Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EVALUASI PEMBELAJARAN PJOK PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR Masri Masri; Muhammad Mulhim; Abd Hamid
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 4 No 2 (2023): Volume 4 Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v4i2.1945

Abstract

Penelitian yang penulis lakukan disini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dalam metode ex post facto. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Kecamatan Banjarmasin Timur dan informan dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Penulis menggunakan pembagian kuesioner atau angket dan dokumen autentik dari guru yang digunakan saat penilaian. Di dalam pembahasannya digunakan deskriptif kuantitatif yaitu menemukan pengetahuan yang menggunakan data beruapa angka sebagai alat menganalisis. Dari hasil penelitian yang dilakukan penilaian secara daring pada mata pelajaran PJOK di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kecamatan Banjarmasin Timur sudah cukup baik, namun belum sepenuhnya memenuhi kaidah penilaian sesuai buku panduan penilaian revisi 2018.
Penguatan Kompetensi Pedagogy Guru Dalam Mewujudkan Kecakapan Kolaborasi Siswa Berbasis Cooperatif Models Di SDN 02 Bangkal Kota Banjarbaru Mashud, Mashud; Herita Warni; Y. Dwiki Rinaldy; Baidillah Athar; Muhammad Mulhim; Abdul Hamid; Aryadi Rahman; Arina Wulandari
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1725

Abstract

Program pengabdian masyarakat (PKM) ini bertujuan membantu sekolah mewujudkan terciptanya mutu lulusan dan mutu pembelajaran. Tujuan khusus PKM adalah penguatan kompetensi pedagogy guru menyusun perencanaan pembelajaran dan praktik mengajar mewujudkan kecakapan kolaborasi siswa berbasis model kooperatif. Metode PKM yang digunakan adalah metode pendidikan dan pelatihan kepada guru SDN 02 Bangkal Kota Banjarbaru dengan menerapkan model ORPAER (observe, reflec, plan, action, evaluate, reflec) yang dibagi dalam 4 siklus yaitu; 1) pra-PKM, 2) in service training satu (IST-1) selama 6 jam pelajaran setara 1 hari, 3) on the job training (OJT) selama 40 jam pelajaran setara 30 hari, dan 4) in service training dua (IST-2) selama 6 jam pelajaran setara 1 hari. Sasaran PKM adalah semua guru SDN 02 Bangkal Kota Banjarbaru berjumlah delapan orang guru dan 6 kelas peserta didik. Moda pendidikan dan pelatihan menggunakan moda luring/ tatap muka langsung data PKM dihimpun melalui pendekatan kualititaf dan kuantitatif, dan data dianalisis mengunakan uji statistic deskriptif dengan teknik prosentase. Hasil berdasarkan tujuan pengabdian yaitu 1) Guru telah mampu mengembangkan perencanaan pembelajaran (RPP) menerpakan model pembelajaran kooperatif untuk mengukur kecakapan kolaborasi siswa. 2) Guru telah mampu mempraktikkan pembelajaran menggunakan model kooperatif sesuai pilihan guru dan mampu menerapkan penilaian proses kecakapan kolaborasi siswa
ANALISIS MOTIVASI PESERTA DIDIK MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT SETIA HATI DI SMA DARUL HIJRAH PUTERA Murjani, Ahmad; Hamid, Abd.; Mulhim, Muhammad
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 4 No 3 (2023): Volume 4 Nomor 3, September 2023
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v4i3.2297

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi siswa mengikuti kegiatan Setia Hati Pencak Silat di SMA Darul Hijrah Putera. Kegiatan setelah sekolah adalah kegiatan tambahan yang dilakukan di luar sekolah dan dipraktikkan baik di sekolah maupun di luar sekolah. Saat ini minat SMA Kalimantan Selatan terhadap pencak silat cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya siswa SMA sederajat yang mengikuti kejuaraan pencak silat yang kerap diselenggarakan oleh lembaga pendidikan terdekat di Kalimantan Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi motivasi siswa mengikuti kegiatan Setia Hati Pencak Silat di SMA Darul Hijrah Putera. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 32 peserta didik dan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling, jadi jumlah sampel adalah seluruh peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat Setia Hati yang ada SMA Darul Hijrah Putera yang berjumlah 32 peserta didik, adapun pengumpulan data sampel menggunakan kuisioner dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Analisis motivasi siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat Setia Hati di Pesantren Darul Hijrah Putera tingkat “Tinggi”. (2) Analisis motivasi intrinsik siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat Setia Hati di Pesantren Darul Hijrah Putera tingkat “Tinggi”. (3) Analisis motivasi ekstrinsik siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat Setia Hati di Pesantren Darul Hijrah Putera tingkat “Tinggi”.
TINGKAT KONDISI FISIK PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL PUTRA DI MAN 4 BANJAR Suhendra, Yuyu; Amirudin, Akhmad; Mulhim, Muhammad
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 4 No 3 (2023): Volume 4 Nomor 3, September 2023
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v4i3.2306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kondisi fisik peserta ekstrakurikuler futsal putra di MAN 4 Banjar. Metode penelitian dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengambilan data observasi, tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler futsal MAN 4 Banjar yang berjumlah 30 peserta didik, Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan syarat yang telah ditentukan oleh peneliti yaitu keaktifan dan bersedia untuk di teliti. dengan jumlah sampel 15 peserta didik yang merupakan tim inti dari ekstrakurikuler futsal MAN 4 Banjar. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif dengan metode persentase. Dari hasil penelitian Hasil penelitian yang sudah dilakukan tes dan pengukuran terhadap tim inti dari ekstrakurikuler futsal MAN 4 Banjar sebagai berikut; (1) Kecepatan di peroleh pada kategori baik 5 peserta didik dengan persentase 33,3% pada kategori cukup 5 peserta didik dengan persentase 33,3%, pada kategori kurang 5 peserta didik dengan persentase 33,3%. (2) Kelincahan diperoleh pada kategori cukup 3 peserta didik dengan persentase 20%, dan pada kategori kurang sekali 12 peserta didik dengan persentase 93%. (3) Daya ledak otot tungkai diperoleh 10 peserta didik dengan persentase 66,6% pada kategori baik, 3 peserta didik dengan persentase 20% pada kategori kurang 1 peserta didik dengan persentase 6,6%, dan pada kategori kurang sekali 1 peserta didik dengan persentase 6,6%. (4) Daya tahan kardiorespirasi diperoleh 1 peserta didik kategori cukup dengan persentase 6,6%, dan pada kategori kurang 14 peserta didik dengan persentase 93,3%. Kesimpulan dari penelitian tentang tingkat kondisi fisik peserta ekstrakurikuler futsal putra di MAN 4 Banjar sebagian besar dominan berada pada kategori kurang.
Pengaruh latihan box drill dan small sides games terhadap kemampuan passing pada pemain SSB HW Mandiangin Ulfaizin, Muhammad Syifa; Rakhman, Arie; Mulhim, Muhammad
Jurnal Porkes Vol 7 No 1 (2024): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v7i1.25837

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of the training methods of box drill and small side games on the passing ability of SSB HW Mandiangin players between the ages of 13 and 15. The players have not been able to pass properly, so frequent passing errors become a problem in playing soccer. The type of research used is experimental research with the design of "Two Group Pretest-Posttest Design". The research location was conducted at SSB HW Mandiangin. The population of this study were all the players of SSB HW Mandiangin with a total of 35 people. The sample was selected as many as 18 people using purposive sampling technique. Grouping is done through ordinal pairing after pretest results. The data collection instrument uses a soccer passing ability test. Data analysis uses normality test, homogeneity test, hypothesis test or t-test and independent t-test. The t-test of the box drill training group has a significant value of 0.001  0.05, while the small sides games group has a significant value of 0.002  0.05. So the conclusion of the two groups is that there is a significant influence on the passing ability of SSB HW Mandiangin players. The box drill training method has a better effect than the small sides games training method based on the average post-test value.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN PJOK DITINJAUH DARI TAHAP PERENCANAAN DIKECAMATAN LOKSADO Rijaldi, Rijaldi; Rakhman, Arie; Mulhim, Muhammad
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.25590

Abstract

Abstract The independent curriculum provides freedom to export the abilities and interests of students. The quality of education is impacted by changes in government policy regarding the educational system in both positive and bad ways. The purpose of this study is to determine how the autonomous curriculum is implemented by examining the teachers' comprehension of creating instructional materials for various module types. This research method uses quantitative descriptiveness. The research instrument uses questionnaires that are in accordance with the indicators of the teaching module. With the research subject of PJOK teachers in Loksado sub-district with purposive sampling techniques with the first keriteria, schools that implement an independent curriculum. Quantitative research data is analyzed in percentage form. The average result of all indicators in the implementation of the independent curriculum on suitability in making teaching equipment has a result of 63.6% and it can be concluded that educators in Loksado sub-district have a fairly high understanding based on percentage results. There are 3 components of the teaching module, namely, General information gets a percentage of 66.5% at the indicator stage of determining the learning model is at a fairly high number, namely 71% of teachers can be said to be familiar with determining a learning model while for the lowest indicator, namely in facilities and infrastructure 50%, in the Core Component it gets a percentage of 63.15% and the highest indicator, which is at the stage of determining learning objectives based on CP analysis, has The high percentage is 71%, while the lowest indicator is the reflection indicator 54% and then in the Appendix the results of the questionnaire are at 60.3%, the highest indicator is found in making Student Worksheets showing a percentage of 62.5%. Keywords: Implementation, Independent Curriculum, Corner Learning, Planning