Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

AKTUALISASI SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA DI ERA REFORMASI Aristin, Rini
AL - IBRAH Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajemukan penduduk, budaya, bahasa, dan agama yang beragam. Akan tetapi keberagaman ini terintegrasi dalam satu pemikiran, satu jiwa yang melandasi setiap nilai kehidupan penduduk Indonesia yaitu Pancasila. Aktualisasi nilai-nilai Pancasila khususnya sila KetuhanannYang Maha Esa (YME) di era sekarang ini menurut penulis pada kenyataannya memang belum sesuai dengan yang diharapkan oleh the founding fathers pada saat merumuskannya. Hal ini dikarenakan dampak negatif dari arus globalisasi yang tak terbendung untuk menguasai Indonesia, akibatnya yang kemudian timbul adalah degradasi moral. Sebagian penduduk Indonesia kehilangan jati diri bahkan tidak mengenal identitas nasional bangsanya (lost generation). kemajemukan penduduk, budaya, bahasa, dan tentunya juga agama yang beragam. Akan tetapi keberagaman ini terintegrasi dalam satu pemikiran, satu jiwa yang melandasi setiap nilai kehidupan penduduk Indonesia yaitu Pancasila. Berdasarkan permasalahan yang terjadi di indonesia yang telah dipaparkan tersebut penulis tertarik untuk mengkaji tentang Aktualisasi Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Di Era Reformasi.
Peran Human Capital Dalam Mendorong Kemandirian Desa: Kasus Di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Hasbullah, Hasbullah; Aristin, Rini; Kasanova, Ria; Anam, Syaiful; Taufik, Achmad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5038

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran human capital dalam mendorong kemandirian Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Human capital, meliputi pendidikan, keterampilan, dan pengalaman masyarakat, dianggap sebagai faktor kunci dalam pembangunan pedesaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber di desa tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan human capital secara signifikan berkontribusi terhadap keberhasilan inisiatif pembangunan, seperti pengelolaan koperasi dan program pelatihan keterampilan. Profil human capital yang ada di Desa Padelegan, yang meliputi tingkat pendidikan dan keterampilan yang bervariasi, memberikan landasan yang kuat bagi pembangunan lebih lanjut. Meskipun demikian, tantangan terkait akses pendidikan dan pelatihan lanjutan masih perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi yang ada. Penelitian ini menyarankan agar kebijakan desa fokus pada peningkatan investasi dalam pendidikan dan pelatihan yang relevan, serta membangun infrastruktur yang mendukung pengembangan keterampilan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan dan strategi pembangunan desa yang lebih efektif, sambil mengidentifikasi keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam penelitian mendatang