Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Sosiologi Hukum Maraknya Siswa di Amurang yang Membawa Kendaraan ke Sekolah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu-Lintas Pasal 77 Ayat 1 Merry Lenda Kumajas; Stince Sidayang; Marven A. Kasenda; Romi Mesra
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 5 No 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/ijsed.v5i1.103

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sosiologi hukum tentang siswa Amurang yang membawa motor ke sekolah berdasarkan Pasal 77 ayat 1 Undang-Undang Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan data metode pengumpulan berupa observasi dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan mereduksi data berupa pencatatan atau klasifikasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara sosiologis orang tua sebagaian membutuhkan keahlian anaknya yang sesuai sekolah itu untuk bisa mengendarai motor sedangkan secara hukum hal tersebut tidak dibolehkan karena anak sekolah tersebut belum memenuhi syarat serta belum memiliki surat izin mengemudi. Berapa faktor yang menjadi hasil Analisis Sosiologi Hukum Meningkatnya Siswa-siswi Amurang Berkendara ke sekolah berdasarkan pasal 77 ayat 1 uu no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas yaitu: supaya siswa tidak terlambat dan mengurangi biaya ke sekolah, siswa membantu orang tua dengan bisa membawa motor, dan sebagian orang tua sudah melarang anaknya membawa motor ke sekolah
Addressing Gender-Based Violence: Comparative Analysis of International Legal Frameworks and Practices Stince Sidayang; Muhammad Julianto Sumanta; Candra Kirana Putri Calya; Sabil Mokodenseho
The Easta Journal Law and Human Rights Vol. 1 No. 03 (2023): The Easta Journal Law and Human Rights (ESLHR)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/eslhr.v1i03.91

Abstract

Gender-based violence (GBV) is a global issue that violates human rights and impedes social development. This research paper presents a comparative analysis of the international legal framework and practices relating to GBV in Indonesia. Through a qualitative research approach, including document analysis, comparative legal analysis, and case studies, this research explores the alignment of Indonesia's legal framework with international standards and examines initiatives and practices implemented in Indonesia to address GBV. The research identifies gaps, challenges, and potential solutions, providing insights for policymakers, practitioners, and advocates working to combat gender-based violence in Indonesia and other similar contexts.
Pengaruh Perkembangan Teknologi di Era Digital terhadap Investasi dan Pasar Modal Sidayang, Stince; Allo, Mayke Hermalisa Turu’; Tiwa, Andro Stevano; Pangemanan, Novrita; Harefa, Juniman Pasrah; Abner, Abner
Jurnal Social Science Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jss.v12i2.10846

Abstract

This research aims to analyze the impact of digital technology developments on investment and financial markets. The method used is normative legal research, with data collection through literature study. The analysis evaluated how technology, such as online trading platforms and trading algorithms, impacts investor accessibility and transaction efficiency. The research results show that technological advances have increased investor participation and market transparency, but have also created new challenges related to regulations that are not yet fully responsive to innovation. Therefore, policy changes are needed to create a safe investment environment and support innovation.
Media Sosial dan Pembentukan Opini Publik: Implikasi Hukum terhadap Proses Peradilan yang Adil Lengkong, Mario Randy; Runtunuwu, Yoan Barbara; Sidayang, Stince; Kambe, Trifena Julia
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kompleks antara media sosial, pembentukan opini publik, dan implikasinya terhadap proses peradilan yang adil dalam konteks hukum kontemporer. Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai sumber ilmiah termasuk jurnal, buku, dan dokumen hukum yang relevan, dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tren. Temuan penelitian mengungkapkan tiga aspek krusial: pertama, media sosial telah secara fundamental mengubah dinamika pembentukan opini publik terhadap kasus hukum melalui algoritma dan fenomena "pengadilan oleh media sosial"; kedua, opini publik yang terbentuk di media sosial memberikan tekanan signifikan terhadap independensi peradilan dengan mempengaruhi perilaku aktor-aktor peradilan; dan ketiga, sistem hukum di berbagai yurisdiksi telah mengembangkan respons regulatori yang beragam untuk menghadapi tantangan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan pendekatan multidimensional yang melibatkan reformasi hukum, kerjasama dengan platform digital, dan peningkatan literasi digital masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara transparansi peradilan, kebebasan berekspresi, dan integritas sistem hukum di era media sosial.
Media Sosial dan Pembentukan Opini Publik: Implikasi Hukum terhadap Proses Peradilan yang Adil Lengkong, Mario Randy; Runtunuwu, Yoan Barbara; Sidayang, Stince; Kambe, Trifena Julia
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kompleks antara media sosial, pembentukan opini publik, dan implikasinya terhadap proses peradilan yang adil dalam konteks hukum kontemporer. Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai sumber ilmiah termasuk jurnal, buku, dan dokumen hukum yang relevan, dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tren. Temuan penelitian mengungkapkan tiga aspek krusial: pertama, media sosial telah secara fundamental mengubah dinamika pembentukan opini publik terhadap kasus hukum melalui algoritma dan fenomena "pengadilan oleh media sosial"; kedua, opini publik yang terbentuk di media sosial memberikan tekanan signifikan terhadap independensi peradilan dengan mempengaruhi perilaku aktor-aktor peradilan; dan ketiga, sistem hukum di berbagai yurisdiksi telah mengembangkan respons regulatori yang beragam untuk menghadapi tantangan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan pendekatan multidimensional yang melibatkan reformasi hukum, kerjasama dengan platform digital, dan peningkatan literasi digital masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara transparansi peradilan, kebebasan berekspresi, dan integritas sistem hukum di era media sosial.
TINJAUAN YURIDIS PERKAWINAN SEDARAH DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019: STUDI KASUS MASYARAKAT ADAT POLAHI Suji, Kirei Nadine Mashita; Sidayang, Stince; Rawung, Hendrasari
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2025): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik perkawinan sedarah yang masih terjadi di kalangan masyarakat adat Polahi, Gorontalo, menimbulkan polemik antara pelestarian budaya lokal dan penerapan hukum nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis terhadap Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, serta prinsip-prinsip hak asasi manusia dan kesehatan masyarakat. Ditemukan bahwa praktik tersebut, meskipun mengakar secara kultural, berpotensi melanggar hukum dan menimbulkan risiko medis terhadap keturunan. Kajian ini menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan dialogis dalam upaya harmonisasi antara hukum negara dan nilai-nilai adat, dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap hak individu dan kesehatan masyarakat.
Pengaruh Perkembangan Teknologi di Era Digital terhadap Investasi dan Pasar Modal Sidayang, Stince; Allo, Mayke Hermalisa Turu’; Tiwa, Andro Stevano; Pangemanan, Novrita; Harefa, Juniman Pasrah; Abner, Abner
Jurnal Social Science Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jss.v12i2.10846

Abstract

This research aims to analyze the impact of digital technology developments on investment and financial markets. The method used is normative legal research, with data collection through literature study. The analysis evaluated how technology, such as online trading platforms and trading algorithms, impacts investor accessibility and transaction efficiency. The research results show that technological advances have increased investor participation and market transparency, but have also created new challenges related to regulations that are not yet fully responsive to innovation. Therefore, policy changes are needed to create a safe investment environment and support innovation.
Media Sosial dan Pembentukan Opini Publik: Implikasi Hukum terhadap Proses Peradilan yang Adil Lengkong, Mario Randy; Runtunuwu, Yoan Barbara; Sidayang, Stince; Kambe, Trifena Julia
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kompleks antara media sosial pembentukan opini publik dan implikasinya terhadap proses peradilan yang adil dalam konteks hukum kontemporer Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur penelitian ini mengkaji berbagai sumber ilmiah termasuk jurnal buku dan dokumen hukum yang relevan dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tren Temuan penelitian mengungkapkan tiga aspek krusial: pertama media sosial telah secara fundamental mengubah dinamika pembentukan opini publik terhadap kasus hukum melalui algoritma dan fenomena pengadilan oleh media sosial ; kedua opini publik yang terbentuk di media sosial memberikan tekanan signifikan terhadap independensi peradilan dengan mempengaruhi perilaku aktor aktor peradilan; dan ketiga sistem hukum di berbagai yurisdiksi telah mengembangkan respons regulatori yang beragam untuk menghadapi tantangan ini Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan pendekatan multidimensional yang melibatkan reformasi hukum kerjasama dengan platform digital dan peningkatan literasi digital masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara transparansi peradilan kebebasan berekspresi dan integritas sistem hukum di era media sosial < p>
Analisis Hukum terhadap Pengalihan Warisan yang Tanpa Persetujuan Ahli Waris Lain Pantow, Monica Anggelia; Wereh, Agustien Cherly; Sidayang, Stince
Jurnal Mahkamah Hukum Vol 2 No 2 (2025): (November) Jurnal Mahkamah Hukum
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/85a01g64

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengalihan harta warisan yang dilakukan secara sepihak oleh salah satu ahli waris tanpa persetujuan ahli waris lainnya, yang sering menimbulkan sengketa hukum dalam masyarakat. Permasalahan ini dianalisis berdasarkan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), khususnya Pasal 830, Pasal 528, Pasal 1320, serta yurisprudensi Mahkamah Agung yang menegaskan bahwa seorang ahli waris dapat mewakili kepentingan hukum ahli waris lainnya dalam gugatan pengembalian harta warisan. Dimana Juga Penelitian ini Bertujuan untuk mengkaji perlindungan Hukum bagi ahli waris yang dirugikan akibat Pengalihan Warisan secara Sepihak Dan Untuk menggali Peran Pengadilan dalam Menyelesaikan Perkara Waris. Penelitian ini menggunakan Jenis Penelitian Hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan kasus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kepastian hukum dan perlindungan hak-hak ahli waris harus menjadi prioritas dalam setiap proses pengalihan harta warisan. Jalur litigasi memberikan jaminan kepastian hukum, sementara mediasi menawarkan solusi yang lebih menjaga keharmonisan keluarga. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan perlunya keseimbangan antara kepastian hukum dan nilai kekeluargaan dalam penyelesaian sengketa warisan di Indonesia..
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ISTRI SEBAGAI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DALAM KELUARGA Adinda Silalahi; Joupy G.Z Mambu; Stince Sidayang
Journal of Golden Generation Legal Science Vol. 2 No. 2 (2026): Mei : Journal of Golden Generation Legal Science
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggls.v2i2.559

Abstract

Kekerasan seksual dalam perkawinan atau marital rape merupakan salah satu bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang masih sering tidak diakui sebagai tindak pidana, baik secara sosial maupun budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban kekerasan seksual dalam keluarga serta mengkaji dampak yang ditimbulkan terhadap korban. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Namun dalam praktiknya masih terdapat berbagai hambatan seperti budaya patriarki, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta ketergantungan ekonomi korban terhadap pelaku. Kekerasan seksual dalam perkawinan menimbulkan dampak multidimensional bagi korban, meliputi dampak fisik, psikologis, sosial, dan keretakan hubungan rumah tangga. Oleh karena itu diperlukan upaya perlindungan hukum yang lebih efektif melalui peningkatan kesadaran hukum, penguatan layanan perlindungan korban, serta pendidikan kesetaraan gender dalam masyarakat.