Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Effects of Implementing Green Roof Scenario on NO2 and Urban Hear Island Distribution in Yogyakarta City Sukanti, Wahyuni; Sunarharum, Tri Mulyani
ASTONJADRO Vol. 14 No. 1 (2025): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v14i1.15982

Abstract

The development of urban areas requires a city to meet residential space needs which can have an impact on reducing green open space and causing derivative impacts in the form of decreasing air quality. The problem faced by the City of Yogyakarta in developing green open space is limited land, therefore innovation in green open space development is needed, one of which is developing green infrastructure by implementing a green roof scenario. So this research aims to analyze the application of the green roof scenario to air quality, especially in the distribution of Urban Heat Island (UHI) and Nitrogen Dioxide (NO2) in Yogyakarta City. The method used in this research are Landsat 8 images in 2021 with field observations and delineation of the potential area for green roofs at hotels and malls that have rooftops and the potential to implement green roofs. The research results show that implementing the green roof scenario in Yogyakarta can affect air quality. There are changes in the area that decrease the area in UHI class 4 (>3) from 4.74 Ha to 3.78 Ha and an increase in the Non-UHI area from 1,449.68 Ha to 1,731.57 Ha. Based on the NO2 parameter there has also been a change that increases in the area on a very good air quality scale from 406.80 Ha to 560.96 Ha, and a decrease in the area on a very poor scale from 23.71 Ha to 16.24 Ha. The results of the delineation of the UHI map, NO2 distribution, and spatial plans for Yogyakarta City show that locations with high UHI levels and poor NO2 quality are most widely distributed in Kemantren Gondokusuman, Umbulharjo, and Kotagede.
Tinjauan Literatur Peran Smart Visual Identity dalam Membangun Branding Smart City Putri, Marinda Noor Fajrina Noviana; Sunarharum, Tri Mulyani
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i2.448

Abstract

Pertumbuhan populasi global menimbulkan tantangan yang signifikan terhadap sumber daya, infrastruktur, dan kelestarian lingkungan yang mendorong urbanisasi. Di Indonesia, populasi telah tumbuh sebesar 4% sejak tahun 2018, dan daerah perkotaan menghadapi tekanan yang besar untuk berevolusi menjadi kota pintar guna meningkatkan kualitas dan keberlanjutan kehidupan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi salah satu penerapan strategi kunci yaitu SVI (smart visual identity) agar dapat membantu kota-kota di Indonesia dalam memperkuat branding untuk menarik investasi dan meningkatkan kualitas hidup. Metode tinjauan literatur digunakan dalam studi ini untuk memahami dan mengeksplorasi interaksi antara arsitektur dan strategi kota pintar dalam meningkatkan branding dan daya saing kota. Penelitian ini secara kritis menilai bagaimana elemen-elemen desain kota berkontribusi terhadap identitas dan daya tarik kota, dengan mengambil wawasan dari studi kasus kota-kota yang telah berhasil menerapkan desain kota pintar. Temuan menunjukkan bahwa inisiatif kota pintar secara signifikan berdampak pada pencitraan kota dengan mengintegrasikan teknologi canggih dengan desain perkotaan yang inovatif, sehingga meningkatkan kelayakan huni, keberlanjutan, dan daya saing ekonomi. Studi ini fokus pada pentingnya identitas visual yang koheren dalam menarik investasi dan meningkatkan interaksi publik dengan ruang kota, yang pada akhirnya mendorong lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan dan efisien.
An opportunity identification framework based on Topic Modeling and Sentiment Analysis for muslim-friendly hotels using textual reviews Mulyani, Yun Prihantina; Arini, Hilya Mudrika; Dewi, Vira Laksita; Rostiani, Rokhima; Sunarharum, Tri Mulyani; Harefa, Wira Dranata; Rivadeneira , Lucía
OPSI Vol 18 No 1 (2025): OPSI - June 2025
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/opsi.v18i1.14786

Abstract

Muslim-friendly hotels still lack consensus on operational standards. The operational standards have been extensively studied theoretically and empirically. However, the previous methods show some drawbacks, such as the credibility of the respondent's answers, bias, subjectivity, and small samples. Customer textual reviews have recently attracted to be utilized to capture the dynamics of customer needs. This present study introduces a framework based on topic modeling, sentiment analysis, and a modified opportunity algorithm applicable to textual data. The framework can be used to identify customer needs, and direction for product or service improvement in which competitors are taken into account. This present study utilized Tripadvisor data. Seventeen Islamic attributes have been identified from textual reviews. The framework has been applied to formulate a service improvement strategy for hotels in Moslem-dominated countries.
MONITORING PERKEMBANGAN URBAN HEAT ISLAND KAWASAN PERKOTAAN YOGYAKARTA TAHUN 2013-2023 Ikhsan, Muhammad; Sunarharum, Tri Mulyani
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cities function as centers of economic activity within a region and act as strong magnets for people who migrate and settle in urban areas, giving rise to the phenomenon of urbanization. Urbanization leads to an increase in the population of urban areas, including the Yogyakarta Urban Area. This process drives land-use changes and the expansion of built-up areas to accommodate housing needs and infrastructure development that supports population mobility. As a consequence of land-use changes and the growth of built-up areas, climate conditions are affected. The loss of vegetation, if not properly managed, results in rising temperatures known as the Urban Heat Island (UHI) phenomenon. The purpose of this study is to identify the changes in Urban Heat Island in the Yogyakarta Urban Area from 2013 to 2023. The research method used is quantitative deductive, involving spatial, statistical, and descriptive analysis techniques. This study applies NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) and LST (Land Surface Temperature) analysis, with the final output being the UHI index. The findings show a significant increase in the UHI index, particularly in the northern part of the Yogyakarta Urban Area. The subdistricts experiencing the highest increase in UHI include Godean, Gamping, Mlati, Ngaglik, Depok, and Ngemplak.
Faktor Pendukung Keefektifan Program Denpasar Smart City dalam Ketangguhan Pandemi Widhyastana, I Made Arya; Sunarharum, Tri Mulyani
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.172-189

Abstract

Kota-kota di berbagai negara maju dan berkembang menghadapi situasi sulit pandemi COVID-19. Terdapatnya perbedaan respon suatu kota dalam penanggulangan pandemi yang turut disesuaikan dengan kapasitas masing-masing kota. Perbedaan respon tersebut menghasilkan upaya strategi dan program yang berbeda. Kota Denpasar dalam merespon pandemi turut melibatkan peran smart city dalam memudahkan penyelesaian pandemi COVID-19 sekaligus meningkatkan kapasitas ketangguhan masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengevaluasi keefektifan program smart city Kota Denpasar dalam mencapai ketangguhan pandemi serta merekomendasi faktor-faktor pendukungnya. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara kuesioner, wawancara mendalam dan studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Denpasar dalam mewujudkan ketangguhan unggul pada upaya respon melalui smart economy. Keefektifan program smart city turut didukung oleh faktor peran pemerintah, kapasitas masyarakat, teknologi dan inovasi, dan lingkungan kota. Secara keseluruhan baik faktor internal dan faktor eksternal memiliki keterlibatan yang penting. Namun faktor yang paling dominan mempengaruhi ialah faktor internal.
Karakteristik Pengguna Ruang Publik Terbuka Di Kota Jambi (Studi Kasus : Taman Jomblo, Taman Arena Remaja, Taman Kongkow, dan Taman PKK The Hok) Dhoifullah, Ahmad; Sunarharum, Tri Mulyani
MATRAPOLIS: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/matrapolis.v4i2.44191

Abstract

Ruang publik sebagai tempat dimana masyarakat dapat melakukan aktivitas sehari-hari atau bersifat temporal yang dapat mengikat suatu kelompok atau aktivitas sampingan lain yang secara fungsional berkaitan dengan publik. Dalam sebuah kota, layanan ruang publik yang berkualitas adalah layanan yang mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan. Mengingat hal tersebut, sangat penting untuk melakukan studi untuk meneliti karakteristik pengguna yang akan menjadi panduan bagi para perancang untuk menciptakan dan mengelola ruang publik yang sesuai dengan perilaku penduduk kota, sehingga dapat menghidupkan kembali ruang publik yang inklusif sebagai komponen penting kota. Penelitian ini menggunakan metode mix method, yang menggabungkan teknik penelitian kualitatif dan kuantitatif. Dalam penelitian ini, sebanyak 320 responden tersebar di 4 (empat) ruang publik yaitu Taman Jomblo, Taman Arena Remaja, Taman Kongkow, dan PKK The Hok. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ruang publik tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh gender dengan mayoritas memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA dan perguruan tinggi yang juga secara langsung berhubungan dengan usia penggunanya. Pengunjung pada keempat taman memanfaatkan ruang terbuka tersebut untuk berkumpul bersama dan untuk beristirahat sejenak. Banyak pengunjung yang datang untuk pada sore hari untuk berkumpul bersama karena lokasi yang mudah diakses dan ditemukan dengan lama aktivitas rata-rata selama 31-60 menit.