p-Index From 2021 - 2026
5.294
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BAHASA DAN SASTRA

MOTIVATIONAL FACTORS IN THE INDONESIAN EFL WRITING CLASSROOM Gai mali, Yustinus Calvin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 1 (2015): Volume 15, Nomor 1, April 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v15i1.794

Abstract

Abstrak Meskipun motivasi dianggap penting sebagai salah satu faktor utama penentu pencapaian belajar siswa, pokok persoalan berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi siswa dalam mempelajari mata kuliah tertentu, khususnya menulis Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing yang berkaitan dengan para mahasiswa Indonesia, belum dikaji secara mendalam. Kajian dalam makalah ini bertujuan untuk meneliti faktor motivasi yang dirasakan oleh para mahasiswa Indonesia di kelas menulis Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing mereka. Peserta dalam kajian ini adalah 19 mahasiswa semester pertama di kelas Creative Writing F di Program Studi Pendidikan Guru Bahasa Inggris, Universitas Kristen Satya Wacana, tahun ajaran 2014/2015. Data penelitian diambil dari jurnal reflektif dimana para peserta menuliskan refleksi mereka berkaitan dengan pokok persoalan tersebut. Analisa data nampak membuktikan bahwa kinerja positif seorang guru, teman sekelas yang inspiratif, orang tua yang memotivasi, dan suasana kelas yang positif merupakan faktor utama yang mempengaruhi motivasi belajar para mahasiswa di dalam kelas mereka. Pada akhirnya, kajian ini nampak mengindikasikan pentingnya kolaborasi konstruktif antara guru, mahasiswa, dan orang tua sebagai faktor utama penentu motivasi belajar dan pencapaian akademis para siswa di dalam kelas menulis mereka.Kata-kata kunci: motivasi, faktor motivasi, menulis Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing, kelas Creative Writing AbstractDespite the essence of motivation as one of primary determinants for students’ learning achievement, issues of factors influencing students’ motivation in learning a particular subject, particularly English as a Foreign Language (EFL) writing with regard to Indonesian university students, have not been discussed sufficiently. The study reported in this paper aims to explore motivational factors perceived by Indonesian university students in their EFL writing classroom. The participants of the study were 19 freshmen at Creative Writing Class F within the English Language Education Study Program, Faculty of Language and Literature, Satya Wacana Christian University (ED-SWCU), academic year 2014/2015. Data was collected through reflective journals in which the participants wrote their reflections dealing with the issues. The data analysis appeared to prove that positive teacher’s performance, inspiring classmates, motivational parents, and positive classroom atmosphere were primary factors influencing the students’ learning motivation in their classroom. Finally, the present study would seem to indicate the importance of constructive collaboration among teachers, students, and parents in determining the students’ learning motivation and academic achievement in their EFL writing classroom.Keywords: motivation, motivational factors, EFL writing, Creative Writing class
WRITING GRAMMATICAL SENTENCES: VOICES OF INDONESIAN UNDERGRADUATES IN EFL CLASSROOMS Gai Mali, Yustinus Calvin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 16, No 1 (2016): Volume 16, Nomor 1, April 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v16i1.3058

Abstract

Abstract      This study aims to explore perspectives of Indonesian undergraduates on factors that conceivably help them to write grammatical English sentences. The participants of the study were 40 students in a Procedural Writing class and an Extensive Reading class, at English Language Education Study Program, Dunia University, Indonesia (ED-DU); academic year 2014/2015. The data were collected through students’ written responses and interview. More specifically, the students responded to a statement asking their perspectives towards the issue. In the interview process, the researcher asked 3 participants to provide further clarification of the responses they have written. The findings provide some evidence that friends’ feedback, sufficient time to practice, and lecturer’s feedback are the primary factors perceived by the students. Besides, the overall results of the study would seem to indicate that possessing grammatical competence, specifically in writing the grammatical sentences, needs conscious focus on grammatical aspects through explicit learning of grammar rules and sufficient time to practice the rules, which the study posits as conceivable ways to enhance the students’ grammatical accuracy. Eventually, the study proposes possible pedagogical ideas to help the students to minimize their grammatical errors, as an attempt to support their roles as a future professional English teacher and language user.      Keywords: grammar, grammatical sentence, explicit learning, practice AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pandangan dari mahasiswa calon sarjana di Indonesia tentang faktor yang dapat membantu mereka untuk menulis kalimat bahasa Inggris dengan tata bahasa yang benar. Peserta dalam kajian ini adalah 40 mahasiswa di salah satu kelas Procedural Writing dan Extensive Reading, pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Dunia Indonesia, tahun akademik 2014/2015. Data penelitian diambil dari respon tertulis mahasiswa dan wawancara. Secara lebih rinci, para mahasiswa merespon suatu pernyataan yang menggali pandangan mereka terkait dengan pokok persoalan tersebut. Dalam proses wawancara, peneliti meminta 3 peserta dalam kajian ini untuk menjelaskan lebih jauh tentang respon tertulis mereka. Hasil analisa data memberikan beberapa fakta bahwa umpan balik teman, waktu yang cukup untuk berlatih, dan umpan balik guru merupakan faktor utama yang disebutkan oleh para mahasiwa. Selain itu, keseluruhan hasil dari kaijan ini nampak mengindikasikan bahwa memiliki kompetensi ketatabahasaan, khususnya dalam menulis kalimat dengan tata bahasa yang benar, memerlukan fokus secara sadar pada aspek-aspek tata bahasa melalui pembelajaran eksplisit aturan ketatabahasaan dan waktu yang cukup untuk berlatih aturan tersebut. Pada akhirnya, kajian ini mengusulkan beberapa gagasan pedagogi yang mungkin dapat membantu para mahasiswa dalam mengurangi kesalahan tata bahasa mereka, sebagai suatu usaha untuk menunjang peran mereka sebagai guru bahasa Inggris dan pengguna bahasa yang profesional di masa yang akan datang.Kata kunci: tata bahasa, kalimat dengan tata bahasa yang benar, pembelajaran secara eksplisit, latihan