Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PERAN ORGANISASI MAHASISWA EKSTRA UNIVERSITER DALAM MEMBINA KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA NOVIANTY, FETY
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 1 Nomor 1 Edisi Juni 2017
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v1i1.508

Abstract

Pada dasarnya, ini adalah studi penelitian tentang peran yang dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Asosiasi Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dalam upaya untuk membina kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka, bidang studi dokumentasi dan catatan. Subjek penelitian ini adalah Ketua dan anggota organisasi HMI dan PMKRI, Camat Sungai Ambawang, Tokoh Agama, Masyarakat Adat, dan anggota masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh organisasi HMI dan PMKRI dapat memberikan motivasi bagi masyarakat dalam membina sikap dan kepedulian bagi kemanusiaan; melestarikan budaya leluhur seperti sikap saling membantu, kerjasama, toleransi dan saling menghormati serta sikap kebersamaan yang dapat dijadikan sebagai perekat hubungan sosial dalam masyarakat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS IX C SMP NEGERI 1 KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS Novianty, Fety; Ardila, Sheila
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 1 Nomor 2 Edisi Desember 2017
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v1i2.613

Abstract

Masalah umum dalam penelitian ini adalah “ Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran word square pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas?”. Sedangkan sub-sub masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah perencanaan model pembelajaran word square untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas ? 2)Bagaimanakah pelaksanaan model pembelajaran word square untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas? 3) Bagaimana peningkatan hasil belajar dengan diterapkan model pembelajaran word squarepada pelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan bentuk penelitian nya adalah penelitian tindakan kelas. Adapun teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung, teknik pengukuran, dan teknik studi documenter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Model Pembelajaran Word Square dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Kelas IX C SMP Negeri 1 Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas. 
KONSTRUKSI PEMBELAJARAN PPKN MENGGUNAKAN TALKING STICK METHODE DI SMP NEGERI 01 NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI Novianty, Fety; Sulha, Sulha; Imawati, Imawati
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 2 Nomor 1 Edisi Juni 2018
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v2i1.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII H dalam mempelajari Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe Talking Stick di SMP Negeri 01 Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan bentuk kolaboratif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik observasi langsung, teknik pengukuran, dan teknik studi dokumenter. Sedangkan alat pengumpul data menggunakan pedoman observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif untuk menjawab sub masalah 1 dan 2, sedangkan data kuantitatif untuk menjawab sub masalah 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II yaitu dengan jumlah siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 20 siswa (60,61%) dan siklus II 29 siswa (87,88%). Peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata pada siklus I 69,09 dan siklus II 82,57.
PERAN DOSEN PROGRAM STUDI PPKN DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA DEMOKRASI PANCASILA DALAM PEMILU SERENTAK TAHUN 2019 Novianty, Fety; Firmansyah, Syarif
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 1 Edisi Juni 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i1.1793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dosen program studi PPKn dalam mengembangkan budaya demokrasi pancasila dalam pemilu serentak tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil wawancara, hasil observasi dan dokumen. Proses pengolahan data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa Peran dosen dalam mengembangkan budaya demokrasi pancasila pada mahasiswa Program Studi PPKn dikukan dengan; (1) memberikan pengetahuan dan pemahaman akan pentingnya demokrasi pancasila dengan cara penguatan nilai-nilai demokrasi pancasila dalam kegiatan pembelajaran di kelas dengan menciptakan suasana kelas yang demokratis; (2) mengembangkan sikap kebebasan mengemukakan pendapat; (4) mengembangkan sikap kebebasan untuk berpartisipasi; (5) mengembangkan sikap toleransi.
NILAI KEARIFAN LOKAL YANG TERDAPAT PADA ACARA TEPUNG TAWAR DI DESA SEPINGGAN KECAMATAN SEMPARUK KABUPATEN SAMBAS Novianty, Fety; Wiwik, Wiwik; Sulha, Sulha
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 5 Nomor 1 Edisi Juni 2021
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v5i1.2438

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang nilai kearifan lokal yang terdapat pada acara tepung tawar di Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas. Tujuan khusus dalam penelitian ini: 1) Proses pelaksanaan acara tepung tawar di Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas. 2) Nilai kearifan lokal yang terdapat pada acara tepung tawar di Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas. 3) Faktor penghambat dalam pelaksanaan acara tepung tawar di Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode Deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan nilai kearifan lokal yang terdapat pada acara tepung tawar di Desa Sepinggan. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga belas nilai kearifan lokal pada acara tepung tawar di masyarakat Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas yang masih menerapkan nilai kearifan lokal sampai saat ini. Kearifan lokal ini menjadi upaya dalam pelestarian warisan budaya melayu agar tidak mengalami pergeseran budaya.
PENANAMAN SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PPKn IKIP PGRI PONTIANAK Rohani, Rohani; Novianty, Fety
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 2 Edisi Desember 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i2.2124

Abstract

Penelitin ini mengkaji dan mendeskripsikan penanaman nilai sila kemanusiaan yang adil dan beradab oleh dosen PPKn.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi PPKn angkatan 2018/2019 dan dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya toleransi dan saling menghormati antar mahasiswa yang berbeda-beda suku, agama, dan budaya . Implementasi nilai sila kemanusiaan yang adil dan beradab pada mahsiswa program studi PPKn sudah baik hal ini dilihat dari mahasiswa sudah saling menghormati antar mahasiswa dan dosen, tidak saling menjelekkan suku atau agama, dosen dalam proses perkuliahan juga tidak membeda-bedakan antar mahasiswa yang kaya dan miskin, saling menghargai, dan toleransi. Peran dosen program studi PPKn dalam menanamkan nilai sila kemanusiaan yang adil dan beradab yaitu dengan memberikan pemahaman kepada mahasiswa pentingnya saling menghormati, tolong menolong, menghargai antar sesama mahasiswa, memberikan contoh yang baik dalam mengimplemtasikan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, dan membudayakan nilai-nilai Pancasila dalam proses perkuliahan. Faktor-faktor yang menjadi  penghambat  bagi  dosen dalam menanamkan nilai sila kemanusian yang adil dan beradab yaitu dari dalam diri mahasiswa, dosen   maupun   dari   luar   lingkungan   kampus
PEMBINAAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAAN ANTAR UMAT BERAGAMA Novianty, Fety
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 3 Nomor 2 Edisi Desember 2019
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v3i2.1444

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pembinaan masyarakat multikultural dalam meningkatkan kerukunan antar umat beragama. Perlunya dilakukan pembinaan masyarakat multikultural, karena adanya perbedaan agama, budaya, suku, bahasa, adat istiadat dan kepentingan sosial lainnya. Karena kekayaan budaya dan kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia ini, sesungguhnya bisa menjadi potensi integrasi, sebaliknya manakala perbedaan itu dikelola kurang baik, maka hal itu akan menjadi potensi disintegrasi bangsa. Pembinaan masyarkat multicultural disini, jika dihubungkan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini kiranya menjadi sangat jelas bahwa multikulturalisme perlu dikembangkan di Indonesia. Dengan cara itu kita dapat memaknai “Bhinneka Tunggal Ika” secara tepat dan benar, seimbang dan proporsional. Melalui kebijakan ini pula kita dapat menerapkan “Persatuan Indonesia” dengan mengembangkan semangat nasionalisme sebagaimana diharapkan. Untuk itu penerapan dan pembinaan multikulturalisme di Indonesia perlu diberi cirri khusus dalam konteks untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama.
PERAN ORGANISASI KARANG TARUNA PERSATUAN REMAJA KARTI MENANAMKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN Novianty, Fety; Pratiwi, Pratiwi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 2 Nomor 2 Edisi Desember 2018
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v2i2.953

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui informasi yang jelas dan objektif mengenai “Peran Organisasi Karang Taruna Persatuan Remaja Karti Desa Tanjung Keracut Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan bentuk studi deskriptif, sumber datanya terdiri dari anggota karang taruna, masyarakat desa Tanjung Keracut, beserta aparatatur pemerintah yang berada di daerah setempat. Teknik dan alat pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung dengan pedoman observasi, teknik komunikasi langsung dengan pedoman wawancara dan studi documenter hasil dokumentasinya. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kualitatif yang terdiri dari display data, reduksi data, dan verifikasi data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh organisasi ini sudah bersifat positif dan sesuai dengan program yang telah disusun dan dapat diikuti oleh seluruh masyarakat dengan baik seprti pada momen tertentu misalnya dalam memperingati hari besar Islam dan hari kemerdekaan. Tapi disamping itu tetap masih ada kendala yang harus bisa diperbaiki untuk kedepannya seperti situasi dan kondisi untuk melaksanakan kegiatan serta kurangnya sokongan dana dan partisipasi dari sebagian masyarakat maupun pemerintah.
IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN REKTOR IKIP PGRI PONTIANAK Novianty, Fety; Sulha, Sulha; Febriyanti, Lisa Angraini
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 3 Nomor 1 Edisi Juni 2019
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v3i1.1096

Abstract

ANALISIS PARTISIPASI POLITIK WARGA NEGARA DALAM PEMILIHAN UMUM KEPALA DESA (PILKADES) DI DESA RENGAS KAPUAS KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Novianty, Fety; Zuldafrial, Zuldafrial
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 5 Nomor 2 Edisi Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v5i2.2253

Abstract

Penelitian yang berjudul Analisis Partisipasi Politik Warga Negara dalam Pemilihan Umum Kepala Desa di Desa Rengas Kapuas kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Raya ini bertujuan untuk mengetahui  kesadaran politik masyarakat serta untuk mengetahui faktor apa saja yang mendukung kesadaran politik masayarakat desa tersebut dalam pemilihan kepala desa (pilkades). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuknya studi deskriptif analitis. Lokasi penelitian di daerah Desa Rengas Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya dengan subyek penelitian nya terdiri dari masyarakat serta apparatus desa setempat. Tekik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi langsung, teknik komunikasi langsung, dan Teknik studi dokumenter. Alat pengumpul data yang digunakan seperti panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan umum kepala desa di desa rengas Kapuas kecamatan sungai kakap sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari munculnya kesadaran masyarakat dalam mengikuti pemilihan serta banyaknya factor yang mendukung dalam kegiatan pilkades tersebut seperti terbentuknya antusiasme masyarakat dalam kegiatan pilkades, peran media massa serta kinerja KPUD yang ikut menunjang dalam pelaksanaan kegiatan Pilkades di desa tersebut.