Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write dan Picture and Picture Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Ari Wicaksono Wibowo; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara pembelajaran think talk write (TTW) dan pembelajaran picture and picture terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi peserta didik kelas V di SD Pangudi Luhur Ambarawa dan untuk mengetahui diantara pembelajaran think talk write dan strategi pembelajaran picture and picture yang memiliki tingkat efektifitas lebih tinggi terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi kelas V di SD Pangudi Luhur Ambarawa. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran think talk write dan model pembelajaran picture and picture (X). Variabel terikat pada penelitian ini adalah keterampilan menulis karangan deskripsi pada mata pelajaran siswa kelas bahasa indonesia V SD (Y). Teknik pengambilan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Pada penelitian ini uji analisis statistik terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t atau uji beda rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan keterampilan menulis karangan deskripsi yang ditnjukkan dengan hasil uji-t posttest think talk write dan picture and picture, di mana nilai signifikansi berdistribusi lebih besar dibandingkan dengan standar signifikansi. Model pembelajaran picture and picture memiliki efektivitas lebih baik dalam meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas V SD Pangudi Luhur Ambarawa dibandingkan TTW. Pembelajaran menulis teks deskripsi dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskripsi dengan nilai signifikansi berdistribusi lebih besar dibandingkan dengan standar signifikansi.
Bahan Ajar Buku Cerita Interaktif Berbasis STEAM Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD Adinda Gita Piarasati Liliana; Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5869

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah penting dimiliki oleh siswa sekolah dasar. Namun kemampuan ini belum menjadi tujuan pembelajaran yang harus diperhatikan dalam proses pembelajaran di kelas. Orientasi proses pembelajaran masih sebatas bagaiamana menyampaikan pengetahuan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar yang efektif dalam bentuk buku cerita interaktif berbasis STEAM dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Sambirejo 148 dengan sampel 5 orang siswa kelas 3. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Tahapan pengembangan meliputi analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan pada tingkat Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita interaktif berbasis STEAM yang dikembangkan dinyatakan memiliki tingkat kevalidan yang sangat baik berdasarkan penilaian validator. Berdasarkan uji coba, buku cerita interaktif ini juga efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Buku cerita interaktif ini mampu memfasilitasi cara berpikir konkrit siswa, memperkaya pengalaman belajar siswa, dan mendorong kreativitas serta imajinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah buku cerita interaktif berbasis STEAM ini layak digunakan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Disarankan bagi para pendidik dan pengembang kurikulum untuk mempertimbangkan penggunaan buku cerita interaktif sebagai salah satu strategi pembelajaran yang inovatif.