Ester Melania Pasamba
Program Studi Akuntansi, Program Studi Diluar Kampus Utama, Universitas Pattimura

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Sistem E-Filing dan Pemahaman Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kabupaten Kepulauan Aru Pasamba, Ester Melania; Kalorbobir, Yohana Magdalena
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh positif Penerapan Sistem E-filing dan Pemahaman Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kabupaten Kepulauan Aru. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak efektif yang terdaftar pada Kantor Pelayanan Penyuluhan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Dobo. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 Orang Wajib Pajak yang terdaftar pada KP2KP Dobo. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan convenience sampling yaitu pengambilan sampel yang didasarkan pada ketersediaan elemen dan kemudahan untuk mendapatkan data. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa Penerapan Sistem E-filing (X1) dan Pemahaman Pajak (X2) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Y).
Literature Study on The Application of Social and Environmental Accounting in Indonesia Kalorbobir, Yohana Magdalena; Pasamba, Ester Melania
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi tradisional tidak mencerminkan dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan oleh operasi perusahaan. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap masalah tanggung jawab lingkungan dan sosial, terdapat kebutuhan untuk mengembangkan sistem akuntansi yang lebih inklusif dan bertanggung jawab. Banyak perusahaan kini memahami pentingnya menjaga reputasi dengan menerapkan praktik bisnis berkelanjutan. Akuntansi sosial dan lingkungan memberikan kerangka kerja untuk mengukur dan melaporkan dampak sosial dan lingkungan, dan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi risiko dan peluang terkait keberlanjutan. Namun dengan meningkatnya kesadaran dan dukungan dari pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, maka penerapan akuntansi sosial dan lingkungan diharapkan dapat berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan usaha dan kesejahteraan masyarakat. Penerapan akuntansi ramah lingkungan di Indonesia mengalami kemajuan, terutama di sektor-sektor besar seperti manufaktur, energi, dan perbankan, yang memiliki tekanan peraturan dan kesadaran pasar yang lebih tinggi.
Penguatan Literasi Keuangan Menuju “Keuangan Aman, Hidup Tenang” di Rumah Tangga dan Tempat Ibadah Kepulauan Aru Uniberua, Stivan Harry; Pasamba, Ester Melania; Lewaru, Trisna Sary; Kalorbobir, Yohana Magdalena; Lambyombar, Yustinus; Warkula, Yohanes Zefnath
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.477

Abstract

Keuangan yang sehat merupakan fondasi ketahanan ekonomi keluarga dan institusi sosial berbasis komunitas, termasuk tempat ibadah. Masyarakat di wilayah 3T seperti Kabupaten Kepulauan Aru menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan keuangan dan edukasi finansial, sehingga rentan mengalami defisit dan pengambilan keputusan ekonomi yang tidak tepat. Program pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan perencanaan keuangan rumah tangga, (2) memperkuat tata kelola keuangan tempat ibadah agar akuntabel, dan (3) membangun model edukasi keuangan komunitas berbasis spiritual dan kearifan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi dan penyadaran yang partisipatif melalui observasi, pemetaan kebutuhan, sosialisasi, praktik pencatatan keuangan, simulasi kasus, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi keuangan sebesar 58%, dengan pemahaman dana darurat meningkat dari 15% menjadi 82%, dan kesadaran risiko utang berbunga tinggi dari 35% menjadi 88%. Seluruh pengurus tempat ibadah menyatakan kesiapan menerapkan pencatatan keuangan sederhana secara transparan. Program ini berhasil mengubah paradigma pengelolaan keuangan dari pola konsumtif menjadi berbasis perencanaan, serta membangun komitmen terhadap praktik keuangan yang lebih terstruktur dan berorientasi masa depan. Dengan demikian, pendekatan edukatif berbasis konteks lokal dan nilai spiritual efektif diterapkan dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat menuju tercapainya kondisi “keuangan aman, hidup tenang”.
Pendampingan Perencanaan Keuangan dan Kewajiban Pajak untuk Membangun Keluarga Melek Finansial Pasamba, Ester Melania
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.478

Abstract

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan keluarga serta pemahaman kewajiban perpajakan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru yang selama ini menghadapi tantangan dalam pengelolaan pendapatan dan akses edukasi finansial. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang diawali dengan analisis kebutuhan, penyusunan materi kontekstual, dan implementasi pelatihan berbasis praktik, termasuk penggunaan worksheet budgeting dan simulasi kasus perpajakan sederhana. Sebanyak 50 kepala keluarga mengikuti kegiatan secara penuh, menunjukkan tingkat partisipasi dan keterlibatan yang tinggi. Hasil pre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan pemahaman yang signifikan, terutama pada kemampuan menyusun anggaran, mencatat arus kas, serta memahami fungsi NPWP dan mekanisme pajak bagi pelaku usaha kecil. Peserta juga mulai melihat bahwa perencanaan keuangan dan pajak merupakan satu kesatuan yang saling mendukung dalam menjaga stabilitas finansial keluarga. Kesimpulannya, pendampingan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memicu perubahan perilaku finansial dasar yang berpotensi menjadi fondasi budaya pengelolaan keuangan yang lebih sehat di wilayah kepulauan. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan komunitas agar dampaknya semakin berkelanjutan.