Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Kesehatan

PENGARUH PEMBERIAN SARI KURMA TERHADAP PENINGKATAN STATUS GIZI PADA BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI KABUPATEN PRINGSEWU Hasyim, Dzul Istiqomah; Saputri, Nurwinda; Septiasari, Yeti; Yulianto, Andri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i1.2283

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi di dunia, ada 165 juta balita di dunia dalam kondisi pendek (stunting). Stunting merupakan permasalahan gizi di dunia, ada 165 juta balita di dunia dalam kondisi pendek (stunting). asupan nutrisi harus mengandung energi, protein, karbohidrat, vitamin, zat besi, mineral, dan asam folat.Sari kurma bisa menjadi pilihan yang baik untuk kenaikan gizi balita karena kurma kaya akan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Sarikurma merupakan makanan yang kaya akan nutrisi dan sering direkomendasikan untuk mencegah stunting pada anak-anak. Stunting adalah kondisi dimana anak memiliki pertumbuhan fisik yang terhambat secara kronis akibat defisiensi gizi atau kondisi lingkungan yang tidak memadai. Mengonsumsi sari kurma secara teratur dapat membantu mencegah stunting. Tujuan dari penelitian ini diketahuinya Pengaruh Konsumsi Sari Kurma Terhadap Peningkatan Status Gizi (BB/U) Pada Balita Stunting di Desa Podosari Kabupaten Pringsewu Tahun 2023. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian Exprimental Design dengan menggunakan rencana pretest-posttest dan dibagi dua kelompok yaitu kelompok control dan kelompok intervensi. Dalam penelitian dilakukan kepada balita stunting yang terdata di posyandu Podosari Pekon Podosari dan posyandu Matahari Pekon Pringsewu Barat sejumlah total terdapat 24 balita. Hasil uji statistic menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna pada berat badan, tinggi badan, status gizi berat badan menurut umur dan berat badan menurut tinggi badan pada kedua kelompok (p value > 0,05). Berbeda dengan status gizi berat badan menurut umur, didapatkan bahwa kelompok control memiliki status gizi yang lebih rendah dibandingkan kelompok intervensi dan didapatkan pervedaan bermakna ( p value < 0,024).
BALL GRASPING THERAPY TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON-HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT HARAPAN BUNDA Yulianto, Andri; Aswadi, Fharis Apriza
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3045

Abstract

Stroke non-hemoragik (stroke iskemik) merupakan kondisi medis yang timbul akibat terganggunya aliran darah ke otak, umumnya disebabkan oleh adanya sumbatan pada pembuluh darah di otak. Gangguan ini mengakibatkan penurunan pasokan oksigen dan nutrisi ke bagian tertentu di otak, yang pada akhirnya bisa mengakibatkan kerusakan pada sel-sel otak. Tujuan penelitian ini untuk pengaruh ball grasping therapy terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik di RS Harapan Bunda Lampung Tengah Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian ini menggunakan penelitian analitik pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posstest. Populasi dalam penelitian adalah semua pasien stroke non-hemoragik berjumlah 30 di RS Harapan Bunda Lampung Tengah Tahun 2024. Sampel penelitian adalah 30 orang dengan teknik sampel yaitu total sampling. Instrumen penelitian ini menggunkan lembar observasi dan SOP ball grasping therapy. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t test. Berdasarkan hasil data analisis univariat didapatkan hasil bahwa distribusi frekuensi bahwa rata-rata kekuatan otot sebelum dan setelah diberikan ball grasping therapy pada pasien stroke non-hemoragik adalah 0,33 dan 0,77 Hasil analissi bivariat menggunakan uji statistik dengan uji t test pre-test d post-test didapatkan hasil bahwa p value 0,001 dan 0,000 yang artinya ada pengaruh ball grasping therapy terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik di RS Harapan Bunda Lampung Tengah Tahun 2024. Diharapkan agar perawat menerapkan menerapkan ball grasping therapy dalam meningkatakan kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik.