Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Delayed Cord Clamping Terhadap Parameter Hematologi Neonatus Cukup Bulan Di TPMB Kecamatan Sako Kota Palembang Tisnawati, Riya; Retno, Sri Nowo; Wulandari, Eka Tri; Jamaan, Taufik; Wulandari, Ririn
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.21552

Abstract

Sebagai prosedur yang sederhana dan aman, DCC bermanfaat terhadap status hematologis pada bayi baru lahir cukup bulan. Waktu optimal DCC belum diketahui dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas DCC terhadap parameter hematologi pada neonatus cukup bulan di TPMB Kecamatan Sako Kota Palembang. Jenis penelitian eksperimen semu dengan post-test only control group design. Sebanyak 36 bayi diambil secara acak menggunakan teknik consecutive sampling terbagi menjadi 18 bayi pada masing-masing kelompok, yaitu kelompok ICC dan DCC. Sampel darah bayi diambil pada 48 jam pertama setelah kelahiran. Analisis menggunakan uji parametrik independent t test. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perbandingan rata-rata kadar hemoglobin (Hb) darah vena, hemoglobin (Hb) darah tali pusat, dan hematokrit (Ht) pada kelompok DCC lebih tinggi dibandingkan kelompok ICC. Rata-rata kadar bilirubin total pada kelompok DCC lebih rendah dibandingkan kelompok ICC. Terdapat perbedaan kadar Ht (p value 0,000), kadar Hb darah vena (p value 0,000), tidak ada perbedaan kadar Hb tali pusat (p value 0,125) dan tidak terbukti meningkatkan kadar bilirubin total (p value 0,269) pada 48 jam pertama kelahiran. Praktik ini sebaiknya dilakukan secara rutin sebagai standar dalam persalinan normal tanpa penyulit dan cukup bulan sesuai langkah pada APN.
Efektivitas Terapi Relaksasi Otot Progresif Dalam Menurunkan Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Tiuh Tohou Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2023 Sri Nowo Retno; Melda Lia; Rika Agustina; Iis Tri Utami
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i10.1444

Abstract

Kecemasan pada ibu hamil dapat mempengaruhi kesehatan dan keamanan ibu dan bayi. Ibu hamil yang mengalami kecemasan yang berlebihan berisiko mengalami depresi dan gangguan kecemasan yang lebih tinggi, yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik ibu dan memperburuk proses persalinan. WHO mengatakan ada sebanyak 13% ibu hamil yang mengalami kecemasan di dunia dan 15,6% di negara berkembang. Indonesia sekitar 28,7%, Lampung 66,7% dan untuk Kabupaten Tulang Bawang berkisar antara 60-70%. Berdasarkan masalah tersebut perlu dilakukan upaya untuk mengatasi kecemasan pada ibu hamil khususnya TM III salah satunya adalah dengan terapi relaksasi otot progresif, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Terapi Relaksasi Otot Progresif dalam Menurunkan Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan pra eksperiment dan rancangan one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III, dengan jumlah sampel sebanyak 34 ibu. Pengumpulan data dengan lembar kuisioner Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS), dan intervensi berupa terapi relaksasi otot progresif. Analisis data univariat menggunakan rata-rata, analisa bivariat menggunakan uji t- test. Hasil penelitian didapatkan nilai Sig. 0,000, yang berarti bahwa terapi relaksasi otot progresif terbukti secara signifikan efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil Trimester III di Puskesmas Tiuh Tohou Tahun 2023 dengan nilai Sig: 0,000. Saran bagi ibu untuk dapat belajar terapi rileksasi otot progresif sebagai terapi alternatif mengurangai kecemasan mengingat efektivitas dari terapi tersebut serta mudah dilakukan secara mandiri oleh ibu di rumah.
Pengaruh Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) Pentabio di Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Agung Kecamatan Abung Timur Zapitri, Lhachia Hani; Almufaridin, Anissa Syafitri; Retno, Sri Nowo; Sulistiawati, Yuni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17431

Abstract

Imunisasi Pentabio untuk mencegah difteri, pertusis, dan tetanus dapat menimbulkan reaksi KIPI seperti demam yang berisiko dehidrasi. Bawang merah (Allium Cepa Varietas Ascalonicum) mengandung senyawa Allylcysteine Sulfoxide dan berpotensi menurunkan demam. Penelitian kuantitatif pre-eksperimen dengan desain one grup pretest-postest ini bertujuan mengetahui pengaruh kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh pada KIPI Pentabio. Sampel 20 bayi diambil secara accidental sampling. Responden diberi kompres 1,3 gram bawang merah yang dihaluskan dan dicampur 5 cc minyak kelapa. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dianalisis dengan uji paired T-test. Hasil menunjukkan rata-rata suhu tubuh sebelum kompres 38,66°C dan sesudah 37,66°C. Analisis bivariat menunjukkan ada pengaruh signifikan kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh pada KIPI Pentabio (p=0,000). Kompres bawang merah dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis yang dianjurkan untuk mengatasi demam pasca imunisasi Pentabio.