Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA SMP DI SURABAYA PADA ERA BARU Wasis Purwo Wibowo
Psikodidaktika Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Psikodidaktika
Publisher : Guidance and counseling the university of Prof. Dr. Hazairin. SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/psikodidaktika.v8i1.3848

Abstract

Kondisi era baru saat ini membutuhkan penyesuain dalam seluruhbidang termasuk dalam dunia pendidikan. Siswa sebagai peserta didik memiliki tantangan kembali untuk menumbuhkan motivasi dan semangatnya dalam mencapai prestasi dibandingkan selama masa pandemi sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah menelaah dan menganalisa peran dukungan sosial orang tua terhadap motivasi berprestasi siswa SMP di Surabaya pada era baru.Penelitian ini menggunakanmetode kuantitatif melalui analisis regresi sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistic 25. Sampel penelitian yang digunakan yaitu siswa SMP di Surabaya melalui purposive sampling dengan jumlah 150 subyek. Instrumen penelitian untuk menguji dukungan sosial orang tua disusun oleh peneliti dengan total item sebanyak 23 item (validitas item berada pada rentang antara 0,316 sampai dengan 0,678 dengan reliabilitas ? = 0,882) dan alat ukur motivasi berprestasi dikembangkan oleh peneliti dengan total item sebanyak 30 item (validitas item berada pada rentang antara 0,260 sampai 0,389 dengan reliabilitas ? = 0,794). Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan (nilai p = 0,000 dan nilai F = 56,523) antara dukungan sosial orang tua terhadap motivasi berprestasi siswa SMP di Surabaya pada era baru.
The effect of storytelling intensity on the empathy abilities: a study in madurese elementary school age children Yudho Bawono; Wasis Purwo Wibowo; Puji Restu Aditiya; Ar Liza Listiyana; Samsul Muarif
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1171600

Abstract

In recent years, news about the degenerate in empathy has been increasingly found, even this degenerate in empathy also occurs in children. While the ability to empathize itself can actually be taught since childhood. The technique to develop empathy ability in childhood is through the intensity of storytelling. This study aims to determine the role of storytelling intensity in developing the empathy ability of elementary school age children. Quantitative research was conducted with 233 participants from SDN Kraton 1 and SDN Kraton 2 Bangkalan Regency, Madura aged 10-11 years (grades IV and V). Data analysis using Simple Linear Regression. The results of the study indicated that storytelling intensity can develop the empathy ability of elementary school age children. The results encouraged parents at home and teachers at school to provide fairy tales intensively to children. At home, storytelling can be done more flexibly, while at school, storytelling can be given by adjusting the curriculum for grades IV and V of elementary school.
Psikoedukasi Sebagai Strategi Penguatan Manajemen Diri dan Emosi pada Siswa SMKN 4 Malang Faqihul Muqoddam; Hapsari Puspita Rini; Yudho Bawono; Kurrota Aini; Wasis Purwo Wibowo; Masrifah Masrifah; Ni Putu Rizky Arnani; Ahmad Najibullah
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.261

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan menjadi salah satu pilar penting dalam agenda Sustainable Development Goals (SDGs) mendatang, sehingga menjadi tugas utama pendidik dalam membangun sumber daya peserta didik yang berkualitas, salah satunya meningkatkan manajemen diri dan emosi siswa remaja. Tujuan: Pengabdian bertujuan untuk membekali siswa dengan pemahaman serta keterampilan dasar dalam mengenali, mengelola, dan mengarahkan emosi serta perilaku diri secara sehat dan adaptif. Metode: Pengabdian ini melibatkan siswa-siswi SMKN 4 Malang dengan menggunakan metode Psikoedukasi dengan pendekatan partisipatif dan kontekstual. Evaluasi efektivitas psikoedukasi menggunakan desain pre-experimental melalui pemberian pre-test dan post-test kepada peserta. Hasil: Pemberian psikoedukasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan post-test sebesar 4,89 poin dibandingkan pre-test. Selain itu, data menunjukkan bahwa 42,55% siswa mengalami peningkatan skor, dan 46,81% mempertahankan nilai yang sama. Kesimpulan: Pemberian psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman tentang manajemen diri dan emosi peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah peserta yang mencakup berbagai jenjang kelas atau jurusan.
MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN TEORI PEMROSESAN INFORMASI Wasis Purwo Wibowo
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 1 (2023): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v12i1.2489

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji teori pemrosesan informasi untuk meningkatkan berpikir kritis pada siswa sehingga kemampuan berpikir kritis pada siswa dapat dioptimalkan dengan baik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tinjauan literatur integratif. Analisis yang digunakan yaitu content analisys yang merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menarik kesimpulan dengan menemukan ciri-ciri pesan yang sistematis dan objektif dari berbagi sumber bahan yang terkait dengan topik pengkajian. Hasil kajian yaitu pemahaman yang tepat akan teori pemrosesan informasi membantu guru maupun pendidik untuk memberikan stimulus ataupun rangsangan yang menarik dalam proses pembelajaran sehingga siswa terstimulus untuk berpikir yang mana hal ini merupakan awal dari terbentuknya berpikir kritis.