Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

THE ROLE OF THE REGIONAL DEVELOPMENT AGENCY IN THE ECONOMIC DEVELOPMENT Elfadhli, Elfadhli; Budiman, Fajar; Bonavido, Nabil
Jurnal Apresiasi Ekonomi Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31846/jae.v12i1.704

Abstract

The purpose of this research is to find out the role of the Regional Planning, Research and Development Agency (BARENLITBANGDA) as a planner in the economic development of Sawahlunto City. The type of research conducted is field research or field research with a descriptive qualitative approach. Data collection techniques that the authors use are interviews and documentation. The analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that BARENLITBANGDA of Sawahlunto City as a planning agency in the economic development of Sawahlunto City has a major role, namely planning economic development in Sawahlunto City. The economic development plan that had been prepared by BARENLITBANGDA for Sawahlunto City was submitted to the Mayor and discussed at the Sawahlunto City RPJMD meeting involving all parties related to economic development in Sawahlunto City. Benefits of research For the author to know more deeply about the role of BARENLITBANGDA in the economic development of Sawahlunto City.Keywords: Role, Obstacle, BARENLITBANGDA
THE INFLUENCE OF MARKETING MIX ON CUSTOMER SAVING DECISIONS AT BPRS AMPEK ANGKEK CANDUNG WEST PASAMAN BRANCH Ningsih, Vivi Kurnia; Budiman, Fajar; Eriawati, Yossi
JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS Vol. 3 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jhssb.v3i1.797

Abstract

The evolution of Islamic financial institutions and the intensifying competition between Islamic and conventional financial entities in garnering public interest for savings and fundraising, it is foreseeable that Islamic financial institutions might encounter challenges. These challenges are intrinsic to the intricate processes of creating, conveying, and delivering value to customers, as well as effectively managing customer relationships for mutual organizational and stakeholder benefits. The objective of this research is to ascertain the impact of the marketing mix on the decision-making process regarding savings at BPRS Ampek Angkek Candung West Pasaman Barat. Employing a quantitative approach along with statistical methodologies, this study investigates the interplay between the Marketing Mix (X) and Customer Decisions (Y), with 96 respondents participating. The outcomes of the hypothesis testing reveal a significance value of 0.017, which is lower than the predefined significance level (α) of 0.05 (0.017 < 0.05). This statistical finding substantiates the existence of a substantial relationship between the marketing mix and the choice to save at BPR Syariah Ampek Angkek Candung West Pasaman Barat. Consequently, it can be inferred that the marketing mix significantly contributes to the decision-making process regarding savings. This research underscores the pivotal role of strategic marketing practices in influencing customers' decisions to engage in savings activities within the context of Islamic financial institutions.
Pengaruh Budaya dan Persepsi Masyarakat terhadap Keputusan Menabung di Bank Syariah Supiani Supiani; Fawza Rahmat; Fajar Budiman
Al-bank: Journal of Islamic Banking and Finance Vol 1, No 1 (2021): January - June 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ab.v1i1.2618

Abstract

Rendahnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap bank syariah, terutama yang disebabkan dominasi bank konvensional, sebuah fenomena bahwa budaya dan persepsi masyarakat mempengaruhi keputusan menabung. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui sejauh manakah pengaruh budaya terhadap keputusan menabung; (2) untuk mengetahui sejauh manakah pengaruh persepsi masyarakat terhadap keputusan menabung; (3) untuk mengetahui sejauh manakah pengaruh budaya dan persepsi masyarakat secara bersama-sama terhadap keputusan menabung.Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian survey yang termasuk kategori explanatory research yaitu penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan-hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Data primer diperoleh dari penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 orang dan sampel sebanyak 44 orang yang diambil dengan menggunakan rumus slovin.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya dan persepsi masyarakat terhadap keputusan menabung di Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Simpang Empat. Budaya tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung. Persepsi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung.Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel budaya dan persepsi masyarakat secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung dan hipotesis penelitianya teruji. Key Word : Budaya, Persepsi Masyarakat, Keputusan Menabung.
Pengaruh Non Performance Financing (NPF), Capitak Adequacy Rato (CAR), Pendapatan Operasional (BOPO), dan Return on Assets (ROA) terhadap (FDR) Studi Kuantitatif pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2019–2023 Hidayat, Taupik; Eriawati, Yossi; Budiman, Fajar
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At Tasyri'i Juli Desember 2024
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/attasyrii.v7i2.414

Abstract

ABSTRACT The Islamic banking industry in Indonesia has experienced rapid growth following the enactment of Law No. 21 of 2008, which provides a strong legal foundation for its operations. However, the sector still faces various challenges, including competition from conventional banks and economic instability. One important indicator for assessing the effectiveness of fund distribution is the Financing to Deposit Ratio (FDR), which reflects a bank’s ability to distribute financing based on the funds it has raised. This study aims to examine the impact of Non-Performing Financing (NPF), Capital Adequacy Ratio (CAR), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), and Return on Assets (ROA) on FDR in Islamic Commercial Banks registered with the Financial Services Authority (OJK) during the period 2019–2023. The research employs a quantitative approach using secondary data obtained from the annual financial statements of five Islamic banks that meet purposive sampling criteria. Data analysis techniques include panel data regression with Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), and Random Effect Model (REM) estimations. The findings show that NPF, CAR, and BOPO significantly affect FDR, while ROA has no significant impact. Simultaneously, these four variables collectively influence FDR. These findings offer valuable insights into the management of risk and operational efficiency in Islamic banks to improve financial stability and financing distribution capabilities. This study recommends that Islamic banks strengthen financing risk management and operational efficiency to enhance FDR and financial stability. Keywords: Non-Performing Financing, Capital Adequacy Ratio, Operating Expenses to Operating Income, Return on Assets, Financing to Deposit Ratio.
Analisis Pengaruh Pengetahuan dan Status Sosial terhadap Persepsi Masyarakat pada Perbankan Syariah Sari, Reci Puspita; Budiman, Fajar; Eriawati, Yossi; Elfadhli, Elfadhli
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i2.482

Abstract

Studi ini melihat bagaimana pengetahuan dan status sosial mempengaruhi cara masyarakat melihat perbankan syariah. Sejak tahun 1990-an, perbankan syariah di Indonesia telah berkembang pesat, tetapi orang masih jarang menggunakannya, terutama di daerah pedesaan dan kelompok berpenghasilan rendah. Sementara itu, persepsi masyarakat tentang bank syariah sangat memengaruhi keputusan mereka untuk menggunakan layanan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis multiple linear regression, dan 177 orang berpatisipasi sebagai respoden penelitian. Disamping itu analisis deskriptif juga dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang perbankan syariah secara signifikan dipengaruhi oleh status sosial mereka dan pengetahuan mereka tentang subjek tersebut. Orang-orang yang lebih berpengetahuan dan memiliki status sosial yang lebih baik cenderung memiliki persepsi yang lebih baik tentang perbankan syariah. Selain itu, perspektif masyarakat juga dipengaruhi oleh komponen risiko dan keuntungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan pengembangan layanan perbankan syariah sangat penting untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama di kalangan masyarakat ekonomi bawah. Hasilnya memberikan rekomendasi untuk pengembangan kebijakan yang lebih responsif dan inklusif yang membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.
UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAN AIR BERSIH DAN SANITASI LAYAK Fajar Budiman
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Al Karim : September 2022
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.339 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v7i2.22

Abstract

Air bersih dan sanitasi merupakan salah satu persoalan yang belum tuntasterselesaikan di Indonesia. Tingkat ketercapaian peningkatan aksesnya masih rendah dan dibawah rata-rata ketercapaian secara umum. Pada tahun 2019 Sumatera Barat baru memilikikemampuan akses sanitasi layak 63,98 %. Artinya, masih ada sekitar 36,12% lagi daripopulasi penduduk yang belum menunjukkan memiliki kemampuan untuk mendapat sanitasisecara layak. Tersedianya akses air bersih dan sanitasi yang layak bagi masyarakat adalahmenjadi tujuan pemerintah jangka menegah. Namun, tingkat ketercapaian program masihpenuh tantangan. Sejumlah faktor disinyalir ikut berperan memperlambat ketercapaianprogram tersebut. Dimana diantaranya adalah persoalan kemiskinan dan tingkat pendidikandan pengetahuan masyarakat. Sehubungan sejumlah langkah dapat dilakukan, diantaranyamelalui pemberdayaan masyarakat dengan jalan meningkatkan pengetahuan mereka tentangair bersih dan sanitasi layak.
HUBUNGAN NILAI, NORMA DAN SANKSI Yumita Dewi; Enni Enni; Elva Aslinda; Syofrianisda Syofrianisda; Fajar Budiman
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Al Karim : September 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i2.244

Abstract

Penelitian ini membahas interkoneksi antara nilai, norma, dan sanksi dalam konteks sosial. Nilai sebagai prinsip-prinsip yang dianggap penting oleh individu atau masyarakat, memberikan dasar bagi pembentukan norma, yaitu aturan-aturan yang mengatur perilaku. Norma-norma ini, jika dilanggar, dapat mengakibatkan sanksi, baik dalam bentuk positif maupun negatif. Studi ini menganalisis bagaimana nilai-nilai yang dianut oleh suatu kelompok mempengaruhi pembentukan norma-norma, serta bagaimana pelanggaran terhadap norma-norma ini dapat menghasilkan sanksi. Adanya keseimbangan dan keselarasan antara nilai, norma, dan sanksi menjadi krusial untuk memahami dinamika sosial dan memelihara stabilitas dalam suatu masyarakat. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana nilai-nilai yang dianut oleh individu atau kelompok dapat memengaruhi norma-norma yang diterapkan, serta dampak sanksi sebagai alat kontrol sosial. Implikasi dari hubungan kompleks antara nilai, norma, dan sanksi ini dapat membantu merancang strategi intervensi sosial yang lebih efektif untuk membentuk perilaku yang diinginkan dalam masyarakat.