Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Celebrating Interfaith Rituals to Build Togetherness Between Children in Elementary Schools Yenuri, Ali Ahmad; Futaqi, Sauqi
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.3395

Abstract

This research aims to describe and interpret forms of interreligious rituals in primary schools. Researchers also look at children's religious expressions in practicing interreligious rituals and their contribution as learning resources in building a sense of togetherness in schools. This study uses a qualitative-phenomenological approach with data collection interviews, observations, and documentation. The results showed that children's religious rituals were taught in and outside the classroom. They practice with teachers of the same religion in class, but outside the classroom, they practice with students of other religions as spectators. Therefore, religious rituals that can be communicated socially are celebrated. Interreligious rituals do not make children and parents experience theological fear but can become a source of learning to recognize and respect other religious rituals. The ritual expression is an expression of harmony and togetherness because they can cooperate in celebrating their respective religious rituals.
The Community-Based Moderate Islamic Education (An Ethnographic Study in Pulopancikan Village, Gresik) Rozi, Khodijah; Yenuri, Ali Ahmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.28568

Abstract

Pulopancikan Village is known as a harmonious multicultural community, where people from various religious and ethnic backgrounds live side by side with full tolerance. This harmony cannot be separated from the role of moderate Islamic education based on the community. This study aims to describe and analyze how moderate Islamic education contributes to building tolerance in Pulopancikan Village. With a qualitative ethnographic approach, this study explores the values ​​of moderate Islam applied by the community, such as mutual respect, tawassuth (moderation), at-ta'arruf (getting to know each other), at-tasamuh (tolerance), at-ta'awun (cooperation), and at-tawazun (balance). The results of the study indicate that moderate Islamic education in this village is supported by active communication between religious leaders, village heads, and the community, as well as regular meetings to discuss various social issues. These findings strengthen the idea that community-based education can be an effective strategy in building social harmony.
Pesantren as Social Capital for Regional Development: A Reflection on Kiai Leadership and Institutional Dynamics Yenuri, Ali Ahmad; Nurseha, Ivan
Journal of Pesantren and Diniyah Studies Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Pesantren and Diniyah Studies
Publisher : Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63245/jpds.v2i2.49

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) have significant potential as a source of social capital to support regional development; however, this role has not been fully integrated into regional development policies. This study aims to analyze the contribution of pesantren as social capital to regional development through the leadership of kiai and the pesantren's institutional dynamics. This research employs a qualitative approach, drawing on literature review and empirical reflection on the social practices of pesantren in various local contexts. Data were collected from scholarly literature, policy documents, and empirical experiences related to social and community empowerment activities conducted by pesantren. The results indicate that kiai leadership plays a crucial role in building social trust, strengthening community cohesion, and encouraging public participation, which constitute the core elements of pesantren social capital. Furthermore, adaptive institutional dynamics enable pesantren to contribute to human resource development, community economic empowerment, and the internalization of religious values and local wisdom in regional development processes. These findings demonstrate that pesantrens can serve as strategic partners for local governments in achieving inclusive and sustainable development. This study concludes that optimizing the role of pesantren as social capital requires stronger institutional recognition and systematic integration into regional development policies.
Strategi Pembelajaran Akidah Akhlak Berwawasan Moderasi Islam di MTs N 2 Lamongan Sari, Wiwin Novita; Yenuri, Ali Ahmad
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 3 No 3 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v3i3.1780

Abstract

Fenomena yang terjadi sekarang ini menjadi bukti bahwasannya kerukunan umat beragama semakin tidak melekat pada diri individu-individu seseorang ataupun kelompok, mereka cenderung apatis serta anarkis kepada pemeluk agama lain sehingga terjadi sikap intoleran dan meyebabkan pepercahan. Oleh sebab itu untuk dapat menangani hal tersebut sangat di perlukan sikap moderasi dari tiap-tiap individu yang berbagai ragam itu, penguatan sikap moderasi, Sebagaimana yang terjadi di di MTS N 2 Lamongan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran akidah akhlak berwawasan moderasi islam yang dilakukan oleh guru, yakni dengan menanamkan nilai-nilai moderasi Islam pada peserta didik. dalam pembelajaran terdapat pengimplementasian prinsip moderasi beragama yang terkandung dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Berangkat dari realitas di atas dapat menjadi ketertarikan sendiri bagi peneliti untuk menganalisa tentang Strategi Pembelajaran Akidah Akhlak berwawasan Moderasi Islam dengan rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana perencanaan strategi pembelajaran Akidah Akhlak berwasan moderasi Islam di MTS N 2 Lamongan? (2) Bagaimana pelaksanaan strategi pembelajaran Akidah Akhlak berwasan moderasi Islam di MTS N 2 Lamongan? (3) Bagaimana evaluasi strategi pembelajaran Akidah Akhlak berwasan moderasi Islam di MTS N 2 Lamongan? Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research), pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan Miles and Humberman yakni meliputi pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), tampilan data (data display), dan penarikan atau verifikasi kesimpulan (conclusion drawing/verification). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategi pembelajaran Akidah Akhlak di MTS N 2 Lamongan ialah berupa kegiatan yang direncanakan berupa kegiatan belajar, kegiatan harian dan kegiatan insedental. Untuk pelaksanaan strategi pembelajaran Akidah Akhlak di MTS N 2 Lamongan yakni dengan melalui penanaman nilai-nilai moderasi Islam, dan dengan melalui tiga tahap, Pertama, pendahuluan meliputi penetapan tujuan da nisi, dan pemberian motivasi dan pembiasaan. Kedua, Inti meliputi penyelipan materi yang berkaitan dengan moderasi islam, pembelajaran aqidah inklusif, penerapan strategi daan metode pembelajaran. ketiga, penutup meliputi review materi, Tanya jawab, pujian dan saran, dan jugan momen refleksi. sedangkan evaluasi pembelajaran dengan melalui aspek penilaian yang meliputi penilaian sumatif, formatif, afektif, kognitif dan psikomotorik.