Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

KOMUNIKASI ORGANISASI Siti Nurina Hakim
Indigenous Vol. 4, No. 2, November 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.4778

Abstract

HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN SIKAP SADAR GENDER DENGAN KEPUTUSAN KARIR PADA REMAJA AKHIR PEREMPUAN Woro Ayu Priyanggaeni; Juliani Prasetyaningrum; Siti Nurina Hakim
Indigenous Vol. 6, No. 1, Mei 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4622

Abstract

Keterlibatan Kerja Karyawan Ditinjau Dari Kesesuaian Aspirasi Kerja Pada Pekerjaa Yang Dilakukan Saat Ini Siti Nurina Hakim
Indigenous Vol. 7, No. 2, November 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4645

Abstract

MEMORI IMPLISIT DAN MEMORI EKSPLISIT LANJUT USIA DITINJAU DARI AKTIVITAS DAN TINGKAT PENDIDIKAN Siti Nurina Hakim; Sartini Nuryoto
Indigenous Vol. 7, No. 1, Mei 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4641

Abstract

The Relationship Between Emotional Maturity and Procrastination in Writing Thesis Students Dinda Prihandika Nur Habibah; Siti Nurina Hakim
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.448 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine relationship the Emotional Maturity with Procrastination of Student College Preparing Thesis. The hypothesis is a negative relationship between Emotional Maturity with Procrastination Of Student College Preparing Thesis in Muhammadiyah University of Surakarta. Subjects in this study were 80 subjects. The population used in this study were student college of Psychology Faculty batch 2006 until 2012 Muhammadiyah University of Surakarta and preparing thesis at least one year or two semesters. The measuring instruments used in this study are: a) Scale Emotional Maturity and b) Scale Procrastiation. Data analysis techniques used in this study is the product moment correlation, but because it is not linear then using Spearman's nonparametric statistical techniques. Conclusion The hypothesis of no relationship between Emotional Maturity With Procrastination of College Student Preparing Thesis in Muhammadiyah University of Surakarta. This is indicated by the value of r = -0.105 with sig. 0,178; (p>0.05), it means researchers hypothesis is rejected. Emotional maturity level is high while level of Procrastination in preparation of thesis is classified.
Hubungan Kecanduan Internet terhadap Relasi Sosial Anak Dengan Orang Tua Hefida Tri Puspitasari; Siti Nurina Hakim
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Relasi sosial anak dengan orang tua adalah suatu bentuk interaksi timbal balik antara orang tua dan anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi relasi sosial anak dengan orang tua adalah penggunaan internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan internet terhadap relasi sosial anak dengan orang tua. Hipotesis yang diajukan yaitu ada hubungan negatif antara kecanduan internet terhadap relasi sosial anak dengan orang tua. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah 1 Ponorogo berjumlah total 340 siswa, dengan sampel yang digunakan berjumlah 126 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan alat ukur Skala Kecanduan Internet dan Skala Relasi Sosial Anak dengan Orang Tua. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi product moment. Hasil dari analisis data diperoleh korelasi sebesar -0,406 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p ≤ 0,01) yang berarti ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kecanduan internet terhadap relasi sosial anak dengan orang tua. Sumbangan efektif (SE) kecanduan internet terhadap relasi sosial anak dengan orang tua sebesar 16,5% sisanya 83,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Variabel kecanduan internet memiliki rerata empirik (RE) sebesar 60,11 sehingga tergolong pada kategori rendah, sedangakan variabel relasi sosial Prosiding 16th Urecol: Seri Sosial, Ekonomi dan Psikologi 157anak dengan orang tua memiliki rerata empirik (RE) sebesar 82,87 yang tergolong pada kategori tinggi.
The Relationship Between Lifestyle and Conformity With Consumption Behavior in Adolescents Aida Fahkrunnisa Nuhdi Alwi; Siti Nurina Hakim
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 19, No 1 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v19i1.8898

Abstract

Excessive shopping activities lead to consumptive behavior, the cause of consumptive behavior due to the environment and high lifestyle that encourage someone to look luxurious. This study aims to determine the relationship between Lifestyle and Conformity with Consumptive Behavior in Adolescents. The research hypotheses are: (1) There is a relationship between Lifestyle and Conformity with Consumptive Behavior in Adolescents; (2) There is a positive relationship between Lifestyle and Consumptive Behavior in Adolescents; (3) There is a positive relationship between conformity and consumer behavior in adolescents. The research method uses quantitative methods with Consumptive Behavior as the dependent variable, the independent variables are Lifestyle and Conformity. The research population of the Surakarta City community with a sample of 100 respondents was determined by purposive quota sampling technique. The data analysis technique used multiple linear regression. The results of the analysis of Lifestyle and Conformity with Consumptive Behavior in Adolescents (R)=0.847 sig.p=0.000(p0.01) there is a very significant relationship between Lifestyle and Conformity with Behavior in Adolescents, Lifestyle and Consumptive Behavior (r) = 0.843 sig.p=0.000(p0.01) there is a very significant positive relationship between Lifestyle and Consumptive Behavior in Adolescents, Conformity with Consumptive Behavior (r)=0.461 sig.p=0.000(p0.01) there is a very significant positive relationship between conformity with Consumptive Behavior in Adolescents. Accuracy in groups and administration.
KESIAPAN ANAK MEMASUKI SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA Siti Nurina Hakim; Nuryati Mustamiroh
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 1 No. 1 (2017): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v1i1.26

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membandingkan tingkat kesiapan memasuki Sekolah Dasar (SD) pada anak yang bersekolah di Taman Kanak-kanak (TK) program full-day ditinjau dari tingkat pendidikan orangtuanya. Fenomena perilaku orangtua yang sudah merasa cukup bila anak disekolahkan di TK, dan kurang mengoptimalisasikan latar belakang pendidikan yang dimilikinya untuk mendidik anaknya. Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap pengetahuan, nilai, dan tujuan tentang pengasuhan. Tingkat pendidikan yang lebih tinggi dapat meningkatkan fasilitas orang tua untuk terlibat dalam pendidikan anak, juga memungkinkannya untuk memperoleh model keterampilan sosial dan strategi pemecahan masalah yang kondusif bagi sekolah untuk keberhasilan anak.Penelitian ini menggunakan subjek pada dua TKIT B full-day di Banyudono Boyolali, dengan sejumlah subjek sebanyak 85 orang, Alat ukur yang dipergunakan : NST, Frosting, dan CPM. Hasil analisis data diperoleh nilai t sebesar = -1,998 dengan signifikansi 0,049 (p<0,05), artinyahasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan tingkat kesiapananak-anak yang memiliki orang tua dengan pendidikan Perguruan Tinggi(PT)dibandingkan tingkat kesiapan anak-anak yang memiliki orang tua dengan pendidikan Sekolah Menengah (SM). Anak anak yang memiliki orang tua yang tingkat pendidikan PTlebih siap dibandingkan anak-anak yang memiliki orang tua yang pendidikannya SM.
MANAJEMEN STRES BAGI ORANGTUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Sri Lestari; Siti Nurina Hakim; MB Sudinadji; Setia Asyanti; Prilya Shanty Andrianie; Siti Rabiatul Adawiyah Idris; Niza Normalita
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 5: Mei 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i5.7769

Abstract

Anak berkebutuhan memiliki kondisi yang lebih kompleks dibandingkan dengan anak-anak pada umumnya, sehingga diperlukan penanganan tambahan dan khusus sesuai dengan kondisi anak. Hal tersebut dapat memicu berbagai dinamika dan stres khususnya pada orang tua. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan manajemen stres kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Metode pengabdian dilakukan dengan diskusi interaktif dan pelatihan teknik-teknik manajemen stres. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta dapat melakukan teknik-teknik manajemen stres secara mandiri. Teknik-teknik manajemen stres yang dilatihkan yaitu teknik pernapasan, butterfly hug, healing touch dan mindfulness
Pelayanan Sosial dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak Usia Dini di Happy Kidz Baby Spa & Daycare Kota Madiun Utami, Istiqomah Bekthi; Niam, Muh.; Hakim, Siti Nurina; Nuritasari, Lia; Wulandari, Murfiah Dewi; Utami, Ratnasari Dyah; Mukhlishina, Innany
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 2, Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i2.278

Abstract

Anak usai dini merupakan tahapan kehidupan manusia yang menentukan tumbuh kembang anak hingga dewasa. Bagi orang tua terutama ibu yang bekerja mendapatkan tantangan dan bahkan mengalami masalah memenuhi kebutuhan anak usia dini. Lembaga penitipan anak telah menjadi salah satu pilihan alternatif dalam menyediakan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan full day care oleh TPA Happy Kidz Baby Spa & Daycare Kota Madiun sebagai bentuk pelayanan sosial yang mendukung tumbuh kembang anak. Metode penelitian deskriptif kualitatif dipilih dalam menghasilkan analisis berbentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik pengelohan dan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan full day care harus berdasarkan pada pedoman teknis penyelenggaraan Taman Penitipan Anak (TPA), oleh karena itu TPA Happy Kidz Baby Spa & Daycare Kota Madiun dalam memberikan pelayanan sosial memiliki empat prinsip yaitu; Tempa, Asih, Asah, dan Asuh dalam mendukung tumbuh kembang anak. Pelayanan sosial yang mendukung tumbuh kembang anak ditampilkan pada tiga aspek yaitu: 1) Sumber daya manusia yang kompeten dan berpengalaman dalam mewujudkan lingkungan sosial yang ramah bagi anak, serta kedekatan kedekatan dengan anak dan orang tua, 2) Layanan pendidikan dengan metode bermain sambil belajar didukung dengan perencanaan kurikulum sesuai kebutuhan anak, 3) Layanan menyediakan gizi dan kesehatan dengan memberikan asupan nutrisi dan gizi yang sesuai dengan anak serta menanamkan etika makan dan minum. Perawatan kesehatan juga didukung dengan ketersediaan sarana prasarana perawatan kesehatan anak di TPA Happy Kidz Baby Spa & Daycare Kota Madiun.