Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

INOVASI PELAYANAN AKTA KELAHIRAN MELALUI WEBSITE PLAVON DUKCAPIL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO Tri Prasetijowati; Bagus Ananda Kurniawan; Amara Nasya Damayanti
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v8i1.21388

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana implementasi dari inovasi pelayanan akta kelahiran melalui website Plavon Dukcapil, faktor-faktor pendukung dan penghambat inovasi, upaya mengatasi hambatan inovasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Kabupaten Sidoarjo telah mewujudkan pelayanan efektif ditinjau dari lima atribut inovasi menurut Everett M. Rogers (1983), yaitu: 1. Keuntungan relatif mengurus dokumen akta kelahiran mendapat 3in1 dokumen lain seperti Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak; 2. Kesesuaian prosedur sama dengan inovasi sebelumnya, perbedaan media dalam segi persyaratan di website Plavon Dukcapil http://plavon.sidoarjokab.go.id; 3. Kerumitan terkendala jaringan karena menggunakan jaringan terpusat KOMINFO saat akses kurang stabil; 4. Kemungkinan dilakukan percobaan dilakukan uji coba website Plavon Dukcapil langsung kepada pegawai dan masyarakat pada program sosialisasi; 5. Dapat diamati terdapat menu riwayat pengajuan jadi masyarakat dapat mengakses pengajuannya sudah sampai mana. Faktor pendukung inovasi adanya modal manusia, modal kepemimpinan, lingkungan organisasi. Faktor penghambat adanya tekanan dan hambatan administrasi serta teknologi ada tapi terhambat budaya organisasi. Upaya dalam mengatasi hambatan inovasi adalah mengkonsultasikan dan validasi ulang data ke dinas, mengadakan sosialisasi di media sosial Instagram dan melakukan program Jemput Bola Terpadu yang Gemilang.
Inovasi Teknologi Mesin Pengrai Roasting Dalam Pengolahan Dan Pemasaran Produk Olahan Kopi Muslichah Erma Widiana; Suyanto; Arif Arizal; Bagus Ananda Kurniawan; Fah Rizal Ma'ruf
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dengan program pendanaan pengabdian kepada masyarakat Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PMUPUD), yang dikelola oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), tujuan dari program ini adalah untuk mendorong inovasi insan-insan untuk menyelesaikan masalah dan memberikan kontribusi kepada masyarakat. Salah satunya adalah penelitian yang dibuat oleh tim dosen dari Universitas Bhayangkara Surabaya dan ITS Surabaya dengan judul "Teknologi mesin pengrai roasting dalam Pengolahan dan Pemasaran Produk Olahan Kopi". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan produktivitas produk unggulan kopi di Kabupaten Tuban. Beberapa pabrik kopi di Kabupaten Tuban dikelola oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka mengolah kopi dengan cara sederhana, menggunakan drum roaster atau sangrai dengan drum. Metode roaster memiliki banyak kekurangan, yang berdampak pada kualitas kopi yang dihasilkan. tujuan program pengabdian masyarakat ini hasil riset yang dilakukan bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat di sekitar. tindakan yang diambil untuk menerapkan solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah mitra sasaran. Metode: yang digunakan untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat setiap tahun, seperti sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program Desa Pakel Kecamatan Montong Tuban untuk meningkatkan potensi bisnis dan kemampuan ekspor. agar memiliki daya saing baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hasil temuan dan kesimpulan dari program pengabdian kepada masyarakat ini meliputi Pelatihan, praktek dan pendampingan penggunaan industri teknologi tepat guna mesin untuk sangrai biji kopi bubuk.  
The Role of Social Engineering in Shaping Laws for Effective Rehabilitation of Drug Addicts in Indonesia: A Case Study of Community-Based Intervention Siti Ngaisah; Wredha Danang Widoyoko; Diah Ayu Rahmawati; Haryono Haryono; Bagus Ananda Kurniawan
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 11 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i11.1472

Abstract

This study examines the role of social engineering in shaping legal frameworks to enhance the rehabilitation of drug addicts in Indonesia, focusing on community-based interventions. Using a juridical analysis of legislation and case studies, the research identifies gaps in the current legal framework, including its punitive focus, insufficient support for rehabilitation programs, and lack of community involvement. The findings underscore the potential of social engineering principles to address these shortcomings by designing laws that prioritize rehabilitation, promote community participation, and reduce stigma. Drawing from international best practices, the study provides actionable recommendations to reform Indonesia's narcotics laws, fostering a balanced approach that integrates rehabilitative justice with community-driven solutions. This research contributes to the discourse on drug policy reform, advocating for a more compassionate and effective system that aligns with global standards.
Legislative Approaches to Drug Rehabilitation: A Socio-Legal Analysis of Policies Supporting the Reintegration of Former Addicts into Society Wredha Danang Widoyoko; Siti Ngaisah; Diah Ayu Rahmawati; Haryono Haryono; Bagus Ananda Kurniawan
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 12 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i12.1553

Abstract

This study explores the legislative frameworks governing drug rehabilitation and the reintegration of former drug addicts into society through a normative juridical analysis. The research examines how laws and policies influence the recovery journey, highlighting critical gaps in anti-discrimination measures, public health integration, and societal reintegration mechanisms. Comparative case studies from countries with progressive approaches, such as Portugal and Norway, illustrate effective models for aligning legal systems with public health strategies. The findings emphasize the need for legislative reforms that promote inclusivity, support long-term recovery, and foster societal acceptance. Recommendations include expanding anti-discrimination protections, incorporating restorative justice mechanisms, and enhancing interagency collaboration to ensure holistic rehabilitation programs. This research contributes to the discourse on aligning law and social policy to address the multifaceted challenges of drug addiction and reintegration.
SOCIAL PROOF AND URGENCY CAN MEDIATE THE INFLUENCE OF TIKTOK ADS ON PURCHASING DECISIONSOF BANK SYARIAH INDONESIA IN THE MAKASSAR AREA 2021-2025 Arif Riyanto; Muhamad Risal Tawil; Adhitya Chandra Setyawan; Bagus Ananda Kurniawan; Petrus Valentino Baunsele
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 10 No. 1 (2026): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v10i1.19677

Abstract

The rapid evolution of digital marketing has transformed how financial institutions engage with potential customers, particularly within the Islamic banking sector. This study aims to analyze the mediating role of Social Proof and Urgency in the relationship between TikTok Ads and Purchasing Decisions of Bank Syariah Indonesia (BSI) products among customers in the Makassar area between 2021 and 2024. As the largest Sharia bank in Indonesia, BSI faces the challenge of maintaining relevance among a younger, digitally native demographic. Using a quantitative research design, this study examines how the visual and algorithmic nature of TikTok advertisements triggers psychological mechanisms—specifically social validation and the fear of missing out (urgency)—to accelerate the decision-making process. Data were gathered through structured questionnaires distributed to 400 respondents in Makassar, selected using purposive sampling. The results indicate that TikTok Ads have a positive and significant direct influence on purchasing decisions. Furthermore, Social Proof and Urgency act as partial mediators, significantly strengthening the impact of digital advertising on customer acquisition. These findings suggest that for Islamic banks, the combination of creative content on TikTok and psychological triggers can overcome the traditional barriers of complex banking products. This study provides strategic implications for BSI to optimize its digital marketing budget by focusing on community-driven content and time-sensitive offers to foster trust and immediate action in a competitive market. Keywords: TikTok Ads, Social Proof, Urgency, Purchasing Decisions, Bank Syariah Indonesia, Sharia Marketing.
IMPLEMENTATION OF THE POLRI SUPER APP PROGRAM IN THE POLICE RECORD CERTIFICATE (SKCK) SERVICE AT THE INTELLIGENCE AND SECURITY UNIT OF TANJUNG PERAK PORT POLICE Ibra Yuniar Kurniawan; Heru Irianto; Fierda Nurany; Tri Prasetijowati; Bagus Ananda Kurniawan
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Social Politics and Governance (June)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/s7vywp77

Abstract

This study examines the implementation of the Super App Polri program in the Police Record Certificate (SKCK) service at the Intelligence and Security Unit of the Tanjung Perak Port Police. Using a descriptive qualitative approach through interviews, observations, and documentation, the research adopts Edward III’s policy implementation model consisting of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings show that the program has been implemented effectively, supported by structured coordination meetings, targeted socialization efforts, adequate facilities, competent personnel, positive officer attitudes, and clear Standard Operating Procedures. However, several obstacles remain, including limited public dissemination, low digital literacy, unstable internet connectivity, and insufficient digital devices among applicants. To address these issues, the police unit conducts routine evaluations, expands socialization through various media, provides direct assistance for digitally inexperienced users, and strengthens internal coordination. These continuous improvement efforts demonstrate Polri’s commitment to advancing a digital public service system that is more accessible, transparent, and efficient. 
Pendampingan Keamanan Keselamatan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir: Pengabdian Samuel Indrayana; Bagus Ananda Kurniawan; Tri Anggarani Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6766

Abstract

Salah satu bagian penting dari Kepolisian Republik, Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dalam negeri dengan menjaga Kamtibmas, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat di wilayah perairan. Program Kerja Binmas Air dan Potdirga adalah salah satu program yang dikembangkan oleh Ditpolairud Polda Jatim untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa hal yang menarik dari pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut: Program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Peran Etika Komunikasi dalam Membangun Solidaritas Sosial Pada Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK): Penelitian Fadhila Nindya Annisa; Tri Prasetijowati; Bagus Ananda Kurniawan
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika komunikasi dalam membangun solidaritas sosial pada kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kebonsari Kota Surabaya. Seperti keterbatasan akses informasi, kurangnya keterbukaan dalam pengelolaan kegiatan simpan pinjam, serta perbedaan pemahaman antaranggota yang berpotensi menimbulkan miskomunikasi dan menurunkan solidaritas kelompok. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, Informan penelitian terdiri atas Ketua PKK, pengurus inti, anggota aktif PKK, dan tokoh masyarakat yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip etika komunikasi berupa keterbukaan, empati, kesantunan, keadilan, dan inklusivitas komunikasi mampu meningkatkan rasa percaya, memperkuat hubungan sosial, serta meminimalkan konflik internal antaranggota PKK. Komunikasi yang terbuka dan santun mendorong partisipasi aktif anggota dalam berbagai program organisasi seperti pendampingan posyandu dan bank sampah mandiri. Selain itu, etika komunikasi juga membentuk modal sosial berupa kerja sama dan kepatuhan sukarela anggota terhadap aturan organisasi.
Peningkatan Kualitas, Keamanan dan Kenyamanan di Taman Prestasi Surabaya Sebagai Ruang Terbuka Hijau di Kota Surabaya: Penelitian Dewi Puspita Rini; Susi Ratnawati; Bagus Ananda Kurniawan
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kualitas, keamanan, dan kenyamanan di Taman Prestasi Surabaya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kota Surabaya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pengelolaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola/petugas Taman Prestasi serta pengunjung taman yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan Parasuraman, Zeithaml, dan Berry yang meliputi dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy sebagai analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola Taman Prestasi telah melakukan berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan melalui renovasi dan penataan fasilitas taman, pengawasan keamanan secara berkala melalui sistem shift, pemberian himbauan ketertiban kepada pengunjung, serta upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan taman. Faktor pendukung dalam peningkatan kualitas taman meliputi dukungan pemerintah, keterlibatan pengelola taman, serta partisipasi masyarakat. Adapun faktor penghambat yang ditemukan yaitu masih rendahnya kesadaran sebagian pengunjung terhadap kebersihan dan ketertiban taman, adanya parkir tidak resmi, serta keterbatasan lahan yang menyebabkan area taman terasa lebih padat setelah renovasi. Secara keseluruhan, kualitas pelayanan di Taman Prestasi Surabaya dinilai cukup baik meskipun masih memerlukan perbaikan pada beberapa aspek fasilitas dan kesadaran masyarakat.
Inovasi Teknologi dan Pemasaran Produk Olahan Kedelai Perluasan Pasar Produk Unggulan Kabupaten Tuban Muslichah Erma Widiana; Bagus Ananda Kurniawan; Suyanto; Arif Arizal
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.6216

Abstract

Program PM-UPUD dengan judul Inovasi Teknologi Pengolahan Dan Pemasaran Produk Olahan Kopi Dan Kedelai Untuk Perluasan Pasar Nasional Dan Global Produk Unggulan Kabupaten Tuban. Desa-Pakel Kecamatan-Montong Kabupaten-Tuban Jawa-Timur mempunyai beberapa IKM/UKM yang selama ini tidak berkembang dengan baik dan membutuhkan bantuan dalam penguatan usahanya. Mitra adalah IKM olahan kedelai berupa produksi tempe pemilik pak Tamaji yang berdiri sejak tahun 2010, beralamat di Desa Pakel Kecamatan Montong Tuban. Penjualan tempenya di pasar- pasar dan penjual gorengan yang sudah menjadi langganannya. Dengan berjalannya waktu semakin bertambah jumlah pesaing yang sama-sama memproduksi tempe. Maka pak Tamaji juga mengupayakan inovasi dengan diversikasi usaha. Mitra:IKM produksi tempe, pemilik pak Tamaji. Permasalahan:1.Produksi: a)Produk tempe tidak tahan lama dan tumbuh jamur tidak merata,b)Banyaknya pesaing yang sejenis yaitu pengrajin tempe. 2)Pemasaran: Mitra belum memiliki legalitas usaha dan legalitas produk berupa PIRT dan merek  3) SDM.a)Usaha dikelola anggota keluarga belum ada pemilahan pekerjaan, b)Komitmen dan etos kerja pegawai rendah. Tujuan:Peningkatan kapasitas usaha dan produksi olahan kedelai sebagai produk unggulan. Solusi:1)Penggunaan pencampuran komposisi bahan pembuatan tempe yang sesuai dan benar, 2) Diversifikasi usaha dengan inovasi bubuk kedelai dengan support TTG mesin penggling kedelai,3)Pengurusan legalitas usaha menjadi UD dan legalitas produk merek dan PIRT,4)Pembentukan struktur organisasi beserta penjelasan tugasnya,5)Motivasi dan manajemen usaha secara rutin serta menciptakan sistem insentif berbasis kualitas dan ketepatan waktu produksi. Pendampingan dari tokoh lokal atau koperasi untuk membangun rasa tanggung jawab kolektif.