Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Antena Mikrostrip Array Pada Frekuensi X-band Untuk Aplikasi Radar Cuaca Rahmita Rufaidah; Aloysius Adya Pramudita; Radial Anwar
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radar merupakan sistem gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk mendeteksi, mengukur jarak dan memetakan benda-benda seperti kapal laut, pesawat terbang dan kendaraan bermotor. Daerah cakupan radar dapat ditentukan dari bandwidth, daya pancar, propagasi sinyal, gain, beamwidth dan polarisasi antena. Pola radiasi satu elemen antena relatif lebar dan setiap elemen memberikan gain yang rendah, hal ini hanya dapat dipenuhi dengan memperbesar ukuran antena yaitu dengan membentuk elemen sesuai dengan konfigurasi geometri tertentu yang disebut dengan array. Pada penelitian kali ini membahas tentang antena mikrostrip array pada frekuensi x-band untuk aplikasi radar. Setiap penambahan jumlah elemen antena array, maka semakin kecil pola radiasi sidelobe yang terjadi namun arus eksitasi transmisi yang diperlukan menjadi lebih banyak. Sehingga penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh antena array yang digunakan pada aplikasi radar terhadap nilai pola radiasi dan beamwidth yang dihasilkan dari adanya penambahan array tersebut. Hasil dari antena mikrostrip array pada frekuensi x-band ini telah memenuhi spesifikasi antena dengan VSWR yaitu 1,39, bandwidth 86 MHz, beamwidth azimuth 19,5° dan beamwidth elevasi 19,8° dan gain antena sebesar 13,23 dBi. Hasil tersebut sudah memenuhi spesifikasi antena aplikasi radar dengan beamwidth yang s3mpit serta gain yang cukup besar.Kata Kunci: Antena mikrostrip array patch persegi, beamwidth, aplikasi radar
Implementasi dan Pengembangan 5G Menggunakan Solusi Perangkat Lunak Sumber Terbuka Isnandyagitas, Salsabila; Setiawan, Dhoni Putra; Anwar, Radial
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proyek akhir ini, akan dilakukan implementasi jaringan 5G dengan menggunakan antena MIMO, open source 5G core network, NTOPNG, serta peningkatan kualitas user plane pada 5G Core Network melalui Data Plane Development Kit (DPDK) dan Vector Packet Processing (VPP). Implementasi ini bertujuan untuk mempermudah pengembangan teknologi dengan menggunakan open source software sebagai fondasi awal. Core Network akan menggunakan software Open5Gs, DPI dengan NTOPNG, dan peningkatan user plane menggunakan DPDK dan VPP. Diharapkan, penggunaan open source software dan peningkatan kualitas user plane dapat meningkatkan kualitas jaringan 5G untuk pengguna massal. Antena MIMO 4x4 dengan logo TIP akan digunakan untuk komunikasi 5G, sementara UPF dengan dukungan DPDK akan meningkatkan efisiensi dan kualitas jaringan 5G. Dengan menggunakan antena MIMO 4x4 dengan logo TIP, antena dapat memancarkan gelombang elektromagnetik yang dibutuhkan untuk komunikasi 5G dengan hasil nilai Return Loss –15.49 dB, VSWR 1.40, bandwidth 228 MHz dan mutual coupling kurang dari -20 pada frekuensi kerja 2.6 GHz. UPF dengan dukungan DPDK dapat meningkatkan efisiensi 5G Core Network, serta dapat meningkatkan bandwidth hingga > 900Mbps dengan limitasi bandwidth physical layer (NIC) sebesar 1Gbps pada jaringan 5G. Kata kunci— 5G, Core, DPDK, DPI, MIMO, VPP.
Aplikasi IoT untuk Sistem Pelacakan Lokasi dan Monitoring Detak Jantung Pasien Zamardah , Putri Arinis; Nur, Levy Olivia; Anwar, Radial
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien berkebutuhan khusus memerlukan pemantauan intensif, terutama detak jantung dan lokasi. Keterlambatan penanganan dapat terjadi jika pemantauan tidak dilakukan secara real-time, khususnya saat pasien berada di luar pengawasan. Penelitian ini mengembangkan wearable device berbasis Wi-Fi dengan antena mikrostrip planar 2,4 GHz yang terintegrasi ke website monitoring lokal tanpa cloud. Sistem menggunakan sensor Pulse Heart Rate, modul GPS Neo-6M, dan mikrokontroler ESP32 untuk mengirim data detak jantung dan lokasi secara real-time ke server lokal yang terhubung Google Maps. Hasil pengujian menunjukkan akurasi sensor detak jantung mencapai 97%, GPS mengirim lokasi otomatis, dan antena mikrostrip memiliki Return Loss –19,806 dB, VSWR 1,2277, gain 4,83 dBi, serta jangkauan 90 m LoS (lebih jauh dibanding antena bawaan 54 m). Sistem ini efektif memantau pasien secara real-time dengan jangkauan lebih luas, kecepatan transmisi tinggi, biaya efisien, dan keamanan data lokal. Kata kunci— Antena mikrostrip, ESP32, GPS Neo-6M, Pulse sensor, Wearable device
Perancangan dan Realisasi Antena Mikrostrip 2.4 GHz untuk Pemantauan Lokasi dan Detak Jantung Pasien Berkebutuhan Khusus Safitri, Ayu; Nur, Levy Olivia; Anwar, Radial
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien berkebutuhan khusus memerlukan perhatian dan pemantauan kesehatan intensif, terutama untuk kondisi detak jantung dan posisi keberadaan mereka. Risiko keterlambatan penanganan medis dapat terjadi jika kondisi pasien tidak terpantau secara real-time, terlebih saat berada di luar pengawasan tenaga medis atau keluarga. Antena adalah bagian penting dari sistem komunikasi nirkabel untuk memantau lokasi dan detak jantung pasien berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkuat sinyal Wi-Fi yang dipancarkan oleh ESP32, sehingga data detak jantung dan lokasi pasien dapat terkirim dengan lebih stabil, karena antena mikrostrip bentuknya yang tipis, ringan, mudah diaplikasikan ke perangkat wearable, serta memiliki performa transmisi yang stabil pada frekuensi 2.4 GHz yang umum digunakan untuk sistem IoT. Perancangan antena dilakukan menggunakan software CST 2019 dengan substrat FR-4 berketebalan 1,6 mm dengan konstanta dielektrik 4,3 digunakan. Pola radiasi, VSWR, Gain, dan return loss adalah parameter performa yang dianalisis. Hasil simulasi menunjukkan return loss -21,34 dB, VSWR 1,18, dan gain 4,92 dBi. Pengujian realisasi menunjukkan return loss -19,806 dB, VSWR 1,23, dan gain 4,83 dBi. Dalam kondisi Line of Sight (LoS), jangkauan transmisi dapat ditingkatkan dari 54 meter menjadi 90 meter jika dibandingkan dengan antena bawaan ESP32. Hasilnya menunjukkan bahwa antena yang dirancang memenuhi persyaratan untuk tujuan melacak pasien secara real-time. Kata kunci— antena mikrostrip, 2.4 GHz, wearable device, CST Studio Suite, ESP32.
Website dan Notifikasi untuk Pemantauan Lokasi dan Detak Jantung Pasien Berkebutuhan Khusus Iriyanto, Alderheza Putra; Nur, Levy Olivia; Anwar, Radial
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien berkebutuhan khusus memerlukan perhatian dan pemantauan kesehatan intensif, terutama untuk kondisi detak jantung dan posisi keberadaan mereka. Risiko keterlambatan penanganan medis dapat terjadi jika kondisi pasien tidak terpantau secara real-time, terlebih saat berada di luar pengawasan tenaga medis atau keluarga. Antena adalah bagian penting dari sistem komunikasi nirkabel untuk memantau lokasi dan detak jantung pasien berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkuat sinyal Wi-Fi yang dipancarkan oleh ESP32, sehingga data detak jantung dan lokasi pasien dapat terkirim dengan lebih stabil, karena antena mikrostrip bentuknya yang tipis, ringan, mudah diaplikasikan ke perangkat wearable, serta memiliki performa transmisi yang stabil pada frekuensi 2.4 GHz yang umum digunakan untuk sistem IoT. Perancangan antena dilakukan menggunakan software CST 2019 dengan substrat FR-4 berketebalan 1,6 mm dengan konstanta dielektrik 4,3 digunakan. Pola radiasi, VSWR, Gain, dan return loss adalah parameter performa yang dianalisis. Hasil simulasi menunjukkan return loss -21,34 dB, VSWR 1,18, dan gain 4,92 dBi. Pengujian realisasi menunjukkan return loss -19,806 dB, VSWR 1,23, dan gain 4,83 dBi. Dalam kondisi Line of Sight (LoS), jangkauan transmisi dapat ditingkatkan dari 54 meter menjadi 90 meter jika dibandingkan dengan antena bawaan ESP32. Hasilnya menunjukkan bahwa antena yang dirancang memenuhi persyaratan untuk tujuan melacak pasien secara real-time. Kata kunci— antena mikrostrip, 2.4 GHz, wearable device, CST Studio Suite, ESP32, Website¸IoT.