Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Penerapan Konsep Berkelanjutan pada Perencanaan Masterplan Pondok Pesantren Nuo Al-Iklhas Cianjur (Studi Kasus: Pengembangan Area Farming) Maulana, Muhamad Irvan; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masterplan Pondok Pesantren Nuo AL-Ikhlas dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas pengguna di ruang terbuka, dengan memanfaatkan kontur alami secara optimal dan memaksimalkan lingkungan alam yang sudah ada. Perancangan masterplan berfokus pada eksplorasi elemen alam dan menjaga kelestarian alam dengan membagi area perancangan menyesuaikan dengan site aslinya tanpa mengubah kondisi sebenarnya. Masterplan dirancang untuk memanfaatkan potensi alam melalui pendekatan material ramah lingkungan, integrasi elemen alam. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis kebutuhan pengguna dan kriteria arsitektur berkelanjutan. Setelah melakukan analisis ditemukan permasalahan efektivitas lahan dan kurangnya fasilitas yang mewadahi kegiatan pengguna sehingga diperlukannya pengembangan konsep perancangan pada masterplan. Perancangan masterplan Pondok Pesantren Nuo Al-Ikhlas di Cianjur dengan menerapkan konsep arsitektur berkelanjutan yang berfokus pada area farming. Pengembangan konsep perancangan yang diperlukan yakni taman edukasi dan shelter. Desain taman edukasi dirancang agar area farming ini dapat menjadi tempat berkumpul yang nyaman dan bermanfaat bagi pengguna sebagai tempat berdiskusi dan belajar, sedangkan shelter dirancang untuk menunjang fasilitas kantin di area ini.
Studi Materialitas dalam Aplikasi Material Ramah Lingkungan pada Desain Interior Vila Asah, Bali Fathurrohim, Faqih; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan material ramah lingkungan dalam desain interior semakin menjadi perhatian utama dalam menciptakan ruang yang berkelanjutan dan estetis, terutama di sektor pariwisata seperti Bali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis materialitas dalam desain interior Vila Asah, Bali melalui pendekatan studi materialitas. Fokus utama permasalahan pada pemilihan material, karakteristik, keberlanjutan, dan pengalaman pengguna terhadap material ramah lingkungan batu alam Bali, kayu, lime wash paint, dan tembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis model 3D, wawancara, dan studi literatur untuk menggali aspek fungsional, estetis, dan keberlanjutan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain interior Vila Asah menggunakan material ramah lingkungan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian budaya lokal. Material ini juga menciptakan pengalaman ruang yang nyaman dan mendalam bagi pengguna melalui tekstur, warna, dan kemampuan adaptasinya terhadap iklim tropis. Perlu adanya optimalisasi pemanfaatan material lokal serta inovasi dan eksplorasi dalam pengolahan material ramah lingkungan lainnya.
Kajian Konsep Arsitektur Ekologi pada Kawasan Guru Giri Mountain Cabin Danasti, Arrahman Maulana; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah ekosistem lingkungan pada awalnya merupakan masalah alami, akan tetapi, masalah lingkungan sekarang tidak semata-mata dapat disebut sebagai masalah yang alami saja, karena manusia memberikan campur tangan yang sangat signifikan terhadap peristiwa masalah lingkungan. Salah satu bidang ilmu yang memiliki peran terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi yaitu arsitektur. Kemudian muncul prinsip yang berkembang untuk memecahkan permasalahan lingkungan menggunakan perencanaan berdasar kelestarian alam sekitar yang disebut arsitektur ekologi. Guru Giri adalah sebuah penginapan yang sangat dekat dan bersentuhan langsung dengan alam Gunung Wangi, dan otomatis berperan pada ekosistem alam sekitar yang masih asri. Arsitektur ekologi menjadi sangat penting diterapkan dalam perancangan yang bersentuhan dengan alam yang masih asri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji prinsip arsitektur ekologi apa saja yang sudah diterapkan pada Kawasan Guru Giri Stay, apakah perlu dioptimalkan lagi. Peningkatan konsep arsitektur ekologis pada Guru Giri dikarenakan Kawasan ini memiliki potensi untuk menjadi role model sebagai Kawasan ramah lingkungan bagi Kawasan dan bangunan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menitikberatkan pada deskripsi dan analisis menggunakan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur untuk melihat prinsip apa saja yang sudah diterapkan pada Guru Giri Stay. Dari hasil penelitian didapatkan Kesimpulan bahwa Guru Giri Stay menerapkan beberapa prinsip arsitektur ekologi yang bersinggungan dengan alam sekitar dengan usaha-usaha untuk meminimalkan kerusakan pada alam dan ikut menjaga kelestarian pada lingkungan sekitar. Dari hasil penelitian ini juga mendapatkan bahwa Guru Giri dapat menjadi role model bagi kawasan dan penginapan lain yang ingin menerapkan prinsip arsitektur ekologi. Beberapa saran juga didapatkan dari penelitian ini untuk meningkatkan penerapan arsitektur ekologi pada Guru Giri Stay.
Peran Creative Hub dalam Meningkatkan Daya Tarik Pengunjung di JNM Bloc, Yogyakarta Farkhan, Maulana Ibnu; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kreatif kini telah menjadi salah satu sektor ekonomi yang penting di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada tahun 2019, sektor ini memberikan kontribusi sekitar 7,44% terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari 17 juta tenaga kerja, mayoritas di antaranya berasal dari generasi muda. di Yogyakarta, peran Creative Hub seperti JNM Bloc sangat penting dalam mendorong inovasi dan kolaborasi di kalangan pelaku kreatif. Sebagai pusat kegiatan seni dan budaya, JNM Bloc menawarkan ruang bagi komunitas kreatif untuk mengembangkan ide-ide dan memamerkan karya. Selain itu, fasilitas yang ada termasuk galeri seni, ruang publik, dan berbagai gerai makanan dan minuman, sangat mendukung aktivitas kreatif yang berlangsung di sana. Penelitian ini bertujuan memahami elemen-elemen dalam Creative Hub yang berkontribusi terhadap daya tarik pengunjung di JNM Bloc dan memahami lebih lanjut terkait cara kerja Creative Hub dalam menarik perhatian pengunjung untuk beraktifitas di JNM Bloc. Dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif yang melibatkan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa JNM Bloc berhasil menarik perhatian pengunjung melalui program-program kreatif yang digelar, fasilitas yang memadai, serta strategi promosi yang efektif menggunakan kolaborasi dan media sosial. Peran Creative Hub ini tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal, tetapi juga mengubah cara pandang masyarakat terhadap JNM, menjadikannya lebih dari sekadar museum.
Evaluasi Pemenuhan Persyaratan Sertifikat Laik Fungsi Klinik NU Maos Cilacap Irnawan, Dody; Erwin Herlian
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 5 Nomor 2 Januari 2025
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtkodepena.v5i2.87

Abstract

Klinik NU Maos Cilacap merupakan fasilitas kesehatan yang memberikan layanan medis dasar, termasuk rawat jalan dan rawat inap. Untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan dan kelayakan bangunan, klinik ini diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemenuhan persyaratan SLF berdasarkan regulasi terbaru, yakni Permenkes Nomor 40 Tahun 2022 dan PP Nomor 16 Tahun 2021. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan observasi dan analisis dokumen teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik NU Maos telah memenuhi sebagian besar persyaratan SLF, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti arsitektur, mekanikal, elektrikal, dan tata ruang luar. Dengan penerapan rekomendasi perbaikan, diharapkan Klinik NU Maos dapat meningkatkan kualitas layanan dan keamanan fasilitasnya, serta memperoleh SLF sesuai standar yang ditetapkan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM RENOVASI MASJID AL MUKAROMAH: PRAKTIK DESAIN ARSITEKTUR PARTISIPATIF DI KARANGANYAR ERWIN HERLIAN; Ahmad Maulana Hasyim
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan praktik keilmuan arsitektur dalam proses perencanaan renovasi Masjid Al Mukaromah yang berlokasi di Desa Sutun, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Masjid ini menghadapi permasalahan kapasitas ruang ibadah yang terbatas, serta belum memadainya fasilitas pendukung seperti tempat wudhu dan toilet. Peningkatan jumlah jamaah yang datang membuat masjid ini semakin terasa kurang nyaman di waktu tertentu. Takmir dan masyarakat sekitar memiliki keterbatasan akses kepada tenaga ahli untuk mendapatkan solusi akan renovasi masjid ini. Menjawab kebutuhan tersebut, tim pengabdian melakukan pendampingan dalam bentuk perancangan arsitektur renovasi secara partisipatif bersama takmir dan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan mencakup survei tapak, diskusi kebutuhan, penyusunan konsep desain, pembuatan gambar teknis, visualisasi 3D, serta penyampaian dokumen desain akhir. Hasil kegiatan ini berupa desain masjid dua lantai dengan pelebaran ke arah utara, selatan, dan timur, serta tambahan fasilitas yang lebih representatif. Proses pengabdian ini tidak hanya menghasilkan solusi spasial yang aplikatif, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan bangunan berbasis kebutuhan lokal dan berkelanjutan. Pengabdian ini membuka peluang kolaborasi lanjutan dalam bentuk pendampingan teknis, pelatihan pemeliharaan bangunan, atau bahkan pengembangan fasilitas pendidikan nonformal berbasis masjid di masa depan.
Analisis Fasad Sirip Vertikal dan Curtain Wall terhadap Radiasi Matahari Pagi (Studi Kasus: Showroom Medis Onemed Healthcare Office Tower Surabaya) Yogie Setya Aditama; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas fasad yang menggabungkan curtain wall dan sirip vertikal dalam mengatur radiasi matahari pagi serta pengaruhnya terhadap pencahayaan alami di Showroom Onemed Healthcare Office Tower, Surabaya. Metode yang diterapkan adalah simulasi kuantitatif menggunakan perangkat lunak DIALux evo 13.2 untuk memodelkan kondisi eksisting pada pukul 08.00, 09.00, dan 10.00 WIB. Hasil simulasi menunjukkan tingkat pencahayaan alami yang secara konsisten melampaui standar 100 lux sesuai SNI Permenkes No. 40 Tahun 2022, dengan nilai berturut-turut 1026 lux, 1087 lux, dan 858 lux. Kondisi ini berpotensi mengganggu kenyamanan visual serta mempengaruhi produk medis yang sensitif terhadap cahaya berlebih. Sebagai langkah perbaikan, diusulkan strategi penyesuaian orientasi sudut hadap sirip vertikal. Setelah disimulasikan ulang, intensitas cahaya menurun menjadi 890 lux, 961 lux, dan 803 lux. Hasil ini menunjukkan peningkatan efektivitas elemen pelindung dalam menahan sinar langsung, meskipun nilai akhir yang diperoleh masih berada di atas ambang batas standar yang berlaku. Disimpulkan bahwa optimasi geometri sirip vertikal dapat meningkatkan kinerja fasad, namun diperlukan strategi tambahan untuk sepenuhnya memenuhi persyaratan pencahayaan ruang showroom alat medis.
Pemanfaatan Bata dan Bambu melalui Strategi Tektonika dalam Pendekatan Estetika Fungsional Restoran Gilang Maulana Ardyawan; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Restoran merupakan sebuah bangunan yang mempunyai tuntutan kuat dengan kenyamanan visual, dan pengalaman ruang yang memiliki estetika dan fungsional. Pemanfaatan material lokal bata dan bambu dipilih karena memiliki ketersediaan lokal yang tinggi, adaptif terhadap iklim tropis dan potensi strategi tektonika yang kuat. Material lokal diposisikan sebagai aspek penting dalam desain tektonika arsitektur, dengan menunjukkan potensi bata dan bambu sebagai elemen visual dan fungsional. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan material lokal bata dan bambu melalui strategi desain tektonika dalam perancangan bangunan restoran. Fokus uji penelitian diarahkan pada strategi penerapan tektonika pada bata dan bambu sebagai elemen arsitektural melalui eksplorasi susunan dan modul tektonika yang mampu berfungsi secara optimal dan fungsional sekaligus menampilkan kualitas estetika visual. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi eksploratif berbasis desain dengan proses simulasi tiga dimensi. Eksplorasi dan simulasi difokuskan pada pola susunan, modul tektonika, serta pemanfaatan cahaya alami dan bayangan sebagai ekspresi arsitektural serta fungsionalitas terhapap ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi tektonika bata dan bambu pada pola susunan dan modul tektonika menjadi indikator keberhasilan desain eksplorasi material yang estetika, fungsional, serta mendukung prinsip keberlanjutan dan kenyamanan ruang. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi wawasan dan literatur dalam pemanfaatan material bata dan bambu menggunakan strategi tektonika dalam perancangan arsitektur.
Desain Adaptif Ruang Direksi Keet untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal melalui Inovasi Material Berkelanjutan (Studi Kasus: Direksi Keet Proyek OneMed Health Care Office Tower) Herianto, Ferdiansah; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada desain adaptif ruang direksi keet di proyek Onemed Health Care Office Tower, bertujuan meningkatkan kenyamanan termal melalui inovasi material berkelanjutan. Kenyamanan termal merupakan faktor krusial dalam produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Lingkungan kerja temporer sering menghadapi tantangan seperti sirkulasi udara buruk dan penggunaan material yang tidak efisien, yang dapat mengakibatkan ketidaknyamanan. Melalui pendekatan kualitatif, studi ini mengeksplorasi penggunaan kardus sebagai alternatif material bangunan yang ramah lingkungan dan efisien. Pengukuran suhu, kelembapan, dan kecepatan udara dilakukan di beberapa ruang dalam direksi keet, menunjukkan hasil yang tidak memenuhi standar kenyamanan (BSN, 2001). Hasil analisis menunjukkan bahwa suhu rata-rata mencapai 34,74°C, kelembapan 60,82%, dan kecepatan udara 0,56 m/s, masing-masing di atas batas ideal. Inovasi penggunaan kardus sebagai pelapis atap dan dinding terbukti efektif dalam mengurangi akumulasi panas dari sinar matahari, menjaga suhu ruangan tetap sejuk. Responden melaporkan peningkatan kenyamanan, terutama saat musim panas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kardus memiliki potensi untuk digunakan sebagai material konstruksi yang berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada material berbasis energi tinggi, serta menurunkan emisi karbon. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aspek daya tahan dan aplikasinya di berbagai konteks bangunan.
Identifikasi Material Fasad terhadap Karakteristik Arsitektur Kontemporer pada Desain Fasad Gedung Onkologi (Studi Kasus: Gedung Onkologi RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten) Mukholadun, Gilang Wildan; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang identifikasi material pada desain fasad Gedung Onkologi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten sebagai bagian dari arsitektur kontemporer. Fasad tidak hanya sebagai pelindung bangunan tetapi juga sebagai media ekspresi visual yang mencerminkan karakter dan identitas arsitektur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data lapangan, studi literatur, serta analisis visual terhadap material fasad. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan material fasad seperti Glassfiber Reinforced concrete (GRC), bata tempel, kaca, dan alumunium pada fasad gedung onkologi mampu menciptakan tampilan yang modern, efisien, dan dinamis. Penerapan material tersebut mencerminkan Kesan sederhana, inovatif, dan adaptif yang selaras dengan karakteristik arsitektur kontemporer. Dengan demikian, material fasad memilik peran dalam membentuk karakter visual bangunan serta menjadi material yang menghubungkan nilai moderenitas dengan citra lingkungan.