Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Implementasi Enterprise Architecture Pada Erp Pt Pos Properti Indonesia Menggunakan Togaf Satrio Handityo; Rokhman Fauzi; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dengan mengimplementasikan IT pada perusahaan, sistem dapat terintegrasi untuk meningkatkan kemajuan perusahaan, data yang dibutuhkan, diperoleh dengan cepat, dan menjadikan perusahaan lebih kompetitif. PT. Pos Properti Indonesia sudah memiliki sistem eksisting yang bekerja sama dengan pihak ERP berbasis Odoo. Akan tetapi, permasalahan yang dihadapi tidak terintegrasi dengan proses bisnis pada building management. Sehingga ada beberapa temuan permasalahan yang menghambat kinerja pada alur proses bisnis di bagian building management. Penelitian ini berisi alur kondisi eksisting maupun targeting pada PT. Pos Properti Indonesia yang sudah terintegrasi dengan ERP yang kemudian akan diidentifikasi menggunakan TOGAF serta kondisi bisnis dalam bentuk blueprint architecture pada PT. Pos Properti Indonesia yang digambarkan dengan IT Roadmap dengan memperhitungkan durasi implementasi proses bisnis yang akan datang dari informasi yang faktual. Kata kunci: sistem informasi, TOGAF, ERP Abstrac By implementing IT in the company, the system can be integrated to improve the progress of the company, the data needed, obtained quickly, and make the company more competitive. PT. Pos Properti Indonesia already has an existing system that collaborates with the Odoo-based ERP. However, the problems faced are not integrated with business processes in building management. So that there are several findings of problems that hinder the performance of the business process flow in the building management section. This study contains a flow of existing conditions and targeting at PT. Pos Properti Indonesia which has been integrated with ERP which will then be identified using TOGAF and business conditions in the form of a blueprint architecture at PT. Pos Properti Indonesia as illustrated by the IT Roadmap by taking into account the duration of the implementation of business processes that will come from factual information. Keywords: Information System, TOGAF, ERP
Analisis Dan Perancangan Kebijakan Dan Prosedur Manage Problem Menggunakan Cobit 5 Pada Bidang Sim Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Dki Jakarta Nur Afdhaliyah Fahri; Falahah Falahah; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI Jakarta adalah salah satu instansi perkantoran yang mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang komunikasi dan informatika, urusan pemerintahan bidang statistik dan urusan pemerintahan bidang persandian. Sebagai instansi yang memberikan layanan kepada pengguna, Diskominfotik dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan sebaik-baiknya sesuai dengan misinya. Memberikan solusi perencanaan masa depan dan perlindungan terpercaya dengan layanan prima kepada stakeholder dengan segala kemudahannya melalui inovasi berkelanjutan. Namun, pada Diskominfotik bidang untuk membantu dalam aktivitas operasional pekerjaan ditiap divisi belum ada pedoman atau kebijakan tetap untuk dijadikan acuan dalam melakukan aktivitas pekerjaannya seperti pada bidang SIM (Sistem Informasi Manajemen) belum ada kebijakan dan standard operating procedure (SOP) untuk menangani bagaimana penyelesaian masalah pada penggunan Basis data, Integrasi, dan Aplikasi. Sehingga dari permasalahaan tersebut diperlukan perancangan kebijakan yang mengacu pada COBIT 5 di Diskominfotik DKI Jakarta pada bidang SIM agar dalam pelaksanaan pekerjaan memiliki pedoman yang baik, efektif dan efisien dan juga. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi perancangan dokumen kebijakan standard operating procedure (SOP) yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk diterapkan pada Diskominfotik Bidang SIM. Kata Kunci : COBIT 5, Kebijakan, standard operating procedure (SOP), Manage Problem
Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Framework Togaf Adm Pada Bagian Sumber Daya Manusia Dan Informasi Di Pt Pln Pekanbaru Novi Riyanti Puspasari; Rokhman Fauzi; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT PLN Kota Pekanbaru adalah suatu bentuk perusahaan yang bergerak di bidang kelistrikan masyarakat. PT PLN Pekanbaru melayani kebutuhan seperti pemasangan listrik, pengajuan naik tegangan atau tmbah daya, cek tagihan listrik PLN, pembayaran listrik hingga complain. Sistem informasi dan teknologi informasi memainkan peran penting dalam mendukung suatu organisasi untuk melakukan proses bisnisnya. System informasi dan teknologi informasi tidak hanya memberikan peningkatan efisiensi dan efektivitas kinerja organisasi, tetapi juga telah menjadi organisasi pemberdayaan utama untuk menjalankan proses bisnis dan mencapai tujuan bisnis dari organisasi dengan memungkinkan cara baru dalam mengelola organisasi, meningkatkan produktivitas dan kinerja, mengembangkan bisnis baru dan memberikan keunggulan kompetitif. Konsep perencanaan yang digunakan dalam pengembangan hal tersebut adalah TOGAF dengan melakukan tahapan dalam Architecture Development Method (ADM). Sebagian besar pada PT PLN Pekanbaru ini masih menggunakan system informasi yang pencatatannya dilakukan secara manual. Mereka memiliki aplikasi untuk mendata data tersebut ke satu tempat, namun program itu sendiri masih banyak kekurangan dan tidak user friendly. Pada skripsi ini, saya akan melakukan analisa mengenai penerapan TOGAF pada bidang informasi di perusahaan tersebut. Langkah pertama yang dilakukan adalah menganalisa model bisnis perusahaan. Langkah kedua adalah mengamati bagaimana keadaan informasi teknologi dan permasalahan yang dihadapi. Dan langkah ketiga adalah untuk menerapkan TOGAF itu sendiri pada bidang informasi pada PT PLN Pekanbaru. Kata Kunci: Rencana strategi, Sistem Informasi, TOGAF ADM. Abstract PT PLN Pekanbaru City is a form of company engaged in the field of electricity community. PT PLN Pekanbaru serves the needs such as electricity installation, submission of voltage or power surges, PLN electricity bill checks, electricity payments to complaints. Information systems and information technology play an important role in supporting an organization to carry out its business processes. Information systems and information technology not only provide increased efficiency and effectiveness of organizational performance, but also have become a major empowering organization to run business processes and achieve business goals of the organization by enabling new ways of managing the organization, increasing productivity and performance, developing new businesses and delivering competitive advantage. The planning concept used in the development of this is TOGAF by carrying out the stages in the Architecture Development Method (ADM).Most of the PT PLN Pekanbaru is still using information systems that are recorded manually. They have applications to record the data to one place, but the program itself is still lacking and not user friendly. In this thesis, I will conduct an analysis of the application of TOGAF in the field of information in the company. The first step taken is to analyze the company's business model. The second step is to observe how the state of information technology and the problems faced. And the third step is to implement the TOGAF itself in the field of information at PT PLN Pekanbaru. Keywords: Strategic plan, Information System, TOGAF ADM.
Analisis Dan Perancangan Kebijakan Manajemen Perangkat Lunak Pada Bidang Sim Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Dki Jakarta Shinta Eka Risa Sinuraya; Falahah Falahah; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan draft kebijakan dan dokumen SOP manajemen perangkat lunak pada bidang SIM Diskominfotik Jakarta. Penelitian ini berfokus pada aktivitas perangkat lunak pendukung pada bidang SIM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, untuk Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Langkah yang dilakukan sebagai berikut: pertama, studi pendahuluan selanjutnya, wawancara aktivitas perangkat lunak, analisis aktivitas DSS01 COBIT 5. Ketiga, penyesuaian langkah kerja, Hasil dari penyesuaian langkah kerja dapat disimpulkan bahwa aktivitas pengelolaan perangkat lunak bidang SIM belum sesuai dengan standard COBIT 5. Dari hasil penyesuaian tersebut, dilakukan penyusunan kebijakan dan SOP. Selanjutnya, melakukan penyusunan work product untuk mencatat aktivitas saat melakukan SOP. Tahap terakhir adalah verifikasi dan validasi kebijakan, SOP dan work product. Hasil dari penelitian ini adalah berupa 2 kebijakan, 5 proses standard operasional prosedur dan 3 work product. Melalui hasil tersebut, dapat digunakan sebagai acuan pihak bidang SIM Diskominfotik Jakarta dalam melakukan pengelolaan perangkat lunak, sebagai pengatahauan dasar dalam melakukan prosedur pengelolaan perangkat lunak Kata Kunci : Pengelolaan, Perangkat Lunak, SOP, COBIT 5, DSS01, Manage Operations
Perancangan Enterprise Architecture Sebagai Strategi Pengembangan Smart Village Pilar Lingkungan, Ekonomi, Masyarakat Menggunakan TOGAF ADM 9.2: Studi Kasus Desa Serang Nurseha, Ema; Ramadani, Luthfi; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penelitian ini berfokus pada penerapan konsepSmart Village di Desa Serang melalui perancanganEnterprise Architecture menggunakan framework TOGAFADM 9.2, yang mencakup tahap-tahap Preliminary Phase,Architecture Vision, Business Architecture, DataArchitecture, Application Architecture, TechnologyArchitecture, Opportunities and Solutions, serta MigrationPlanning. Penelitian ini didorong oleh perkembanganteknologi informasi dan kebutuhan untuk meningkatkanefisiensi dan efektivitas pengelolaan sumber daya desa dalammendukung pembangunan berkelanjutan sertameningkatkan pencapaian SDGs, khususnya SDGs 8(Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata) dan SDGs 15 (DesaPeduli Lingkungan Darat). Permasalahan yang dikajimeliputi ketidakefisienan dalam pelaksanaan aktivitas bisnis,ketidakmerataan perekonomian desa, serta komunikasi yangkurang efektif antara pemerintah desa dengan industri lokal.Hasil penelitian ini berdasarkan analisis terhadap pilarlingkungan, ekonomi, dan masyarakat. PerancanganEnterprise Architecture untuk Smart Village di PemerintahDesa Serang menghasilkan output berupa ArchitectureRoadmap dan Blueprint Enterprise Architecture, yangberfungsi sebagai pedoman strategis dalam penerapan sisteminformasi pada pilar-pilar tersebut di Pemerintahan DesaSerang. Kata kunci— Enterprise Architecture, Pilar, SDGs, SmartVillage, TOGAF ADM
Perancangan Enterprise Architecture Sebagai Strategi Pengembangan Smart Village Pilar Mobilitas, Tata Kelola, Dan Hidup Cerdas Menggunakan Togaf Adm 9.2: Studi Kasus Desa Serang Andini, I Dewa Ayu Nyoman Usi; Ramadani , Luthfi; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk merancangarsitektur enterprise sebagai strategi pengembangan smartvillage di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, denganberfokus pada pilar mobilitas, tata kelola, dan hidup cerdasmenggunakan metode TOGAF ADM 9.2. Perancangan inidilakukan untuk mengatasi tantangan Desa Serang yang masihbelum optimal dalam pencapaian SDGs poin ke-9 terkaitinfrastruktur dan inovasi desa. Metode penelitian yangdigunakan melibatkan analisis mendalam terhadap kondisieksisting Desa Serang yang dilakukan dengan mengumpulkandata melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan analisisdokumen. Perancangan dilakukan secara sistematis mengikutifase-fase pada TOGAF ADM, mulai dari Preliminary Phasehingga Migration Planning. Hasil penelitian menunjukkanblueprint arsitektur enterprise yang dapat menjadi panduanbagi Desa Serang untuk menerapkan konsep smart village.Melalui implementasi smart village, Desa Serang diharapkandapat meningkatkan efisiensi layanan publik, memperbaikiinfrastruktur, mengoptimalkan potensi tenaga kerja, danmemperbaiki kondisi lingkungan, sekaligus mendukungpencapaian SDGs poin ke-9. IT Roadmap dan BlueprintEnterprise Architecture dihasilkan sebagai pedoman strategisimplementasi konsep smart village untuk meningkatkanmobilitas, tata kelola, dan hidup cerdas di lingkunganpemerintahan Desa Serang. Kata kunci— Enterprise Architecture, Smart village, SDGs, TOGAF ADM,
Arsitektur Enterprise Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Spbe) Sebagai Strategi Pengembangan Smart Village Pada Dimensi Tourism (Culture And Tradition) (Case Study: Rancamanyar Village) Febriansyah, Ari; Dewi, Fitriyana; Gumilang , Soni Fajar Surya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik(SPBE) adalah penerapan Teknologi Informasi danKomunikasi (TIK) dalam administrasi pemerintahan untukmeningkatkan layanan kepada masyarakat. Penggunaanteknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkanpotensi desa diwujudkan melalui kebijakan SPBE, khususnyadalam Sistem Pemerintahan Desa (SID). SID merupakankomponen integral dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor6 tahun 2014 Tentang Desa. Saat ini, dalam kontekspengembangan "smart village," fokus utama adalahmengadopsi teknologi sebagai sarana pelayanan publik yangefisien, transparan, dan akuntabel. Namun, dalam poin 18Indeks Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu"Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif," DesaRancamanyar masih memiliki penilaian yang rendah. Untukmengatasi tantangan yang dihadapi oleh Desa Rancamanyar,konsep "smart village" menjadi solusi potensial. Implementasikonsep ini membutuhkan perancangan arsitektur SPBE yangmendukungnya, sehingga pelayanan publik dapat berjalansecara efektif, efisien, akuntabel, dan transparan di lingkunganPemerintahan Desa Rancamanyar. Hasil dari penelitian inimencakup gambaran Arsitektur SPBE yang dapat dijadikanpedoman dalam menerapkan sistem informasi untukmendukung pelayanan keagamaan dan kebudayaan di DesaRancamanyar. Kata kunci— Enterprise Architecture, SPBE, Smart Village, Konsep Smart Village, Culture and Traditions
Perancangan dan Analisis Enterprise Architecture pada Divisi Operasi di PT XYZ Menggunakan TOGAF ADM Akbar , Bintang Anugrah; Dewi, Fitriyana; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perusahaan-perusahaan saat ini selalu berupayauntuk beradaptasi pada lingkungan bisnis dengan tantangandistrupsi digital, sehingga perusahaan harus menyesuaikanaktivitas mereka dengan perubahan yang terjadi. PT XYZmerupakan perusahaan yang mempunyai jasa pemasanganjaringan baru dan pemeliharaan jaringan dan pada saat ini PTXYZ belum bisa mencapai sasaran salah satu Key PerformanceIndicator (KPI). Dampak dari kegagalan pencapaian sasarannilai dari KPI yang telah ditetapkan berpotensi menurunkanindeks kepuasan pelanggan, dan ketidakefisienan secara biayadan waktu. Untuk menjawab persoalan tersebut, perusahaanmembutuhkan framework yang terintegrasi agar perusahaandapat mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan solusidari permasalahan yang sedang dihadapi, maka dari itupenelitian ini menggunakan Enterprise Architecture (EA)sebagai framework untuk mengatasi masalah yang sedangdihadapi. Kata kunci— Enterprise Architecture, TOGAF ADM, blueprint.
Perancangan Enterprise Architecture pada Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung Fikri, Ikhsan Tasef Nur; Ramadani, Luthfi; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Salah satunya dengan terus menggencarkan program vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Hal tersebut diharapkan menambah imun para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan baik di rumah sakit maupun puskesmas. Namun pada pelayanan hingga operasional puskesmas dan suku dinas perlu dilakukannya evaluasi. Tidak terkecuali pelayanan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) diantaranya Poli TB, Poli HIV, Poli Hepatitis, Poli Surveilans Vektor, dsb. Ditemukan beberapa pelayanan yang belum efektif dan efisien bahkan dapat menghambat pelayanan. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Membuat model Enterprise Architecture (EA) yang dapat mengintegrasikan proses bisnis, informasi, data dan aplikasi untuk mencapai misi dan visi menggunakan metodologi TOGAF ADM pada divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung. Hasilnya terciptanya blueprint architecture yang berupa kondisi eksisting dan target pada bisnis, sistem informasi, dan teknologi. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah terciptanya usulan pembuatan aplikasi SIP2P yang dapat mengintegrasikan data sekaligus mengagregasikan data sehingga proses pembuatan rencana kegiatan divisi P2P menjadi lebih efektif dan efisienKata kunci- suku dinas kesehatan jakarta timur, puskesmas kecamatan cakung, divisi pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P), enterprise architecture, TOGAF ADM.
Perancangan Enterprise Architecture pada Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung Kamilah, Shahnaz; Ramadani, Luthfi; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Salah satunya dengan terus menggencarkan program vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Hal tersebut diharapkan menambah imun para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan baik di rumah sakit maupun puskesmas. Namun pada pelayanan hingga operasional puskesmas dan suku dinas perlu dilakukannya evaluasi. Tidak terkecuali pelayanan Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Informasi (P2I) yang mengelola proses pelaporan rekam medis yang belum efektif dan efisien bahkan dapat menghambat proses pelaporan. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Membuat model Enterprise Architecture (EA) yang dapat mengintegrasikan proses bisnis, informasi, data dan aplikasi untuk mencapai misi dan visi menggunakan metodologi TOGAF ADM pada divisi Perencanaan, Pengendalian, dan Informasi (P2I) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung. Hasilnya terciptanya blueprint architecture yang berupa kondisi eksisting dan target pada bisnis, sistem informasi, dan teknologi. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah terciptanya usulan pengintegrasian antar aplikasi sekaligus mengagregasikan data sehingga proses pembuatan rencana kegiatan divisi P2I menjadi lebih efektif dan efisienKata kunci- suku dinas kesehatan jakarta timur, puskesmas kecamatan cakung, divisi perencanaan, pengendalian, dan informasi (P2I), enterprise architecture, TOGAF ADM.[1]Alif Miftahul Jannah. (2019). Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Togaf Adm Pada Fungsi Kesehatan Dalam Sistem Manajemen Puskesmas Berbasis Smart City [Telkom University].[2]Amalia, Herdiyanti. Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker Di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur Jl. Matraman Raya No. 218.[3]Yunis, Roni. Perancangan Model Enterprise Architecture Dengan Togaf Architecture Development Method. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi.[4]David, Immanuel Kristian. Perancangan Arsitektur Sistem Informasi Enterprise Pada Puskesmas. Program Studi Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.[5]Mwanyika, H., Lubinski, D., Anderson, R., Chester, K., Makame, M., Steele, M., & de Savigny, D. (2011). Rational Systems Design for Health information Systems in Low-Income Countries: An Enterprise Architecture Approach. Journal of Enterprise Architecture, 7(4), 60–69.[6]Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. (2022). Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017-2022.[7]Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. (2022). Update Terbaru Perkembangan Data Kasus Dan Vaksinasi Covid-19 Di Jakarta Per 24 Agustus 2022.[8]Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. (2019). Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 159 Tahun 2019 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Kesehatan. 1–9.[9]Hafiez, F. A. (2021). Jumlah Penduduk Ibu Kota Mencapai 10,56 Juta, Jakarta Timur Terpadat. Medcom.[10]Yovadiana, A. (2021). Pembangunan Enterprise Architecture Pada Sistem Informasi Kesehatan Tingkat Kabupaten/ Kota Menggunakan Framework Togaf Adm (Studi Kasus: Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Dan Puskesmas Menteng).[11]Infokes. (2021). Manual Book ePuskesmas. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.[12]Insani, L. M. (2017). Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Togaf Adm Pada Fungsi Rawat Inap Di Rumah Sakit Santo Yusup Bandung.[13]Jakarta, G. P. D. (2016). Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 386 Tahun 2016 Tentang Pembentukan, Organisasi Dan Tata Kerja Pusat Kesehatan Masyarakat.[14]Larasati, S. T. (2021). Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Metode Togaf Adm Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (Dp3akb) Provinsi Jawa Barat.[15]Nirmala Maulana Achmad. (2022). Nakes di Jakarta Timur Mulai Divaksinasi Covid-19 Booster Kedua, Kasudinkes: Target 3.000. Kompas.[16]Nufus, Wilda. 2020. “Integrasi Data Corona Dinilai Penting untuk Tentukan Kebijakan Pemerintah”.[17]Pemerintah Republik Indonesia. (2019). Peraturan Presiden Republik Indonesia No 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Peraturan Presiden, 004185, 1–35.[18]Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Puskesmas, 1 (2019).[19]Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. (2014).[20]Perencanaan Arsitektur Enterprise Menggunakan TOGAF ADM Studi Kasus Puskesmas Gedeg 2020.[21]Perencanaan Arsitektur Sistem Informasi Enterprise Pada Puskesmas[23]Sanjaya, G. Y., Hanifah, N., Prakosa, H. K., Djadi, N. K. H. W., Kusuma, D. S. R., Rahmanti, A. R., Putri, I. E., Abi, A., Novratilova, S., & Christianto, D. (2017). DHIS2 Indonesia. 109.[24]Sanny, Yusuf M. Enterprise Architecture Planning Sistem Informasi Puskesmas Pasirkaliki. Program Studi Magister Manajemen Konsentrasi Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana – Universitas Komputer Indonesia.[25]Sekretariat Negara. (2012). Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem Dan Transaksi Elektronik. Media Hukum, 7(2), 70.[26]Session, R. (2007). A Comparison Of The Top Four Enterprise Architecture Methodologies. ObjectWatch, Inc.[27]Sianturi, E., Sihombing, K. P., Widiyanto, T. W. W., Argaheni, M. D. N. B., Ediana, D., & M, M. (2021). Sistem Informasi Kesehatan. Yayasan Kita Menulis, 118.[28]Siwi, R. P., Saedudin, R., & Hanafi, R. (2016). Perancangan Enterprise Architecture Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Jurnal Rekayasa Sistem Dan Industri, 3(4), 82–90.[29]Stansfield, S., Orobaton, N., Lubinski, D., Uggowitzer, S., & Mwanyika, H. (2008). The Case For A National Health Information System Architecture; A Missing Link To Guiding National Development And Implementation. Making The Ehealth Connection, 1–9.[30]Ruzaik, F. (2008). Comparative Study of e-Government Enterprise Architecture by Primary Attributes of 3 Asian Countries. JSI UI, 61–64.[31]Putra, Y. P., & Hadiana, A. (2020). Designing Enterprise Architecture for Public Health Center Based on TOGAF Architecture Development Method. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 879(1).[32]Surendro, Kridanto. Pemanfaatan Enterprise Architecture Planning Untuk Perencanaan Strategis Sistem Informasi.[33]Susanti, H. D., Arfamaini, R., Sylvia, M., Vianne, A., D, Y. H., D, H. L., Muslimah, M. muslimah, Saletti-cuesta, L., Abraham, C., Sheeran, P., Adiyoso, W., Wilopo, W., Brossard, D., Wood, W., Cialdini, R., Groves, R. M., Chan, D. K. C., Zhang, C. Q., Josefsson, K. W., … Aryanta, I. R. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2017 Tentang Strategi E-Kesehatan Nasional. Jurnal Keperawatan. Universitas Muhammadya Malang, 4(1), 724–732.[34]The Open Group2018 The Togaf® Standard, Version 9.2[35]Visual Paradigm (2022). What is BPMN? Visual Paradigm Web Site.[36]Visual Paradigm. (2021a). How to Perform Stakeholder Management in TOGAF? Visual Paradigm Web Site.[37]Visual Paradigm. (2021b). What is Value Chain Analysis? Visual Paradigm Web Site.[38]Wisnu Saputra, Agus Nani, L. A. (2016). Enterprise Architecture Planning Sistem Informasi Puskesmas Pasirkaliki. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 4(2), 15–22.[40]Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.[41]Zamrodah, Y. (2017). Petunjuk Teknis Aplikasi Komdat Kesga. 15(2), 1–23.