Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Efektivitas Intervensi Health-Gamification Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan HIV/AIDS Pada Mahasiswa STIKES X Di Banjarmasin Rima Diaty; Muhammad Fikri Rayendra; Rifqiannor
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1472

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Virus Immunodeficiency Virus (HIV) terus menjadi persoalan kesehatan publik yang serius dengan adanya jumlah kasus yang signifikan di kalangan anak remaja di Indonesia. Situasi ini meggambarkan bahwa dibutuhkan upaya pencegahan yang menyeluruh melalui metode pendidikan yang lebih kreatif dan interaktif sesuai dengan karakteristik pada generasi muda yaitu salah satu diantaranya adalah melalui pendekatan health-gamification. Strategi ini mengombinasikan elemen permainan kusi digital dalam upaya meningkatkan proses motivasi belajar, partisipasi aktif serta daya ingat pada responden. Tujuan: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana efektivitas intervensi helath-gamification dalam memberikan kualitas pemahaman pengetahuan mahasiswa STIKES X di Banjarmasin dalam pencegahan HIV/AIDS. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui pendekatan pre-test dan post-test terhadap satu kelompok. Hasil: Berdasarkan data penelitian sebelum dilakukan intervensi yaitu sebagian besar responden (43,8%) berada pada tingkat pengetahuan yang cukup dan setelah intervensi mayoritas responden (75%) menunjukkan peningkatan pengetahuan ke tingkat yang baik yaitu sebesar 31,2%. Kesimpulan: Penelitian ini disimpulkan bahwa terbukti efektif dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank dengan nilai p<0,05 yang artinya metode health-gamication terbukti meningkatkan pengetahuan mahasiswa STIKES X di Banjarmasin mengenai pencegahan HIV/AIDS.
Kepuasan Pasien Pada Pelayanan Kesehatan Dalam Komunikasi Terapiutik Perawat Di Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru Rima Diaty; Dwidya Poernareksa; Muhammad Akbar Ramadhan
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v1i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelayanan Kesehatan dengan komunikasi perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru. Kepuasan pasien menjadi tanggungjawab pihak pelayanan Kesehatan khususnya rumah sakit Idaman Kota banjarbaru. Fasilitas dan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan harapan pasien, tidak menutup kemungkinan pasien tersebut akan selalu datang dan berobat pada layanan kesehatan tersebut. Ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan salah satunya dipengaruhi oleh faktor komunikasi terapeutik perawat dalam memberikan asuhan keperawatan.
Integrasi Nilai Spiritual dan Medis dalam Kesehatan Modern: Perspektif Agama Islam Latifah; Azura Arisa; Rima Diaty
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i1.1466

Abstract

Artikel ini membahas hubungan antara ajaran Islam dan kesehatan melalui kajian kualitatif berbasis studi pustaka, analisis normatif, serta pendekatan deskriptif-komparatif. Islam memandang kesehatan sebagai bagian dari maqashid syariah, khususnya penjagaan jiwa (hifz an-nafs), yang mencakup aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial. Temuan kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan hadis mengandung prinsip-prinsip kesehatan yang komprehensif, seperti thaharah (kebersihan), konsumsi makanan halal dan thayyib, manajemen stres melalui ibadah, kewajiban berobat, kesehatan reproduksi, kelestarian lingkungan, dan mitigasi penyakit. Dalil-dalil seperti QS. Al-Baqarah: 195, QS. Al-Baqarah: 168, QS. Ar-Ra’d: 28, serta hadis riwayat Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud menjadi dasar konseptual yang selaras dengan prinsip kesehatan modern. Integrasi antara syariat dan ilmu kedokteran juga tercermin dalam praktik pengobatan, sanitasi, nutrisi, kesehatan mental, dan penanganan pandemi. Artikel ini menegaskan bahwa Islam tidak hanya memuat aturan ibadah, tetapi juga panduan preventif dan kuratif untuk menjaga kualitas hidup manusia. Relevansi ajaran Islam terhadap kesehatan modern menunjukkan urgensi penerapan nilai-nilai agama dalam membangun masyarakat sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Sosialisasi Pemanfaatan Layanan Digital Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Di Puskesmas Banjarmasin Indah Sri Purwanti; Rima Diaty; Rien Laily
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v1i1.28

Abstract

Pengabdian masyarakt ini bertujuan untuk dapat memberikan informasi/pengetahuan kepada masyarakat agar memudahkan akses masyarakat pengguna Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berdasarkan fakta dilapangan pengabddian ini pula untuk mengurangi mobilitas masyarakat untuk keluar rumah dalam kegiatan penyuluhan ini menggunakan berbagai macam metode yaitu metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan praktik. Materi yang disampaikan adalah macam-macam fitur yang ada di aplikasi tersebut dan bagaimana kegunaannya serta manfaat apabila mengguanakan aplikasi Mobile JKN. Setelah materi selesai disampaikan masyarakat diajak untuk langsung mempraktikkannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terutama bagi pengguna BPJS sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Banjarmasi Indah. Setelah mengikuti kegiatan ini pengetahuan masyarakat tentang penggunaan aplikasi meningkat dan mereka antusias untuk dapat aplikasi tersebut. Penyuluhan berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias sekali mengikuti kegiatan dengan adanya peningkatan pengetahuan yang terlihat dari hasil nilai dari pretest dan posttest yang telah diisi peserta.
Penyuluhan Hidup Sehat Mencegah Terjadinya Kembali Virus Covid 19 Pada Pembelajaran Tatap Muka Menurut Pandangan Islam Di SMA Islam Terpadu Martapura Latifah; Sri Purwanti; Azura Arisa; Rima Diaty
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v1i2.186

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan secara tatap muka selama 1 hari, yaitu pada tanggal 1 Februari 2023. Pelaksanaan kegiatan di SMA Islam Terpadu Martapura Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dengan beranggotakan 4 orang yaitu, Latifah, Sri Purwanti, Azura Arisa, Rima Diaty yang merupakan Dosen Sekolah Tinggi Abdi Persada Banjarmasin dan dibantu oleh kepala sekolah serta dewan guru di SMA Islam Terpadu Martapura dengan sasaran dalam kegiatan inI adalah siswa kelas X/A yang berjumlah sebanyak 20 orang. Adapun metode yang digunakan adalah dengan metode ceramah selama 60 menit (1 Jam), dan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab. disimpulkan bahwa dengan penyuluhan hidup sehat mencegah terjadinya kembali virus covid 19 pada pembelajaran tatap muka menurut pandangan Islam di SMA Islam Terpadu Martapura mendapatkan apresiasi bagus dari siswa dan khususnya pihak sekolah dengan semakin memahami betapa pentingnya menjaga kesehatan berkaitan dengan kesadaran pencegahan penularan Kembali virus Covid-19 di lingkungan sekolah.
Edukasi Preventif Penularan HIV/AIDS Melalui Implementasi Model Health-Gamification Bagi Remaja di Kecamatan Banjarmasin Barat, Kelurahan Telaga Biru Tahun 2026 Rima Diaty; Muhammad Fikri Rayendra
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24752

Abstract

Meningkatnya jumlah kasus HIV/AIDS di kalangan remaja di Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan, membutuhkan strategi pendidikan yang kreatif. Metode tradisional sering dianggap terlalu formal dan membuat diskusi tentang kesehatan reproduksi tetap menjadi pembicaraan yang sensitif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang pencegahan HIV/AIDS dengan menggunakan cara yang interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada tahun 2026 dengan melibatkan 32 peserta remaja. Intervensi menggunakan pendekatan digital health-gamification yang menggabungkan materi pendidikan dengan fitur kuis interaktif serta alat pre-test dan post-test yang berbasis pada Google Form. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata pengetahuan peserta, yaitu sebesar 37,5%. Nilai rata-rata kelas naik dari 63,4 saat pre-test menjadi 81,6 saat post-test, dengan pencapaian nilai tertinggi mencapai 100. Pendekatan health-gamification terbukti sangat efektif dalam mempercepat pemahaman, terutama untuk peserta dengan pengetahuan awal yang paling rendah, yang berhasil meningkatkan nilai dari 20 menjadi 90. Elemen permainan, papan peringkat, serta umpan balik instan mampu mengurangi beban kognitif dan meningkatkan semangat remaja dalam mempelajari topik kesehatan. Pelaksanaan model health-gamification terbukti berhasil dalam meningkatkan pemahaman kognitif remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS. Metode ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai alternatif dalam promosi kesehatan remaja dan perlu dikembangkan untuk mengevaluasi perubahan sikap serta perilaku nyata di masa mendatang.
Efektivitas Yoga Nifas terhadap Pemulihan Fisik dan Psikologis Ibu Nifas Merlin Karinda; Lellyawaty Lellyawaty; Rima Diaty
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober: Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v4i4.6868

Abstract

The postpartum period is a critical phase involving biological and emotional transitions. Physical recovery includes uterine involution, restoration of pelvic floor muscle tone, and perineal wound healing, while psychological recovery requires emotional stability. Inadequate recovery may increase maternal morbidity. Postpartum yoga may support physical and psychological recovery by reducing stress and improving sleep and mood. To analyze the effectiveness of postpartum yoga in accelerating physical and psychological recovery among postpartum women. This quasi-experimental study used a pretest-posttest control group design. Sixty postpartum women selected through purposive sampling were divided into intervention and control groups, with 30 participants each. The intervention group received postpartum yoga and standard care, while the control group received standard care only. Recovery was assessed using the REEDA scale and EPDS. Results: In the intervention group, the mean REEDA score decreased from 1.30 to 0.03 (p=0.001), while the mean EPDS score decreased from 2.33 to 0.30 (p<0.001). Both scores differed significantly before and after the intervention. Postpartum yoga is an effective, safe, practical, and low-cost complementary intervention supporting postpartum physical and psychological recovery. It can be integrated into midwifery services following health screening and adaptation to each woman’s condition.
Efektivitas Prenatal Yoga Berbasis Mindfulness terhadap Kecemasan Ibu Hamil Lellyawaty Lellyawaty; Merlin Karinda; Rima Diaty
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober: Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v4i4.6901

Abstract

Pregnancy is a major transitional phase involving physical and psychological changes, which often trigger anxiety in expectant mothers. Unresolved anxiety can lead to complications such as preeclampsia, low birth weight (LBW), impaired fetal development, and postpartum depression. Mindfulness-based prenatal yoga serves as a non-pharmacological intervention combining physical exercise with mindfulness. There is a need to better introduce prenatal yoga and to investigate the integration of mindfulness; furthermore, the use of modern measurement methods remains rare in regional areas, warranting further study. This study aimed to determine the effectiveness of mindfulness-based prenatal yoga on anxiety in pregnant women. Methods: A quasi-experimental design with a pretest-posttest control group approach was employed. Thirty pregnant women were divided into an intervention group (n=15) and a control group (n=15). Anxiety levels were measured using the HARS and PRAQ-R2 scales before and after the intervention. Within-group changes were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Results: No significant changes in anxiety scores were observed in the control group based on either HARS (p=0.054) or PRAQ (p=0.150). Conversely, the intervention group showed significant changes in anxiety scores based on both HARS (p=0.001) and PRAQ (p=0.001). Conclusion: Mindfulness-based prenatal yoga demonstrates potential for reducing anxiety in pregnant women and can be implemented in maternal health services, particularly as a non-pharmacological intervention within antenatal care