Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

The Students’ Needs of Writing 3 Textbook Endah Ratnaningsih; Candradewi Wahyu Anggraeni
Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching Vol 1, No 2 (2017): METATHESIS
Publisher : English Education Study Program, Faculty of Education and Teachers Training, Tidar Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/metathesis.v1i2.466

Abstract

This research was aimed to describe students’ needs toward Writing 3 textbook. This was a case-study. The subjects of this research were the English Department students of Faculty of Education and Teachers’ Training of Tidar University. The data collection techniques used for knowing the students’ needs analysis in this research was taking questionnaires. The data analysis of this research was qualitative-descriptive. The result of this research is the description of students’ needs of Writing 3 textbook.Keywords – writing, textbook, students’ needs
Pendampingan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi di Masa Pandemi COVID-19 Atsani Wulansari; Arum Nisma Wulanjani; Gilang Fadhilia Arvianti; Candradewi Wahyu Anggraini; Endah Ratnaningsih
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.318 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v4i2.10551

Abstract

Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penggunaan media pembelajaran daring selama program belajar dari rumah, dengan metode gamifikasi bagi para guru SD Purwodadi, Kabupaten Magelang. Hal ini dilakukan karena dari hasil kuesioner awal yang kami berikan menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SD Negeri Purwodadi masih belum menggunakan media pembelajaran berbasis gamifikasi kepada anak didiknya.Pengabdian ini dilakukan dengan model pembelajaran bauran (blended learning) dengan menggabungkan pertemuan dan daring. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kuesioner dan koordinasi tim pengabdian, pihak mitra diberikan materi mengenai quizlet dan quizizz. Pihak mitra juga diberikan proyek mandiri sebagai indikator pemahaman dan peningkatan ketrampilan terhadap media pembelajaran daring. Pihak mitra memberikan respon postif terhadap pendampingan ini dengan mencoba menggunakannya untuk pengajaran daring.
An Analysis of the First Language Acquisition: A Two Years Girl Endah Ratnaningsih
Ahmad Dahlan Journal of English Studies Vol 4, No 1 (2017): March
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.392 KB) | DOI: 10.26555/adjes.v4i1.6249

Abstract

As a natural process, human innateness understood as the ability in acquiring first language since birth. First language acquisition is related to this field of study. This study will focus on language acquisition of a two years girl who become the object of observation. However, the understanding of language acquisition and learning, then what factors are associated with language acquisition are regarded to be necessary to explain. Furthermore, on the discussion part, the analysis of the language acquisition on the object observed, both in terms of phonology, lexical, pragmatic, and the factors that influence the process of first language acquisition for the object observed are disscussed.
Education 4.0: The Students’ Perspectives toward the Use of Instagram in English for Survival Class Endah Ratnaningsih
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 2 (2018): 2nd ELLiC Proceedings: 'Education 4.0: Trends and Future Perspectives in English Educa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.517 KB)

Abstract

Almost everyone today has an Instagram account which is used for posting and sharing status, news, and information. This study presents the students’ perspectives toward the use of Instagram in English for Survival Class. A case-study is conducted to obtain the data. Twenty-nine students of English for Survival Class are involved as the participants in this study. The results of the study show the advantages and the obstacles of the use of Instagram in the English for Survival Class. The findings of this study show the participants have positive perspectives about the implementation of Instagram in their class. Moreover, nothing is perfect but the main point is to provide the students with opportunities to explore their ability.
PELATIHAN PEMBUATAN IKLAN UNTUK MEMPROMOSIKAN PRODUK KOPI MELALUI DIGITAL MARKETING DI DESA BALESARI Ambara Maharani; Dewi Mariyam; Tri Ardiningtyas; Endah Ratnaningsih
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.798 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3202

Abstract

Pandemi COVID-19 ini telah membuat banyak sektor lumpuh, termasuk dalam bidang ekonomi, yang menekan pengusaha/wirausahawan untuk tetap menjalankan bidang usahanya demi memenuhi kebutuhan hidup baik karyawan ataupun keluarganya. Masalahnya, tidak semua orang mampu bersaing dalam bidang bisnis selama pandemi terutama pada sektor pengusaha kecil di desa. Sementara itu, kemajuan penjualan  kopi  juga dipertaruhkan karena omset mulai menurun drastis. Hal ini dialami oleh anggota Pokja Kopi Giyanti di DesaBalesari. Oleh karena itu, anggota Pokja Kopi Giyanti di DesaBalesari membutuhkan pelatihan pembuatan iklan untuk mempromosikan produk kopi melalui digital marketing. Tujuannya, agar anggotaPokja Kopi Giyanti DesaBalesari tetap dapat bersaing dalam dunia bisnis kopi. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan  pemantauan melalui daring dan tatap muka yang dilaksanakan setiap hari Rabu dan Jumat mulai pukul13.00-16.00. Hasilnya, setelah mengikuti pelatihan pembuatan iklan ini, persentase pendapatan penjualaan Kopi Giyanti meningkat dan motivasi minat dari anggota Pokja Kopi Giyanti semakin tinggi.
STUDI KELAYAKAN DAN ANALISIS RISIKO USAHA BUDIDAYA SELADA HIDROPONIK NUTRIENT FILM TECHNIQUE (Studi Kasus CV Bentang Wirausaha Sosial) Utami, Sri Sari; Ratnaningsih, Endah; Syubbanuzzaman, Firman
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3863

Abstract

Rapid population growth and changes in people's consumption patterns lead to changes in trends and lifestyles. One of the most in-demand vegetable commodities among the public is lettuce, which has promising market prospects. The increasing demand for lettuce provides an economic opportunity for the development of this business. The hydroponic system using the Nutrient Film Technique (NFT) method is an effective way to cultivate lettuce on limited land more efficiently. The aims of this research are to conduct a feasibility study on lettuce cultivation using the NFT hydroponic system and evaluate the level of business risk. Both primary and secondary data were used for this case study. The analyzed of business feasibility criteria are included Break Even Point, R/C ratio, and return on investment (ROI). The results found that the BEP value of the product is 303.45 kg with the BEP price is IDR 5,373/kg. The R/C value is 3.2 and the ROI is 216.6%. Based on these results, it can be stated that the hydroponic lettuce farming business using the NFT system is feasible. The hydroponic lettuce business at BWS Hydroponics is in the low-risk business category, with the value of CV is0.42 with a lower profit limit (L) of IDR. 1,761,605. Keywords: business analysis, hydroponic, NFT, risk INTISARIPesatnya pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat terjadi seiring dengan perubahan trend dan gaya hidup.  Selada menjadi salah satu komoditas sayuran yang banyak diminati masyarakat dan mempunyai prospek pasar yang cukup menjanjikan. Kenaikan permintaan selada menjadi peluang ekonomi bagi perkembangan usaha ini. Selada dapat dibudidayakan dengan baik melalui sistem hidroponik dengan metode Nutrient Film Technique (NFT), sehingga bisa diterapkan pada lahan yang terbatas dan lebih efisien.  Tujuan penelitian ini adalah melakukan studi kelayakan usaha tani budidaya selada dengan sistem hidroponik NFT dan mengetahui tingkat risiko usaha yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan data primer serta sekunder. Beberapa kriteria kelayakan usaha yang dianalisis antara lain Break Event Point, R/C ratio dan Return on investment (ROI). Hasil analisis usaha menunjukkan nilai BEP produk adalah sebesar 303,45 kg dan BEP Harga Rp 5.373/kg. Nilai R/C pada usaha selada hidroponik adalah 3,2 dan ROI sebesar 216,6%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa usaha tani selada hidroponik dengan sistem NFT layak untuk diusahakan. Usaha selada hidroponik di BWS Hidroponik berada pada kategori usaha dengan risiko yang rendah, yakni dengan nilai koefisien variasi (CV) sebesar 0,42 dan batas bawah keuntungan (L) sebesar Rp 1.761.605. Kata kunci: analisis usaha, hidroponik, NFT, risiko
Smart Circular Agriculture: IoT and Zero-Waste for Digital Agriculture Implementation Hidayati, Nanik; Ratnaningsih, Endah
Research Horizon Vol. 5 No. 5 (2025): Research Horizon - October 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.5.2025.824

Abstract

Smart Circular Agriculture links Internet of Things monitoring with zero-waste practices to improve efficiency and resilience. This study examines how the approach works in Sleman Regency and what sustains adoption. Using a qualitative explanatory sequential design, a descriptive survey mapped adoption, input efficiency, and waste handling. Follow-up interviews and field observations were then explained in terms of mechanisms, constraints, and enablers through the Miles and Huberman cycle. Findings show that moisture-triggered irrigation, app-based scheduling, and microclimate management reduced over-irrigation, stabilized nutrient dosing, and improved product uniformity. Circular routines, including residue composting, liquid organic fertilizer preparation, and simple water harvesting, lowered unmanaged organics and reduced purchased inputs. Complementarities between sensing-driven control and circular resource cycling were strongest in greenhouses, where reliability and quality premiums justified investment. Adoption reflected demographic and institutional contours; millennial farmers and enterprise-oriented producers led uptake, while diffusion depended on demonstration, maintenance, and financing. Smart Circular Agriculture is a pathway for digital transformation in Sleman. The study shows how digital feedback and circular flows co-produce agronomic benefits. Practice and policy should prioritize seasonal financing, after-sales service, integrated training, and standards for compost and liquid biofertilizer, while leveraging greenhouse clusters for scalable, sustained production.
Pendidikan Karakter melalui Metode Pembelajaran Aktif pada Mata Kuliah English Voice and Accent Anggraeni, Candradewi Wahyu; Ratnaningsih, Endah
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Edisi Khusus: Call of Paper Seminar Nasional FKIP 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v0i0.2342

Abstract

Di era generasi milenial, pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar baik dari jenjang dasar maupun di perguruan tinggi. Salah satu penerapan pendidikan karakter pada level perguruan tinggi adalah dengan menerapkan pembelajaran aktif pada mata kuliah English Voice and Accent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa pendidikan karakter melalui metode pembelajaran aktif yang diterapkan di mata kuliah English Voice and Accent. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Partisipan dari penelitian ini adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah English Voice and Accent di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode pembelajaran aktif pada mata kuliah English Voice and Accent dapat memberikan konstribusi positif dalam penguatan pendidikan karakter mahasiswa seperti karakter kerja sama dalam tim, karakter menghargai pendapat orang lain, dan karakter mengemukakan pendapat yang bertanggung jawab.
Pendidikan Karakter melalui Permainan Interaktif di Kelas Ratnaningsih, Endah; Sarwanti, Sri
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Edisi Khusus: Call of Paper Seminar Nasional FKIP 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v0i0.2346

Abstract

Permainan merupakan aktivitas yang pada umumnya dilakukan oleh anak-anak secara natural, tanpa paksaan dan biasanya tanpa didesak oleh rasa tanggung jawab. Apabila dipahami lebih lanjut, dengan bermain banyak aspek kecrdasan anak yang terasah. Berdasarkan hasil pengamatan yang kami lakukan di MI Ma’arif Arrosydin Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Berdasarkan hasil observasi, tidak semua aktivitas dalam kegiatan belajar mengajar yang ada di MI Ma’arif Arrosydin Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap kreativitas dan kontribusi peserta dalam kegiatan ini. Kegiatan belajar mengajar berlangsung secara konvensional, misalnya pengajar memberikan contoh membaca huruf-huruf hijaiyah kemudian peserta langsung menirukan. Belum ada aktivitas yang melibatkan permainan-permainan dalam kegiatan tersebut. Proses belajar mengajar yang biasanya berlangsung secara konvensial perlu mendapat sentuhan istimewa yang akan meningkatkan ketertarikan, keterlibatan, kreativitas, keceriaan anak-anak yang menjadi peserta didik MI Ma’arif Arrosydin Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Mempertimbangkan paparan kondisi di atas, perlu adanya suatu Pemanfaatan Permainan Interaktif bagi Siswa MI Ma’arif Arrosyidin Pucang untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa di Kelas. Program ini memberikan pendampingan bagi para bagi siswa MI Ma’arif Arrosyidin Pucang untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa di Kelas dan praktek langsung dalam kegiatan permainan interaktif yang dilakukan oleh tim pengabdian UNTIDAR bekerja sama dengan pengajar/pembina MI Ma’arif Arrosyidin Pucang.
Pembentukan Guru Berkarakter dengan Meningkatkan Kompetensi Pedagogis Mahasiswa Calon Guru Melalui Peer Mentoring Sarwanti, Sri; Ratnaningsih, Endah
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Edisi Khusus: Call of Paper Seminar Nasional FKIP 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v0i0.2347

Abstract

Guru yang berkarakter merupakan dambaan semua mahasiswa calon guru untuk mencapainya. Guru yang berkarakter memenuhi semua kriteria kecakapan atau kompetensi yang meliputi kompetensi pedagogis, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Keterampilan mengelola pembelajaran menjadi keterampilan khas yang membedakan profesi guru dengan profesi yang lainnya. kemampuan mengelola pembelajaran ini disebut kompetensi pedagogis. seorang guru dituntut untuk memiliki kompetensi pedagogis ini. mahasiswa calon guru juga dituntut untuk memiliki kompetensi pedagogis agar mampu melaksanakan pembelajaran yang berhasil. Kompetensi pedagogis ini bisa ditingkatkan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mentoring. Penelitian ini akan meneliti peran mentoring dalam peningkatan kompetensi pedagogis yang harus dimiliki mahasiswa calon guru untuk bisa menjadi guru yang berkarakter. Mentoring bisa dilakukan oleh beberapa sumber. Menurut observasi peneliti dan hasil wawancara dengan guru-guru pamong di SMA El Shadai Magelang dan SMA Muhammadiyah Muntilan, kompetensi pedagogis mahasiswa praktikan program pengalaman lapangan yang mendukung guru berkarakter masih harus ditingkatkan. Cara paling mengena adalah dengan mentoring yang dilakukan oleh teman sejawat karena prosesnya akan lebih terbuka dan santai. Penelitian ini dilakukan dengan observasi dan pemberian angket. Observasi digunakan untuk mengetahui kondisi karakter mahasiswa calon guru sebelum menjalani peer mentoring. Sedangkan angket digunakan untuk mengetahui persepsi mahasiswa akan penerapan mentoring dalam peningkatan karakter guru.