Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Dalam Memperkuat Stabilitas Ekonomi Desa Ambat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Azizah, Rina Nur; Luaylik, Nur Fathin; Aristin, Rini
NGABDIMAS UNIRA Vol 4, No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat (Ngabdimas)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/ngu.v4i1.2294

Abstract

Ambat adalah salah satu Desa di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan yang memiliki potensi hasil pertanian dan hasil laut karena penduduk Desa Ambat selain bermata pencaharian sebagai petani juga sebagai nelayan mengingat Desa Ambat juga termasuk wilayah pesisir. Hasil produksi yang ada di Desa Ambat adalah krupuk puli, ruang lingkup pemasaran krupuk puli hanya di wilayah Desa Ambat saja sehingga pemasarannya kurang luas. Produksi krupuk puli tidak hanya menyongsong perekonomian si usaha krupuk puli akan tetapi membantu perekonomian masyarakat sekitarnya. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini adalah dengan memberikan pelatihan tentang bagaimana cara memasarkan krupuk puli supaya dikenal oleh masyarakat kalangan luas, jadi konsumennya tidak hanya masyarakat Desa Ambat saja. Hal yang paling utama adalah meningkatkan sumber daya manusia yang ada, dengan diadakannya sosialisasi atau pelatihan untuk lebih mampu memasarkan hasil produksinya agar dapat memperkuat stabilitas Ekomomi Desa Ambat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Pelatihan tentang bagaimana cara memasarkan krupuk puli di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan ini diikuti oleh kelompok UMKM yang memiliki usaha olahan krupuk puli. Berdasarkan analisis kebutuhan prioritas utama adalah kelompok yang benar-benar belum mengerti bagaiman cara mengemas krupuk puli supaya nilai jualnya lebih tinggi dibandingkan dengan pengemasan biasa. Dengan adanya pelatihan ini diharakan dapat meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangan pengemasan krupuk puli.  
Model Osborn Parnes Creative Solving (CPS) Dalam Penanggulangan Konflik Agraria Antar Nelayan Di Kabupaten Pamekasan Hasbullah, Hasbullah; Taufik, Achmad; Anam, Syaiful; Aristin, Rini; Kasanova, Ria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.13652

Abstract

Penelitian ini menyelidiki penggunaan Model Pemecahan Masalah Kreatif (CPS) Osborn Parnes untuk mengatasi sengketa agraria di kalangan nelayan di Kabupaten Pamekasan. Konflik agraria sering kali rumit dan sulit untuk diselesaikan karena melibatkan berbagai kepentingan yang saling bertentangan. Model CPS merupakan metode yang penting dalam konteks ini karena menyoroti pentingnya kreativitas, kolaborasi, dan organisasi dalam penyelesaian masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan utama dalam menangani konflik agraria, menilai signifikansi Model CPS dalam situasi khusus ini, dan menganalisis efisiensi dan pengaruh penerapan Model CPS dalam menyelesaikan konflik agraria. Metodologi penelitian ini menggunakan teknik kualitatif, yaitu studi kasus konflik agraria di Kabupaten Pamekasan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa Model CPS merupakan alat yang sangat efektif untuk menyelesaikan konflik agraria. Hal ini dicapai dengan mengidentifikasi alasan-alasan yang mendasari secara akurat, menciptakan solusi yang inovatif, dan mendorong kolaborasi di antara para pihak yang terkait. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan yang inovatif dan inklusif sangat penting dalam menangani sengketa agraria. Selain itu, kerja sama tim dan komitmen dari semua pemangku kepentingan yang relevan juga diperlukan. Saran-saran untuk implementasi Model CPS yang lebih luas mencakup pelatihan dan peningkatan kemampuan, membina kolaborasi antara lembaga penelitian dan lembaga pemerintah, merumuskan pedoman dan praktik-praktik yang patut dicontoh, serta melakukan pemantauan dan penilaian yang berkesinambungan.
MENUMBUHKAN KESADARAN ORANG TUA (WALI MURID) DI PAUD SEKAR JAMBI PADEMAWU DALAM MENANAMKAN NILAI MORAL ANAK USIA DINI MELALUI PARENTING EDUCATION Anjarani, Devie Reztia; Zuhri, Muhammad Darrin; Hasbullah, Hasbullah; Aristin, Rini; Erfany, Muhammad Iqbal
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i1.6368

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran orang tua (wali murid) di PAUD SEKAR JAMBI Pademawu dalam menanamkan nilai-nilai moral pada anak usia dini melalui program parenting education. Pendidikan moral pada anak usia dini memegang peranan penting sebagai landasan pembentukan karakter di masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru, orang tua, dan anak didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program parenting education mampu meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati. Selain itu, keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan parenting, seperti seminar, diskusi kelompok, dan simulasi praktik mendidik, terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan komitmen mereka untuk menanamkan nilai moral pada anak di lingkungan keluarga. Dengan dukungan berkelanjutan dari lembaga pendidikan dan kolaborasi erat antara guru dan orang tua, program ini diharapkan dapat menciptakan generasi anak yang bermoral dan berkarakter kuat.  
PARTISIPASI MASYARAKAT PESISIR DALAM MENGEMBANGKAN DESTINASI WISATA PANTAI DI DESA CAMPLONG KABUPATEN SAMPANG Imadoeddin, Imadoeddin; Anam, Syaiful; Aristin, Rini; Hasbullah, Hasbullah; Rudiyanto, Mohammad
KOLONI Vol. 1 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i4.378

Abstract

Camplong Beach is a tourist attraction with a strategic location and the most crowded of visitors. However, lately the number of visitors has decreased due to Camplong beach which is no longer in demand by the public, especially the coastal community and visitors because some of the tourist attractions are not maintained, there is garbage scattered on the beach, and the lack of amusement rides. Speaking of tourism, competition is currently tight. All tours are vying to attract visitors. Why in the world of tourism, competition is fierce, because tourism is now a pillar of the Indonesian economy after trade. The current growth of the tourism sector can provide benefits for both the State and the surrounding community. One example is the growth of the economy and the availability of jobs. This study uses the Community Participation Theory from Keith Devis, among others: (1) participation or participation (involvement / participation); (2) the availability of making a contribution to efforts in achieving group goals, this means a sense of pleasure, volunteerism in helping the group, a person becomes a member of the group with all its values; (3) the element of responsibility, this element is a prominent aspect of the feeling of being a member. Based on the results of the research conducted, there are three important elements in Keith Devis' definition of participation, namely participation, availability to contribute, and responsibility. Using the participation theory, it resulted that community participation was very enthusiastic, the availability of community contributions in developing destinations was still considered sufficient, and community responsibility was still relatively low. From this research, community participation in developing coastal tourist destinations in Camplong Village, Sampang Regency is still low, especially in the element of responsibility which has been stated by Keith Devis. Keywords: Coastal Community Participation, Tourism Destinations
RESPONSIVITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM PEMBUATAN SURAT PENGANTAR KARTU KELUARGA DI KANTOR KECAMATAN TORJUN, KABUPATEN SAMPANG Tanzila, Fariza Alief; Aristin, Rini; Surahman, Fajar
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2024): Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v5i1.2580

Abstract

AbstrakPerihal utama yang menjadi ketimpangan prosedur pelayanan publik adalah daya tanggap dari penyelenggara pelayanan publik/ Aparatur Sipil Negara dalam menanggapi kebutuhan masyarakat, dan ketidakpastian biaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis responsivitas aparatur sipil negara (ASN) dalam pembuatan surat pengantar kartu keluarga di kantor kecamatan Torjun kabupaten Sampang menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Aparatur sipil negara mempunyai peran penting dalam pelayanan publik. hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Pembuatan Surat Pengantar Kartu Keluarga di Kantor Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang yaitu aparat dan petugas di Kantor Kecamatan Torjun tidak dapat merespon kebutuhan masyarakat dengan baik dan kurang maksimal dalam melayani pembuatan surat pengantar kartu keluarga karena terdapat beberapa keluhan dari oleh masyarakat. Respnsivitas ASN di Kecamatan Torjun ini diukur menggunakan indicator ressponsivitas Zeithaml yang terdiri dari: Kemampuan merespon masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan; Petugas atau aparat melakukan pelayanan dengan cepat; Petugas atau aparat melakukan pelayanan dengan cermat; Petugasatau aparat melakukan pelayanan dengan tepat; Petugas atau aparat melakukan pelayanan dengan tepat waktu; Semua keluhan pelanggan direspon oleh petugas atau aparat.Kata kunci: responsivitas, aparatur, Kartu Keluarga, Torjun
AKTUALISASI SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB DI ERA REFORMASI Aristin, Rini
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2016): JURNAL ASPIRASI AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v1i1.39

Abstract

Pancasila is the foundation and the Indonesian state ideology and also fuction at platform to interact in social life of nation and state. In this era began to lose his spirit of Pancasila sourced from Indonesian nation personality began to fade as result of misuse of the implementation of the values of Pancasila in the previous era and also the influx of an unstoppable globalization. Sila just  and civilied humanity contains a moral massage how shuold the Indonesian community honor, respect other humans (humanizing) in accordance with the dignity that has been mandated by the Pancasila. Concern the behavior of people are not in accordance with the values to be true not only in Indonesia bat also worrying the United State about same thing. That’s necesssary for the implementation of character education, not only through formal education but also through informal education.
UPAYA MENUMBUHKAN PATRIOTISME DAN NASIONALISME MELALUI REVITALISASI MAKNA IDENTITAS NASIONAL DI KALANGAN GENERASI MUDA Aristin, Rini
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol 2, No 2 (2017): JURNAL ASPIRASI AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v2i2.316

Abstract

It has been 72 years since Indonesia proclaimed it self as an independent country. Indonesia should now be a developed country and free from all forms of colonization in accordance with the ideals of Pancasila and the 1945 Constitution and the founding fathers of the nation. However, the negative impacts of the modernization turn out to be a threat that is no less frightening than the colonial era in the period before independence first. The negative impact is felt by the younger generation who then grow into a generation that has no purpose and loss of sense of nationalism and patriotism. Through the revitalization of the meaning of national identity among the younger generation is expected the youth more love the country. Especially on the various characteristics possessed by the Indonesian nation in the form of national identity, covers fundamental identity, instrumental identity and natural identity.
DISIPLIN KERJA APARATUR KECAMATAN TORJUN KABUPATEN SAMPANG anam, khoirul; Aristin, Rini; Prajitno, Djoko
Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2024): Aspirasi: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/aspirasi.v5i2.2586

Abstract

Penelitian ini bertujuan. Untuk mendiskripsikan dan menganalisis tentang Disiplin kerja Aparatur Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang. Dalam penelitian ini menggunakan teori Rivai (dalam Rifki & Restu,2017:463) dengan indikator: (1) Kehadiran. (2) Ketaatan pada peraturan. (3) Ketaatan pada standar kerja. (3) Tingkat Kewaspadaan tinggi. (5) Bekerjaetis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi, dan cara menentukan informan menggunakan porposive sampling sebanyak 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja Aparatur Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang berdasarkan 5 hal yaitu: (1) Kehadiran ASN di Kecamatan Torjun dapat dikatakan cukup baik kerena tidak tepat waktu dan masih ada pegawai yang datang terlambat. (2) Ketaatan pada peraturan, Aparatur Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang cukup baik dimana pengawai menyelesaikan tugas. namun ada juga pegawai yang meningggalkan ruangan pada saat jam kerja dan berdampak pada pelayanan yang di berikan kepada . (3) Ketaatan pada standar kerja, Aparatur Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang dapat dikatan cukup baik pegawai melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, namun kurang mematuhi prosedur pemerintah seperti menggunaka baju dinas (seragam).(4) Kewaspadaan tinggi, Pegawai disiplin dengan baik terlihat ketelitian pegawai dalam melaksanakan pekerjaan. (5) Bekerja etis, Pegawai kecamatan Torjun Bekerja disiplin dan ramah.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Desa Prenduan Melalui Pengembangan Produk Kreatif Kerupuk Peret Ikan Jenggelek (Kupret Jenggel) Aristin, Rini; Hasbullah, Hasbullah; Firdaus, Sukma Umbara Tirta; Ramadoni, Nia
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 1 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i1.2475

Abstract

Pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Desa Prenduan, Kabupaten Sumenep, memiliki potensi besar berupa ikan jenggelek yang melimpah dan dapat diolah menjadi produk kerupuk peret yang memiliki nilai tambah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Prenduan melalui peningkatan kapasitas produksi, inovasi produk, pengemasan kreatif, serta penguatan strategi pemasaran kerupuk peret ikan jenggelek yang diberi nama “Kupret Jenggel”. Metode yang digunakan meliputi survei potensi dan identifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan teknik produksi, pendampingan inovasi produk dan packaging, serta pelatihan pemasaran dan branding lokal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memastikan program berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan produksi dan kualitas kerupuk peret ikan jenggelek yang dihasilkan oleh masyarakat. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam aspek ekonomi berupa peningkatan pendapatan pelaku usaha serta keterlibatan aktif perempuan dan pemuda dalam kegiatan ekonomi kreatif. Produk Kupret Jenggel mendapatkan respons pasar yang baik dengan peningkatan permintaan di tingkat lokal dan regional. Namun, hambatan berupa keterbatasan modal dan pengetahuan pemasaran digital ditemukan selama pelaksanaan, yang diatasi dengan pelatihan berkelanjutan dan fasilitasi akses sumber pembiayaan. Implikasi hasil pengabdian ini menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam pengembangan ekonomi kreatif desa pesisir, mencakup aspek produksi, inovasi, pemasaran, dan kemitraan strategis. Rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya meliputi diversifikasi produk, peningkatan pemasaran digital, dan penguatan kerjasama antar pemangku kepentingan guna mendukung keberlanjutan usaha masyarakat.
ANALISIS PERAN DISIPLIN KERJA DOSEN PENDIDIKAN PANCASILA BERDASARKAN PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS MADURA Aristin, Rini; Hasbullah, Hasbullah; Firdaus, Sukma Umbara Tirta; Azizah, Rina Nur; Kasanova, Ria
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 6, No 1 (2025): Jurnal Hudan Linnaas Vol 6 No. 1, 2025
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v6i1.2096

Abstract

This study aims to analyze the role of work discipline of lecturers teaching Pancasila Education courses at the University of Madura based on student perceptions. Lecturer work discipline is an important factor that affects the quality of the learning process and student motivation in attending lectures. This study uses a descriptive approach with an in-depth study of five lecturers who teach in various faculties, namely the Faculty of Administrative Sciences, the Faculty of Education, the Faculty of Law, the Faculty of Engineering, and the Faculty of Agriculture. Data was collected through in-depth interviews and observations, then analyzed thematically to identify patterns and meanings of student experiences related to lecturers' work disciplines. The results of the study show that lecturers' work discipline includes punctuality, material readiness, responsiveness to students, and consistency in evaluation which directly impacts learning effectiveness. Student perceptions confirm that disciplined lecturers motivate them to be more active and serious in participating in the learning process. Although there are obstacles such as administrative burdens that affect the consistency of lecturer discipline, lecturers' commitment to work discipline still has a significant positive impact. This study recommends that educational institutions provide adequate support to lecturers in managing workload and developing policies that encourage the implementation of optimal work discipline. Further studies are suggested to expand the scope of the sample and use data triangulation to gain a more comprehensive understanding of the factors that affect lecturers' work discipline and their impact on the quality of education.