Uca Sideng
Jurusan Geografi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Makassar

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STUDI SPASIOTEMPORAL SAMBARAN PETIR CLOUD TO GROUND DI KABUPATEN GOWA TAHUN 2017-2019 Muhammad Lutfi Firdaus; Nasiah Nasiah; Uca Uca
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.008 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i2.20050

Abstract

ABSTRAKJenis penelitian ini kuantitatif deskriptif, dianalisis secara spasiotemporal yang bertujuan untuk: mengetahui densitas/ kerapatan sambaran petir Cloud to Ground (CG), serta daerah dan waktu yang memiliki sambaran petir CG sangat tinggi berdasarkan aspek terestrial (elevasi dan penggunaan lahan) dan hurah hujan di Kabupaten Gowa Tahun 2017-2019. Tahap analisis data menggunakan software ArcGIS 10.4.1, dan Microsoft Excel 2013 untuk memaparkan hasil secara visual (peta, tabel dan grafik). Hasil penelitian diperoleh Tahun 2017 dan 2018 kerapatan sambaran petir sangat tinggi terjadi di Kecamatan Tombolopao. Sedangkan pada Tahun 2019 Sumba Opu dan Tombolo Pao memiliki tingkat kerapatan sambaran petir sangat tinggi. Berdasarkan aspek terestrial serta curah hujan di Tahun 2017 dan 2018 kerapatan sambaran petir sangat tinggi terjadi pada elevasi 1000-1500 mdpl dan jenis penggunaan lahan pertanian, puncak curah hujan dan kejadian sambaran petir tidak menunjukkan periode bulan yang sama, Tahun 2017 kejadian sambaran petir terbanyak yakni Nopember sedangkan puncak curah hujan terjadi Januari, Tahun 2018 kejadian sambaran petir terbanyak yaitu Maret, sedangkan puncak curah hujan terjadi Desember. Kemudian Tahun 2019 kerapatan sambaran petir sangat tinggi terjadi pada elevasi 0-300 dan 1000-1500 mdpl serta jenis penggunaan lahan pemukiman, puncak curah hujan dan kejadian sambaran petir menunjukkan periode bulan yang sama yakni pada Desember.
Analisis Pola Distribusi Spasial Sarana Ekonomi di Desa Je’nemadinging Kabupaten Gowa Andi Fatimah; Abdul Malik; Maddatuang M; Uca Sideng; Amal Arfan
LaGeografia Vol 21, No 2 (2023): Februari
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v21i2.42881

Abstract

The availability of geospatial information presented in the form of map visualizations related to the distribution and spatial distribution patterns of economic facilities of a village is an important need to support village development. This study aims to map the distribution and spatial distribution patterns of economic facilities in Je’nemadinging Village based on geospatial information by providing a village database including the distribution of general economic facilities in one village, the distribution of economic facilities based on population, the distribution of economic facilities based on roads, and spatial distribution patterns of village economic facilities. Data collection in this study includes primary data collection in the form of plotting for economic facilities and secondary data for population data. Data analysis was carried out using the analysis of the nearest neighbor. The results of this study present a map of information and spatial data including a map of the distribution of economic facilities in general in one village, a map of the distribution of economic facilities based on population, a map of the distribution of economic facilities based on roads, spatial distribution patterns of village economic facilities, and an analysis of the relationship with the potential of villages in the future. This spatial data and information can be a reference in decision making in the context of village development.AbstrakKetersediaan informasi geospasial yang disajikan dalam bentuk visualisasi peta terkait sebaran dan pola distribusi spasial sarana ekonomi suatu desa merupakan kebutuhan penting guna mendukung pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan sebaran dan pola distribusi spasial sarana ekonomi Desa Je’nemadinging yang berbasis informasi geospasial dengan penyediaan database desa meliputi sebaran sarana ekonomi secara umum pada satu desa, sebaran sarana ekonomi berdasarkan jumlah penduduk, sebaran sarana ekonomi berdasarkan jalan, dan pola distribusi spasial sarana ekonomi desa. Pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data primer berupa plotting untuk titik koortdinat sarana ekonomi dan data sekunder untuk data penduduk. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tetangga terdekat (nearest neighbor). Hasil penelitian ini menyajikan peta informasi dan data spasia meliputi peta sebaran sarana ekonomi secara umum pada satu desa, peta sebaran sarana ekonomi berdasarkan jumlah penduduk, peta sebaran sarana ekonomi berdasarkan jalan, pola distribusi spasial sarana ekonomi desa, dan analisis keterkaitan dengan potensi desa kedepannya. Data dan informasi spasial ini dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan dalam rangka pembangunan desa.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN APLIKASI PICTURETHIS DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS LINGKUNGAN DI SMA Muh. Danil Gupran; Amal Arfan; Uca Sideng; Abdul Malik; Hasriyanti Hasriyanti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.11749

Abstract

This study examines the use of the PictureThis application in environment-based geography learning, including its supporting factors, challenges, and optimization strategies. A qualitative case study approach was employed at SMAN 6 Pinrang. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings reveal that the application shifts learning from passive to active engagement, allowing students to directly explore their environment. Supporting factors include vegetation diversity, students’ interest in technology, and supportive school policies. Meanwhile, challenges involve unstable internet access, varying levels of digital literacy, and differences in device quality. Teachers addressed these issues through simplified activities, technical guidance, and enhanced conceptual discussions. The study concludes that integrating digital tools with environmental learning improves educational quality, although it requires adequate infrastructure and adaptive teaching strategies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana aplikasi PictureThis dimanfaatkan dalam pembelajaran geografi berbasis lingkungan, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan strategi optimalisasi implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMAN 6 Pinrang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi PictureThis mampu mengubah pola pembelajaran menjadi lebih aktif dan kontekstual. Siswa tidak lagi sekadar menerima informasi, tetapi terlibat langsung dalam eksplorasi lingkungan. Faktor pendukung utama meliputi keberagaman vegetasi, tingginya minat siswa terhadap teknologi, serta adanya dukungan kebijakan sekolah. Sementara itu, hambatan yang muncul mencakup keterbatasan jaringan internet, variasi kemampuan literasi digital, serta perbedaan kualitas perangkat siswa. Strategi yang dilakukan guru meliputi penyederhanaan aktivitas, pendampingan teknis, serta penguatan diskusi konseptual. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dan lingkungan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran geografi, namun memerlukan dukungan infrastruktur serta strategi pedagogis yang adaptif.