disruption Sahrizal Vahlepi; Zulaika Zulaika; Warissuddin Soleh; Helmun Jamil; Neldi Harianto
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7844

Abstract

This research develops the Neuroeducation-Based Tahfizh Learning Model (MP-TBN) to strengthen students’ spiritual literacy in the digital era. The model seeks to balance rote memorization with the internalization of Qur’anic values. Employing a Research and Development (R&D) method through the ADDIE framework, the study involved 25 students at Tahfizh Ibadurrahman House, Jambi. Data were collected using observations, interviews, and affective-spiritual questionnaires, then analyzed with qualitative-thematic and quantitative-descriptive approaches. The results show that MP-TBN is built on four pillars: Brain-Based Memorization Strategy (BBMS), Digital Tahfizh Tracker (DTT), Ruhaniyah-Based Reflection (RBR), and Daily Neuro-Murojaah Habit (DNMH). Expert validation confirmed its feasibility, and field trials demonstrated notable improvements: memorization increased from 3.2 to 4.6 juz, reflection from 2.9 to 4.3, focus from 3.1 to 4.5, and spiritual depth from 3.0 to 4.5. Moreover, 90% of participants expressed satisfaction with the model. In conclusion, MP-TBN integrates cognitive, affective, and spiritual dimensions, providing a holistic approach relevant to Tahfizh institutions in addressing contemporary Islamic educational challenges.
Green Spirituality in The Qur'an: Integration of Spiritual Values and Environmental Conservation Education Zulaika; Sahrizal Vahlepi; Warissuddin Soleh; Nor Syahirah Ulfa binti Aliudin
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v13i1.12693

Abstract

This study investigates the concept of Green Spirituality from an Islamic perspective by linking the spiritual values in the Qur’an to environmental conservation efforts. In Islamic teachings, humans serve as khalifah (stewards) who are responsible for maintaining the balance of ecosystems and preventing environmental degradation. Using a qualitative approach with thematic analysis of Qur’anic verses, this study highlights the principles of khilafah (stewardship), amanah (trust), and mizan (balance) as the ethical foundations of Islamic environmentalism. The results indicate that Islamic spiritual values can enhance ecological awareness and promote sustainable practices, such as consumption moderation, resource efficiency, and environmental protection as a form of worship, ultimately contributing to a holistic and sustainable approach to environmental preservation. Green Spirituality offers not only an ethical foundation but also a religious solution in responding to the global environmental crisis. Amid increasing environmental damage caused by human actions, the implementation of Qur’anic values in nature conservation has become an unavoidable urgency. This study recommends the integration of spiritual values into environmental policy, education, and social practices as an effort to cultivate sustainable ecological behavior for future generations. Keywords: Al-Qur’an, Green Spirituality, Environmental Preservation
The Concept of Mazmumah Morality in Islamic Religious Education (A Study of the Book Hidayah al-Salikīn) Warissuddin Soleh; Sahrizal Vahlepi; Helmun Jamil
The Future of Education Journal Vol 3 No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v3i3.377

Abstract

The direction of education in Islam is to give birth to human beings Insan Kamil. Insan Kamil is a human being who has noble morals and avoids mazmumah morals. The urgency of this research is to formulate the concept of mazmumah morals so that it is easier to make references in recognizing mazmumah morals. This research uses the book Hidayah al-Salikin fi Suluki Maslak al-Muttaqin by Abdus Samad al-Palimbani as the object of study. The focus of the research is the fourth chapter with the title Ijtinab al-Ma'ashi al-Bathinah. The research approach is qualitative with library research methods. The data analysis technique uses the Miles and Huberman data analysis model. The results of the research were that ten mazmumah morals were identified which were very suitable to be used as a formulation of the concept of mazmumah morals in Islamic religious education. The ten mazmumah morals put forward in the book are Syarh al-Tha'am, Syarh al-Kalam, Ghadhab, Hasad, Bukhul/Hubbulmal, Hubbuljah, Hubbu al-Dunya, Takabbur, 'Ujub, and Riya.